Serba Serbi
Tropicana Slim Kampanye #Hands4Diabetes di 41 Kota untuk Cegah dan Lawan Diabetes
KlikBogor – Memasuki tahun emasnya yang ke-50, Tropicana Slim sebagai brand kepercayaan masyarakat Indonesia untuk mendukung gaya hidup sehat, khususnya dalam menjaga asupan gula, garam, dan lemak, kembali menggelar kampanye tahunan bertajuk #Hands4Diabetes, dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada 14 November.
Berkolaborasi dengan RS Mulia dan BKG IPB, #Hands4Diabetes tahun ini mengangkat tema “Jaga Kualitas Hidup Diabetesi” untuk mengajak dan merangkul seluruh masyarakat, baik para diabetesi maupun yang sehat, untuk bersama-sama menjaga kualitas hidup dengan menjalankan pola hidup sehat.
Noviana Halim selaku Brand Manager Tropicana Slim mengatakan, selama 50 tahun, Tropicana Slim terus berinovasi menghadirkan rangkaian produk yang bisa mendukung gaya hidup sehat masyarakat, dengan rasa yang tetap enak.
“Produk kami dirancang khusus agar aman bagi diabetesi maupun mereka yang ingin menjaga kesehatan,” kata Noviana Halim dalam keterangannya, Minggu, 10 November 2024.
Tropicana Slim juga melakukan berbagai inisiatif dan program untuk mendukung dan meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat, termasuk melalui kampanye #Hands4Diabetes ini.
Program tersebut diselenggarakan di 41 kota di seluruh Indonesia dan melibatkan berbagai komunitas dan organisasi kesehatan, dengan rangkaian acara meliputi fun walk, senam sehat, edukasi kesehatan bersama dokter, hingga pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendukung deteksi dini diabetes.
Dari 41 kota ini, kampanye #Hands4Diabetes salah satunya diselenggarakan di Kota Bogor, yang dipusatkan di Kompleks GOR Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal.
Berdasarkan data Survey Kesehatan Indonesia 2023 mengungkapkan, penyakit tidak menular (PTM), termasuk diabetes, menyumbang hingga 72% dari total kematian di Indonesia.
Selain itu, adanya peningkatan prevalensi diabetes antara tahun 2018 hingga 2023 semakin mempertegas pentingnya langkah preventif dan upaya deteksi dini.
Prof. Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD selaku Staff Divisi Metabolik-Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM menyampaikan, data International Diabetes Federation pada tahun 2021 menunjukkan bahwa Indonesia kini menempati peringkat ketiga dalam jumlah penderita diabetes yang tidak terdiagnosis.
Kondisi ini memperparah krisis kesehatan karena diabetes merupakan ‘ibu’ dari berbagai penyakit komplikasi lainnya yang tidak dapat disembuhkan, terlebih lagi diabetes kini kerap menyerang kelompok usia yang lebih muda.
“Masyarakat harus segera menyadari pentingnya deteksi dini dan upaya menjalankan pola hidup sehat sedini mungkin,” kata Prof. Em Yunir.
Menyikapi kebiasaan konsumsi gula yang tinggi di Indonesia, dirinya menggarisbawahi bahwa untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih optimal, World Health Organization (WHO) merekomendasikan batas harian konsumsi gula sebesar 25 gram atau setara dengan dua sendok makan.
“Sayangnya, jumlah ini kerap terlampaui karena masih banyak orang Indonesia yang sering mengonsumsi makanan dan minuman manis,” ungkapnya.
Prof. Em Yunir menambahkan, data Survei Kesehatan Indonesia di tahun 2023 menunjukkan bahwa 47,5% orang Indonesia mengonsumsi minuman manis minimal 1 kali per hari. Mereka yang mengonsumsi minuman manis tinggi gula 1-2 saji per hari, berisiko 26% lebih besar terkena diabetes.
Belum lagi dengan ancaman obesitas dan penumpukan lemak yang dihadapi oleh mereka yang sering mengonsumsi makanan atau minuman manis, di mana kegemukan juga menjadi faktor risiko diabetes tipe 2.
“Oleh karena itu, menjaga asupan gula sebagai bagian dari pola makan sehat sangatlah penting untuk menekan risiko diabetes dan untuk penderita diabetes, salah satunya dengan memilih alternatif pemanis rendah kalori,” imbuhnya.
Darius Sinathrya dan Donna Agnesia selaku pasangan selebriti yang saat ini menjadi bintang iklan Tropicana Slim turut berbagi inspirasi gaya hidup sehat.
”Kami mengapresiasi kehadiran produk-produk bebas gula dan rendah kalori dari Tropicana Slim, yang membantu kami tetap dapat menikmati makanan manis tanpa khawatir akan asupan gula harian,” paparnya.
Di rumah, mereka mengaku menghindari gorengan dan lebih memilih menumis lauk dan sayur dengan Extra Virgin Olive Oil Tropicana Slim.
“Keseimbangan nutrisi, olahraga teratur, dan istirahat cukup menjadi kunci hidup sehat yang kami terapkan bersama keluarga, sehingga kami bisa menikmati hidup sehat berkualitas hingga tua nanti,” katanya.
Sementara itu, dr. Rudy Kurniawan Sp.PD, MM, MARS, Dip.TH, FRSPH, pendiri Komunitas Sobat Diabet juga menekankan pentingnya menjaga kualitas hidup, baik bagi yang sehat, maupun yang sudah terkena diabetes.
“Pastikan kita memiliki berat badan yang ideal. Data menunjukkan bahwa dengan mengurangi berat badan sebanyak 1 kilogram, dapat menurunkan risiko diabetes hingga 16% pada mereka yang memiliki berat badan berlebih dan kondisi prediabetes,” terangnya.
Selain itu, batasi juga asupan gula, garam, dan lemak, serta kontrol asupan kalori yang masuk sebagai bagian dari pola makan sehat untuk menghindari risiko kegemukan dan diabetes.
“Jangan lupa juga untuk lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari,” tandas Rudy.
Sebagai bagian dari kampanye, Tropicana Slim bekerja sama dengan Alfagift, aplikasi belanja online terkemuka di Indonesia, guna mendukung masyarakat mendapatkan produk sehat Tropicana Slim dengan mudah.
Konsumen juga dapat menikmati harga spesial pembelian produk Tropicana Slim di Alfagift dengan berbagai program promosinya, dan pastinya gratis ongkir tanpa batas yang menjadikan gaya hidup sehat semakin terjangkau bagi semua.
(ckl/hrs)
Serba Serbi
Jambu Biji Muda jadi Teh, Pakar IPB Jelaskan Potensi dan Tantangannya
KlikBogor – Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof Sandra Arifin Aziz, menjelaskan bahwa buah jambu biji muda memang kaya akan senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, meski masih memerlukan lebih banyak pembuktian melalui uji klinis pada manusia.
“Teh yang dibuat dari buah jambu biji muda memiliki karakteristik berbeda dengan teh daun jambu maupun buah jambu matang. Perbedaan tersebut terletak pada kandungan senyawa metabolit sekunder, cita rasa, dan struktur fisiknya,” kata Prof Sandra menanggapi pemanfaatan buah jambu biji muda sebagai bahan teh di Tiongkok dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.
Ia menjabarkan, buah jambu biji muda mengandung tanin, asam galat, asam elagat, flavonoid, serta pektin dalam kadar yang relatif tinggi. Pada fase ini, pembentukan gula belum optimal sehingga buah memiliki rasa yang lebih sepat dibandingkan buah matang.
“Pada buah jambu biji muda, proses pembentukan gula belum optimal, tetapi akumulasi senyawa pertahanan tanaman seperti fenolik dan tanin berada pada puncaknya. Pengolahan menjadi teh mempertahankan kestabilan senyawa fenolik ini dalam matriks kering,” ujarnya.
Baca juga: Albumin Gabus Bantu Percepat Penyembuhan Luka Usai Melahirkan
Berdasarkan kajian fitokimia, terang Prof Sandra, seduhan teh buah jambu biji muda berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah melalui penghambatan enzim pemecah karbohidrat.
Selain itu, kandungan tanin berperan mendukung kesehatan saluran pencernaan, sedangkan senyawa fenolik memberikan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang tinggi.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa bukti ilmiah mengenai manfaat seduhan teh buah jambu biji muda pada manusia masih terbatas jika dibandingkan dengan penelitian terhadap ekstrak daun jambu. Karena itu, manfaat kesehatannya masih perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian klinis.
Menurut Prof Sandra, pemanfaatan buah jambu biji muda sebagai teh juga berpotensi dikembangkan di Indonesia.
Baca juga: Pemkot Bogor Minta Kepastian Pembangunan Terminal Baranangsiang
Dalam budi daya jambu biji, petani umumnya melakukan penjarangan buah (fruit thinning) untuk meningkatkan kualitas panen. Selama ini, buah muda hasil penjarangan tersebut umumnya belum dimanfaatkan secara optimal.
“Prospek riset komoditas ini sangat cerah karena sejalan dengan tren global upcycling food components, yaitu memanfaatkan bagian tanaman yang biasanya terbuang menjadi produk bernilai tambah tinggi,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan produk ini tetap menghadapi tantangan, seperti standardisasi bahan baku, pengendalian pencokelatan selama pengolahan, hingga formulasi agar rasa sepat buah muda lebih dapat diterima konsumen.
Menurut Prof Sandra, IPB University memiliki kapasitas riset untuk mendukung pengembangan teknologi pascapanen, pengujian khasiat, formulasi produk, hingga hilirisasi bersama mitra industri.
(rls/hrs)
Berita
Pemkot Bogor Gandeng IKIGAI Fitness untuk Pelatihan dan Pemulihan Atlet
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor dengan IKIGAI Fitness yang secara resmi ditetapkan sebagai Official Gym Partner Pemkot Bogor untuk mendukung program pelatihan fisik dan recovery atau pemulihan atlet.
Penandatanganan kerja sama ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Eko Prabowo, yang mewakili Wali Kota Bogor. Turut hadir Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, jajaran Pemkot Bogor, pengurus cabang olahraga, serta manajemen IKIGAI Fitness.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor yang dibacakan Aspemkesra Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, mengapresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembangunan olahraga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar para atlet memperoleh pembinaan yang semakin berkualitas.
“Prestasi olahraga merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan. Pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan dunia usaha seperti IKIGAI Fitness menjadi langkah positif untuk memperkuat pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas. Kami berharap kerja sama ini mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kota Bogor di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” katanya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca juga: Ribuan Anak di Kota Bogor Ditarget Kembali Bersekolah
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana menegaskan bahwa fasilitas gym merupakan kebutuhan bagi seluruh cabang olahraga, bukan hanya olahraga yang identik dengan latihan beban.
“Masih ada anggapan bahwa gym hanya dibutuhkan oleh cabang olahraga tertentu. Padahal pada dasarnya semua cabang olahraga membutuhkan gym. Setiap atlet memerlukan kekuatan, daya tahan, keseimbangan, kelincahan, mobilitas, dan pemulihan yang baik agar dapat mencapai performa terbaiknya. Yang membedakan bukan kebutuhan akan gym, melainkan program latihan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga,” ujarnya.
la menambahkan bahwa penunjukan IKIGAI Fitness sebagai Official Gym Partner diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pembinaan atlet Kota Bogor.
“Melalui kerja sama ini kami ingin memberikan akses yang lebih baik bagi atlet-atlet Kota Bogor terhadap fasilitas latihan dan recovery yang berkualitas. Harapannya, mereka dapat berlatih secara optimal, meminimalkan risiko cedera, serta memiliki kesiapan fisik yang lebih baik dalam menghadapi berbagai kompetisi,” katanya.
Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding
Sebagai Official Gym Partner, IKIGAI Fitness akan mendukung program pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas gym, pendampingan latihan fisik, serta layanan recovery yang dapat dimanfaatkan oleh atlet dari berbagai cabang olahraga sesuai dengan kebutuhan program pembinaan yang disusun oleh Dispora Kota Bogor.
Direktur IKIGAI Fitness, Ilham Gemilang menyampaikan, rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan Pemkot Bogor.
“Merupakan suatu kehormatan bagi IKIGAI Fitness untuk dipercaya menjadi Official Gym Partner Pemerintah Kota Bogor. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan layanan terbaik dalam mendukung pembinaan atlet. Kami siap berkolaborasi dengan Dispora dan seluruh pemangku kepentingan demi menciptakan lingkungan latihan yang nyaman, aman, dan berkualitas bagi atlet-atlet Kota Bogor,” katanya.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, Pemkot Bogor optimistis pembinaan atlet akan semakin terarah dan berkualitas, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan serta memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu daerah dengan potensi olahraga yang terus berkembang.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Albumin Gabus Bantu Percepat Penyembuhan Luka Usai Melahirkan
KlikBogor – Ikan gabus memiliki manfaat besar bagi ibu yang sedang menjalani masa pemulihan setelah melahirkan. Kandungan protein yang tinggi, terutama albumin, berperan penting dalam mempercepat penyembuhan luka, baik akibat persalinan normal maupun operasi sesar.
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Ahmad Sulaeman menjelaskan bahwa ikan gabus merupakan salah satu ikan air tawar dengan kandungan protein dan zat gizi yang sangat baik untuk mendukung proses pemulihan ibu setelah melahirkan. Hal tersebut disampaikannya dalam tayangan Perspektif di YouTube IPB TV.
“Di antara proteinnya itu adalah kandungan albumin. Termasuk ikan air tawar yang mengandung juga asam lemak omega-3. Semuanya itu penting untuk ibu yang baru melahirkan,” ujarnya dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Menteng, Kerugian Capai Rp150 Juta
Prof Ahmad menjelaskan, kandungan protein ikan gabus berkisar 15–25 persen dari berat segarnya. Di antara protein tersebut terdapat albumin yang berperan penting dalam regenerasi sel dan pembentukan jaringan baru.
“Albumin adalah salah satu jenis protein yang sangat penting dalam tubuh kita. Perannya sangat krusial dalam proses penyembuhan luka,” katanya.
Menurut Prof Ahmad, albumin menjadi bahan baku utama bagi tubuh untuk membentuk jaringan baru, sehingga luka lebih cepat menutup dan mengering.
Selain albumin, ikan gabus juga mengandung kalsium, fosfor, zat besi, serta asam lemak omega-3 yang turut mendukung proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan.
Baca juga: Sirih Merah Berpotensi jadi Bahan Kosmetik Lokal Pencerah Kulit
Prof Ahmad menyarankan ikan gabus dikonsumsi dengan cara direbus atau dikukus agar kandungan gizinya tetap terjaga. “Yang paling bagus adalah dikukus atau direbus. Bisa dibuat sop,” jelasnya.
Bagi yang mengonsumsi ekstrak ikan gabus, dosis sekitar 500 miligram per hari sudah mencukupi. Sementara itu, untuk membantu penyembuhan luka setelah operasi sesar, konsumsi ikan gabus segar sekitar 500 gram per hari dapat menjadi pilihan.
Dengan kandungan albumin, protein, mineral, dan omega-3 yang dimilikinya, ikan gabus dapat menjadi salah satu sumber pangan bergizi untuk mendukung proses pemulihan ibu setelah melahirkan.
Namun, terang Prof Ahmad, konsumsi ikan gabus sebaiknya tetap menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi9 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
