Berita
Longsor Jalan Kebon Pedes Digarap, Target Rampung November
KlikBogor – Tebing Jalan Kebon Pedes di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, yang mengalami longsor pada Januari 2026 mulai diperbaiki. Proyek ini dilaksanakan selama 150 hari kalender dengan biaya mencapai sekitar Rp5,4 miliar.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, longsor yang terjadi di area aliran Kali Cipakancilan ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga Pemerintah Kota Bogor mengusulkan untuk penanganannya.
“Karena kewenangannya di bawah Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bogor mengusulkan agar penanganannya dapat diprioritaskan. Alhamdulillah hari ini sudah ditandatangani SPK. Artinya sudah dilakukan penandatanganan pekerjaan, serah terima lokasi pekerjaan, dan siap digarap,” ujar Dedie Rachim kepada awak media, Rabu, 17 Juni 2026.
Dedie Rachim menjelaskan, perbaikan longsor dilaksanakan selama 150 hari kalender. Adapun anggaran untuk penanganan longsor ini sekitar Rp5,4 miliar. “Dan anggarannya juga kan cukup besar, sekitar Rp5,4 miliar,” kata Dedie Rachim.
Baca juga: Pelajar SMP dan SMA di Kota Bogor jadi Duta KTR di Sekolah
Ia menjelaskan, penanganan longsor akan dilakukan melalui pembangunan konstruksi pengaman tebing. “Tentu ada dinding penahan tanah, kombinasi di bawahnya ada beton, bronjong, juga batu granular, kemudian juga tetap memperhatikan jalur air,” jelas Dedie Rachim.
Dalam kesempatan ini, ia mengungkapkan bahwa salah satu pemicu longsor adalah apabila masyarakat membuang sampah sembarangan. Karena tumpukan sampah dapat menghambat aliran air dan menambah tekanan pada struktur penahan tanah.
“Salah satunya ini, kalau dijadikan tempat untuk pembuangan sampah di sini, tumpukan itu mungkin menghalangi jalur air, menghambat. Akibatnya tadi, beban kepada dindingnya menjadi besar dan akhirnya ambrol,” katanya.
“Jadi kebiasaan selalu membuang sampah sembarangan ini harus segera dihilangkan. Supaya sepanjang jalur Pemuda, Kebon Pedes, Sholeh Iskandar yang sudah dibangun jangan nanti longsor lagi gara-gara tumpukan sampah,” kata Dedie Rachim menambahkan.
Baca juga: Dewan Nasya Minta Penyaluran Bansos Kota Bogor Tepat Sasaran
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sub Kegiatan Perbaikan Badan Jalan DPT Beton, Ade Subhan menjelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 150 hari kalender.
“Pengerjaannya 150 hari kalender atau 5 bulan mulai dari dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) per 17 Juni 2026 sampai 14 November 2026,” katanya.
Terkait penutupan akses jalan pada saat pengerjaan berlangsung, Ade menjelaskan akan dilakukan secara kondisional sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.
“Nanti kondisional, ketika memang membutuhkan tutup harusnya, kita akan koordinasi dengan dishub dan polsek, agar bisa dilakukan pengalihan harus. Tapi kondisional, jadi tidak setiap hari ditutup,” katanya.
(hrs/ckl)
Berita
Kemarau, TMA Bendung Katulampa Turun hingga 0 Sentimeter
KlikBogor – Bendung Katulampa di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami penurunan tinggi muka air (TMA) hingga 0 sentimeter akibat musim kemarau yang melanda akhir-akhir ini.
Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan mengatakan, surutnya debit air berdampak pada aliran Sungai Ciliwung, sementara Kali Baru masih dalam kondisi normal.
Baca juga: Mana Lebih Sehat, Telur Ceplok atau Telur Dadar? Begini Kata Dosen IPB
Menurutnya, TMA Bendung Katulampa sebelumnya masih berada di kisaran 10 sentimeter sebelum akhirnya turun menjadi nol.
“Kali Baru masih aman, hanya ke sungainya yang surut. Sekarang TMA Bendung Katulampa berada di angka 0 sentimeter,” ujar Alwan kepada awak media dikutip Jumat, 17 Juli 2026.
Ia menambahkan, petugas tetap melakukan penggelontoran air untuk menjaga ekosistem sungai serta membersihkan sampah dan sedimentasi saat debit air surut.
Baca juga: Bahas PP APBD 2025, DPRD Kota Bogor Beri Catatan untuk Pemkot
Alwan juga mengungkapkan, musim kemarau mulai berdampak pada warga sekitar karena sejumlah sumur warga mengering. Warga kini memanfaatkan air irigasi dan Kali Baru untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia berharap hujan segera turun di wilayah hulu agar debit air kembali meningkat. Menurutnya, kondisi serupa umumnya terjadi setiap tahun pada periode Juni hingga September.
“Surut ini ada tiap tahun. Biasanya di Juni, Juli, Agustus, September, Oktober mulai musim hujan,” ujarnya.
(hrs)
Berita
ASN Kota Bogor Torehkan Prestasi pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional
KlikBogor – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena berhasil menorehkan prestasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan III yang digelar di Kampus ASN Corporate University, Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Erna Nuraena meraih predikat “Prestasi Istimewa Peringkat Satu” atas capaian dan kinerja dalam mengikuti rangkaian pembelajaran kepemimpinan strategis tingkat nasional tersebut.
Selain itu, Kepala BKAD Kota Bogor, Lia Kania Dewi bersama Erna Nuraena juga berhasil masuk dalam 14 besar peserta dengan predikat “Sangat Memuaskan” dari total 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kota, hingga pemerintah kabupaten.
Baca juga: Dukung UMKM, Ceu Atty Ajak Warga Belanja di Warung Tetangga
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi yang turut hadir memberikan apresiasi atas capaian yang diraih jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tersebut.
Ia mengatakan, prestasi ini menjadi bukti komitmen aparatur sipil negara (ASN) Kota Bogor dalam meningkatkan kompetensi, kapasitas kepemimpinan, serta menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
“Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Bogor. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Bogor memiliki kapasitas dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Denny, Kamis, 16 Juli 2026.
Baca juga: Ratusan Angkot di Kota Bogor “Pensiun” Tak Lagi Mengaspal
Denny berharap ilmu, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti PKN Tingkat II dapat diterapkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan menghadirkan program-program strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapannya, capaian ini tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi energi baru untuk terus menghadirkan perubahan dan inovasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Diketahui, pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat pimpinan tinggi pratama untuk membentuk pemimpin perubahan yang mampu merancang dan mengimplementasikan kebijakan strategis di lingkungan pemerintahan.
(rls/hrs)
Berita
Petugas Damkar Jinakkan Kebakaran Alang-alang di Pamoyanan
KlikBogor – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bogor berhasil menjinakkan kobaran api yang membakar lahan alang-alang pada Rabu, 15 Juli 2026 petang.
Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan ini pertama kali diketahui warga setempat sekira pukul 17.45 WIB.
Saat itu, api terlihat sudah membesar dan membakar hamparan alang-alang. Khawatir api merambat ke area sekitar, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
“Kami terima laporan pukul 17.50 WIB. Objek terbakar alang-alang,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M. Ade Nugraha saat dikonfirmasi Kamis, 16 Juli 2026.
Baca juga: Super Pedas, IPB University Ciptakan 4 Varietas Cabai Habanero Lokal
Setibanya di lokasi, lanjut Ade, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area sekitar. Proses penanganan tersebut secara keseluruhan berlangsung sekitar 35 menit.
“Situasi akhir aman terkendali. Unit kendaraan diterjunkan dari sektor Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh,” tambahnya.
Baca juga: Saat Siswa SMAIT Ummul Quro Menimba Ilmu di DPRD Kota Bogor
Ade mengatakan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran di lahan yang ditinggalkan sehingga api membesar dan menyebabkan kebakaran.
“Awal mula terjadinya kebakaran diduga bermula akibat adanya aktivitas pembakaran di lahan yang kemudian ditinggalkan hingga api membesar,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, untuk luas lahan yang terdampak kebakaran belum diketahui.
(hrs/ckl)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi8 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
