Connect with us

Berita

Perbaikan Turap Longsor Batutulis Ditargetkan 1,5 Bulan

Published

on

Perbaikan Turap Longsor Batutulis Ditargetkan 1,5 Bulan
Penampakan turap underpass Batutulis yang terdampak longsor Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan. Foto: klikbogor.id.

KlikBogor – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menargetkan perbaikan turap di area underpass Batutulis sebagai penanganan longsor Jalan Saleh Danasasmita, tuntas dalam satu setengah bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, usai mendampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian, Allan Tandiono, yang turun langsung meninjau lokasi longsor, Rabu, 4 Januari 2025.

Jenal Mutaqin mengemukakan kehadiran Dirjen Perkeretaapian menjadi momentum untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyampaikan kondisi yang selama ini memang membutuhkan penanganan cepat pada turap.

Bahkan, Pemkot Bogor hingga hari ini belum dapat membuka jalur khusus sepeda motor saja akibat belum ditanganinya turap yang terdampak longsor pada Maret lalu.

“Kami tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan untuk bikin jembatan kendaraan roda dua nggak bisa, karena turap dan treatment tanah belum diapa-apakan dan itu tanggung jawab Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah I Jawa Barat,” ujarnya.

 

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Alan Tandiono (kanan) bersama Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin (tengah bertopi) saat meninjau lokasi longsor Jalan Saleh Danasasmita, Rabu, 4 Juni 2025.

Dalam pertemuan, kata Jenal, disebutkan bahwa target penyelesaian perbaikan turap dua bulan. Namun, Pemkot Bogor meminta agar target selama itu bisa dipercepat.

Termasuk warga sekitar yang terdampak longsor juga turut menyampaikan langsung aspirasinya agar bisa dipercepat mengingat kondisi mereka yang terisolasi.

“Tadi teman-teman dengar janji satu setengah bulan. Tapi mudah-mudahan bisa dikomunikasikan lagi tidak sampai satu setengah bulan perbaikan itu. Jadi untuk akses yang hanya kendaraan roda dua bisa terealisasi,” imbuhnya.

Jenal juga mengungkapkan langkah percepatan itu dapat dilakukan atas dasar perencanaan berupa Detail Enggenering Design (DED), kajian teknis, dan time line pelaksanaan yang jelas.

Dokumen-dokumen itu pun diminta untuk secepatnya diserahkan kepada Pemkot Bogor agar semua pihak sama-sama mempunyai kewajiban dan tanggung jawab dalam percepatan perbaikan longsor di Batutulis.

Pemkot Bogor juga akan membuka jalur sementara khusus sepeda motor untuk akses warga yang terisolasi agar mereka tidak melewati jalan underpass dikarenakan kondisi turap cukup mengkhawatirkan.

Sementara untuk langkah jangka panjang, Pemkot Bogor akan membangun trase jalan baru dari Jalan Lawanggintung menuju Jalan Saleh Danasasmita.

Ia menjelaskan perbaikan turap ini lebih kepada pembuatan lereng yang nantinya dijadikan taman Leuweung Batutulis sebagaimana arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat peninjauan lokasi.

Statement Pak Gubernur Jawa Barat waktu itu dijadikan Leuweung Batutulis dengan ditanami pohon yang menjadi khas Bogor,” tandas Jenal.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Published

on

By

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Lurah Baranangsiang, Palahudin (kanan) saat pemaparan potensi wilayah di kantor Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Kelurahan Baranangsiang merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Bogor Timur, yang memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk Kota Bogor.

Letak geografis ini menjadikannya simpul penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sekaligus mobilitas masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Kelurahan ini dikenal memiliki sejumlah potensi unggulan, khususnya di sektor ekonomi dan transportasi. Keberadaan Terminal Penumpang Tipe A Baranangsiang yang terintegrasi dengan akses Tol Jagorawi menjadikan wilayah ini sebagai pusat pergerakan orang dan barang yang sangat strategis.

Sementara denyut ekonomi Baranangsiang terasa dari kawasan ini yang dipenuhi restoran dan kafe menjadikan magnet yang menarik bagi wisatawan dari luar kota.

Baca juga: Katulampa Punya Wahana Ngalun yang Kini Terus Dikembangkan

Lurah Baranangsiang, Palahudin, menyampaikan bahwa wilayahnya bukan sekadar jalur perlintasan, melainkan telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Bogor.

“Baranangsiang bukan hanya sekadar perlintasan, tapi pusat pertumbuhan. Kami memiliki perpaduan antara kawasan hunian yang teratur, pusat komersial, dan sektor pendidikan yang kuat. Semua ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar Palahudin, Jumat, 17 April 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan kawasan hunian elite seperti Baranangsiang Indah yang berdampingan dengan area komersial serta pusat pendidikan seperti Universitas Pakuan, menciptakan ekosistem wilayah yang lengkap dan dinamis.

Palahudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Salah satu buktinya adalah prestasi RW05 Baranangsiang Indah yang berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam kategori Pemukiman Teratur pada ajang Bogorku Bersih 2024.

Tak hanya itu, kontribusi aktif masyarakat juga turut mendukung keberhasilan Kota Bogor dalam meraih Piala Adipura, melalui sinergi kebersihan yang terjaga di setiap lingkungan RW.

Di sisi lain, pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama melalui program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

Bahkan, RW09 terpilih mewakili Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan berbagai inovasi seperti pelatihan hidroponik dan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Ruko Mess Karyawan Katering di Kota Bogor Terbakar

Published

on

By

Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan kebakaran ruko di Jalan Durian Raya, Kota Bogor. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Sebuah ruko di Jalan Durian Raya, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terbakar pada Jumat, 17 April 2026.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.08 WIB dan dilaporkan seorang karyawan katering.

Saat kejadian, imbuh Ade, ruko yang digunakan gudang atau mess karyawan katering tersebut dalam kondisi kosong. Ia menduga sumber api berasal dari lantai dua bangunan tersebut.

“Sumber api berasal dari lantai dua ruko, ruko dalam keadaan kosong karena hanya digunakan sebagai gudang atau mess karyawan catering,” katanya.

Baca juga: Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung berjibaku memadamkan api. Pemadaman api melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

“Situasi akhir berhasil dipadamkan. Lama pemadaman 20 menit,” ujarnya.

Ade memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juga hingga Rp50juta.

Sementara ini untuk penyebab kebakaran belum diketahui, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Published

on

By

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian
Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi korban hanyut di Sungai Ciliwung, Rabu, 15 April 2026. Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

KlikBogor – Lansia laki-laki berinisial US (77), yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan.

Tim SAR gabungan menemukan korban pada Rabu, 15 April 2026 siang atau hari kelima pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Lansia 77 Tahun di Cilebut Timur Diduga Hanyut, SAR Lakukan Pencarian

Katim Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan korban ditemukan sejauh 21 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hanyut.

“Korban sudah ditemukan pukul 11.30 WIB dengan jarak 21 km dalam keadaan meninggal dunia,” kata Andi, Kamis, 16 April 2026.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Tegallega Diterjang Banjir Lintasan

Ia menambahkan, jasad korban saat ditemukan dalam posisi terlentang terlilit jala di pinggir Sungai Ciliwung dekat perumahan Taman Anyelir 3.

Setelah dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk dilakukan pemulasaraan.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer