Berita
Menko PMK dan Mendikdasmen Tinjau SDN Cimahpar 5, Pastikan Revitalisasi Sesuai Target
KlikBogor – Sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia terus dilakukan.
Seperti yang terlihat di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor ketika Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program prioritas nasional yakni Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak, aman, dan inklusif.
Berbagai intervensi dilakukan, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, perbaikan sanitasi, penyediaan fasilitas pendukung pembelajaran, hingga penataan lingkungan sekolah yang lebih nyaman bagi peserta didik.
Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi sekolah adalah upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Oleh karena itu, pengawasan dan kolaborasi lintas kementerian menjadi sangat penting agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan pemerataan layanan Pendidikan.
Baca juga: Menko PMK dan Menag Tinjau Pembangunan Mts Negeri Kota Bogor, Progres Capai 90 Persen
Kegiatan visitasi menjadi sarana untuk memastikan pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai ketentuan, tepat mutu, tepat waktu, dan akuntabel. Selain meninjau hasil pembangunan secara langsung, pemerintah juga mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan serta kebutuhan tindak lanjut guna mempercepat penyelesaian program.
Melalui kolaborasi yang kuat dan pengawasan yang berkelanjutan, revitalisasi satuan pendidikan diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia.
Menko PMK Pratikno menekankan bahwa keberhasilan revitalisasi satuan pendidikan membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Melalui visitasi ini, pihaknya ingin memastikan seluruh proses berjalan baik sekaligus memperkuat koordinasi.
“(Melalui visitasi ini) kita melihat ini sudah selesai dibangun revitalisasi sekolah sebesarnya anggaran sekitar Rp2,6 miliar dibangun secara swakelola oleh panitia lokal dengan pengawasan, bantuan dari Kemendikdasmen, dari Pemkot dan lain-lain,” ujar Pratikno dalam keterangannya dikutip Rabu, 8 Juni 2026.
Baca juga: Kota Bogor Sabet Opini WTP ke-10, Ini Pesan Dedie Rachim
Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, “Inilah salah satu contoh, SDN Cimahpar 5, Bantuan langsung dari Pak Presiden langsung dibawa oleh Pak Mendikdasmen. Mudah-mudahan bermanfaat dan adik-adik semua menjadi anak-anak cerdas. Anak-anak yang ke depannya insya Allah jadi orang-orang sukses.”
Senada dengan itu, Kepala Sekolah SDN Cimahpar 5, Iim Rohimah mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden dan Mendikdasmen.
“Terima kasih Bapak Presiden dan Pak Menteri karena dengan adanya bantuan revitalisasi di sekolah ini, kami memiliki gedung sekolah yang layak sehingga proses pembelajaran insyaallah ke depannya bisa lebih baik daripada sebelum-sebelumnya,” tutur Iim seraya menyebut bahwa selanjutnya, ia akan berfokus pada peningkatan mutu sekolah mencakup capaian hasil belajar murid dan kompetensi guru.
Sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS), peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), penguatan pendidikan inklusif, serta peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
(rls/hrs)
Berita
Kemarau, TMA Bendung Katulampa Turun hingga 0 Sentimeter
KlikBogor – Bendung Katulampa di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami penurunan tinggi muka air (TMA) hingga 0 sentimeter akibat musim kemarau yang melanda akhir-akhir ini.
Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan mengatakan, surutnya debit air berdampak pada aliran Sungai Ciliwung, sementara Kali Baru masih dalam kondisi normal.
Baca juga: Mana Lebih Sehat, Telur Ceplok atau Telur Dadar? Begini Kata Dosen IPB
Menurutnya, TMA Bendung Katulampa sebelumnya masih berada di kisaran 10 sentimeter sebelum akhirnya turun menjadi nol.
“Kali Baru masih aman, hanya ke sungainya yang surut. Sekarang TMA Bendung Katulampa berada di angka 0 sentimeter,” ujar Alwan kepada awak media dikutip Jumat, 17 Juli 2026.
Ia menambahkan, petugas tetap melakukan penggelontoran air untuk menjaga ekosistem sungai serta membersihkan sampah dan sedimentasi saat debit air surut.
Baca juga: Bahas PP APBD 2025, DPRD Kota Bogor Beri Catatan untuk Pemkot
Alwan juga mengungkapkan, musim kemarau mulai berdampak pada warga sekitar karena sejumlah sumur warga mengering. Warga kini memanfaatkan air irigasi dan Kali Baru untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia berharap hujan segera turun di wilayah hulu agar debit air kembali meningkat. Menurutnya, kondisi serupa umumnya terjadi setiap tahun pada periode Juni hingga September.
“Surut ini ada tiap tahun. Biasanya di Juni, Juli, Agustus, September, Oktober mulai musim hujan,” ujarnya.
(hrs)
Berita
ASN Kota Bogor Torehkan Prestasi pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional
KlikBogor – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena berhasil menorehkan prestasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan III yang digelar di Kampus ASN Corporate University, Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Erna Nuraena meraih predikat “Prestasi Istimewa Peringkat Satu” atas capaian dan kinerja dalam mengikuti rangkaian pembelajaran kepemimpinan strategis tingkat nasional tersebut.
Selain itu, Kepala BKAD Kota Bogor, Lia Kania Dewi bersama Erna Nuraena juga berhasil masuk dalam 14 besar peserta dengan predikat “Sangat Memuaskan” dari total 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kota, hingga pemerintah kabupaten.
Baca juga: Dukung UMKM, Ceu Atty Ajak Warga Belanja di Warung Tetangga
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi yang turut hadir memberikan apresiasi atas capaian yang diraih jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tersebut.
Ia mengatakan, prestasi ini menjadi bukti komitmen aparatur sipil negara (ASN) Kota Bogor dalam meningkatkan kompetensi, kapasitas kepemimpinan, serta menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
“Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Bogor. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Bogor memiliki kapasitas dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Denny, Kamis, 16 Juli 2026.
Baca juga: Ratusan Angkot di Kota Bogor “Pensiun” Tak Lagi Mengaspal
Denny berharap ilmu, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti PKN Tingkat II dapat diterapkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan menghadirkan program-program strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapannya, capaian ini tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi energi baru untuk terus menghadirkan perubahan dan inovasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Diketahui, pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat pimpinan tinggi pratama untuk membentuk pemimpin perubahan yang mampu merancang dan mengimplementasikan kebijakan strategis di lingkungan pemerintahan.
(rls/hrs)
Berita
Petugas Damkar Jinakkan Kebakaran Alang-alang di Pamoyanan
KlikBogor – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bogor berhasil menjinakkan kobaran api yang membakar lahan alang-alang pada Rabu, 15 Juli 2026 petang.
Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan ini pertama kali diketahui warga setempat sekira pukul 17.45 WIB.
Saat itu, api terlihat sudah membesar dan membakar hamparan alang-alang. Khawatir api merambat ke area sekitar, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
“Kami terima laporan pukul 17.50 WIB. Objek terbakar alang-alang,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M. Ade Nugraha saat dikonfirmasi Kamis, 16 Juli 2026.
Baca juga: Super Pedas, IPB University Ciptakan 4 Varietas Cabai Habanero Lokal
Setibanya di lokasi, lanjut Ade, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area sekitar. Proses penanganan tersebut secara keseluruhan berlangsung sekitar 35 menit.
“Situasi akhir aman terkendali. Unit kendaraan diterjunkan dari sektor Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh,” tambahnya.
Baca juga: Saat Siswa SMAIT Ummul Quro Menimba Ilmu di DPRD Kota Bogor
Ade mengatakan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran di lahan yang ditinggalkan sehingga api membesar dan menyebabkan kebakaran.
“Awal mula terjadinya kebakaran diduga bermula akibat adanya aktivitas pembakaran di lahan yang kemudian ditinggalkan hingga api membesar,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, untuk luas lahan yang terdampak kebakaran belum diketahui.
(hrs/ckl)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi8 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata

Pingback: Revitalisasi SDN Cimahpar 5 jadi Percontohan Revitalisasi Sekolah Lewat Swakelola