Serba Serbi
Jumat Sehat Bareng Wawalkot, Bank Kota Bogor Ajak Wartawan Menabung
KlikBogor – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama direksi Bank Kota Bogor mengikuti Jumat Sehat yang digelar rutin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor.
Kehadiran mereka sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, perbankan daerah, dan insan pers di Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor mengapresiasi kolaborasi dan sinergi dari Bank Kota Bogor yang bertemu para wartawan di PWI Kota Bogor. Ia juga mengaku bangga dengan konsistensi PWI Kota Bogor menggelar senam sehat rutin setiap Jumat.
“Bagus sekali Bank Kota Bogor sebagai salah satu perumda milik Kota Bogor, membangun kolaborasi dan sinergi dengan PWI Kota Bogor. Sehingga berbagai program dan informasi bisa tersampaikan melalui media yang ada di PWI Kota Bogor,” ujar Jenal Mutaqin di Mako PWI Kota Bogor, Jumat, 21 November 2025.
Ditempat yang sama, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra Budi, mengucapkan terima kasih atas kunjungan manajemen Bank Kota Bogor untuk pertama kalinya hadir secara langsung di kantor PWI.
“Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran direksi Bank Kota Bogor yang sudah hadir. Mungkin ini pertama kalinya ke PWI Kota Bogor, sekaligus bertemu dengan para wartawan,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Kang Aldo ini menekankan bahwa hubungan baik antara media dan Bank Kota Bogor perlu terus dijaga, mengingat peran media sangat penting dalam menyebarluaskan program-program perbankan kepada masyarakat.
“Bank Kota Bogor tidak bisa dipisahkan dari media. Program-program mereka tidak akan sampai ke masyarakat tanpa sosialisasi dari teman-teman media. Sudah tepat jika kita menjadi satu keluarga dan menjalin silaturahmi lebih erat,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kota Bogor, Tommy Indra Gunawan, memaparkan berbagai produk dan layanan Bank Kota Bogor, mulai dari tabungan hingga fasilitas kredit yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk para wartawan.
Beberapa produk tabungan yang disampaikan antara lain Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) untuk pelajar di bawah usia 17 tahun, Tabungan Umum untuk nasabah berusia di atas 17 tahun, Tabungan Tasmas (Tabungan Masyarakat) sebagai tabungan berjangka dan Layanan Simpan Pinjam dan Kredit untuk UMKM, ASN, dan masyarakat.
Tommy juga membuka peluang kerja sama pembiayaan, seperti kredit untuk angkot, pekerja transportasi online (ojol), maupun pelaku usaha kecil UMKM, koperasi dan lainnya.
“Harapan kami, silakan gunakan tabungan itu sebagai saving masa depan. Rajinlah menabung. Untuk yang punya usaha warung, kuliner, dan lainnya kami membuka ruang untuk memberikan kredit,” katanya.
Ia menegaskan bahwa layanan kredit dari Bank Kota Bogor ditujukan untuk membantu masyarakat berkembang tanpa kesan negatif.
“Ini bukan pinjaman dengan konotasi yang kurang baik. Ini kredit, dan kredit itu jelas, “kedah diuihken, sanes riba”. Bank Kota Bogor membuka peluang bekerjasama dengan berbagai pihak,” tambah Tommy.
Kegiatan senam sehat bersama ini diakhiri dengan dialog santai antara direksi Bank Kota Bogor dan insan pers terkait program, capaian kinerja, peluang kolaborasi, serta ajakan bagi wartawan untuk lebih melek keuangan dengan mulai menabung dan memanfaatkan layanan Bank Kota Bogor.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Golongan Darah O Lebih Rentan Kolesterol Tinggi, Benarkah?
KlikBogor – Isu mengenai golongan darah O yang disebut lebih rentan mengalami kolesterol tinggi kerap menjadi perbincangan di masyarakat. Lalu, benarkah anggapan tersebut?
Menurut dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Christy Efiyanti, hingga saat ini, bukti ilmiah mengenai hubungan antara golongan darah dan kadar kolesterol masih menunjukkan hasil yang beragam sehingga belum dapat dijadikan kesimpulan pasti.
“Beberapa penelitian memang menemukan adanya kadar kolesterol yang lebih tinggi pada individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya. Namun, ada pula penelitian yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara golongan darah ABO dengan kadar kolesterol darah,” ujar Christy dikutip Kamis, 11 Juni 2026.
Ia lanjut menjelaskan, hubungan antara golongan darah dan risiko penyakit kardiovaskular masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Pasalnya, kadar kolesterol seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang lebih kompleks dibandingkan golongan darah semata.
Baca juga: Benarkah Durian Pemicu Kolesterol? Ini Penjelasan Pakar IPB
Ia menegaskan bahwa gaya hidup merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap tingginya kadar kolesterol dalam tubuh.
Pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Selain itu, sejumlah kondisi medis juga berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol, seperti diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, dan gangguan tiroid.
Baca juga: Perawatan Luka Diabetes untuk Cegah Infeksi dan Amputasi
Faktor genetik juga berperan, salah satunya pada kasus familial hypercholesterolemia, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi sejak usia muda.
“Usia dan jenis kelamin juga dapat memengaruhi kadar kolesterol seseorang,” tambah Christy yang juga spesialis Ilmu Penyakit Dalam.
Untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal, ia menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat tanpa terlalu berfokus pada golongan darah yang dimiliki.
Adapun langkah yang dapat dilakukan antara lain membatasi konsumsi makanan tinggi lemak dan makanan olahan yang mengandung lemak jenuh, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan ideal.
Christy juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Rutin melakukan medical check up agar dapat mendeteksi dini bila ada masalah kesehatan dan memperoleh penanganan sejak dini sebelum terlambat dan sulit diobati,” tandasnya.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Pakar IPB: Pirolisis Plastik Bisa jadi Alternatif Sumber Bahan Bakar, Tapi Perlu Pemurnian
KlikBogor – Wacana legalisasi penjualan solar hasil olahan sampah plastik membuka peluang baru dalam pengelolaan limbah sekaligus penyediaan energi alternatif di Indonesia. Menurut Pakar IPB University, Leopold Oscar, secara ilmiah sampah plastik memang dapat diolah menjadi bahan bakar cair melalui teknologi pirolisis.
Pirolisis merupakan suatu proses penguraian termokimia material pada suhu tinggi dalam kondisi minim atau tanpa oksigen. Pada proses ini, plastik dipecah menjadi berbagai produk berupa gas, cairan, dan residu padat.
Produk cair yang dihasilkan berpotensi dikembangkan menjadi bahan bakar, meskipun masih memerlukan tahapan pengolahan lanjutan.
“Karakteristik minyak hasil pirolisis sangat dipengaruhi oleh jenis plastik yang digunakan sebagai bahan baku,” jelas Leopold dikutip Selasa, 9 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa plastik seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP) cenderung menghasilkan senyawa hidrokarbon yang lebih sesuai untuk bahan bakar.
Sebaliknya, jenis plastik lain seperti polyethylene terephthalate (PET) dan polyvinyl chloride (PVC) menghasilkan senyawa lain yang bersifat korosif atau berpotensi menimbulkan masalah lingkungan sehingga menjadi kurang ideal untuk potensi bahan bakar.
Selain jenis plastik, kualitas produk juga ditentukan oleh berbagai faktor proses, seperti suhu operasi, pemanasan, penggunaan katalis, serta tahap pra-perlakuan bahan baku.
Oleh karena itu, Leopold menjelaskan, minyak pirolisis belum dapat langsung digunakan sebagai solar komersial. Produk tersebut masih harus melalui proses pemurnian, distilasi, maupun cracking agar memenuhi standar mutu bahan bakar diesel.
“Apabila nantinya dipasarkan kepada masyarakat, aspek kualitas dan keamanan harus menjadi prioritas utama. Mulai dari pemilahan bahan baku, pengendalian proses produksi, hingga pengujian mutu produk akhir perlu dilakukan secara konsisten. Di sisi lain, Indonesia juga memerlukan regulasi yang jelas terkait standar bahan baku, proses produksi, dan kualitas produk yang dihasilkan,” tambahnya.
Dari perspektif lingkungan, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan limbah yang sulit terurai.
Pendekatan ini juga sejalan dengan konsep ekonomi sirkular karena memberikan nilai tambah pada limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan.
Meski demikian, ia menekankan bahwa teknologi ini perlu dipandang secara komprehensif. Tantangan utama saat ini adalah meningkatkan efisiensi proses, memastikan kelayakan ekonomi, serta menjamin bahwa operasinya aman bagi lingkungan.
“Ke depan, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar cukup potensial untuk memecahkan solusi pengelolaan limbah, terutama selama kebutuhan energi masih bergantung pada sumber daya fosil. Akan tetapi karena produk pirolisis plastik dapat digunakan juga untuk keperluan nonbahan bakar, perannya perlu terus dievaluasi seiring berkembangnya pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia,” katanya.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Meriahkan HJB ke 544, ASTON Bogor Tawarkan Promo Bogorian
KlikBogor – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, ASTON Bogor Hotel & Resort menghadirkan Promo Bogorian sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Bogor dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Hujan.
Promo dimulai 1 hingga 7 Juni 2026 menawarkan berbagai keuntungan menarik, mulai dari menu spesial seharga Rp54.400 nett hingga potongan harga kamar sebesar Rp544.000 untuk seluruh tipe kamar dari harga publish rate.
Sebagai hotel yang secara konsisten mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal, ASTON Bogor juga melibatkan tenant UMKM yang berada di area hotel untuk turut memeriahkan perayaan Hari Jadi Bogor.
Berbagai produk kerajinan tangan, dekorasi rumah, aksesoris, hingga produk kreatif dengan kualitas premium dan desain estetik akan mendapatkan promo khusus berupa diskon hingga 10 persen, hadiah menarik, dan penawaran eksklusif selama 6–7 Juni 2026.
“Melalui Promo Bogorian ini, kami ingin turut merayakan Hari Jadi Bogor bersama masyarakat dengan menghadirkan berbagai penawaran spesial yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu. Selain itu, kami juga ingin terus memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang dan mendapatkan eksposur yang lebih luas. Dukungan terhadap UMKM merupakan komitmen yang secara konsisten kami jalankan sebagai bagian dari kontribusi ASTON Bogor terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bogor,” ujar General Manager ASTON Bogor Hotel & Resort, Intan Pujawati dikutip Jumat, 5 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa tidak hanya menghadirkan promo bagi tamu hotel, ASTON Bogor juga memberikan kesempatan bagi tenant UMKM lokal yang telah menjadi bagian dari ekosistem hotel untuk ikut merasakan momentum perayaan HJB.
Adapun promo kuliner spesial dengan harga Rp54.400 nett per menu untuk pilihan: nasi goreng, mie goreng, bogor hujan (Signature Beverage), dan green nirwana (Signature Beverage).
Selain promo kuliner, tamu juga dapat menikmati potongan harga kamar sebesar Rp544.000 untuk seluruh tipe kamar dari harga publish rate selama periode promo berlangsung.
“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi kesempatan istimewa untuk menikmati pengalaman menginap dan bersantap yang lebih berkesan bersama keluarga maupun orang terdekat. Jangan lewatkan berbagai promo menarik yang hanya tersedia selama periode 1–7 Juni 2026,” pungkasnya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
