Berita
Gerbang Kota Bogor di Cimahpar Mulai Ditata, Ring Road 2 Terus Berlanjut
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan penataan kawasan pintu masuk Kota Bogor di wilayah Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, sekaligus melanjutkan rencana pembangunan Ring Road 2.
Penataan dilakukan setelah proses penertiban pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan bawah jembatan tol perbatasan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor tuntas dilaksanakan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus di pusat kota, tetapi juga mulai menyentuh kawasan perbatasan.
“Pembangunan saat ini tidak selalu fokus di tengah Kota Bogor saja, tetapi juga sudah menyentuh wilayah perbatasan. Salah satunya adalah kawasan Cimahpar di Bogor Utara,” ujar Dedie Rachim dikutip Kamis, 25 Juni 2026.
Baca juga: 18 Atlet Anggar Kota Bogor Siap Berlaga di NS Matrix Fencing Malaysia
Ia menambahkan, setelah penertiban selesai dilakukan, Pemkot Bogor akan melanjutkan penataan kawasan melalui perbaikan drainase dan pembangunan taman batas Kota Bogor.
Selain itu, rencana pembangunan Ring Road 2 juga terus berlanjut. Saat ini, proses pembebasan lahan masih berjalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung pengembangan wilayah.
Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah menjelaskan bahwa penataan kawasan merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bogor setelah meninjau lokasi bersama jajaran perangkat daerah terkait pada 10 Juni 2026.
“Sebagai langkah awal, sejumlah PKL yang berjualan di bawah jembatan tol telah ditertibkan. Selanjutnya, Pemkot Bogor melalui wilayah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) akan melakukan penataan kawasan secara lebih komprehensif,” ujar Riki.
Menurutnya, penataan kawasan juga akan melibatkan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Selain melibatkan unsur Pemkot, kami juga akan menggandeng pihak swasta melalui program CSR untuk melakukan intervensi. Dengan begitu, gerbang Kota Bogor, khususnya di wilayah Cimahpar yang berbatasan dengan Sukaraja, akan semakin tertata. Masyarakat yang melintas dari arah Sukaraja maupun Sentul akan disambut dengan lingkungan yang lebih indah dan nyaman,” katanya.
Baca juga: Rapat DPRD-Pemkot Bogor, Sepakati Revisi Surat Edaran DTSEN
Selain meningkatkan estetika kawasan, penataan juga bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan.
Riki mengungkapkan bahwa sebelumnya di lokasi tersebut sempat ditemukan aktivitas penjualan obat-obatan terlarang dan pelakunya telah diamankan oleh pihak berwenang.
“Dengan penataan ini, kami berharap dapat mencegah munculnya gangguan ketertiban di masa mendatang, sehingga kawasan perbatasan menjadi lebih aman, tertib, dan asri,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan serta ketertiban di wilayah masing-masing agar hasil penataan dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan.
(rls/hrs)
Berita
Kemarau, TMA Bendung Katulampa Turun hingga 0 Sentimeter
KlikBogor – Bendung Katulampa di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami penurunan tinggi muka air (TMA) hingga 0 sentimeter akibat musim kemarau yang melanda akhir-akhir ini.
Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan mengatakan, surutnya debit air berdampak pada aliran Sungai Ciliwung, sementara Kali Baru masih dalam kondisi normal.
Baca juga: Mana Lebih Sehat, Telur Ceplok atau Telur Dadar? Begini Kata Dosen IPB
Menurutnya, TMA Bendung Katulampa sebelumnya masih berada di kisaran 10 sentimeter sebelum akhirnya turun menjadi nol.
“Kali Baru masih aman, hanya ke sungainya yang surut. Sekarang TMA Bendung Katulampa berada di angka 0 sentimeter,” ujar Alwan kepada awak media dikutip Jumat, 17 Juli 2026.
Ia menambahkan, petugas tetap melakukan penggelontoran air untuk menjaga ekosistem sungai serta membersihkan sampah dan sedimentasi saat debit air surut.
Baca juga: Bahas PP APBD 2025, DPRD Kota Bogor Beri Catatan untuk Pemkot
Alwan juga mengungkapkan, musim kemarau mulai berdampak pada warga sekitar karena sejumlah sumur warga mengering. Warga kini memanfaatkan air irigasi dan Kali Baru untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia berharap hujan segera turun di wilayah hulu agar debit air kembali meningkat. Menurutnya, kondisi serupa umumnya terjadi setiap tahun pada periode Juni hingga September.
“Surut ini ada tiap tahun. Biasanya di Juni, Juli, Agustus, September, Oktober mulai musim hujan,” ujarnya.
(hrs)
Berita
ASN Kota Bogor Torehkan Prestasi pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional
KlikBogor – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena berhasil menorehkan prestasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan III yang digelar di Kampus ASN Corporate University, Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Erna Nuraena meraih predikat “Prestasi Istimewa Peringkat Satu” atas capaian dan kinerja dalam mengikuti rangkaian pembelajaran kepemimpinan strategis tingkat nasional tersebut.
Selain itu, Kepala BKAD Kota Bogor, Lia Kania Dewi bersama Erna Nuraena juga berhasil masuk dalam 14 besar peserta dengan predikat “Sangat Memuaskan” dari total 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kota, hingga pemerintah kabupaten.
Baca juga: Dukung UMKM, Ceu Atty Ajak Warga Belanja di Warung Tetangga
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi yang turut hadir memberikan apresiasi atas capaian yang diraih jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tersebut.
Ia mengatakan, prestasi ini menjadi bukti komitmen aparatur sipil negara (ASN) Kota Bogor dalam meningkatkan kompetensi, kapasitas kepemimpinan, serta menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
“Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Bogor. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Bogor memiliki kapasitas dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Denny, Kamis, 16 Juli 2026.
Baca juga: Ratusan Angkot di Kota Bogor “Pensiun” Tak Lagi Mengaspal
Denny berharap ilmu, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti PKN Tingkat II dapat diterapkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan menghadirkan program-program strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapannya, capaian ini tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi energi baru untuk terus menghadirkan perubahan dan inovasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Diketahui, pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat pimpinan tinggi pratama untuk membentuk pemimpin perubahan yang mampu merancang dan mengimplementasikan kebijakan strategis di lingkungan pemerintahan.
(rls/hrs)
Berita
Petugas Damkar Jinakkan Kebakaran Alang-alang di Pamoyanan
KlikBogor – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bogor berhasil menjinakkan kobaran api yang membakar lahan alang-alang pada Rabu, 15 Juli 2026 petang.
Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan ini pertama kali diketahui warga setempat sekira pukul 17.45 WIB.
Saat itu, api terlihat sudah membesar dan membakar hamparan alang-alang. Khawatir api merambat ke area sekitar, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
“Kami terima laporan pukul 17.50 WIB. Objek terbakar alang-alang,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M. Ade Nugraha saat dikonfirmasi Kamis, 16 Juli 2026.
Baca juga: Super Pedas, IPB University Ciptakan 4 Varietas Cabai Habanero Lokal
Setibanya di lokasi, lanjut Ade, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area sekitar. Proses penanganan tersebut secara keseluruhan berlangsung sekitar 35 menit.
“Situasi akhir aman terkendali. Unit kendaraan diterjunkan dari sektor Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh,” tambahnya.
Baca juga: Saat Siswa SMAIT Ummul Quro Menimba Ilmu di DPRD Kota Bogor
Ade mengatakan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran di lahan yang ditinggalkan sehingga api membesar dan menyebabkan kebakaran.
“Awal mula terjadinya kebakaran diduga bermula akibat adanya aktivitas pembakaran di lahan yang kemudian ditinggalkan hingga api membesar,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, untuk luas lahan yang terdampak kebakaran belum diketahui.
(hrs/ckl)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi8 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata

Pingback: 2 Jembatan Baru di Paledang Dibangun, Akses Warga Makin Mudah