Connect with us

Berita

Kontingen Kota Bogor untuk Porprov Jabar 2026 Dikukuhkan, Target 100 Emas

Published

on

Kontingen Kota Bogor untuk Porprov Jabar 2026 Dikukuhkan, Target 100 Emas
Kontingen Kota Bogor yang akan mengikuti Porprov Jabar 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Kontingen Kota Bogor yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-15 Jawa Barat (Jabar) 2026 resmi dikukuhkan pada Selasa, 30 Desember 2025.di Plaza Balai Kota Bogor.

Pengukuhan dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dengan penyerahan bendera kontingen Kota Bogor kepada Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin selaku Ketua Kontingen, serta kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Dedy Sumarna.

Dedie Rachim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh pihak dalam mempersiapkan kontingen Kota Bogor menghadapi Porprov ke-15 tahun 2026 yang akan berlangsung pada 3 November hingga 19 November 2026, dengan Kota Bogor sebagai salah satu tuan rumah.

Kontingen Kota Bogor yang dikukuhkan terdiri dari 597 atlet, 153 pelatih, serta 100 pengurus kontingen yang akan bertanding pada 55 cabang olahraga, dengan total 850 orang.

“Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti keseriusan Kota Bogor dalam membangun prestasi olahraga dan menyiapkan generasi juara,” tambah Dedie Rachim.

Sebagai tuan rumah Porprov ke-15 Jabar, kesiapan Kota Bogor terus dimatangkan, mulai dari seleksi, pembinaan, hingga verifikasi atlet dan pelatih yang akan berlaga.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga memastikan seluruh peserta yang bertanding benar-benar siap, tangguh, dan mampu mengharumkan nama Kota Bogor.

Sebanyak 25 cabang olahraga akan dipertandingkan di Kota Bogor. Hal ini juga menjadi bentuk tanggung jawab yang harus dijaga demi kebanggaan bersama.

“Saya mengajak semua pihak untuk menjaga sportivitas, kekompakan, serta memberikan pelayanan terbaik agar Porprov ke-15 tahun 2026 berlangsung sukses, berkesan, dan bermartabat,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Kota Bogor memiliki potensi besar di berbagai cabang olahraga. Oleh karena itu, ia berharap pada Porprov ke-15 Jabar, kontingen Kota Bogor dapat meraih minimal 100 medali emas.

“Harapan kita, kita teguhkan dengan tagline Bogor 100 Menyala Terus. Tagline ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi energi untuk terus berjuang, konsisten berlatih, fokus pada target, dan pantang menyerah,” ucapnya.

Selain itu, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, Pemerintah Kota Bogor menyiapkan bonus bagi peraih medali emas masing-masing sebesar Rp100 juta sesuai dengan standar biaya Kota Bogor.

“Ini merupakan wujud komitmen bahwa kerja keras, disiplin, dan prestasi benar-benar dihargai,” ujarnya.

Teruntuk para atlet, Dedie Rachim berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, percaya pada proses latihan, serta menunjukkan kemampuan terbaik.

Kepada para pelatih dan ofisial, Dedie Rachim meminta agar terus mendampingi atlet, menguatkan mental, serta memastikan seluruh kebutuhan atlet terpenuhi dengan baik.

“Mari bergandengan tangan, satukan tekad, dan buktikan bahwa Kota Bogor bukan hanya siap menjadi tuan rumah, tetapi juga siap menjadi juara,” ajak Dedie Rachim.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut

Published

on

By

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajaran terkait meninjau sejumlah fasilitas usai apel pagi di Kecamatan Bogor Barat, Senin, 20 April 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan penataan wilayah di Kecamatan Bogor Barat terus berlanjut. Hal ini disampaikannya usai memimpin apel pagi di lahan eks Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan dibangun Pos Pemadam Kebakaran Sektor Bogor Barat, Senin, 20 April 2026.

“Jalan KH Abdullah Bin Nuh itu merupakan area masuk Kota Bogor atau etalase Kota Bogor. Jadi saya ingin memastikan bahwa jalan ini semakin hari semakin tertata,” kata Dedie Rachim.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim mengecek jalur hijau, saluran air, trotoar, serta pos pemadam kebakaran.

Ia mendapati adanya saluran air yang tertutup oleh tumpukan batu di area jalur hijau yang sebelumnya ditempati oleh PKL. Beberapa lapak bekas PKL yang sudah ditertibkan beberapa waktu lalu pun kembali dibersihkan.

“Sudah kita tertibkan, kemudian keindahannya juga kita jaga dan rawat. Karena di Jalan Abdullah Bin Nuh terdapat beberapa unit kerja Pemkot Bogor, mulai dari Damkar hingga puskesmas kelurahan, yang menurut saya juga harus mendapat perhatian,” ucapnya.

Sementara itu, kantor pemadam kebakaran di Jalan Abdullah Bin Nuh saat ini akan segera dipindahkan, karena kondisinya sudah tidak layak akibat mengalami longsor di bagian depan. Tahun ini akan dilakukan perencanaan sekaligus pembangunan.

“Tahun ini perencanaan sekaligus pembangunan di atas lahan 2.000 meter persegi, sedangkan yang sekarang hanya 500 sampai 600 meter persegi,” ujarnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi

Published

on

By

Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi
Petugas BPBD Kota Bogor tengah melakukan assessment di lokasi longsor di Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Dok. BPBD Kota Bogor.

KlikBogor – Hujan deras yang melanda wilayah Kota Bogor mengakibatkan tanah longsor di Gang Kutilang, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Satu keluarga terpaksa harus mengungsi setelah rumah yang ditinggalinya mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan kejadian ini terjadi pada Minggu malam. Kondisi tersebut dipicu tanah yang labil serta diguyur hujan lebat.

“Kami terima laporan Senin (20/4/2026) pukul 10.00 WIB dari warga sekitar via media sosial. Penyebab kejadian dikarenakan hujan deras di wilayah tersebut dan kondisi tanah yang labil,” kata Dimas Tiko dalam keterangannya, Senin, 20 April 2026.

Baca juga: Waspada Modus Telepon Hening, Ini Cara Menghindarinya

Ia menambahkan, tanah longsor tersebut terjadi di belakang rumah yang dihuni oleh lima jiwa hingga mengalami kerusakan.

“Kejadian ini mengakibatkan bagian dapur, kamar, dan kamar mandi rumah menggantung,” katanya.

Selain itu, Tembok Penahan Tanah (TPT) serta rumpun bambu yang berada di lokasi sekitar ikut terbawa longsoran.

BPBD Kota Bogor menerima laporan tersebut langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan assessment dan memberikan bantuan darurat berupa terpal.

Baca juga: Rumah Warga di Cipaku Rusak Akibat Tembok Ambruk

Pihaknya mencatat kebutuhan mendesak di lokasi saat ini adalah hunian sementara (Huntara), terpal tambahan, serta perbaikan TPT.

Penanganan kejadian tersebut turut melibatkan unsur kelurahan, Polmas Bogor Raya, OneKes AMKB, serta pengurus wilayah setempat.

Dimas Tiko menambahkan, warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah saudaranya.

“Pemilik rumah sudah mengungsi ke rumah saudaranya,” kata Dimas Tiko.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Rumah Warga di Cipaku Rusak Akibat Tembok Ambruk

Published

on

By

Rumah Warga di Cipaku Rusak Akibat Tembok Ambruk
Petugas tengah melakukan penanganan tembok rumah ambruk di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan. Dok. BPBD Kota Bogor.

KlikBogor – Satu unit rumah warga di Kampung Cipaku Skip, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mengalami kerusakan akibat tembok bagian kamar tidur dan ruang tengah ambruk.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu, 19 April 2026 sekira pukul 23.30 WIB.

Namun, laporan baru diterima oleh petugas pada Senin, 20 April 2026 sekira pukul 09.10 WIB. Warga sekitar melaporkan via media sosial.

Baca juga: Waspada Modus Telepon Hening, Ini Cara Menghindarinya

Ambruknya tembok rumah warga ini diduga akibat kondisi bangunan telah lapuk ditambah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

“Penyebab kejadian dikarenakan hujan deras di wilayah tersebut dan kondisi tembok rumah sudah lapuk,” katanya, Senin, 20 April 2026.

Ia menambahkan, kejadian ini berdampak pada rumah yang ditempati oleh empat jiwa terdiri dari satu keluarga. Kerusakan tembok terjadi di dua titik, yakni bagian kamar tidur dan ruang tengah.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Tegallega Diterjang Banjir Lintasan

Petugas BPBD yang tiba di lokasi langsung melakukan asesmen terhadap rumah yang terdampak. Petugas juga melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta RT dan RW setempat.

Selain itu, Disperumkin Kota Bogor juga terlibat dalam penanganan ini. Hasil penilaian di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan mendesak bagi warga terdampak hunian sementara atau Huntara.

‘Saat ini assessment sudah selesai dilakukan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer