Connect with us

Berita

Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal

Published

on

Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal
Sejumlah warga mendatangi lokasi penemuan jasad korban yang tergeletak di bawah jembatan Kampung Karamat, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: tangkapan layar.

KlikBogor – Seorang pemuda diduga melompat dari Jembatan di Kampung Karamat, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu, 24 Mei 2026 sekira pukul 11.40 WIB.

Korban yang terjatuh ke trotoar di samping Sungai Cipakancilan sempat dievakuasi ke RS PMI Kota Bogor. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Iman Dwi menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat korban melompat dari jembatan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberitahu warga lainnya.

“Korban (saat ditemukan) masih hidup kemudian langsung membawa ke RS PMI dan dinyatakan meninggal di RS PMI sekira jam 13.23 WIB,” kata Iman saat dikonfirmasi.

Unit Identifikasi Polresta Bogor Kota dan Polsek Bogor Tengah telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban diketahui berinisial GR (22).

Berdasarkan keterangan keluarga, kata Iman, korban diduga sempat mengunggah pesan di media sosial sebelum kejadian.

Saat ini, jenazah korban akan dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.

(hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkot Akan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir 

Published

on

By

Pemkot Akan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir 
Kawasan Jalan Dadali di Kecamatan Tanah Sareal menjadi salah satu titik prioritas penanganan saluran air. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan normalisasi drainase di sejumlah titik rawan banjir lintasan pascahujan deras yang melanda Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, penanganan drainase menjadi prioritas untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi.

“Antisipasi perubahan cuaca dan hujan dengan curah hujan ekstrem sudah menjadi keharusan. Saya meminta seluruh aparatur di wilayah untuk siap melakukan mitigasi, pemetaan, dan langkah antisipasi di titik-titik rawan,” ungkap Dedie Rachim, Minggu, 24 Mei 2026.

Baca juga: Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas penanganan adalah saluran air di Jalan Dadali. Kondisi saluran yang mengalami penyempitan dan sedimentasi membuat air limpasan tidak lagi mampu mengalir dengan optimal ke drainase di bawah trotoar.

Selain itu, keberadaan pedagang tanaman hias di atas trotoar turut menjadi kendala dalam proses normalisasi saluran di lokasi tersebut.

Camat Tanah Sareal, Rokib, telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan, karena lokasi tersebut akan digunakan untuk proses pembongkaran saluran lama.

Baca juga: Door to Door, DPRD dan Pemkot Bogor Antar Bantuan Pendidikan ke Warga

Kemudian, titik lain yang mendapat perhatian adalah Perumahan Yasmin Sektor 6. Saluran yang tersumbat sampah mengakibatkan debit air meningkat hingga menjebol dinding pembatas antara kawasan perumahan dan jalur protokol.

Pemkot Bogor juga memprioritaskan perbaikan drainase di Jalan Kapten Yusuf, Kelurahan Cikaret. Penanganan di lokasi tersebut membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, karena saluran drainase berasal dari wilayah hulu di Tamansari dan Ciapus.

Dedie Rachim menegaskan, penanganan drainase dan mitigasi banjir harus dilakukan secara kolaboratif agar dampak banjir lintasan dapat diminimalkan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3

Published

on

By

Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Debit air Sungai Ciliwung meningkat di Bendung Katulampa, Minggu, 24 Mei 2026. Dok. Petugas Bendung Katulampa.

KlikBogor – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya menyebabkan debit air Sungai Ciliwung meningkat pada Minggu, 24 Mei 2026.

Hingga pukul 18.00 WIB, tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mencapai 110 sentimeter atau status siaga tiga.

“Hari Minggu (24/5/2026) pukul 18:00 WIB, TMA 110 cm, status siaga tiga,” kata petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan dalam keterangannya tertulisnya.

Baca juga: Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal

Pada ketinggian tersebut, debit air yang mengalir tercatat sebesar 161.986 liter per detik. Sementara itu di intake saluran induk Katulampa, TMA mencapai 30 sentimeter dengan debit air 2.248 liter per detik.

Sebelumnya atau pada pukul 17.00 WIB kondisi Bendung Katulampa masih berada pada status normal dengan TMA 30 sentimeter.

Namun ketinggian air melonjak hingga menyentuh 110 sentimeter pada pukul 17.22 WIB.

Baca juga: Jangan Asal Sapu Kotoran Tikus, Pakar IPB Ingatkan Risiko Hantavirus

Alwan menyampaikan bahwa ketinggian air di Bendung Katulampa kembali turun. Pada pukul 18.30 WIB TMA mencapai 80 sentimeter atau status siaga empat.

(hrs)

Continue Reading

Berita

Ketua YKI Yantie Rachim Tinjau Kondisi 2 Pasien Kanker 

Published

on

By

Ketua YKI Yantie Rachim Tinjau Kondisi 2 Pasien Kanker 
Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim saat mengunjungi penderita kanker nasofaring, Jumat, 22 Mei 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor, Yantie Rachim, menyambangi rumah dua pasien kanker di Kota Bogor, sebagai bentuk perhatian, dukungan moril, dan pendampingan bagi para pejuang kanker beserta keluarganya.

Kunjungan tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung rumah pasien di wilayah Kota Bogor untuk melihat kondisi kesehatan sekaligus memberikan motivasi kepada pasien yang tengah menjalani pengobatan.

Yantie Rachim mengunjungi dua pasien kanker, salah satu pasien yang dikunjungi adalah Giandra, balita berusia tiga tahun yang berjuang melawan kanker leukemia. Selain itu, ia juga mengunjungi Rafli, pemuda berusia 26 tahun penderita kanker nasofaring yang saat ini tengah menjalani proses pemulihan.

“Hari ini kami mengunjungi dan turut memberikan perhatian khusus untuk para pasien kanker yang dirawat di rumah. Kali ini kita turun langsung ke wilayah ke rumah pasien,” ujar Yantie Rachim kepada awak media di Jalan Ciparigi, Kota Bogor pada Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya YKI Kota Bogor untuk hadir lebih dekat dengan para pasien sekaligus memberikan semangat bagi mereka yang sedang menjalani proses pemulihan.

Menurutnya, kondisi pasien pasca menjalani kemoterapi dan radiasi umumnya terlihat lebih segar dan lebih kuat dibandingkan sebelum menjalani pengobatan, meskipun tetap harus melewati berbagai efek samping seperti mual dan penurunan nafsu makan.

“Alhamdulillah ya tadi mereka terlihat sehat, karena mereka baru menjalani kemo dan radiasi, jadi biasanya pasien memang terlihat lebih segar dan lebih kuat dibandingkan sebelum menjalani pengobatan,” jelasnya.

Yantie Rachim turut memberikan arahan kepada keluarga mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, memperhatikan asupan makanan bergizi, serta menciptakan lingkungan keluarga yang suportif bagi proses pemulihan pasien.

Ia menyampaikan bahwa para pasien kanker tidak hanya membutuhkan pengobatan medis, tetapi juga dukungan emosional dan lingkungan keluarga yang kuat agar tetap memiliki semangat untuk sembuh.

“Saya sebagai seorang ibu dan juga Ketua YKI hanya bisa memberikan motivasi untuk para pasien ataupun keluarganya bagaimana ke depan merawat dan memberikan treatment yang baik sesuai pengalaman saya selama berada di Yayasan Kanker Indonesia,” ungkapnya.

Yantie Rachim berharap para pasien kanker tetap memiliki semangat yang tinggi untuk sembuh serta terus mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sekitar.

“Saya berharap para pasien ini tetap memiliki semangat juang yang tinggi untuk bisa sembuh dan harus didukung oleh lingkungan keluarga yang juga suportif dalam menjaga semangat juang mereka,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer