Connect with us

Serba Serbi

Tim “Pangeran Biru” PWI Kota Bogor Sabet Juara Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026

Published

on

Tim "Pangeran Biru" PWI Kota Bogor Sabet Juara Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026
Tim sepakbola PWI Kota Bogor keluar sebagai juara pertama dalam turnamen Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Tim sepakbola Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor keluar sebagai juara pertama dalam turnamen Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026.

Kompetisi antar pewarta ini digelar di Ayo Arena, Sentul pada Jumat, 26 Juni 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Turnamen bergengsi ini berlangsung meriah dengan partisipasi puluhan jurnalis yang tergabung dalam berbagai organisasi dan komunitas media di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Beberapa tim yang turut berlaga di antaranya Media Center Kota Bogor, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor Raya, PWI Kabupaten Bogor, PWI Kota Bogor, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, Forum Jurnalis Bogor Barat (FJBB), dan Kelompok Kerja Wartawan (Pokwan) DPRD Kabupaten Bogor.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tim PWI Kota Bogor yang mengusung jargon “Pangeran Biru” langsung tampil mendominasi.

Pada pertandingan pertama, ketajaman lini serang PWI Kota Bogor berhasil menyudahi perlawanan sengit dari tim PFI Bogor dengan skor telak 3-1. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak semi final.

Baca juga: Benarkah Gula Buah Bisa Picu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB University

Di partai semifinal yang berlangsung dengan durasi 15 menit per babak, langkah PWI Kota Bogor kian tak terbendung. Menghadapi tim tangguh Pokwan DPRD Kabupaten Bogor, “Pangeran Biru” menyudahi laga dengan kemenangan tipis namun krusial, 1-0.

Sementara itu, tensi tinggi sempat mewarnai laga semifinal lainnya yang mempertemukan IJTI Bogor Raya melawan Sentul City. Akibat adanya insiden di tengah lapangan, pertandingan antara kedua tim tersebut terpaksa dihentikan.

Merespons situasi itu, panitia penyelenggara langsung melakukan evaluasi dan mengambil keputusan akhir terkait status juara.

Berdasarkan hasil keputusan resmi panitia, PWI Kota Bogor ditetapkan sah sebagai juara pertama, disusul Pokwan DPRD Kabupaten Bogor yang menempati posisi juara kedua dalam turnamen Bupati Bogor Cup tahun ini.

Adapun penyerahan trofi Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026, diserahkan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Baca juga: JPO Paledang Dibongkar, Ini Pengalihan Lalu Lintasnya

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi mengucapkan rasa syukur dan mengapresiasi atas kemenangan tim PWI Kota Bogor yang terlihat bermain dengan kompak dan tetap solid.

“Kemenangan ini bukan hanya milik PWI Kota Bogor, melainkan milik semua jurnalis se-Bogor Raya,” tegas Aldho sapaan karibnya.

Terpisah, Ketua Panitia Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026, Muhammad Imam mengatakan, kegiatan ini digagas untuk membangun kebersamaan di antara para jurnalis yang sehari-hari bertugas melakukan peliputan di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kegiatan ini kami gagas untuk merekatkan kebersamaan jurnalis dari berbagai organisasi dan komunitas media di Kota maupun Kabupaten Bogor. Semangatnya adalah sinergi dan kekompakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa turnamen yang mendapat dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto itu mengusung tema “Sinergi Jurnalis Sehat untuk Bogor Istimewa”.

“Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong gaya hidup sehat di kalangan pekerja media,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Benarkah Gula Buah Bisa Picu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB University

Published

on

By

Benarkah Gula Buah Bisa Picu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB University
Ilustrasi buah. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Buah selama ini dikenal sebagai sumber vitamin dan nutrisi yang baik bagi kesehatan. Namun, di balik rasa manisnya, terdapat kandungan fruktosa atau gula buah yang perlu dikonsumsi secara bijak.

Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, Prof Antonius Suwanto, mengingatkan bahwa konsumsi fruktosa berlebihan dapat meningkatkan risiko asam urat, hipertensi, hingga gangguan metabolisme.

Fruktosa merupakan salah satu jenis gula sederhana yang banyak ditemukan pada buah-buahan, terutama buah yang sangat manis.

Selain itu, fruktosa juga terdapat dalam gula pasir, minuman manis, permen, kue, dan berbagai makanan olahan.

Prof Antonius menjelaskan, fruktosa, glukosa, dan sukrosa adalah gula yang sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari. Namun, proses pengolahan fruktosa di dalam tubuh berbeda dengan glukosa.

“Glukosa digunakan oleh berbagai sel tubuh sebagai sumber energi. Sementara fruktosa, sebagian besarnya dimetabolisme di hati melalui jalur khusus yang membuatnya dapat langsung diubah menjadi lemak,” ujarnya dalam IPB Podcast yang tayang di kanal YouTube IPB TV dikutip Jumat, 26 Juni 2026.

Proses tersebut, lanjutnya, membutuhkan energi dalam jumlah besar yang berasal dari adenosin trifosfat (ATP). Ketika ATP digunakan secara berlebihan, tubuh menghasilkan senyawa turunan yang pada akhirnya dikonversi menjadi asam urat.

“Kalau ada banyak fruktosa dikonsumsi, itu akan dijadikan lemak dan akhirnya akan ada produk sampingnya berupa asam urat,” jelas pakar mikrobiologi, bioteknologi, dan genetika molekuler itu.

Ia menambahkan, asam urat tidak hanya berkaitan dengan nyeri sendi atau gout. Senyawa tersebut juga dapat mengurangi ketersediaan nitric oxide yang berfungsi menjaga kelenturan pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi lebih kaku dan berpotensi meningkatkan tekanan darah.

Prof Antonius menjelaskan bahwa kemampuan tubuh mengubah fruktosa menjadi lemak pada awalnya merupakan mekanisme evolusi untuk membantu manusia bertahan hidup saat sumber pangan terbatas.

Pada masa lalu, buah hanya tersedia secara musiman sehingga cadangan lemak menjadi sumber energi penting ketika makanan sulit diperoleh.

Namun, saat ini fruktosa dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.

“Dengan kondisi manusia sekarang ada banyak sumber fruktosa di mana-mana. Kalau tidak mengonsumsinya dengan lebih bijaksana, yang tadinya untuk survival malah bisa menyebabkan penyakit,” katanya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mengonsumsi buah dan makanan manis secara seimbang. Pola makan yang bijak penting untuk mencegah peningkatan risiko asam urat, hipertensi, obesitas, maupun gangguan metabolisme lainnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

IKASI Kota Bogor Bidik 3 Emas di Malaysia dan 7 Emas di Porprov Jabar

Published

on

By

IKASI Kota Bogor Bidik 3 Emas di Malaysia dan 7 Emas di Porprov Jabar
Ketua IKASI Kota Bogor, Subhan (kanan) usai kegiatan konsolidasi dan silaturahmi bersama orang tua atlet menjelang keberangkatan 18 atlet ke ajang NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia, Rabu, 24 Juni 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor menggelar konsolidasi dan silaturahmi bersama orang tua atlet menjelang keberangkatan 18 atlet ke ajang NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia. Kejuaraan internasional tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Ketua IKASI Kota Bogor, Subhan mengatakan, tujuan pertemuan ini untuk memberikan motivasi kepada atlet sekaligus meminta dukungan dan doa restu dari para orang tua.

“Hari ini kita melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan para orang tua atlet untuk memberikan motivasi, semangat, dan tentunya meminta izin serta doa restu. Karena doa orang tua adalah modal utama kesuksesan seorang atlet,” kata Subhan di ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Rabu, 24 Juni 2026.

Ia menjelaskan, kontingen Kota Bogor akan berangkat ke Malaysia pada 25 Juni 2026 dengan membawa 18 atlet dan tiga pelatih. Mereka akan mengikuti sejumlah nomor pertandingan dalam ajang yang diikuti peserta dari berbagai negara Asia Tenggara tersebut.

“Target kami dari kejuaraan di Malaysia ini bisa meraih tiga medali emas. Mudah-mudahan atlet-atlet Kota Bogor bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Baca juga: 18 Atlet Anggar Kota Bogor Siap Berlaga di NS Matrix Fencing Malaysia

Menurut Subhan, keikutsertaan dalam turnamen internasional tersebut bukan satu-satunya agenda uji coba yang akan dijalani atlet anggar Kota Bogor.

Setelah Malaysia, para atlet juga dijadwalkan mengikuti sejumlah kejuaraan di Mojokerto, Bandung, hingga ajang Popda yang rencananya digelar di Karawang dan Bekasi.

“Dalam persiapan menuju Porprov, hampir setiap bulan kami akan mengikuti kejuaraan. Tujuannya agar jam terbang atlet semakin tinggi dan mental bertanding semakin kuat,” imbuhnya.

Subhan optimistis target empat medali emas yang diberikan KONI Kota Bogor pada Porprov 2026 bisa terlampaui. Bahkan, pihaknya memasang target tujuh emas.

“Saya optimistis bisa lebih dari target KONI. Kalau atlet mampu meraih tujuh emas di Porprov nanti, saya siap memberikan hadiah dari dana pribadi berupa perjalanan ke Singapura selama tiga hari dua malam untuk atlet dan pelatih yang berprestasi,” ucapnya.

Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan keberangkatan atlet ke Malaysia merupakan bagian dari program try out yang disiapkan untuk memaksimalkan prestasi anggar Kota Bogor di Porprov 2026.

“Ini adalah rangkaian persiapan agar raihan prestasi IKASI Kota Bogor di Porprov bisa lebih maksimal. Target resmi memang empat medali emas, tetapi saya yakin dengan potensi yang dimiliki dan pembinaan yang dilakukan, target itu bisa terlampaui,” ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Kota Bogor, 2 Orang Terluka

Dedy meminta seluruh atlet menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan mental selama mengikuti kejuaraan internasional tersebut. Menurutnya, persiapan kontingen Kota Bogor untuk Porprov 2026 secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 90 persen.

“Kesiapan atlet, pelatih, hingga sarana dan prasarana sudah sangat matang. Untuk venue Porprov juga sebagian besar sudah siap digunakan,” ujarnya.

Dedy menjelaskan, cabang olahraga anggar nantinya akan dipertandingkan di kawasan Green Forest, yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan Porprov 2026 di Kota Bogor.

Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari para orang tua atlet. Salah satunya Hendra Saputra, orang tua atlet anggar kategori epee, yang mengaku terus memberikan motivasi kepada anaknya agar mampu menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan.

“Kami selalu mengingatkan agar tetap semangat berlatih dan jangan melupakan pelajaran sekolah. Motivasi dari orang tua harus terus diberikan agar mereka bisa tampil maksimal di setiap kejuaraan,” kata Hendra.

Ia mengungkapkan anaknya telah menekuni olahraga anggar selama dua tahun dan baru-baru ini berhasil meraih juara pertama kategori epee putri usia 17 tahun pada ajang West Java.

“Alhamdulillah bisa juara. Itu hasil kerja keras atlet dan para pelatih yang terus membimbing mereka,” pungkasnya.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Serba Serbi

18 Atlet Anggar Kota Bogor Siap Berlaga di NS Matrix Fencing Malaysia

Published

on

By

18 Atlet Anggar Kota Bogor Siap Berlaga di NS Matrix Fencing Malaysia
Atlet anggar Kota Bogor akan bertanding pada NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Sebanyak 18 atlet anggar Kota Bogor siap bertanding pada NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia. Ajang ini menjadi bagian persiapan para atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Menjelang keberangkatan, jajaran Pengurus Cabang Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Balai Kota Bogor, Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Jenal Mutaqin menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terhadap para atlet yang akan membawa nama daerah di ajang internasional tersebut.

“Pengcab IKASI pagi ini bersilaturahim dan berdiskusi. Kebetulan Pak Wali Kota sedang ada agenda sehingga saya mewakili beliau menerima rekan-rekan pengurus dan pelatih. Hari ini sebetulnya mulai mempersiapkan keberangkatan ke event NS Matrix Fencing di Malaysia,” ujarnya.

Menurut Jenal, keikutsertaan para atlet di kejuaraan internasional ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jawa Barat 2026. Ia berharap pengalaman bertanding di Malaysia dapat meningkatkan mental, fisik, dan kualitas permainan para atlet.

“Ini sebagai langkah persiapan menghadapi Porprov nanti agar mental mereka lebih kuat, lebih siap, fisik juga lebih teruji, dan lebih terlatih, dengan target empat medali emas di Porprov 2026,” katanya.

Baca juga: Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Dewi Sartika, 15 Gerobak Diamankan

Sebagai Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal mengaku bangga melihat atlet-atlet Kota Bogor mulai berani tampil di level internasional. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya memberikan kesempatan bertanding, tetapi juga menyiapkan apresiasi bagi atlet berprestasi.

“Tak hanya sekedar mengikutsertakan mereka sebagai atlet, prestasi yang nanti diraih akan menjadi sebuah rekomendasi dan prioritas, salah satunya untuk masuk ke sekolah negeri.

Selain itu, Pemkot Bogor juga menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi dan memberikan perhatian bagi atlet senior melalui peluang bekerja di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sementara itu, Sekretaris Umum IKASI Kota Bogor, Syafri Adilah mengatakan, sebanyak 18 atlet yang diberangkatkan akan mengikuti seluruh nomor pertandingan, yakni kategori foil, epee, dan sabre.

“Total atlet yang akan main di kejuaraan NS Matrix Fencing di Malaysia ada sekitar 18 orang. Kategorinya semua kita ikuti, ada foil, epee, sama sabre. Semua kategori kita ikut main,” ujarnya.

Baca juga: NEST 2026 x COMBOOST by FMSC Wujudkan Aksi Lingkungan di Barengkok

Ia menjelaskan, turnamen tersebut bersifat terbuka dan diikuti peserta dari berbagai negara di Asia. Para atlet yang diberangkatkan juga berasal dari berbagai jenjang usia, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga mahasiswa.

Dari sisi persiapan, menurut Syafri, kondisi fisik dan kesehatan para atlet telah dipersiapkan secara matang sejak jauh hari.

“Mudah-mudahan dengan kesiapan ini kita bisa bikin bangga Kota Bogor. Dan ini semua juga tujuannya untuk Porprov 2026 bulan November, di mana Kota Bogor menjadi tuan rumah,” katanya.

Terkait target di Porprov 2026, Syafri mengaku optimistis. Jika Pemerintah Kota Bogor menargetkan empat medali emas, IKASI Kota Bogor justru memasang target lebih tinggi.

“Kalau Pak Wakil tadi menyampaikan empat emas, tapi kalau dari kami khusus IKASI Kota Bogor punya target tujuh emas. Optimistis,” tegasnya.

Rombongan atlet dan ofisial dijadwalkan berangkat ke Malaysia pada Kamis, 26 Juni 2026 esok dan akan mengikuti rangkaian pertandingan selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Juni 2026.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer