Connect with us

Berita

Pelayanan 80 Jam Nonstop di Kabupaten Bogor Pecahkan Rekor MURI

Published

on

Pelayanan 80 Jam Nonstop di Kabupaten Bogor Pecahkan Rekor MURI
Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Dok. Pemkab Bogor.

KlikBogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerima rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori Mall Pelayanan Publik Terlama dengan pelayanan selama 80 jam nonstop.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh tim MURI di Gedung Mall Pelayanan Publik DPMPTSP Kabupaten Bogor, pada Senin, 1 September 2025.

Capaian tersebut diraih berkat kolaborasi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta dukungan instansi vertikal, seperti Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Alhamdulillah, ini menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Selain itu, Kabupaten Bogor turut menorehkan prestasi nasional di Apkasi Otonomi Expo 2025 yang digelar di BSD City dengan meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu Juara Stand Inspiratif, Juara Stand Desain, dan Dekorasi Juara Umum Apkasi Otonomi Expo 2025.

Rudy Susmanto mengatakan pencapaian ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat.

Ke depan, Pemkab Bogor juga berencana mengevaluasi jam operasional pelayanan serta memperluas titik pelayanan di 40 kecamatan, agar masyarakat tidak perlu selalu datang ke Cibinong untuk mengurus administrasi.

“Ini adalah niat kita bersama, menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, kita ingin menjadikan Kabupaten Bogor lebih maju, lebih melayani, dan lebih membahagiakan warganya,” ujarnya.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, menjelaskan Gebyar Pelayanan Publik 80 Jam Non-Stop sedikitnya melibatkan 32 tenant dengan 124 jenis layanan dari berbagai dinas, instansi, lembaga, dan badan.

Pada 2024, Mall Pelayanan Publik telah melayani 22.002 pemohon, sementara hanya dalam Agustus 2025 jumlah pengguna layanan mencapai 22.992 orang.

Agus menambahkan ada 13 dinas dan instansi yang terlibat aktif dalam pelayanan 80 jam nonstop, di antaranya DPMPTSP, Disdukcapil, Pengadilan Agama, ATR/BPN, Kejaksaan Negeri, PT Taspen, BPRS Bogor Tegar Beriman, Samsat, Ditjen Hukum Umum Kemenkumham RI, Dinas Kesehatan, Bappenda, hingga PDAM Tirta Kahuripan.

Ia bersyukur kegiatan ini menjadi sejarah baru di Indonesia. “Upaya bersama ini membuktikan komitmen Pemkab Bogor untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal, cepat, dan dekat dengan masyarakat.”

Selain mencetak rekor MURI, Pemkab Bogor juga memperluas jangkauan pelayanan dengan membuka Gerai Pelayanan Publik (GPP) di Cisarua (wilayah selatan) dan di Leuwiliang (wilayah barat), serta mempersiapkan GPP di Cileungsi (wilayah timur).

Sementara itu, Public Relation Senior Manager MURI, Andre Purwandono, menyampaikan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bogor berhasil mencatatkan prestasi luar biasa sebagai pelayanan operasional nonstop terlama, yaitu selama 80 jam tanpa henti.

“Bukan hanya 1 jam, bukan 10 jam, melainkan 80 jam penuh yang dijalankan dengan konsisten,” katanya.

Kegiatan ini resmi tercatat sebagai rekor MURI karena sebelumnya belum pernah ada pihak manapun yang melaksanakan layanan publik dengan durasi operasional seperti ini.

Pencatatan ini menjadi yang pertama kali dilakukan, dan Kabupaten Bogor berhasil menorehkan sejarah penting tersebut.

“Kami di MURI merasa terhormat dapat mencatatkan rekor ini, sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang dimotori oleh Bupati. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menghadirkan pelayanan terbaik, serta memberi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

(ags/dho)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci

Published

on

By

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci
Asep Faizal Rahman (tengah berdiri) saat foto bersama di Kantor Kecamatan Bogor Tengah. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Salah satu jemaah umrah asal Kota Bogor, Asep Faizal Rahman, membagikan cerita kondisi terkini para jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci.

Ia menyebut, secara umum kondisi para jemaah masih baik dan fasilitas yang diterima mencukupi. Namun, jemaah yang datang ke Tanah Suci disebut berkurang.

“Kami masih menunggu kepastian pesawat dan segala macam. Ya, kondisi masih banyak yang ketahan pulang, tapi ada juga yang tidak jadi ke sini gitu. Kalau keamanan secara kondisi aman-aman. Namun, sempat khawatir kalau Arab Saudi diserang. Tetapi petugas kepolisian di sini tetap mengimbau agar tetap tenang,” ujar Asep kepada awak media melalui sambung telepon WhatsApp, Senin siang, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sejauh ini suplai makanan bagi jemaah masih aman dan berjalan normal. Perbedaan yang terasa adalah suasana jemaah yang tidak terlalu padat.

“Makanan mah aman. Masih cukup kalau masalah makanan dan lain-lain itu masih normal. Sekarang ada dampak yang datang berkurang. Yang ke Mekah makin berkurang, jemaah yang tawaf. Jadi tidak terlalu padat,” katanya.

Meski suasana ibadah agak leluasa, Asep mengaku, tetap memikirkan kabar mengenai puluhan ribu jemaah yang disebut belum bisa pulang dan tertahan.

“Meskipun agak leluasa beribadah, tapi sebetulnya masih ada info-info yang kayak 50 ribu jemaah enggak bisa pulang gitu, 26 ribu jemaah tertahan. Terus kayak gitu-gitulah kami memikirkan itu. Kalai sampai seperti itu, gimana mau stay-nya kami dan sebagainya,” imbuhnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihak travel telah menyerahkan data nama jemaah kepada KBRI untuk tindak lanjut apabila terjadi kendala.

“Sudah, sudah menyerahkan nama-nama ke KBRI, kami ini ada 13 rombongan. Mudah-mudahan diberi kelancaran, mohon doanya,” ucap Asep.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor

Published

on

By

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor
Dishub Kota Bogor melakukan operasi gabungan Angkot dan AKDP di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor, Senin, 2 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Puluhan angkutan kota (Angkot) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) terjaring operasi gabungan yang digelar di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Ridwan, menjelaskan operasi gabungan ini digelar bersama petugas Satlantas Polresta Bogor Kota.

“Dalam razia Jalan Sawojajar di sini terdapat angkutan yang tidak memiliki sama sekali surat-surat, seperti KIR, STNK maupun kartu trayek. Itu tentunya kami berhentikan,” ungkap Ridwan kepada awak media, Senin, 2 Maret 2026.

Ia mengatakan terdapat enam unit angkot yang kedapatan tanpa surat kendaraan. Namun, empat kendaraan tengah kembali ke rumah masing-masing untuk mencari atau membawa STNK dan KIR-nya yang menurut pengakuan para sopir ketinggalan di rumah.

“Nah, nanti yang empat ini ditukar kendaraan dilepas, barang buktinya berupa surat kendaraan ditahan, jadi kendaraannya tidak jadi dikandangkan oleh kami. Nanti tukar BB STNK ataupun KIR ataupun izin trayek. Jadi yang dua sudah terjaring sama sekali tidak membawa, memiliki kartu trayek dengan STNK ataupun buku uji KIR,” jelasnya.

Pihaknya mencatat 21 angkot dan AKDP yang terjaring dalam operasi gabungan tersebut. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Adapun tujuan operasi gabungan untuk pengecekan administrasi angkutan yang beroperasi di Kota Bogor di antaranya buku KIR, trayek, dan uji kelayakan.

“Besok kami bergabung dan kembali razia di Jalan Sawojajar dengan jajaran samping, Kepolisian, Jasa Raharja, Provinsi, maupun Dishub Kabupaten Bogor untuk giat bersama-sama di Jalan Sawojajar ini,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan

Published

on

By

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan
Wakil Ketua MPR RI, H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kota Bogor.

Kegiatan yang dihadiri peserta dari berbagai elemen masyarakat tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat, 27 Februari 2026.

H. Eddy Soeparno memaparkan, sebagai wakil rakyat mereka yang ditugaskan untuk mensosialisasikan pilar-pilar penting kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Ketetapan MPR RI, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Empat pilar ini bertujuan supaya Negara Indonesia tidak mudah terpecah belah dan runtuh dalam menghadapi berbagai masalah, dan harus tetap selalu menjaga persatuan dan kesatuan toleransi dalam perbedaan serta peduli terhadap sesama,” jelasnya.

Menurut Eddy, kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI mempunyai tujuan di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR.

Selain itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi empat pilar kebangsaan harus terus digelorakan terhadap semua kalangan. Mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer