Connect with us

Serba Serbi

Indosat Siapkan 454 BTS, Antisipasi Lonjakan Trafik Data Jakarta Raya saat Nataru

Published

on

Indosat Siapkan 454 BTS, Antisipasi Lonjakan Trafik Data Jakarta Raya saat Nataru
Menara Indosat. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memproyeksikan lonjakan trafik data dua digit di wilayah Jakarta Raya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, Indosat memperkuat jaringan A.N.D.A.L dengan mengoptimalkan kapasitas di 454 Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di wilayah Jakarta Raya, Outer Jakarta, dan Jawa Barat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan komunikasi tetap stabil, aman, dan konsisten di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada puncak libur akhir tahun.

Wilayah Outer Jakarta yang meliputi Bogor, Tangerang, Pandeglang, Pangandaran, Cianjur, hingga Sukabumi diproyeksikan menjadi salah satu titik krusial lonjakan trafik data.

Kawasan ini berperan sebagai jalur utama pergerakan masyarakat untuk perjalanan wisata, kunjungan keluarga, serta mobilitas lintas kota dan kabupaten selama periode Nataru.

Indosat mencatat aktivitas digital masyarakat di wilayah penyangga Jakarta cenderung meningkat seiring tingginya pergerakan menuju pusat perbelanjaan, kawasan hiburan, restoran, area perkantoran, hingga hunian vertikal.

Tren konsumsi digital selama libur akhir tahun diperkirakan masih didominasi oleh video streaming, media sosial, aplikasi pesan instan, dan gim daring. Selain itu, penggunaan aplikasi pendukung seperti navigasi perjalanan, pemesanan makanan, dan pembayaran digital juga diprediksi meningkat signifikan.

Kondisi ini menuntut jaringan yang stabil dan andal, khususnya di kawasan urban dengan kepadatan tinggi dan dominasi penggunaan indoor.

Untuk menjaga performa jaringan, Indosat memanfaatkan teknologi AIvolusi5G yang memungkinkan pengelolaan kapasitas jaringan secara dinamis dan real-time. Teknologi ini mampu mendeteksi pola trafik secara akurat dan merespons lonjakan penggunaan dengan cepat, terutama di titik-titik dengan aktivitas tinggi.

Puncak penggunaan jaringan diperkirakan terjadi pada 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan lonjakan trafik di pusat perbelanjaan, kawasan hiburan, perkantoran, restoran, serta area permukiman padat.

Sebagai bagian dari penguatan infrastruktur, Indosat mengoptimalkan kapasitas di 454 BTS, termasuk 98 BTS yang tersebar di 59 kecamatan wilayah Outer Jakarta. Fokus penguatan diarahkan pada kawasan permukiman padat, pusat aktivitas masyarakat, serta jalur utama transportasi dan lintasan perjalanan.

Seluruh kesiapan jaringan dipantau secara terpusat melalui Command Center Indosat yang beroperasi 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu untuk memastikan deteksi dini dan penanganan cepat terhadap potensi gangguan layanan.

EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, menegaskan kesiapan jaringan di Outer Jakarta merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam mendukung mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

“Wilayah Outer Jakarta memiliki peran penting sebagai jalur pergerakan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru. Kami memastikan jaringan Indosat tetap stabil dan andal di tengah mobilitas yang tinggi, sehingga pelanggan dapat tetap terhubung dengan nyaman,” ungkap Chandra dalam keterangannya.

Selain penguatan jaringan, Indosat juga menghadirkan perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AIvolusi5G yang bekerja secara real-time di tingkat jaringan tanpa memerlukan instalasi aplikasi tambahan.

Dengan kombinasi penguatan infrastruktur, optimalisasi berbasis AI, serta pemantauan jaringan 24/7, Indosat berkomitmen menghadirkan pengalaman komunikasi yang andal dan aman selama Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Seratus Jenis Anggrek jadi Koleksi Kebun Anggrek Kartini Taman Heulang

Published

on

By

Seratus Jenis Anggrek jadi Koleksi Kebun Anggrek Kartini Taman Heulang
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor Yantie Rachim bersama Ketua DWP Kota Bogor, Dewi Sondari Denny meresmikan Kebun Anggrek Kartini di Taman Heulang. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Seratus jenis tanaman anggrek kini memperkaya koleksi Kebun Anggrek Kartini di Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kehadiran kebun ini akan menjadi daya tarik baru sekaligus edukasi bagi masyarakat khususnya anggrek yang dikenal memiliki keindahan bentuk dan warna.

Kebun Anggrek Kartini diresmikan oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor Yantie Rachim bersama Ketua DWP Kota Bogor, Dewi Sondari Denny, pada Selasa, 21 April 2026.

Yantie Rachim mengatakan bahwa dengan semangat Hari Kartini, kebun anggrek menjadi simbol ketangguhan para perempuan.

“Karena anggrek itu bunga yang tangguh, dan ini menjadi simbol ketangguhan para perempuan yang bisa terus berkembang, maju, dan berdaya,” ucapnya.

Melalui Kebun Anggrek Kartini ini, ke depan juga akan diadakan berbagai kelas edukasi sebagai bentuk pemberdayaan perempuan dalam merawat tanaman.

Dengan begitu, keberadaan Kebun Anggrek Kartini ini menjadi wadah untuk menularkan energi positif kepada perempuan-perempuan di Kota Bogor agar terus menjaga dan mencintai lingkungan.

“Karena merawat bunga ini perlu ketekunan, ketelatenan, dan kesabaran. Hal itu harus kita tularkan sebagai energi positif kepada semua perempuan,” ujarnya.

Ketua DWP Disperumkim Kota Bogor, Debbi Chusnul Rozaqi, menambahkan Kebun Anggrek Kartini ini memiliki 100 jenis anggrek dengan total 250 koleksi tanaman.

Kebun ini pun akan dijaga secara khusus dan dirawat oleh tim Disperumkim. Meski demikian, masyarakat umum tetap bisa menikmati keberadaan dan keindahan anggrek.

“Masyarakat bisa melihat dan berkunjung, namun tetap harus menjaga dan merawat. Karena anggrek ini tidak bisa asal disentuh, sehingga perlu ada kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga keindahan kebun anggrek ini,” ungkapnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Tata Taman Heulang, Pemkot Bogor Siapkan Kawasan Kuliner

Published

on

By

Tata Taman Heulang, Pemkot Bogor Siapkan Kawasan Kuliner
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim (kanan) saat melaksanakan korve di kawasan Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa, 21 April 2026 pagi. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Ikhtiar menjaga wajah kota tetap tertata dan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan korve di kawasan Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal.

Diawali dengan apel di depan Mako Satpol PP Kota Bogor, korve dipimpin oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim melakukan penertiban bekas lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menduduki jalur hijau, drainase, serta akses warga.

Kepada para PKL yang berjualan, Dedie Rachim juga melakukan sosialisasi terkait rencana penataan kawasan Taman Heulang.

“Rencana ke depan, kita akan membuat sebuah area khusus kuliner yang lokasinya di Jalan Kasintu. Ini merupakan aspirasi masyarakat sekitar Taman Heulang yang terganggu akibat aktivitas PKL. Kemudian, hal ini didiskusikan dengan Pemkot Bogor dan diputuskan bersama warga serta wilayah untuk membuat spot kuliner Kasintu,” ujarnya, Selasa, 21 April 2026.

Dedie Rachim menjelaskan, pembangunan spot kuliner tersebut akan dilaksanakan oleh Disperumkim Kota Bogor pada tahun ini.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan Pemkot Bogor akan terus konsisten melakukan penataan di berbagai wilayah di Kota Bogor.

“Karena harapan masyarakat tinggi, ingin wilayahnya asri, aman, sehat, resik, dan indah,” imbuhnya.

Dalam korve ini, ia juga menemukan sambungan listrik yang digunakan oleh para PKL di lokasi berbahaya. Meteran listrik dipasang di dinding saluran air dan juga di bawah pohon, yang berpotensi membahayakan.

Dedie Rachim pun langsung berkoordinasi dengan PLN untuk dilakukan pemutusan sambungan listrik tersebut.

“Jadi, biang keladinya di antaranya adalah sambungan listrik ilegal. Selama sambungan listrik ilegal masih terpasang, kita akan terus tertibkan agar pesan ini sampai bahwa Pemkot Bogor memiliki program penataan dan ketertiban, termasuk membuat spot kuliner resmi,” ujarnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Katulampa Punya Wahana Ngalun yang Kini Terus Dikembangkan

Published

on

By

Katulampa Punya Wahana Ngalun yang Kini Terus Dikembangkan
‎Lurah Katulampa, Deni Ramdhani saat memaparkan potensi wilayah yakni Wahana Ngalun di Bendung Katulampa tepatnya Kali Baru. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, memiliki potensi wisata yang kini terus dikembangkan sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya Wahana Ngalun di Bendung Katulampa tepatnya di Kali Baru, yang dinilai memiliki daya tarik tinggi.

‎Lurah Katulampa, Deni Ramdhani, mengatakan bahwa potensi tersebut hingga saat ini masih terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

‎“Potensi wilayah kita mempunyai Wahana Ngalun di Bendung Katulampa. Sampai saat ini masih terus kita kembangkan,” ujar Deni kepada awak media, Rabu, 15 April 2026.

‎Menurutnya, keberadaan wahana tersebut telah memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan, meski pengelolaannya saat ini masih dilakukan oleh komunitas.

‎“Dari sisi ekonomi selama ini sudah berjalan dan itu sangat membantu masyarakat. Tetapi memang pengelolaannya masih sebatas di-handle oleh teman-teman komunitas,” jelasnya.

‎Baca juga: Pemkot Bogor Kucurkan Rp51 Miliar untuk Rehabilitasi Tahap II GOR Pajajaran

Ke depan, pihak kelurahan berharap adanya intervensi dari pemerintah, baik dalam hal penataan, tata kelola, maupun pengembangan fasilitas penunjang lainnya agar potensi tersebut bisa lebih maksimal.

‎“Harapannya tentu ada intervensi dari pemerintah, termasuk dalam tata kelola dan lainnya,” ungkapnya.

‎Selain itu, pihaknya juga berencana melibatkan warga lokal secara langsung dalam pengelolaan, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih merata.

“Kita ingin ke depan membentuk pengelolaan oleh warga lokal, supaya tata kelolanya lebih baik dan benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat,” katanya.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Tegallega Diterjang Banjir Lintasan

Deni menegaskan, dengan lokasi yang strategis, Wahana Ngalun di Katulampa memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.

‎Deni berharap, ke depan potensi ini tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga mampu memperkuat budaya dan keterlibatan masyarakat sekitar.

‎“Harapannya ke depan bisa terus dikembangkan dan menjadi bagian dari budaya masyarakat, sehingga memberikan dampak manfaat yang lebih luas,” tandasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer