Connect with us

Potret

Pers Motor Club dari Cucurak Hingga Touring Antarkan Hery Antasari

Published

on

Pers Motor Club dari Cucurak Hingga Touring Antarkan Hery Antasari
Pers Motor Club tengah bersiap-siap untuk touring mengantar kepulangan Pj Wali Kota Bogor 2024-2025 Hery Antasari kembali ke kantornya di BPSDM Provinsi Jawa Barat di Kota Cimahi. Dok. Istimewa

KlikBogor – Menjelang bulan Ramadan 1446 Hijriah, Pers Motor Club (PMC) menyelenggarakan cucurak di markasnya, Jalan Bango 8A, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Kamis, 27 Februari 2025.

Seusainya, PMC memenuhi janjinya yang akan mengantar kepulangan Pj Wali Kota Bogor 2024-2025 Hery Antasari kembali ke kantornya di BPSDM Provinsi Jawa Barat di Kota Cimahi.

Presiden PMC Billy Adhiyaksa mengungkapkan, kegiatan cucurak yang diselenggarakan klub motor yang beranggotakan insan pers ini untuk lebih mempererat tali persaudaraan sesama anggota serta para mitra PMC yang selama ini sudah terjalin.

“Cucurak merupakan tradisi yang sulit dilewatkan menjelang momentum bulan suci Ramadan. Kegiatan ini juga sekaligus ikhtiar kami menghaturkan permohonan maaf sebelum memasuki ibadah puasa. Bonusnya kami touring antar pak Pj Walikota Idola, Hery Antasari ke Cimahi,” ujar Billy.

Dalam acara, Presiden PMC meminta para undangan yang hadir untuk saling memberikan sambutan. Hadir dalam kegiatan itu di antaranya Pj Wali Kota Bogor, Pj Sekda Kota Bogor Hanafi, Kadiskominfo Kota Bogor Rachmat Hidayat, Kadishub Kota Bogor Marse Hendra Saputra, Ketua Peradi Kota Bogor Gunara, Dirut Perumda PPJ Kota Bogor Jenal Abidin, Dewas Perumda PPJ Kota Bogor Sapta Bella Alfarabi, Ketua Umum Sekber Wartawan Bogor H. RM Danang Donoroso juga Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi.

Para pimpinan yang hadir dalam cucurak PMC didaulat untuk lomba berpidato dadakan. Suasana pun cair dan hangat dalam kekeluargaan. Masing-masing pidato disambut gelak tawa serta tepuk tangan dari puluhan anggota serta tamu undangan yang hadir.

Seusai acara tersebut, sesuai janji kepada Pj Wali Kota Bogor, PMC langsung mengantarkan Hery Antasari kembali pulang menuju Cimahi, Jawa Barat. Bahkan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Eko Prasetyo mengirimkan personel Patwalnya untuk mengawal keberangkatan dari Bogor menuju Cimahi.

Luar biasanya, Hery Antasari sama-sama menggunakan motor kesayangannya dari Bogor menuju Cimahi. Hery menggunakan jas hujan dan terus menyemangati anggota PMC yang tertinggal sambil menunggu di jalan dalam keadaan hujan.

Touring atau motoran bareng itu sangat mengesankan. Sebab, mulai dari berangkat dari markas PMC di Bogor hingga tiba di lokasi Kantor BPSDM Jabar. Cuaca hujan tidak berhenti namun dalam perjalanan, tak menyurutkan langkah PMC serta Pj Wali Kota Bogor menempuh perjalanan via Puncak.

(red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Potret

Perjuangan Ngatino, Pegawai Toko Material yang Antarkan Anak jadi Lulusan Terbaik IPB University

Published

on

By

Perjuangan Ngatino, Pegawai Toko Material yang Antarkan Anak jadi Lulusan Terbaik IPB University
Ngatino, seorang pegawai toko bahan bangunan, berhasil mengantarkan putrinya Rizka Aulia Apriliani, meraih prestasi membanggakan sebagai salah satu lulusan terbaik IPB University. Dok. IPB University

KlikBogor – Keterbatasan pendidikan tak pernah mengecilkan ukuran mimpi seorang ayah. Ngatino, seorang pegawai toko bahan bangunan, membuktikannya ketika mengantarkan putrinya Rizka Aulia Apriliani, meraih prestasi membanggakan sebagai salah satu lulusan terbaik IPB University.

Meskipun hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar (SD), Ngatino selalu menanamkan kepada anak-anaknya agar selalu giat belajar, rajin, dan bersungguh-sungguh dalam bidang yang diminati.

“Dan memang dari dulu anak kami, Rizka semangat belajarnya tinggi,” ucap Ngatino dikutip Rabu, 26 Agustus 2026.

Rizka Aulia diwisuda pada Rabu, 19 Agustus 2026 di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga. Ia menjadi lulusan terbaik Fakultas Pertanian berkat capaian indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,85.

“Sebagai orang tua, sangat bangga anak kami telah berhasil dan mendapatkan nilai yang bagus. Bersyukur juga sama Allah SWT, doa-doa kami sebagai orang tua dikabulkan. Semoga untuk ke depannya anak kami selalu sukses di bidang yang diminatinya,” tambahnya.

Baca juga: Kisah Wisudawan IPB University Peraih IPK 3,95, dari Kampus ke BUMN

Rizka merupakan lulusan Program Studi Agronomi dan Hortikultura (AGH), Fakultas Pertanian. Sejak lulus dari SMAN 2 Bekasi, ia diterima di IPB University melalui jalur SBMPTN (kini Seleksi Nasional Berdasarkan Tes/SNBT).

“Selama belajar di AGH, saya justru menemukan bahwa perjalanan sebuah tanaman jauh lebih kompleks dan menarik dari yang saya bayangkan. AGH mengajarkan saya bahwa pertumbuhan tidak pernah terjadi dalam satu malam,” ujar Rizka.

Menurutnya, seperti halnya tanaman, setiap pencapaian membutuhkan awal yang baik, lingkungan yang mendukung, ketekunan dalam merawat, serta proses panjang hingga akhirnya menghasilkan sesuatu yang bernilai.

Baca juga: Keseruan Main Layangan di Langit Katulampa, Putus Terbang Lagi

Rizka bersyukur kedua orang tuanya memberikan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap dirinya selama menempuh studi di IPB University.

Ia juga merasa sangat terbantu dengan adanya beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sehingga bisa menyelesaikan studi tanpa banyak membebani orang tua.

“Meski kedua orang tua hanya lulus SD, saya sangat bangga karena mereka selalu memprioritaskan pendidikan anak-anaknya dan ingin kami merasakan kehidupan yang lebih baik.

Pesan mereka yang selalu saya ingat, ‘Jangan lupa salat, berdoa, dan bersyukur.’ Pesan sederhana yang akan selalu menjadi pegangan dalam setiap langkah saya,” ungkap Rizka.

(rls/hrs)

Continue Reading

Potret

Paskibraka Kota Bogor Tampil Memukau saat Penaikan Bendera di HUT ke-81 RI

Published

on

By

Paskibraka Kota Bogor Tampil Memukau saat Penaikan Bendera di HUT ke-81 RI
Syafa Putri Gisalna saat membawa baki dalam Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Senin, 17 Agustus 2026 pagi. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bogor tampil memukau saat penaikan bendera dalam Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Senin, 17 Agustus 2026.

Sang Merah Putih naik dan berkibar di atas tiang dengan sempurna. Barisan formasi juga terlihat rapi saat berjalan dan memasuki lapangan upacara.

Baca juga: Upacara HUT ke-81 RI, Dedie Rachim Ajak Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Para petugas pengibar tersebut adalah Muhammad Syariel Putra Dwi Candra, siswa SMA Negeri 7 sebagai pembentang bendera; Gusti Arya Kamandanu, siswa SMA Rimba Madya sebagai orang tengah; dan Arya Adzkia Rahman, siswa SMA Negeri 1 sebagai pengerek bendera.

Sedangkan pembawa baki adalah Syafa Putri Gisalna, siswa SMK Tri Dharma 2 Bogor serta Komandan Barisan Muhammad Rifki Aditya, siswa SMA Negeri 5 Bogor.

Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Bogor, Dava Fauzan Maulana mengaku bangga dengan penampilan para pasukan. Latihan yang dilakukan beberapa bulan ke belakang membuahkan hasil yang maksimal.

“Alhamdulillah, semua proses latihan, capek, panas, dan perjuangan selama ini akhirnya terbayar dengan penampilan yang maksimal saat penaikan Bendera Duplikat Pusaka HUT RI ke-81 tingkat Kota Bogor,” ucapnya.

Baca juga: Cerita Para Pelajar Kota Bogor: Bangga Jadi Paskibraka

Meski begitu, Dava mengaku masih ada hal-hal yang perlu dievaluasi. Namun yang terpenting, para pasukan sudah berupaya dan berusaha memberikan yang terbaik dengan penuh tanggung jawab.

“Sebagai Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, jangan berhenti sampai di sini. Tetap jaga disiplin, kekompakan, dan sikap sebagai teladan buat teman-teman lainnya,” pesannya.

Sebagai informasi tambahan, pasukan pengibar juga diisi oleh para prajurit dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Atang Sendjaja (ATS).

(rls/hrs)

Continue Reading

Potret

Milad UIKA Bogor, Mahasiswi Asal Afrika Bagikan Kisah Kuliah di Kota Hujan

Published

on

By

Milad UIKA Bogor, Mahasiswi Asal Afrika Bagikan Kisah Kuliah di Kota Hujan
Ouedraogo Aminata bersama rekan-rekan senegaranya Afrika Barat saat tampil di panggung puncak perayaan Milad ke-65 UIKA Bogor di Taman Ekspresi, Kota Bogor, Sabtu, 1 Agustus 2026. Foto/Istimewa

Klik​​Bogor – Di tengah semarak puncak perayaan Milad ke-65 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, sosok Ouedraogo Aminata (25) mencuri perhatian. Mahasiswi asal Burkina Faso, Afrika Barat, itu membagikan kisah perjalanannya menembus ribuan kilometer demi mengejar pendidikan tinggi di Kota Hujan.

Aminata ​sebagai mahasiswi penerima beasiswa dan saat ini mengambil jurusan Bisnis Digital. Ia juga merupakan satu-satunya mahasiswi dari sembilan mahasiswa asal Burkina Faso yang menimba ilmu di kampus tersebut.

​Ketertarikan Aminata jauh-jauh datang ke Indonesia berawal dari rekomendasi keluarga. Sang kakak yang lebih dulu berkuliah di tempat yang sama meyakinkannya tentang kualitas pendidikan di UIKA.

​”Saya memilih UIKA karena kakak laki-laki saya kuliah di sini, dan dia bilang UIKA adalah universitas yang bagus. Saya menyukainya, karena di sini banyak orang bekerja keras untuk mendapatkan pekerjaan yang baik setelah lulus,” ujar Aminata kepada awak media di sela acara Milad UIKA Bogor di Taman Ekspresi, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Baca juga: UIKA Bogor Masuk Daftar 19 Perguruan Tinggi Swasta Unggul di Jawa Barat

​Berkuliah di negara dengan bahasa dan budaya yang berbeda tentu memberikan tantangan tersendiri baginya. Apalagi, mata kuliah di jurusan Bisnis Digital seluruhnya menggunakan pengantar bahasa Indonesia.

Aminata mengaku harus belajar bahasa Indonesia terlebih dahulu sebelum bisa aktif sepenuhnya di fakultas. ​Untuk menyiasati perkuliahan, mahasiswi semester akhir ini memiliki trik khusus.

“Pertama-tama saya pahami dulu bahasanya, setelah itu materinya saya terjemahkan ke bahasa Inggris atau ke bahasa Prancis,” tutur Aminata.

Baca juga: Pemkot Bogor Libatkan 135 Mahasiswa Mengajar di SD dan SMP Negeri

Meski sempat terkendala bahasa, ia mengaku sangat betah lantaran lingkungan kampus yang inklusif dan suportif. Mahasiswa lokal kerap membantunya beradaptasi.

“Anak-anak dan mahasiswa di sini sangat ramah. Setiap hari mereka memberi saya nasihat yang baik, dan itu sangat penting,” katanya.

​Sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan, Aminata dan rekan-rekan senegaranya turut memeriahkan panggung Milad ke-65 UIKA Bogor. Mereka menampilkan pertunjukan budaya yang dibawakan dalam bahasa tradisional negaranya.

​Melalui penampilan tersebut, ia ingin memperkenalkan kekayaan budaya benua Afrika kepada masyarakat Bogor. ​”Maknanya adalah untuk menunjukkan identitas negara kami. Jika Anda pergi ke Burkina Faso, Anda bisa melihat banyak hal berbeda mulai dari budaya, bahasa tradisional yang sangat banyak, serta sumber daya yang melimpah,” katanya.

(hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer