Serba Serbi
Ratusan Pawrents dan Anabul Nikmati Keseruan PAWJOG 9
KlikBogor – PET KINGDOM, destinasi kebutuhan dan perawatan anabul (anak bulu) tepercaya dari Kawan Lama Group, menggelar PAWJOG 9 di Living World Kota Wisata Cibubur, Sabtu, 18 Juli 2026.
Mengusung tema Fun Care Bonding, kegiatan ini mengajak para pawfriends, pelanggan setia PET KINGDOM untuk menjadi bagian dari kemeriahan acara bersama anabul kesayangannya.
Lebih dari 300 pawrents atau pemilik hewan peliharaan turut menikmati pengalaman yang memadukan gaya hidup sehat, kebersamaan, dan interaksi yang lebih erat dengan anabul.
Vice President Marketing Communication PET KINGDOM, Bertha Hapsari mengatakan bahwa bagi banyak pawrents, anabul adalah bagian dari keluarga. Karena itu, merawat anabul bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan hariannya, tetapi juga meluangkan waktu untuk menciptakan momen kebersamaan yang bermakna.
Melalui PAWJOG, PET KINGDOM ingin menghadirkan ruang bagi pawrents dan anabul untuk bergerak, bermain, serta menikmati pengalaman yang semakin mempererat ikatan di antara keduanya.
“Kami percaya, kedekatan yang terbangun melalui momen sederhana seperti beraktivitas bersama dapat menciptakan hubungan yang lebih hangat dan penuh kasih,” ujar Bertha dalam keterangannya.
Baca juga: Mengenal Buaya Muara dan Buaya Air Tawar, Mana yang Pemalu dan Agresif?
Ia berharap penyelenggaraan PAWJOG 9 dapat menginspirasi semakin banyak pawrents untuk menjadikan waktu bersama anabul sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus cara memperkuat ikatan yang akan terus dikenang.
Dalam PAWJOG 9, para pawrents bersama anabul kesayangannya menyusuri rute yang telah disiapkan di area Living World Kota Wisata Cibubur sambil menikmati suasana yang aman, nyaman, dan ramah bagi hewan peliharaan.
Untuk memastikan seluruh peserta dapat beraktivitas dengan nyaman, sesi jogging kembali dibagi ke dalam dua kategori, yaitu anjing dan kucing.
Keseruan pun berlanjut di setiap titik perjalanan. Sebagai bagian dari pengalaman Fun Care Bonding, peserta diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk dinikmati bersama anabul.
Di pos pertama, pawrents dan anabul menguji kekompakan melalui agility training, sebuah tantangan seru yang melatih kelincahan, fokus, serta kerja sama dalam melewati berbagai rintangan.
Setelah menyelesaikan tantangan, peserta dapat beristirahat sejenak di area refreshment untuk mengisi kembali energi sebelum melanjutkan rute hingga garis akhir.

Setibanya di garis finis, para peserta disambut dengan medali, goodie bag eksklusif, voucher belanja, serta berbagai kejutan menarik yang melengkapi momen kebersamaan mereka di PAWJOG.
Tidak hanya jogging, PAWJOG 9 juga menghadirkan beragam aktivitas yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga. Mulai dari sesi talkshow edukatif dan interaktif bersama para ahli, kompetisi seru untuk anjing dan kucing dengan hadiah menarik, hingga area bazar yang menghadirkan lebih dari 20 tenant.
Pengunjung dapat menemukan berbagai produk kebutuhan hewan peliharaan, pilihan makanan dan minuman, serta beragam brand gaya hidup seperti INFORMA, BCA, Zurich, Majes, dan mitra lainnya.
Bertha mengatakan, rangkaian aktivitas ini menjadikan PAWJOG bukan sekadar ajang olahraga bersama anabul, tetapi juga ruang bagi komunitas pecinta hewan untuk berkumpul, berbagi pengalaman, dan menciptakan momen berkualitas bersama keluarga serta anabul kesayangan.
Baca juga: Kemarau, TMA Bendung Katulampa Turun hingga 0 Sentimeter
Bertha mengaku antusiasme yang terus dirasakan dari para pawfriends menjadi penyemangat bagi PET KINGDOM untuk terus menghadirkan PAWJOG sebagai ruang bagi pawrents dan anabul menciptakan lebih banyak momen kebersamaan yang bermakna.
“Setiap penyelenggaraan PAWJOG bukan sekadar menghadirkan aktivitas yang seru, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat ikatan, berbagi kebahagiaan, dan menciptakan kenangan indah bersama anabul,” imbuhnya.
Setelah penyelenggaraan PAWJOG 9 di Living World Kota Wisata Cibubur, PET KINGDOM akan kembali hadir pada 22 Agustus 2026 di QBIG BSD dengan pengalaman yang semakin seru dan acara yang lebih meriah.
“Kami tidak sabar untuk kembali menyambut para pawfriends dan anabul kesayangannya, serta berbagi lebih banyak momen penuh kebahagiaan bersama,” kata Bertha.
PET KINGDOM berkomitmen untuk menjadi sahabat terbaik bagi para pecinta hewan di Indonesia dengan menyediakan berbagai produk dan layanan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan hewan peliharaan, mulai dari makanan, vitamin, aksesoris, hingga layanan grooming dan klinik hewan.
(rls/hrs)
Berita
IPB Ajak Warga Mulyaharja Budikdamber di Lahan Terbatas
KlikBogor – Keterbatasan lahan tidak harus menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menghasilkan pangan. Melalui urban farming, ikan dan sayuran bahkan dapat dibudidayakan bersamaan dengan sarana sederhana di lingkungan rumah.
Hal tersebut diperkenalkan tim dosen IPB University kepada masyarakat Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, melalui program “Eco-Create Bogor: Pelatihan Urban Farming dengan Metode Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember)”.
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks (PRIME STeP) 2026 dalam memberikan edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan yang praktis, hemat lahan, dan ramah lingkungan.
Baca juga: Dedie Rachim-Raffi Ahmad Bahas Penguatan Pemuda hingga Potensi Kota Bogor
Ketua tim program, Doni Sahat Tua Manalu mengatakan, pelatihan tidak hanya ditujukan untuk mengenalkan teknologi sederhana, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan praktik urban farming secara mandiri.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pengalaman bersama antara tim, pemerintah kelurahan, kelompok masyarakat, dan warga. Jadi, masyarakat tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pelaku yang nantinya mampu mengembangkan praktik urban farming ini secara mandiri,” ujarnya dikutip Kamis, 10 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Kelurahan Mulyaharja diikuti masyarakat dan perwakilan komunitas setempat. Lurah Mulyaharja Muslim Yuliantono mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada warga.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal cara baru dalam menghasilkan pangan dari lingkungan sekitar. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan oleh warga secara mandiri,” ujar Muslim.
Baca juga: Tanah Baru Angkat Trofi Camat Cup Bogor Utara 2026
Dalam pelatihan, anggota tim Roza Yusfiandayani menjelaskan, budikdamber menggunakan ember sebagai wadah pemeliharaan ikan, sementara kangkung ditanam dalam netpot yang ditempatkan di bagian atas ember. Peralatan yang digunakan antara lain ember, benih ikan lele, bibit kangkung, netpot, media tanam seperti rockwool, dan pakan ikan.
“Dalam budikdamber, yang perlu diperhatikan bukan hanya bagaimana ikan dipelihara, tetapi juga bagaimana sistemnya dijaga agar ikan dan tanaman dapat tumbuh dengan baik. Karena itu, peserta perlu memahami tahapan persiapan, pemeliharaan, pemberian pakan, dan pengelolaan air,” terangnya.
Secara lengkap, anggota tim terdiri dari Roza Yusfiandayani, Andini Tribuana Tunggadewi, Wiranda Intan Suri, Kharisma Fitri Hapsari, serta mahasiswa IPB University.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai perawatan, termasuk pemberian pakan, kondisi air, kepadatan ikan, serta pertumbuhan tanaman. Hal ini menjadi penting karena keberhasilan budikdamber sangat bergantung pada perawatan rutin.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif urban farming untuk pemanfaatan lahan terbatas sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat Mulyaharja.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Tanah Baru Angkat Trofi Camat Cup Bogor Utara 2026
KlikBogor – Tim Kelurahan Tanah Baru keluar sebagai kampiun turnamen sepak bola Camat Cup Kecamatan Bogor Utara 2026. Gelar juara diraih setelah menaklukkan tim Kelurahan Cimahpar lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara, Kelurahan Cimahpar pada Rabu, 9 September 2026 malam.
Sementara tim Kelurahan Ciparigi menempati posisi ketiga, sedangkan tim Kelurahan Bantarjati berada di posisi keempat. Gelar top skor diraih pemain dari tim Kelurahan Cimahpar.
Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, bersyukur ajang tahunan yang sempat vakum selama dua tahun tersebut dapat kembali digelar dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari warga.
“Alhamdulillah, setelah sempat dilaksanakan pada 2023 lalu vakum pada 2024 dan 2025, tahun 2026 ini bisa kami laksanakan kembali. Antusiasme dari para ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna, hingga pengurus koperasi sangat luar biasa. Permainan berjalan ketat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Riki.
Baca juga: Wali Kota Dedie Rachim Terima Satya Lancana Karaton Sumedang Larang
Laga final turnamen sepak bola tahunan di Kecamatan Bogor Utara ini mendapatkan dukungan dari anggota DPRD Kota Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Utara.
Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, Endah Purwanti, Syarif Hidayat Sastra dan Juhana tampak hadir dan menonton langsung aksi para ketua RT, RW, Ketua LPM, Karang Taruna dan aparatur kelurahan.
Perwakilan DPRD Kota Bogor Dapil Bogor Utara, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah menyatakan sangat mendukung gelaran sepak bola Camat Cup Kecamatan Bogor Utara. Zakiyah sapaan akrabnya berharap ajang silaturahmi antar aparatur wilayah ini bisa menjadi agenda tahunan yang konsisten.
Baca juga: RT RW, Karang Taruna hingga Lurah Berlaga di Camat Cup Bogor Utara
Diketahui, pada gelaran tahun ini, euforia partai final kian semarak dengan adanya tambahan hadiah dari Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin berupa seekor domba dengan bobot diperkirakan lebih dari 100 kilogram untuk juara satu, selain membawa pulang piala bergilir, piala tetap dengan uang pembinaan sebesar Rp3 juta.
Sementara itu, tim Kelurahan Cimahpar sebagai juara kedua mendapatkan piala tetap dengan uang pembinaan sebesar Rp2 juta serta seekor domba.
(ckl/hrs)
Berita
Wali Kota Dedie Rachim Terima Satya Lancana Karaton Sumedang Larang
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menerima penghargaan Satya Lancana Karaton Sumedang Larang. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sri Radya Karaton Sumedang Larang Rd. H. Ikik Lukman Soemadisoerya di Area Museum Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Rabu, 9 September 2026.
Dedie Rachim adalah kepala daerah pertama yang menerima Satya Lancana Karaton Sumedang Larang atas perannya dalam mendukung pelestarian budaya, khususnya melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya.
Penganugerahan ini juga berkaitan dengan dukungan Dedie Rachim saat masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor pada pelaksanaan perdana Kirab Binokasih pada 2024.
Dalam penyematan penghargaan tersebut, Sri Radya Karaton Sumedang Larang menyampaikan bahwa Dedie Rachim dinilai turut memperkuat hubungan budaya antara Kota Bogor dan Sumedang.
Salah satunya adalah melalui pembangunan Museum Pajajaran di Kota Bogor yang nantinya memiliki keterkaitan sejarah dengan Sumedang Larang, termasuk koleksi replika Mahkota Binokasih.
Baca juga: Pelajar SMPN 11 Kota Bogor Ciptakan Perahu Pengangkut Sampah
Dedie Rachim menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Karaton Sumedang Larang.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi, melainkan menjadi bentuk penghargaan terhadap masyarakat Kota Bogor yang terus menjaga dan menghargai budaya Sunda.
“Yang pertama tentu saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Bogor menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Keraton Sumedang Larang, dalam hal ini khusus kepada Radya Agung Sri Radya Keraton Sumedang Larang atas penghargaan yang ditujukan kepada masyarakat Kota Bogor terutama dalam rangka menjaga tradisi budaya,” ujar Dedie Rachim.
Ia mengatakan, hubungan antara Kota Bogor dan Sumedang memiliki ikatan sejarah yang panjang. Karena itu, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat silaturahmi dan kerja sama dalam menjaga warisan budaya Sunda.
“Jadi penghargaan ini bukan semata-mata penghargaan kepada pribadi, tetapi bagaimana masyarakat Bogor begitu menghargai budaya Sunda dan adanya hubungan yang khusus berdasarkan sejarah yang panjang antara Bogor dengan Sumedang,” katanya.
Baca juga: IPB University Kirim 1,2 Ton Nasi Steril untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Dedie Rachim berharap hubungan baik antara Kota Bogor dan Sumedang dapat terus terjalin dan semakin kuat ke depannya.
Terlebih, pembangunan Museum Pajajaran menjadi salah satu upaya untuk menjaga dan mengenalkan sejarah serta budaya Sunda kepada masyarakat.
“Oleh karena itu, tentu saya mengucapkan terima kasih sekali lagi dan mudah-mudahan akan memperkuat tali silaturahmi antara Sumedang dengan Kota Bogor,” katanya.
“Ke depan kita tentu tadi sudah banyak sekali dibicarakan, kita akan membangun Museum Pajajaran dimana ada kaitan dengan Sumedang, karena masa akhir Kerajaan Pakuan Pajajaran itu kemudian diteruskan oleh Keraton Sumedang Larang, sehingga tradisi budaya Sunda itu dapat terpelihara sampai dengan hari ini,” pungkas Dedie Rachim.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi10 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
