Connect with us

Berita

Kementerian LH Setop Importasi Sampah Plastik Mulai 2025

Published

on

Kementerian LH Setop Importasi Sampah Plastik Mulai 2025
Deputi Pengelolaan Limbah, Rosa Vivien Ratnawati. Dok. Istimewa.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup telah mengirimkan surat kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Koordinator Bidang Pangan terkait penghentian importasi sampah plastik sebagai bahan baku daur ulang. Demikian hal ini ditegaskan Deputi Pengelolaan Limbah, Rosa Vivien Ratnawati.

Menurut Vivien, langkah ini diambil untuk mengurangi tumpukan sampah plastik di Indonesia yang pada tahun 2023 mencapai 56 juta ton, dengan 12 persen dari jumlah tersebut masih diimpor.

Ia mengatakan bahwa Indonesia seharusnya mampu memenuhi kebutuhan bahan baku daur ulang plastik tanpa mengandalkan impor.

“Mulai tahun 2025, kita akan menghentikan impor sampah plastik. Dengan ekosistem pengelolaan sampah yang tengah dibangun, kami optimis bahan baku daur ulang plastik bisa dipenuhi secara mandiri di dalam negeri,” ujar Vivien, Rabu, 6 November 2024.

Lebih lanjut kata Vivien, Kementerian LH telah menyusun strategi tentang pengelolaan sampah plastik dari hulu hingga hilir. Langkah awal adalah pemilahan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Selain itu, KLH menargetkan pembangunan 25 ribu bank sampah sebagai tempat pengumpulan sampah terpilah. Kemudian, pemerintah juga bekerja sama dengan organisasi pemulung yang siap mendukung pemenuhan kebutuhan bahan baku daur ulang dalam negeri.

“Sebanyak 70 persen dari pengumpulan sampah plastik saat ini berasal dari pemulung, dan kami telah berkomunikasi dengan dua organisasi pemulung yang siap membantu pengumpulan sampah plastik dalam negeri,” ungkapnya.

Vivien mengungkapkan, pihak KLH juga meminta perusahaan importir plastik, terutama yang beroperasi di Sumatera dan Jawa, untuk mendukung pembangunan bank sampah dan berkolaborasi dengan pemulung agar dapat menerima sampah plastik lokal sebagai bahan baku.

“Kami akan minta kepada perusahaan-perusahaan importir produsen yang akan menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakunya untuk membantu meningkatkan kapasitas bank sampah atau bahkan mendirikan bank sampah dan komunikasi dengan pemulung untuk bisa menerima sampah dari mereka untuk dijadikan bahan baku,” paparnya.

Sementara itu, KLH juga berfokus pada perbaikan pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah. Saat ini, hanya TPA di Balikpapan yang sudah menerapkan sistem sanitary landfill, sementara TPA lain masih menggunakan sistem control landfill.

Menurut UU 18/2008, pengelolaan TPA yang baik wajib dilakukan, dan pelanggaran atas aturan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana.

“Kami mendorong agar TPA di seluruh Indonesia mulai menerapkan sistem sanitary landfill atau paling tidak menggunakan control landfill untuk menutup timbunan sampah secara berkala,” kata Vivien.

Lebih jauh, KLH juga tengah menyiapkan surat edaran kepada kepala daerah untuk memastikan pengelolaan TPA sesuai aturan yang berlaku. Hal ini dilakukan terkait hasil temuan di lapangan masih banyaknya pengelolan sampah yang memprihatinkan.

“Kami tak akan segan, akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Dan jika ada oknum dari pemerintah daerah yang bermain dan melanggar hukum, kami akan bertindak tegas,” ungkapnya.

Ditambahkannya, TPA harus dapat menghasilkan manfaat ekonomis. Seperti pemanfaatan gas metana untuk penurunan emisi karbon gas rumah kaca, seperti yang saat ini dilakukan di TPA Legok Nangka, Bandung.

(red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen Bekali Guru SLB Keterampilan Pertanian Perkotaan

Published

on

By

SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen Bekali Guru SLB Keterampilan Pertanian Perkotaan
SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen menggelar program Peningkatan Kompetensi Guru (PKG) Sekolah Luar Biasa (SLB) Bidang Keterampilan Pertanian. Foto/Istimewa

KlikBogor – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran keterampilan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (PMPK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan SEAMEO BIOTROP menggelar program Peningkatan Kompetensi Guru (PKG) Sekolah Luar Biasa (SLB) Bidang Keterampilan Pertanian pada 2–5 Juni 2026 di Bogor.

Program ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi profesional guru SLB agar mampu menyelenggarakan pembelajaran keterampilan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik, perkembangan teknologi, serta tuntutan dunia kerja.

Kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru SLB sebanyak 30 sekolah terpilih dari seluruh Indonesia yang telah melalui proses seleksi dari 697 pendaftar.

Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Arif Jamali Muis menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru merupakan salah satu prioritas Direktorat Guru PMPK dalam mendukung transformasi pendidikan yang inklusif dan bermutu.

“Guru memiliki peran strategis dalam membekali peserta didik dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk hidup mandiri dan berpartisipasi aktif di masyarakat. Melalui Program PKG ini, kami terus mendorong penguatan kompetensi guru SLB agar mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja,” ujar Arif, Rabu, 2 Juni 2026.

Baca juga: Peran Biodiversitas Serangga pada Kemajuan Sains dan Pertanian

Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Guru PMPK untuk memperluas akses pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru pendidikan khusus di seluruh Indonesia.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan kompetensi melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik pada berbagai materi pertanian perkotaan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah, meliputi budidaya hidroponik, akuaponik, tanaman buah dalam pot (tabulampot), serta budidaya hortikultura terpadu.

Direktur SEAMEO BIOTROP, Prof Edi Santosa menegaskan bahwa pertanian perkotaan memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aspek keterampilan, kewirausahaan, dan ketahanan pangan.

“Pertanian perkotaan merupakan pendekatan pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan yang penting bagi kehidupan mereka di masa depan,” kata Prof Edi.

Sementara itu, Deputi Direktur Bidang Program, SEAMEO BIOTROP, Doni Yusri menekankan pentingnya penguasaan teknologi pertanian sederhana yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah luar biasa.

“Pengembangan urban farming di lingkungan sekolah tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kecakapan hidup peserta didik. Melalui pelatihan ini, guru memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai kondisi sekolah masing-masing sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta didik dan komunitas sekolah,” ujarnya.

Baca juga: 25 Puskesmas Gelar Khitan Gratis untuk 544 Anak Kota Bogor

Selain menghadirkan pimpinan dari Kemendikdasmen dan SEAMEO BIOTROP, kegiatan ini juga melibatkan para narasumber yang memiliki pengalaman di bidang pendidikan, pertanian, dan pengembangan kapasitas masyarakat, yaitu Dewi Suryani, Risa Rosita, Supriyanto serta Ahmad Budidarma.

Seluruh peserta mengikuti praktik lapangan secara langsung di fasilitas pembelajaran dan demplot SEAMEO BIOTROP. Melalui pengalaman belajar berbasis praktik tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan model pembelajaran keterampilan pertanian yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

Program PKG SLB Bidang Keterampilan Pertanian bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertanian perkotaan bagi komunitas pendidikan SLB guna mendukung ketahanan pangan lokal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian serta kecakapan hidup peserta didik melalui pembelajaran berbasis praktik yang berkelanjutan.

Kolaborasi antara Kemendikdasmen dan SEAMEO BIOTROP ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap pendidikan keterampilan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada masa depan, sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem pendidikan yang memberdayakan seluruh peserta didik tanpa terkecuali.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

HJB 544, Pelajar, Tokoh hingga Mitra Strategis Terima Penghargaan

Published

on

By

HJB 544, Pelajar, Tokoh hingga Mitra Strategis Terima Penghargaan
Pemkot Bogor menyerahkan penghargaan kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan pada Hari Jadi Bogor ke-544, Rabu, 3 Juni 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyerahkan penghargaan kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan di Kota Bogor.

Penghargaan diserahkan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi pada akhir Upacara Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu, 3 Juni 2026.

Wali Kota mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Terima kasih atas sinergi, dedikasi, dan komitmen dalam memberikan karya terbaik bagi kemajuan Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Penghargaan tersebut diberikan kepada pelajar, tokoh masyarakat, pengurus wilayah, mitra kolaborasi strategis pemerintah daerah dalam percepatan pengentasan kemiskinan, mitra kolaborasi strategis pemerintah daerah dalam percepatan penurunan stunting, tokoh inspiratif Kota Bogor, serta penerima penghargaan Akreditasi Gugus Depan Pramuka Tingkat Nasional.

Pada momen ini juga dilaksanakan pemberian kacamata gratis bagi lansia dengan target penerima manfaat sebanyak 350 hingga 500 orang per kecamatan di Kota Bogor oleh Lansia Aktif Peduli Indonesia (LANTIP) Kota Bogor. Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis lima unit CCTV outdoor.

Apresiasi juga diberikan kepada para mitra yang bersinergi dalam mengawal program pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah, yakni Ketua DPRD Kota Bogor, Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bogor, dan Komandan Detasemen Polisi Militer III/1 Bogor.

Dedie Rachim mengatakan bahwa Hari Jadi Bogor harus dimaknai sebagai momentum untuk terus memperkuat komitmen dalam memajukan Kota Bogor.

“Dan saya yakin semua, Forkopimda, seluruh ASN, tidak sedang bertopang dagu, tidak sedang berpangku tangan, tetapi betul-betul kami semua sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan mimpi-mimpi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, dalam proses pembangunan masih diperlukan berbagai penyempurnaan terhadap program dan kebijakan Pemkot Bogor, terutama yang berkaitan dengan ketersediaan anggaran dan sumber daya.

Menurut Dedie Rachim, pembangunan memiliki dua prioritas utama, yakni pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia.

“Sumber daya manusia Bogor harus memiliki daya saing. Masyarakat Bogor harus mampu melakukan langkah-langkah yang inovatif dan kreatif, sehingga tidak semua kegiatan dan pergerakan ekonomi ditopang oleh APBD semata,” ujarnya.

Dedie Rachim berharap peringatan HJB ke-544 menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi, kolaborasi, dan kebersamaan dalam melahirkan inovasi serta ide-ide kreatif menuju Bogor Maju.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Semarak HJB 544, Belanja Lengkap di Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya

Published

on

By

Semarak HJB 544, Belanja Lengkap di Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya
Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta jajarannya saat meninjau Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Lantai 1, Selasa, 2 Juni 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Riuh aktivitas perdagangan berpadu dengan semangat perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dalam gelaran Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Lantai 1.

Kegiatan yang berlangsung dari 2 – 9 Juni 2026 ini menjadi ruang pertemuan antara semangat kebersamaan, geliat ekonomi rakyat, serta upaya memperkuat eksistensi pasar rakyat sebagai denyut nadi perekonomian daerah.

Sejak pagi hari, kawasan bazar dipadati pengunjung yang antusias menikmati beragam komoditas yang ditawarkan para pelaku usaha dan pedagang. Mulai dari Kebutuhan Pokok UB Mart, Produk UMKM, Kuliner, Fashion, Jasa, Perbankan dan Layanan Publik hingga berbagai produk unggulan lainnya tersaji dalam suasana yang meriah dan penuh kehangatan.

Deretan stan yang berwarna-warni menghadirkan wajah pasar yang hidup, dinamis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Kegiatan bazar ini turut dihadiri oleh Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta jajarannya, yang berkesempatan meninjau langsung jalannya acara sekaligus menyapa para pedagang dan pengunjung.

Baca juga: 25 Puskesmas Gelar Khitan Gratis untuk 544 Anak Kota Bogor

Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang terus tumbuh di lingkungan pasar rakyat Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin menyampaikan bahwa bazar ini bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, melainkan juga momentum untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta memperkuat peran pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi yang inklusif.

“Melalui kegiatan bazar ini, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi para pedagang dan pelaku usaha untuk memasarkan produknya sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menarik bagi masyarakat. Semangat Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi pengingat bahwa kemajuan kota harus tumbuh bersama kemajuan ekonomi rakyat. Pasar rakyat harus terus menjadi rumah bagi aktivitas ekonomi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Perumda Pasar Pakuan Jaya akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan daya saing pasar rakyat, serta menjadikan pasar sebagai ruang ekonomi yang modern tanpa kehilangan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Baca juga: PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan 

Di tengah gemuruh transaksi dan ramainya interaksi antara pedagang serta pengunjung, bazar ini menjadi gambaran nyata bahwa pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli.

Lebih dari itu, pasar adalah ruang yang merawat harapan, menggerakkan ekonomi keluarga, dan menghidupkan denyut pembangunan dari akar rumput.

Semarak HJB ke-544 yang terpancar dari setiap sudut Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kolaborasi mampu menghadirkan optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dari pasar rakyat, semangat membangun Kota Bogor yang maju, berdaya saing, dan sejahtera terus bergema, mengiringi langkah kota hujan menuju masa depan yang lebih gemilang.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer