Connect with us

Potret

Senyum Anak Yatim saat Baznas Kota Bogor Ajak Belanja di Mal

Published

on

Senyum Anak Yatim saat Baznas Kota Bogor Ajak Belanja di Mal
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Ketua Baznas Kota Bogor, Subhan Murtadla saat mengantar anak-anak yatim berbelanja kebutuhan pribadi di Ada Swalayan, Selasa, 10 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Keceriaan tampak terpancar dari wajah puluhan anak yatim saat memasuki pusat perbelanjaan Ada Swalayan di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Dengan mata berbinar, mereka menyusuri stan-stan mal yang menyediakan aneka barang. Tidak hanya sepatu dan pakaian, anak-anak juga diberi kesempatan untuk membeli perlengkapan sekolah seperti tas, alat tulis, hingga buku bacaan.

Kegiatan ini merupakan program Tebar Hadiah Ramadan (THR) yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor, pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam program ini, sebanyak 50 anak yatim diajak berbelanja kebutuhan pribadi dengan anggaran masing-masing Rp500.000.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan program ini merupakan tradisi yang telah dijalankan sejak enam tahun lalu melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Ini tradisi yang sudah dibangun oleh Baznas Kota Bogor sejak tahun 2020. Kita mulai dulu waktu saya masih jadi Wakil Wali Kota. Selalu kerja sama Baznas, Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, kemudian juga Pemkot Bogor dan Ada Swalayan. Jadi ini sebuah kolaborasi yang baik,” ujar Dedie Rachim, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat, khususnya dari keluarga kurang mampu.

“Terutama kalau kita bayar zakat, infak, sedekahnya di Baznas, insyaallah ini uang yang terkumpul akan kita kembalikan kepada mereka yang kurang mampu. Anak-anak dari kalangan dhuafa atau anak yatim atau anak yatim piatu. Jadi insyaallah semuanya bermanfaat,” kata Dedie Rachim.

Ketua Baznas Kota Bogor, Subhan Murtadla, mengatakan pada tahun ini program tersebut diikuti oleh 50 anak yatim berasal dari enam kecamatan di Kota Bogor. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100 anak.

“Alhamdulillah untuk yatim ada 50 (anak), tahun kemarin ada 100, sekarang 50. Dan tadi sudah terdistribusi, masing-masing kita kasih uang untuk belanja. Kita bekali uang untuk belanja masing-masing Rp500.000,” jelasnya.

Subhan berharap kegiatan program THR ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.

“Mudah-mudahan program ini tetap berjalan dan menambah terus kuantitas dan juga kualitasnya. Kita mendorong masyarakat untuk sama-sama untuk menunaikan zakat, infaq, shadaqah ke Baznas Kota Bogor,” ucapnya.

Sementara itu, Aini, salah satu anak yatim yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku senang bisa berbelanja langsung memilih barang yang diinginkannya.

“Senang. Beli tas, beli sepatu. Bersyukur ya, terima kasih Baznas,” ujar Aini dengan wajah ceria.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Potret

Kue Semprong Rumahan dari Tajur, Dirintis Sejak 2015

Published

on

By

Kue Semprong Rumahan dari Tajur, Dirintis Sejak 2015
Lurah Tajur, Ita Juita (kiri) bersama Femi Febrianti, pelaku UMKM kue semprong. Foto/Istimewa

KlikBogor – Pemerintah Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, berupaya memperkuat potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memperkenalkan produk unggulan yang dihasilkan warga di wilayahnya.

Salah satunya kue semprong buatan Femi Febrianti yang telah diproduksi sejak 2015. Usaha rumahan tersebut mengandalkan resep khas untuk menghasilkan kue semprong bercita rasa enak dan bertekstur renyah.

Lurah Tajur, Ita Juita mengatakan, kue semprong merupakan salah satu produk UMKM di wilayahnya yang membutuhkan dukungan agar mampu mempertahankan usaha sekaligus meningkatkan penjualan. Untuk itu, pihak kelurahan berupaya membantu mempromosikan produk warga kepada masyarakat dan calon pembeli.

“Kami memiliki UMKM kue semprong dan saya sengaja mengundang Ibu Femi yang membuatnya langsung. Kami ingin membangkitkan semangat para pelaku UMKM agar produk Tajur bisa dikenal lebih luas,” ujar Ita, Selasa, 27 Oktober 2026.

Baca juga: Curugmekar, Wilayah Strategis dengan Potensi Ekonomi

Ditempat yang sama, Femi menceritakan bahwa perjalanan usahanya bermula dari pemasaran sederhana melalui orang-orang terdekat. Keluarga, saudara, dan tetangga menjadi pelanggan awal yang membantu mengenalkan produknya kepada konsumen lain.

Dalam perkembangannya, Femi pernah menitipkan kue semprong buatannya di salah satu pusat perbelanjaan di bilang Jalan Pajajaran. Saat ini, sebagian besar penjualan dilakukan berdasarkan pesanan atau pre-order, dengan permintaan yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Produk kue semprong buatannya dihargai Rp15.000 per bungkus. Konsumen juga dapat membeli dalam jumlah besar dengan harga Rp120.000 per kilogram.

Baca juga: Ayam Rakyat Merdeka Hadir di Bogor, Sajikan Ayam Goreng dengan 3 Pilihan Sambal

Namun, usaha yang dijalankannya masih menghadapi kendala kapasitas produksi. Seluruh tahapan pembuatan dilakukan sendiri sehingga jumlah produk yang dihasilkan setiap hari bergantung pada kemampuan dan waktu yang tersedia.

Ia menjelaskan, dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengolah tiga kilogram bahan mentah. Dari setiap kilogram bahan, ia dapat menghasilkan kurang lebih 16 bungkus kue semprong.

“Sehari paling sanggup tiga kilogram bahan mentah, makanya saya belum bisa produksi banyak, karena dikerjakan sendiri,” ucap Femi.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Potret

Curugmekar, Wilayah Strategis dengan Potensi Ekonomi

Published

on

By

Curugmekar, Wilayah Strategis dengan Potensi Ekonomi
Lurah Curugmekar, Yudi Cundiana. Foto/Istimewa

KlikBogor – Kelurahan Curugmekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor berdiri di atas lahan seluas 208 hektar dengan total populasi mencapai 11.724 jiwa yang terbagi ke dalam 3.876 Kepala Keluarga (KK).

Secara demografis, komposisi penduduk terdiri dari 5.665 jiwa laki-laki dan 6.059 jiwa perempuan, yang tersebar di 59 RT dan 10 RW dengan iklim sosial kemasyarakatan yang dinamis serta solid.

​”Alhamdulillah, kelembagaan masyarakat di tempat kami sangat aktif dan saling bersinergi, mulai dari PKK, Karang Taruna, hingga sinergi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Jika ada persoalan di wilayah, kami selalu bersama-sama turun langsung ke lapangan,” ujar Lurah Curugmekar, Yudi Cundiana kepada awak media di kantornya, Senin, 26 Oktober 2026.

​Dari sektor perekonomian dan usaha, Curugmekar mencatatkan pertumbuhan yang pesat pada sektor ekonomi kerakyatan, perdagangan, dan penataan hunian.

Berdasarkan data peta potensi dan peluang investasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor, terdaftar sebanyak 1.085 unit usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Angka tersebut mencakup 742 unit usaha skala mikro, 289 skala kecil, dan 54 skala menengah. Lokasinya yang strategis di sekitar kawasan komersial Yasmin menjadikan Curugmekar sebagai salah satu pusat pertumbuhan bisnis harian warga yang berdaya saing tinggi.

​Baca juga: Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur

Selain sektor komersial, kawasan hunian di Curugmekar didominasi oleh perumahan serta kawasan cluster yang tertata rapi, mulai dari hunian menengah hingga komersial mewah.

Kawasan tersebut didukung oleh aksesibilitas yang mapan serta berbagai sarana olahraga publik seperti lapangan sepak bola, bulu tangkis, voli, basket, hingga fasilitas kolam renang.

​Guna meningkatkan daya dukung infrastruktur publik dan pelayanan kebencanaan, Kelurahan Curugmekar saat ini tengah mengawal dua proyek fisik utama.

Pembangunan tersebut meliputi sarana olahraga Mini Soccer Park di samping SMAN 10 Bogor, serta proyek revitalisasi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Yasmin di wilayah RW 04.

​Yudi menegaskan bahwa pengerjaan fisik kedua fasilitas publik ini terus dipantau ketat bersama pihak pelaksana konstruksi serta didampingi oleh unsur Kejaksaan guna memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan tepat waktu.

​”Saat ini pengerjaan sarana olahraga mini soccer dan penataan pos Damkar di RW 04 sedang berlangsung. Kami meninjau langsung di lapangan bersama pihak pelaksana dan Kejaksaan untuk memantau progresnya. Mohon doanya dari seluruh warga, insyaallah sesuai jadwal dan SOP, kedua proyek strategis ini ditargetkan tuntas bersamaan pada akhir Desember 2026 mendatang,” katanya.
​
Baca juga: Bogor 100 Menyala Terus, 565 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jabar

Yudi menambahkan, daya dukung pelayanan publik di Curugmekar juga diperkuat oleh sarana pendidikan dan kesehatan yang sangat memadai. Wilayah ini ditunjang oleh 3 PAUD, 1 TK, 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN Curugmekar 2 dan SDN Curugmekar 3), 1 SMP, 2 SMA/SMK (SMAN 10 Bogor dan SMK), serta institusi perguruan tinggi Bogor Hotel Institute (BHI).

Sementara untuk sektor kesehatan, warga dilayani oleh RS Hermina Bogor, 1 Puskesmas Pembantu (Pustu), 10 Posyandu, dan 3 Apotek. Sarana ibadah warga juga terpenuhi melalui keberadaan 10 masjid, 10 musala, dan 3 gereja.

​Selain fokus pada penataan fisik dan ekonomi, Kelurahan Curugmekar juga tengah mengukir prestasi di bidang lingkungan hidup tingkat Kota Bogor. Saat ini, wilayah RW 09 Curugmekar berhasil menembus kategori 6 besar dalam ajang kompetisi kebersihan lingkungan ‘Bogor Bersih’.

​”Saat ini sedang berjalan penilaian lomba Bogorku Bersih. Alhamdulillah wilayah kami di RW 09 berhasil masuk dalam kategori 6 besar tingkat Kota Bogor. Kami sangat optimistis mudah-mudahan Curugmekar bisa keluar sebagai juara,” ungkap Yudi.

(rls/hrs)

Continue Reading

Potret

Konsisten Juara, Siswa SMAN 3 Bogor Dapat Beasiswa Universitas Trisakti

Published

on

By

Konsisten Juara, Siswa SMAN 3 Bogor Dapat Beasiswa Universitas Trisakti
Adli Firlian Ilmi, siswa SMA Negeri 3 Bogor, berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi Jawa Barat dalam Trisakti Economic and Accounting Competition selama dua tahun berturut-turut, pada 2025 dan 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Konsistensi dalam meraih prestasi akademik menjadi salah satu indikator penting dari kesungguhan seorang pelajar dalam mengembangkan kapasitas intelektualnya.

Hal tersebut ditunjukkan oleh Adli Firlian Ilmi, siswa SMA Negeri 3 Bogor, yang berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi Jawa Barat dalam Trisakti Economic and Accounting Competition selama dua tahun berturut-turut, masing-masing pada 2025 dan 2026.

Pencapaian tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan akademik Adli. Pada 2025, ketika masih duduk di kelas XI, ia mengikuti kompetisi tersebut dan berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi untuk cabang ekonomi.

Setahun kemudian, Adli kembali berkompetisi, kali ini pada cabang akuntansi, dan kembali menempati posisi yang sama. Keberhasilannya mempertahankan prestasi dalam dua tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi, ketekunan, serta kemampuannya dalam menghadapi tantangan akademik yang menuntut ketelitian dan penalaran analitis.

Bagi Adli, pencapaian ini bukan semata-mata tentang mempertahankan posisi di podium. Kompetisi menjadi ruang untuk menguji kemampuan, memperluas wawasan, dan mengukur perkembangan diri di tengah persaingan dengan pelajar dari berbagai daerah.

Baca juga: Warga Babakan Pasar Ikuti Pemeriksaan Kanker Gratis 

Pengalaman tersebut sekaligus mempertegas pentingnya persiapan yang matang, disiplin belajar, dan kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi.

Prestasi ini juga menjadi bagian dari kontribusi dan karakter pelajar SMA Negeri 3 Bogor dalam kompetisi akademik di berbagai tingkat. Lingkungan pendidikan yang mendorong pengembangan potensi, kedisiplinan, dan semangat berkompetisi merupakan faktor penting dalam membantu siswa-siswi mengoptimalkan kemampuan mereka.

Meski demikian, keberhasilan setiap siswa tetap membutuhkan usaha, komitmen, dan proses belajar yang berkelanjutan.

Apresiasi terhadap pencapaian tersebut turut disampaikan oleh Aulia Danibrata, Dekan dari Trisakti School of Management (TSM). Pihak Universitas Trisakti memberikan penghargaan atas konsistensi prestasi yang ditunjukkan oleh Adli serta kontribusi SMA Negeri 3 Bogor dalam ajang kompetisi akademik tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi SMAN 3 Bogor yang terbukti secara konsisten mampu mencetak bibit-bibit unggul. Kehadiran siswa-siswi dari sekolah ini tidak hanya meramaikan perlombaan, tetapi selalu berhasil membawa standar kompetensi ke level yang lebih tinggi,” ungkap Aulia dalam keterangannya, Senin, 12 Oktober 2026.

Baca juga: Pelajar SMPN 11 Kota Bogor Ciptakan Perahu Pengangkut Sampah 

Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, Adli memperoleh kesempatan beasiswa pendidikan penuh selama 3 tahun bahkan lebih dari Universitas Trisakti.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan apabila Adli memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Trisakti.

Apresiasi ini menjadi nilai tambah dari pencapaian yang diraihnya sekaligus membuka peluang inspirasi bagi siswa siswi SMAN 3 Bogor untuk melanjutkan pengembangan akademiknya ke jenjang perguruan tinggi.

Dalam keteranganya, pihak SMAN 3 Bogor menyampaikan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan memperluas kompetensi, khususnya dalam bidang ekonomi dan akuntansi.

Konsistensi dalam berkompetisi bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari proses panjang untuk membangun kapasitas diri dan mempersiapkan masa depan akademik maupun profesional.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer