Berita
Cegah Food Waste, Kota Bogor Dorong Surat Edaran Penyelamatan Pangan
KlikBogor – Sisa pangan atau biasa disebut dengan food waste menjadi masalah serius bagi Pemerintah (Pemkot) Kota Bogor. Hal ini dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Gerakan Selamatkan Pangan untuk Cegah Food Waste yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor.
Direktur Kewaspadaan Pangan, Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis mengatakan bahwa di Indonesia setiap tahunnya, makanan yang terbuang menjadi sampah sebesar 24-48 ton. Hal tersebut juga menyebabkan kerugian ekonomi lebih dari 200 triliun rupiah atau setara dengan 4-5% PDB.
“Setiap harinya orang indonesia menyisakan pangan sebesar 500 gram. Jika dikalkulasi, makanan yang terbuang sebesar 24–48 ton yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang setara dengan 4-5% PDB Indonesia,” ungkap Nita dikutip Jumat, 14 Februari 2025.
Nita juga mengatakan bahwa masalah serius ini menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk akademisi, entitas bisnis, komunitas atau masyarakat sipil, pemerintah, dan masyarakat luas.
Dalam kesempatan itu, Plh. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa upaya penyelamatan pangan harus segera dilakukan di Kota Bogor.
Dirinya mendorong agar nantinya surat edaran yang akan dibuat dapat dinaikkan menjadi peraturan daerah (Perda) atau peraturan wali kota (Perwali).
“Gerakan selamatkan pangan harus segera dilakukan. Upaya ini akan mengurangi volume sampah secara keseluruhan di Kota Bogor. Kalau bisa jangan hanya sekedar surat edaran, tetapi bisa dibuat menjadi peraturan daerah atau peraturan wali kota,” ujar Rahmat.
Pertemuan yang dilaksanakan di Auditorium Bogor Creative Center ini juga memberikan kesempatan berbagi praktik baik dalam penanganan food waste di kota lain. Seperti yang diungkapkan oleh Eli Suminar, Plt. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tasikmalaya.
“Kota Tasikmalaya menggandeng hotel dan pihak swasta lain untuk mendistribusikan sisa pangan kepada masyarakat kurang mampu,” kata Eli.
Sementara itu, Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Said Abdullah mengatakan pentingnya penanganan food waste untuk mengurangi risiko perubahan iklim yang juga akan berdampak kepada petani.
Dirinya juga berharap bahwa Pemerintah Kota Bogor dapat memperkuat kebijakan dalam penanganan food waste dengan kolaborasi multipihak.
“Sisa pangan menyumbang emisi yang memperbesar risiko perubahan iklim. Hal ini akan berpengaruh juga kepada petani sebagai produsen pangan yang ada di desa. Pemerintah bisa memperkuat kebijakan penanganan food waste dari surat edaran menjadi peraturan wali kota. Tentu harus melibatkan berbagai pihak,” tegas Said.
Kegiatan FGD dihadiri oleh berbagai pihak baik dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah Kota Bogor, akademisi kampus, organisasi masyarakat sipil, komunitas, perusahaan swasta, dan para pihak lain yang memiliki komitmen dalam mendukung penanganan food waste di Kota Bogor melalui diterbitkannya surat edaran penyelamatan pangan.
(red)
Berita
HUT ke 18 Gerindra, Dedie Rachim Beri Ruang Kader Terbaik Tampil
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakilnya, Jenal Mutaqin menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di kantor DPC Gerindra Kota Bogor, Jumat sore, 6 Februari 2026 sore.
Acara ini juga dihadiri para pimpinan partai politik se-Kota Bogor dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor.
Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopian, menyampaikan rasa syukur bahwa sekarang tanggal 6 Februari 2026 Partai Gerindra berumur 18 tahun.
“Ini suatu anugerah bahwa Partai Gerindra di umur yang ke-18 tahun ini, masih tetap diberikan semangat. Dan mudah-mudahan kami punya Ketua Umum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto selaku Presiden RI tetap diberikan kekuatan untuk memimpin bangsa ini,” ungkap Sopian.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus berjuang untuk pembangunan di Kota Bogor, sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang hadir.
“Alhamdulillah ternyata bahwa kami masih berjuang di Kota Bogor disampaikan Pak Wali maupun Pak Wakil bahwa bagaimana bicara permasalahan Kota Bogor sedang diperbaiki,” ujarnya.
Sopian menegaskan bahwa tujuan berpartai politik bagaimana mensejahterakan masyarakat, apalagi kemarin bicara bagaimana memberantas kemiskinan, kelancaran dan segala macam.
“Ini mungkin salah satu yang akan terus diperjuangkanlah. Kami juga selalu mengingatkan hal yang wajarlah,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kepemimpinannya didampingi oleh salah satu kader terbaik Partai Gerindra yaitu Jenal Mutaqin.
“Saya memberikan seluas-luasnya kesempatan kepada Kang Jenal Mutaqin untuk memanfaatkan semua kesempatan yang ada. Karena saya paham dulu beliau itu anggota DPRD hanya di dapil, sekarang menjadi Wakil Wali Kota Bogor dan harus lebih dikenal luas,” terangnya.
“Kenapa itu dilakukan, biar bagaimanapun juga Kang Jenal Mutaqin ini adalah calon pemimpin masa depan Kota Bogor. Popularitas, elektabilitasnya itu juga harus dibangun dari sekarang,” tambah Dedie Rachim.
Ia memberikan kesempatan kepada kader terbaik Gerindra untuk tampil bersama-sama memperbaiki Kota Bogor dan buktikan kepada masyarakat bahwa perpaduan antara Gerindra dengan partai lain, dalam hal ini PAN akan mampu untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan.
“Masih banyak urusan yang harus kami selesaikan, karena baru 11 bulan. Tapi tadi saya sudah laporkan 68 Koperasi Merah Putih sudah dibentuk. Apa tujuan Koperasi Merah Putih dibentuk? untuk menyejahterakan rakyat. Siapa offtaker-nya Koperasi Merah Putih? Makan Bergizi Gratis (MBG),” tandasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Terserempet KRL, Relawan Perlintasan Kereta di Kebon Pedes Terluka
KlikBogor – Seorang relawan penjaga palang pintu perlintasan kereta api terserempet kereta rel listrik (KRL) commuter line di Kota Bogor.
Peristiwa nahas ini terjadi di perlintasan sebidang di kawasan Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, pada Jumat sore, 6 Februari 2026.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan korban berinisial A (60) terserempet kereta api dari arah Bogor menuju Jakarta. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala.
“Telah terjadi orang terserempet kereta api di jalur Bogor-Jakarta dan didapati korban dalam keadaan luka di kepala sebelah kiri,” kata Doddy kepada awak media.
Setelah dievakuasi petugas, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saat ini sudah dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit PMI, untuk mendapatkan pertolongan pertama, karena korban masih bernafas,” jelasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Karoseri Delima Jaya di Kota Bogor Kebakaran, Kerugian Capai Miliaran
KlikBogor – Kebakaran melanda karoseri Delima Jaya di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat, 6 Februari 2026.
Peristiwa tersebut menghanguskan ruang meeting lantai dua dan mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 08.34 WIB.
Ade menuturkan berdasarkan keterangan saksi, api tiba-tiba sudah membesar dan menyebar di area ruang meeting lantai dua gedung karoseri tersebut.
Para karyawan diketahui sempat berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil mengendalikan kobaran api.
“Awal mula terjadinya kebakaran, sumber api tidak diketahui, tiba-tiba api sudah membesar, karyawan mencoba memadamkan dengan APAR tapi tidak tertangani, dan api semakin membesar,” katanya.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang menerima laporan tersebut, langsung bergerak ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Api berhasil dipadamkan setelah satu jam lebih penanganan dengan mengerahkan 6 unit mobil Damkar Kota Bogor dan 1 unit mobil Fire Rescue Damkar Kota Bogor serta 2 unit mobil Damkar Kabupaten Bogor.
Ade mengatakan dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik.
“Dugaan sementara arus pendek listrik menurut saksi,” tutur Ade.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi1 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan1 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria1 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi3 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi1 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita7 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini11 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
