Berita
Operasi Ketupat Lodaya 2026, 1.418 Personel Disiagakan di Kota Bogor
KlikBogor – Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 digelar di lapangan Mapolresta Bogor Kota, pada Kamis, 12 Maret 2026. Sebanyak 1.418 personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Bogor, serta potensi masyarakat disiagakan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan selama masa Lebaran.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan secara umum personel sudah siap untuk mengamankan arus mudik dan berbagai aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
“Kesiapan personel pada umumnya sudah siap untuk terjun mengamankan, memastikan bahwa pelaksanaan mudik Lebaran 2026 bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Dedie Rachim usai memimpin apel.
Namun demikian, ia menekankan masih diperlukan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor sesuai arahan Kapolri yang dibacakan dalam apel.
“Namun demikian sesuai dengan arahan Kapolri yang dibacakan dalam apel masih ada banyak hal yang harus dikoordinasikan, dikolaborasikan, dan disinergikan, terutama potensi-potensi masyarakat yang nantinya bisa mengurangi beban dari tugas-tugas kepolisian, TNI, maupun pemerintah daerah,” tuturnya.
Tercatat ada 1.418 personel yang terlibat merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Bogor, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam pengamanan Lebaran tahun ini, disiapkan enam titik pos pengamanan utama, salah satunya Pos Baranangsiang yang difungsikan sebagai pos terpadu.
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, menegaskan pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik dan arus balik, tetapi juga pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum.
“Bukan hanya saja arus mudik dan arus balik, tapi juga kami akan menjaga situasi kamtibmas secara umum,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik akan menjadi perhatian petugas selama Operasi Ketupat berlangsung.
Selain pengamanan, Polresta Bogor Kota juga menggulirkan program mudik gratis menggunakan enam bus yang diberangkatkan dari Alun-Alun Kota Bogor pada 16 Maret.
“Tanggal 16, Pak Wali Kota akan melepas mudik gratis sebanyak enam bus di Alun-Alun Kota Bogor. Itu adalah agenda mitigasi untuk mengurangi dampak potensi kecelakaan yang terjadi akibat dari kendaraan roda dua,” jelasnya.
Sebelumnya juga telah dilakukan berbagai kegiatan sosial menjelang Lebaran, seperti gerakan pangan murah dan program ganti oli gratis bagi pengemudi ojek online dalam kegiatan Kamtibmas.
Selain itu, pihak kepolisian bersama TNI juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor gratis bagi masyarakat yang akan mudik.
“Kami juga akan menerima penitipan kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat tidak hanya ada di Polres dan Polsek, juga di Kantor Koramil dan Kodim. Semuanya tidak dipungut biaya,” kata Kapolresta.
Adapun syarat untuk penitipan kendaraan cukup sederhana, yakni membawa fotokopi STNK dan KTP saat melakukan pendaftaran.
(ckl/hrs)
Berita
Pembongkaran Plaza Bogor-Pasar Bogor Ditargetkan Rampung Juli 2026
KlikBogor – Pembongkaran gedung Plaza Bogor dan Pasar Bogor terus dikebut. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai angka 80 persen dan ditargetkan rampung pada Juli 2026 mendatang.
“Dari catatan sampai 80 persen. Masih 20 persen lagi sampai dengan bulan Juli. Tapi mudah-mudahan bisa lebih cepat,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin ditemui di kawasan Jalan Suryakencana, Rabu, 22 April 2026.
Ia menambahkan, jika pembongkaran rampung hingga pondasi gedung akan melangkah ke tahap berikutnya yaitu beauty contest atau seleksi mitra pembangunan.
Rencananya, seleksi akan dibuka pada tahun ini juga untuk menjaring pihak yang akan membangun eks Plaza Bogor dan Pasar Bogor tersebut.
Baca juga: Progres Renovasi Pasar Merdeka Kota Bogor Capai 65 Persen
Dedie Rachim memaparkan, tempat parkir menjadi prioritas utama dalam pembangunan baru nanti. Penyediaan fasilitas parkir ini untuk mendukung keberadaan Kebun Raya Bogor.
“Kita prioritaskan untuk pembangunan tempat parkir, terutama dukungan kita kepada keberadaan Kebun Raya. Jadi itu prioritas pertama,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Bogor Siapkan KUR BJB Rp12 Miliar untuk PKL Naik Kelas
Selain area parkir, pembangunan akan dilakukan secara bertahap untuk fasilitas penunjang lain, seperti pasar bersih, convention hall, dan pasar suvenir.
“Penunjang yang lain nanti akan bertahap, bisa ada pasar bersih, convention hall, kemudian pasar suvernir dan lain sebagainya,” tandasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Parkir di Jalan Suryakencana Beralih ke Sisi Kanan Diuji Coba
KlikBogor – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba pemindahan posisi parkir di kawasan Jalan Suryakencana.
Pemindahan posisi parkir dari sisi kiri ke sisi kanan jalur lalu lintas ini mulai diujicobakan pada 21 April 2026 kemarin.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, menjelaskan uji coba ini dilakukan untuk mengurai hambatan laju lalu lintas yang selama ini memicu kemacetan di kawasan tersebut.
Selain itu, pemindahan posisi parkir ini untuk memisahkan mixed traffic atau lalu lintas campuran terutama di Jalan Suryakencana.
Baca juga: JPO di MA Salmun dan Underpass Kebon Pedes Diajukan
Dody menambahkan, kebijakan ini merupakan bagian dari persiapan BisKita Trans Pakuan pada koridor 3 yang melayani rute Bubulak–Sukasari.
“Apabila uji coba ini berhasil, kita akan uji cobakan BisKita koridor 3. Karena dengan kondisi parkir di (sisi) kiri kesulitan untuk (membangun) bus stop dan selter,” ujarnya, Rabu, 22 April 2026.
Dishub merencanakan pembangunan sekitar lima titik pemberhentian bus dan selter di Jalan Surya Kencana. Saat ini, baru tersedia dua titik, yakni di depan Vihara Dhanagun dan Gang Aut.
Uji coba ini telah dimulai dan akan dipantau secara ketat, terutama pada masa weekend (Sabtu-Minggu). Mengingat Jalan Surya Kencana merupakan pusat kuliner yang menarik wisatawan dari Jabodetabek, Dishub akan menyiagakan lebih banyak petugas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Baca juga: Semangat Keberagaman pada Puncak BSF-CGM 2026 di Jalan Suryakencana
Dody mengatakan, tidak ada batasan waktu tertentu untuk masa uji coba ini. Jika hasilnya memberikan dampak positif, maka pemindahan posisi parkir ini akan dipermanenkan.
Masyarakat juga diimbau untuk memberikan saran dan masukan terkait implementasi kebijakan baru ini demi kenyamanan bersama.
“Kami tidak menutup untuk masyarakat Kota Bogor memberikan saran dan masukan terkait kebijakan ini,” ucapnya.
(ckl/hrs)
Berita
Tata Taman Heulang, Pemkot Bogor Siapkan Kawasan Kuliner
KlikBogor – Ikhtiar menjaga wajah kota tetap tertata dan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan korve di kawasan Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal.
Diawali dengan apel di depan Mako Satpol PP Kota Bogor, korve dipimpin oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.
Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim melakukan penertiban bekas lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menduduki jalur hijau, drainase, serta akses warga.
Kepada para PKL yang berjualan, Dedie Rachim juga melakukan sosialisasi terkait rencana penataan kawasan Taman Heulang.
“Rencana ke depan, kita akan membuat sebuah area khusus kuliner yang lokasinya di Jalan Kasintu. Ini merupakan aspirasi masyarakat sekitar Taman Heulang yang terganggu akibat aktivitas PKL. Kemudian, hal ini didiskusikan dengan Pemkot Bogor dan diputuskan bersama warga serta wilayah untuk membuat spot kuliner Kasintu,” ujarnya, Selasa, 21 April 2026.
Dedie Rachim menjelaskan, pembangunan spot kuliner tersebut akan dilaksanakan oleh Disperumkim Kota Bogor pada tahun ini.
Ia juga menegaskan bahwa ke depan Pemkot Bogor akan terus konsisten melakukan penataan di berbagai wilayah di Kota Bogor.
“Karena harapan masyarakat tinggi, ingin wilayahnya asri, aman, sehat, resik, dan indah,” imbuhnya.
Dalam korve ini, ia juga menemukan sambungan listrik yang digunakan oleh para PKL di lokasi berbahaya. Meteran listrik dipasang di dinding saluran air dan juga di bawah pohon, yang berpotensi membahayakan.
Dedie Rachim pun langsung berkoordinasi dengan PLN untuk dilakukan pemutusan sambungan listrik tersebut.
“Jadi, biang keladinya di antaranya adalah sambungan listrik ilegal. Selama sambungan listrik ilegal masih terpasang, kita akan terus tertibkan agar pesan ini sampai bahwa Pemkot Bogor memiliki program penataan dan ketertiban, termasuk membuat spot kuliner resmi,” ujarnya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi6 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita10 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini1 tahun agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam

Pingback: Balap Lari Malam Perdana di Kota Bogor Disambut Antusias Warga