Connect with us

Berita

Gercep, Polisi Tangkap 4 Pelaku Penembakan di Kota Bogor, 2 Diburu

Published

on

Gercep, Polisi Tangkap 4 Pelaku Penembakan di Kota Bogor, 2 Diburu
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Eko Prasetyo saat konferensi pers pengungkapan kasus penembakan korban ET pada Selasa, 4 Februari 2025.

KlikBogor – Polisi bergerak cepat mengusut kasus penembakan di depan TK Negeri Motekar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Tak kurang dari 24 jam, empat pelaku penembakan yang menewaskan korban THT alias ET (46) berhasil ditangkap polisi di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Mereka adalah B, M, N, dan T. Pelaku utama, yakni B terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas di kedua kakinya karena berusaha melawan petugas.

“Kami amankan saat ini ada empat pelaku. Inisial B pelaku utama penembakan, M, N, dan T,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Eko Prasetyo, Selasa, 4 Februari 2025.

Eko lanjut menjelaskan, pengungkapan ini hasil kerja sama Polresta Bogor Kota dengan Polres Bogor dan Polda Jawa Barat. Sebelum dilakukan penangkapan, mereka sempat melarikan diri ke Jakarta.

“Awalnya mereka lari ke daerah Jakarta. Kemudian sore harinya kembali ke rumah calon istri pelaku utama. Jadi kami lakukan pengejaran dan didapat di rumah tersebut di Gunung Putri,” jelasnya.

Saat ini, petugas tengah memburu dua pelaku lain yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus penembakan. Keduanya berinisial D dan H dan sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Kami masih melakukan pengejaran DPO juga, inisial D dan H. Mohon doanya semoga segera terungkap,” ucap Eko.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh saksi. Selain para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa sepucuk senjata api, 2 peluru 99 mm. 3 selongsong peluru 99 mm, 1 proyektil peluru, 1 ponsel, dan 1 tas selempang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Eko, pelaku nekat menembak korban karena balas dendam atas perselisihan yang terjadi sebelumnya antara keduanya.

“Untuk motif terkait dengan balas dendam karena sebelumnya terjadi perselisihan,” katanya.

Kini, keempat tersangka bakal dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP juncto Pasal 55 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin, 3 Februari 2025 sekira pukul 01.30 WIB. Pascakejadian, ET sempat dilarikan ke RSUD Kota Bogor, namun nyawanya tak tertolong. Korban mengalami luka tembak di bagian dada dan paha.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Proyek Sampah jadi Energi di Bogor Raya Segera Dibangun, Operasi Ditargetkan 2027

Published

on

By

Proyek Sampah jadi Energi di Bogor Raya Segera Dibangun, Operasi Ditargetkan 2027
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) terpilih dalam agenda Project Overview Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Balai Kota Bogor, Kamis, 12 Maret 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) terpilih dalam agenda Project Overview Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan rencana investasi proyek PSEL yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa melalui proses yang telah dilakukan, akhirnya Danantara bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah mendapatkan mitra yang akan berinvestasi dalam proyek PSEL, yaitu Zheijang Weiming Environment Protection.

Zhejiang Weiming Environment Protection adalah perusahaan besar asal Tiongkok yang bergerak di bidang industri perlindungan lingkungan, khususnya dalam PSEL dan pengolahan limbah padat.

“Alhamdulillah kesempatan hari ini antara Danantara dan Pemerintah Kota Bogor sudah mendapatkan satu mitra untuk berinvestasi di waste to energy project di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Yang ditunjuk oleh Danantara adalah Zhejiang Weiming dari Tiongkok,” ujar Dedie Rachim di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan tersebut direkomendasikan oleh Danantara sebagai pelaksana proyek dan dalam waktu dekat atau pada 6 April mendatang akan segera dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara seluruh pihak yang terlibat dalam proyek PSEL Bogor Raya.

Dedie Rachim pun menilai bahwa proyek tersebut menjadi momentum penting dan bersejarah bagi Kota Bogor dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis energi.

“Ini sebuah momentum sejarah bagi Kota Bogor, khususnya karena Kota Bogor masuk ke dalam salah satu dari tiga atau empat kota yang masuk ke dalam batch pertama dari program waste to energy,” tutur Dedie Rachim.

Sementara itu, Director Project and Stakeholder Management Danantara, Maulana Muhammad, menyampaikan bahwa proses pemilihan mitra telah dilakukan secara intensif selama empat bulan terakhir.

Melalui serangkaian proses yang telah dilakukan, Danantara memilih Zheijang Weiming sebagai operator maupun investor untuk menjadi mitra dalam pelaksanaan proyek PSEL Bogor Raya.

Ia menambahkan, proyek tersebut ditargetkan segera memasuki tahap pembangunan pada pertengahan tahun ini.

“Kedepannya nanti akan kita mulai lakukan groundbreaking pada bulan Juli dan diharapkan bisa segera beroperasi pada akhir tahun 2027,” katanya.

Sementara itu, Vice President Zhejiang Weiming Environment Protection, Xiang Yihao, mengatakan pihaknya merasa terhormat dapat berkontribusi dalam proyek pengolahan sampah menjadi energi di Bogor.

“Ini sebuah kehormatan bagi kami untuk bisa berkontribusi dalam program waste to energy di Bogor. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap program ini untuk bisa memberikan air yang bersih dan langit yang biru serta cerah bagi Kota Bogor. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya,” kata Simon sapaan akrabnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Polresta Bogor Kota Gelar Balap Lari Malam di Alun-Alun, Warga Diajak Ikut

Published

on

By

Polresta Bogor Kota Gelar Balap Lari Malam di Alun-Alun, Warga Diajak Ikut
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Polresta Bogor Kota akan menggelar kegiatan balap lari malam. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026 di kawasan Alun‑Alun Kota Bogor mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan kegiatan yang digelar pada malam hari selama bulan suci Ramadan tersebut.

Ia menambahkan, acara tersebut terbuka bagi masyarakat umum dan disiapkan berbagai hadiah menarik bagi para peserta.

“Silakan datang, akan ada hadiah-hadiah menarik. Kami membuka seluas-luasnya, kita akan buka setelah salat Tarawih dan kita akan selesaikan di jam-jam 1 atau jam 2,” ujar Rio dikutip Jumat, 13 Maret 2026.

Rute balap lari malam ini akan dimulai dari depan Alun-Alun Kota Bogor dan mengarah ke depan kantor Polresta Bogor Kota.

“Treknya depan Alun-alun, dari Alun-alun ke depan Polres. Ya, Jalan Dewi Sartika ya. Oke, silakan nanti diajak teman-teman semua, kita akan membuat terobosan-terobosan baru,” ujarnya.

Kapolresta juga menyebut, kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar di Kota Bogor. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadan.

“Setiap bulan suci Ramadan,” kata Kapolresta saat ditanya kemungkinan kegiatan ini digelar secara rutin.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Operasi Ketupat Lodaya 2026, 1.418 Personel Disiagakan di Kota Bogor

Published

on

By

Operasi Ketupat Lodaya 2026, 1.418 Personel Disiagakan di Kota Bogor
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 digelar di lapangan Mapolresta Bogor Kota, Kamis, 12 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 digelar di lapangan Mapolresta Bogor Kota, pada Kamis, 12 Maret 2026. Sebanyak 1.418 personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Bogor, serta potensi masyarakat disiagakan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan selama masa Lebaran.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan secara umum personel sudah siap untuk mengamankan arus mudik dan berbagai aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

“Kesiapan personel pada umumnya sudah siap untuk terjun mengamankan, memastikan bahwa pelaksanaan mudik Lebaran 2026 bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Dedie Rachim usai memimpin apel.

Namun demikian, ia menekankan masih diperlukan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor sesuai arahan Kapolri yang dibacakan dalam apel.

“Namun demikian sesuai dengan arahan Kapolri yang dibacakan dalam apel masih ada banyak hal yang harus dikoordinasikan, dikolaborasikan, dan disinergikan, terutama potensi-potensi masyarakat yang nantinya bisa mengurangi beban dari tugas-tugas kepolisian, TNI, maupun pemerintah daerah,” tuturnya.

Tercatat ada 1.418 personel yang terlibat merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Bogor, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam pengamanan Lebaran tahun ini, disiapkan enam titik pos pengamanan utama, salah satunya Pos Baranangsiang yang difungsikan sebagai pos terpadu.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, menegaskan pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik dan arus balik, tetapi juga pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum.

“Bukan hanya saja arus mudik dan arus balik, tapi juga kami akan menjaga situasi kamtibmas secara umum,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik akan menjadi perhatian petugas selama Operasi Ketupat berlangsung.

Selain pengamanan, Polresta Bogor Kota juga menggulirkan program mudik gratis menggunakan enam bus yang diberangkatkan dari Alun-Alun Kota Bogor pada 16 Maret.

“Tanggal 16, Pak Wali Kota akan melepas mudik gratis sebanyak enam bus di Alun-Alun Kota Bogor. Itu adalah agenda mitigasi untuk mengurangi dampak potensi kecelakaan yang terjadi akibat dari kendaraan roda dua,” jelasnya.

Sebelumnya juga telah dilakukan berbagai kegiatan sosial menjelang Lebaran, seperti gerakan pangan murah dan program ganti oli gratis bagi pengemudi ojek online dalam kegiatan Kamtibmas.

Selain itu, pihak kepolisian bersama TNI juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor gratis bagi masyarakat yang akan mudik.

“Kami juga akan menerima penitipan kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat tidak hanya ada di Polres dan Polsek, juga di Kantor Koramil dan Kodim. Semuanya tidak dipungut biaya,” kata Kapolresta.

Adapun syarat untuk penitipan kendaraan cukup sederhana, yakni membawa fotokopi STNK dan KTP saat melakukan pendaftaran.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer