Serba Serbi
Mudik Bersama Anak? Simak Tips Penting bagi Orang Tua
KlikBogor – Mudik menjadi tradisi tahunan banyak keluarga, khususnya saat Lebaran. Mudik dengan perjalanan jarak jauh biasanya kerap menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih bila dilakukan bersama anak-anak.
Pakar pendidikan anak dari IPB University, Yulina Eva Riany, mengingatkan bahwa persiapan matang diperlukan demi mudik berlangsung aman, nyaman, dan tetap menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Eva pun membagikan sejumlah tips penting bagi orang tua yang akan melakukan perjalanan mudik bersama anak. Pertama, adalah pastikan anak dalam kondisi sehat dan fit.
“Bila perlu, orang tua dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatan anak sebelum bepergian,” ujar dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University itu dikutip Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia juga mengingatkan agar orang tua menyiapkan perlengkapan penting selama perjalanan, seperti makanan ringan sehat, susu, pakaian ganti, obat-obatan, serta kebutuhan lainnya.
“Jangan lupa membawa dokumen penting, seperti kartu identitas dan kartu kesehatan anak,” imbuh Eva.
Baca juga: Agar Tak Kantuk saat Mudik, Ini Asupan Disarankan Ahli Gizi IPB
Bagi keluarga yang menggunakan kendaraan pribadi, kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan prima. Ia menekankan pentingnya penggunaan car seat yang sesuai dengan usia anak untuk menambah aspek keamanan selama perjalanan.
Sementara itu, jika memilih transportasi umum, Eva menyarankan agar tiket dipesan jauh-jauh hari supaya orang tua dapat menentukan jadwal yang lebih nyaman bagi anak.
“Untuk perjalanan udara, sebaiknya pilih waktu penerbangan yang tidak mengganggu jam tidur anak serta menyiapkan mainan atau camilan guna mengalihkan perhatian mereka,” ujarnya.
Apabila perjalanan menggunakan kereta dianjurkan memilih kursi yang lebih luas dan dekat dengan toilet. Posisi ini akan memudahkan orang tua saat anak perlu ke toilet atau mengganti popok.
Eva juga mengingatkan agar menghindari kendaraan yang terlalu padat dan minim fasilitas ramah anak.
Selain itu, ia menekankan beberapa hal penting selama perjalanan. Orang tua dianjurkan membawa pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca di lokasi tujuan.
Baca juga: Operasi Ketupat Lodaya 2026, 1.418 Personel Disiagakan di Kota Bogor
Ketersediaan air minum dan camilan sehat juga penting untuk mencegah dehidrasi. “Siapkan obat-obatan dasar seperti obat penurun demam, minyak telon, plester luka, dan tisu basah,” tambahnya.
Untuk mencegah kebosanan, orang tua dapat membawa mainan atau buku favorit anak. Jika anak masih menggunakan popok, pastikan membawa persediaan yang cukup beserta alas ganti.
Eva juga mengingatkan orang tua untuk mengenali tanda-tanda kelelahan pada anak, seperti rewel, terlihat lesu, sering menguap, atau tidak bersemangat bermain.
“Orang tua perlu mengantisipasi dengan memberi waktu istirahat yang cukup, baik dengan tidur maupun sekadar duduk santai,” jelasnya.
Selain itu, tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, mata tampak cekung, dan kulit pucat juga harus diwaspadai.
Agar anak tetap tenang selama perjalanan, orang tua perlu memastikan anak cukup tidur sebelum berangkat. Mengajak anak bermain dengan mainan favorit, membacakan buku cerita, atau memutar lagu anak dan video edukatif dapat membantu menjaga suasana hati mereka tetap positif.
“Jika memungkinkan, sempatkan berhenti sejenak untuk berjalan-jalan dan menghirup udara segar, terutama saat perjalanan darat,” pungkas Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University itu.
Menurutnya, dengan persiapan yang matang dan perhatian penuh dari orang tua, perjalanan mudik bersama anak dapat menjadi pengalaman yang aman, nyaman, serta meninggalkan kenangan indah bagi keluarga.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Mengenal Buaya Muara dan Buaya Air Tawar, Mana yang Pemalu dan Agresif?
KlikBogor – Bagi sebagian orang, buaya identik dengan satwa buas yang menakutkan. Namun, tidak semua buaya memiliki karakter yang sama.
Di Indonesia, setidaknya terdapat dua jenis buaya yang paling dikenal masyarakat, yakni buaya muara (Crocodylus porosus) dan buaya air tawar atau buaya siam (Crocodylus siamensis).
Meski sekilas tampak serupa, keduanya memiliki perbedaan mencolok dari segi habitat, ukuran tubuh, hingga perilakunya.
Baca juga: Angkot Usia di Atas 20 Tahun di Kota Bogor Bakal Disetop Operasi
Bertepatan dengan Hari Buaya Sedunia yang diperingati setiap 17 Juni, Pakar IPB University Prof Burhanuddin Masyud mengurai perbedaan buaya muara dan buaya air tawar.
“Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman jenis buaya yang tinggi. Setidaknya terdapat lima jenis buaya yang telah teridentifikasi, meskipun sejumlah pakar menyebut jumlahnya bisa lebih banyak,” ujar Prof Burhanuddin dikutip Senin, 15 Juni 2026.
Beda Habitat, Beda Karakter
Prof Burhanuddin menjabarkan, buaya muara umumnya hidup di sungai, muara, pesisir pantai, dan perairan payau.
Spesies ini memiliki tubuh lebih besar dengan panjang mencapai 5–7 meter dan bobot hingga lebih dari satu ton.
Moncongnya lebar dan kuat serta dikenal sebagai predator puncak yang teritorial dan berpotensi membahayakan manusia.
“Buaya muara aktif berenang, jantan dewasa lebih dominan dan agresif, serta memiliki wilayah kekuasaan yang kuat,” jelasnya.
Baca juga: Golongan Darah O Lebih Rentan Kolesterol Tinggi, Benarkah?
Sementara itu, buaya air tawar lebih banyak ditemukan di rawa, sungai, dan danau air tawar yang jauh dari pengaruh laut.
Ukuran buaya ini lebih kecil, umumnya memiliki panjang 1,5–2,5 meter dengan moncong yang lebih ramping berbentuk huruf “V”.
“Buaya air tawar cenderung lebih tenang, pemalu, dan menghindari manusia. Perilaku menyerang biasanya terjadi ketika satwa tersebut terdesak atau mempertahankan diri,” tambahnya.
Satwa Dilindungi
Prof Burhanuddin menjelaskan, baik buaya muara maupun buaya air tawar termasuk satwa yang dilindungi di Indonesia. Namun, kondisi keduanya berbeda.
Buaya muara berstatus least concern menurut The International Union for Conservation of Nature (IUCN), sedangkan buaya air tawar berstatus critically endangered atau kritis.
Baca juga: Urus Paspor di Balai Kota, Warga Bogor Ini Dapat Paspor Gratis
Ia menegaskan bahwa lembaga konservasi, kebun binatang, dan penangkaran memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian populasi buaya.
Selain menjadi cadangan plasma nutfah, penangkaran juga dapat mengurangi tekanan perburuan di alam serta mendukung program pelepasliaran.
“Keberhasilan penangkaran dapat menjadi sistem pendukung penting bagi konservasi buaya di habitat alaminya sekaligus mendukung pemanfaatan yang berkelanjutan,” tuturnya.
(rls/hrs)
Serba Serbi
IPB RUN 2026 jadi Salah Satu Event Lari Terbesar dan Paling Berkesan di Bogor
KlikBogor – IPB RUN 2026 berhasil menutup rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 6-7 Juni 2026 dengan capaian yang membanggakan. Mengusung tema “Lestari untuk Bumi”, ajang lari yang diselenggarakan oleh IPB University ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan olahraga, tetapi juga mampu menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang positif bagi masyarakat.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan strategis dari Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang berperan sebagai mitra utama dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan. Dukungan tersebut memungkinkan tersedianya berbagai fasilitas dan layanan yang menunjang kenyamanan serta keamanan ribuan peserta yang mengikuti perlombaan.
Dari aspek partisipasi masyarakat, IPB RUN 2026 menghadirkan suasana yang semarak sepanjang lintasan. Antusiasme sivitas akademika IPB University, komunitas lari, warga sekitar, serta berbagai elemen masyarakat menciptakan atmosfer yang positif dan mendukung jalannya perlombaan dari awal hingga akhir.
Dari sisi operasional, penyelenggaraan acara berlangsung secara tertib dan terkoordinasi. Panitia bersama tim marshal yang bertugas di berbagai titik strategis berhasil memastikan seluruh peserta dapat mengikuti rute perlombaan dengan aman dan lancar. Koordinasi yang baik antarpetugas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan kegiatan berskala besar tersebut.
Baca juga: Pansus DPRD Kota Bogor Kebut Raperda Adminduk, Target Selesai Agustus
Rute perlombaan yang meliputi kategori 5K, 10K, Half Marathon (21K), dan Full Marathon (42K) juga menjadi salah satu daya tarik utama. Kombinasi antara lintasan yang menantang dan kawasan hijau Kampus IPB memberikan pengalaman berlari yang berbeda sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus yang asri kepada para peserta dari berbagai daerah.
Selain itu, keberhasilan acara turut didukung oleh kontribusi para sponsor dan mitra strategis. Kehadiran lima bank Himbara bersama berbagai institusi dan perusahaan lainnya menunjukkan kuatnya dukungan dunia usaha terhadap pengembangan olahraga, pendidikan, serta kegiatan yang memiliki dampak sosial dan lingkungan yang luas.
IPB RUN 2026 juga menjadi contoh nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat berhasil menciptakan sebuah kegiatan yang tidak hanya berkualitas dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi berbagai pemangku kepentingan.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, ajang ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan sivitas akademika dan alumni IPB University dari berbagai generasi. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang turut memperkuat semangat kebersamaan dan memperluas jejaring antaranggota komunitas.
Baca juga: Tips Aman Olahraga Lari saat Puasa, Ini Waktu Terbaik
Nilai tambah lainnya terletak pada tema “Lestari untuk Bumi” yang diusung dalam penyelenggaraan acara. Bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, IPB RUN 2026 menghadirkan pesan mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Perwakilan penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, khususnya para mitra dan sponsor, termasuk lima bank Himbara, yang memberikan dukungan signifikan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara.
Dengan berbagai capaian tersebut, IPB RUN 2026 tidak hanya mencatat keberhasilan sebagai ajang olahraga berskala besar, tetapi juga memperkuat posisi Bogor sebagai salah satu kota yang mampu menjadi tuan rumah penyelenggaraan event olahraga berkualitas.
Keberhasilan tahun ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan IPB RUN pada tahun-tahun mendatang serta mendorong lahirnya lebih banyak kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Urus Paspor di Balai Kota, Warga Bogor Ini Dapat Paspor Gratis
KlikBogor – Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Kirana Aji Saputra (36) saat mengikuti layanan Paspor Simpatik yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor di Balai Kota Bogor. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Kirana awalnya datang untuk mengurus penggantian paspor yang masa berlakunya telah habis sejak Januari 2025. Ia mengaku mengetahui informasi layanan paspor tersebut melalui media sosial Instagram Imigrasi Bogor.
“Saya dapat informasi dari Instagram Imigrasi Bogor bahwa dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-544 ini ada program (layanan paspor) dari Imigrasi Bogor di hari weekend. Kebetulan lokasinya tidak terlalu jauh dari saya di Cibinong. Jadi saya sempatkan kesempatan ini,” ujar Kirana, Sabtu, 13 Juni 2026.
Baca juga: Berani Tampil di Depan Menteri, Syafa dapat Dukungan Pendidikan
Kirana mengaku paspor tersebut akan digunakan untuk mendukung rencananya berwisata ke Jepang dalam waktu mendatang. Namun, kedatangannya ke Balai Kota ternyata membawa kejutan yang tidak disangka-sangka.
Saat masih dalam perjalanan menuju lokasi, ia dihubungi petugas Imigrasi untuk memastikan waktu kedatangannya. Sesampainya di Balai Kota, Kirana justru mendapat kabar bahwa dirinya menjadi penerima paspor gratis khusus di HJB yang jatuh pada 3 Juni.
“Ternyata setelah sampai di Balaikota, saya langsung dihubungi bahwa ada program giveaway dari Imigrasi Bogor dan Wali Kota Bogor. Yang ulang tahun di tanggal 3 Juni berhak mendapat paspor gratis,” katanya.
Baca juga: Meriahkan HJB, Imigrasi Bogor Buka Layanan 544 Paspor di Balaikota
Keberuntungan tersebut menjadi momen yang membahagiakan bagi Kirana. Pasalnya, ia mengaku sebelumnya telah melakukan pendaftaran dan pembayaran untuk penggantian paspor.
“Sebenarnya kemarin saya sudah daftar dan bayar. Sekarang diberi kesempatan untuk paspor gratis, saya bersyukur sekali menjadi orang yang beruntung. Terima kasih kepada Imigrasi Bogor dan Wali Kota Bogor,” ungkapnya.
Layanan Paspor Simpatik ini menargetkan kuota 544 paspor sesuai dengan perayaan Hari Jadi Bogor ke-544.
(hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata

Pingback: Damkar Sektor Parung Evakuasi King Kobra yang Muncul di Sekitar Pot Tanaman