Connect with us

Berita

FKKB Kota Bogor Gelar Silaturahmi Tokoh Lintas Agama

Published

on

FKKB Kota Bogor Gelar Silaturahmi Tokoh Lintas Agama
FKKB Kota Bogor menggelar silaturahmi tokoh lintas agama. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di Kota Bogor.

KlikBogor – Forum Kebangsaan dan Kerukunan Beragama (FKKB) Kota Bogor menggelar acara Silaturahmi Tokoh Lintas Agama dan Penganugerahan Tokoh Toleran Kota Bogor di Aula Serbaguna DPRD Kota Bogor, Sabtu, 21 Desember 2024.

Acara yang mengusung tema ‘Bogor Kota Harmoni’ digelar dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama serta memberikan penghargaan kepada individu yang dianggap telah berperan aktif dalam memperkenalkan nilai-nilai toleransi di Kota Bogor.

Pada kesempatan ini, FKKB Kota Bogor menganugerahkan penghargaan kepada dua tokoh dalam kehidupan sosial dan keagamaan, yaitu Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin.

Kedua tokoh ini terpilih sebagai Tokoh Toleran Kota Bogor atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperjuangkan nilai-nilai kebhinekaan di tengah masyarakat.

Ketua FKKB Kota Bogor, Enjang Nurjaman dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin yang selama ini aktif dalam memupuk kebersamaan dan kerukunan di Kota Bogor.

Ia menegaskan bahwa toleransi antarumat beragama merupakan kunci utama dalam menciptakan kedamaian dan harmoni di masyarakat, dan kedua tokoh ini telah memberikan teladan yang sangat baik dalam hal tersebut.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas komitmen dan usaha keras mereka dalam menjaga keberagaman dan toleransi di Kota Bogor. Kita semua tahu, bahwa di tengah dinamika kehidupan yang penuh tantangan, mereka tetap konsisten menjaga semangat kebersamaan dan keharmonisan,” ujarnya.

FKKB Kota Bogor menganugerahkan Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin sebagai Tokoh Toleran Kota Bogor.

Ditempat yang sama, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin yang juga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan.

Dedie A. Rachim menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya untuk mereka berdua, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kota Bogor yang selama ini telah bekerja sama dalam membangun kerukunan antarumat beragama.

“Kami merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan. Namun, ini bukanlah penghargaan untuk kami berdua saja, tetapi untuk seluruh masyarakat Kota Bogor yang telah bersama-sama mewujudkan kebersamaan dan toleransi. Kedepannya, kami akan terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kerukunan di Kota Bogor,” ujar Dedie yang diiringi Jenal Mutaqin.

Sebelum dilaksanakan penyerahan penghargaan, dilakukan juga penandatanganan komitmen bersama dengan tokoh lintas agama yang hadir.

Acara ini dihadiri Pj Wali Kota Bogor yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Dadang Sugiarta, anggota DPRD Kota Bogor, tokoh lintas agama, seperti dari PGI, GKI, Walubi, Matakin, Penyuluh Konhuchu, Walubi, NU, dan ICMI yang turut memberikan dukungan dan apresiasi terhadap penghargaan tersebut.

Selain itu, acara ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antarumat beragama dan meningkatkan semangat toleransi di Kota Bogor.

FKKB Kota Bogor berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

(red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Motor Mendadak Terbakar di Jalan Pajajaran saat Menuju Bengkel

Published

on

By

Motor Mendadak Terbakar di Jalan Pajajaran saat Menuju Bengkel
Kebakaran sepeda motor di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Jumat, 12 Juni 2026. Dok. Damkar Kota Bogor

KlikBogor – Sebuah sepeda motor mendadak terbakar saat melintas di Jalan Pajajaran, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat, 12 Juni 2026.

Dari informasi menyebutkan, insiden terbakarnya motor matik tersebut sekira pukul 13.44 WIB. Kobaran api yang melalap kendaraan berhasil dikendalikan dalam waktu singkat oleh petugas pemadam kebakaran.

Baca juga: Berani Tampil di Depan Menteri, Syafa dapat Dukungan Pendidikan

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik kendaraan, motor itu hendak dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.

Namun saat melintas di Jalan Pajajaran, api mendadak muncul dari bagian mesin dan dengan cepat membesar hingga membakar hampir seluruh bagian kendaraan.

“Menurut keterangan pemilik kendaraan, motor akan dibawa menuju bengkel untuk dilakukan perbaikan. Saat dalam perjalanan di Jalan Pajajaran, tiba-tiba muncul api pada bagian mesin kendaraan. Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar sebagian besar bagian motor,” ungkapnya.

Baca juga: Golongan Darah O Lebih Rentan Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Menerima laporan tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran dari sektor Sukasari langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Petugas berhasil memadamkan kobaran api hanya dalam waktu sekitar lima menit sejak proses pemadaman dimulai.

“Waktu awal pemadaman pukul 01.48 dan waktu selesai pemadaman pukul 01.53,” jelas Ade.

Tidak korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun motor mengalami kerusakan parah akibat kebakaran tersebut hingga kerugian materi ditaksir mencapai Rp6 juta.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

PWI-ASKI Kota Bogor Perkuat Kolaborasi Lewat Jumat Sehat

Published

on

By

PWI-ASKI Kota Bogor Perkuat Kolaborasi Lewat Jumat Sehat
Pengurus dan anggota PWI Kota Bogor bersama ASKI Kota Bogor tengah mengikuti Jumat Sehat, Jumat, 12 Juni 2026. Foto/PWI Kota Bogor

KlikBogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor kembali menggelar Jumat Sehat. Kali ini, Jumat, 12 Juni 2026, menggandeng Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kota Bogor.

Selain olahraga senam bersama, momentum ini juga menjadi ajang kolaborasi strategis kedua organisasi dalam memasyarakatkan olahraga di Kota Bogor.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana didampingi Sekretaris Dispora, Sumartini.

​Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi menyampaikan apresiasi kegiatan Jumat Sehat yang berkolaborasi dengan pengurus dan para instruktur ASKI Kota Bogor, bersama para wartawan.

Menurut Kang Aldho, sapaan akrabnya, sinergi dengan ASKI merupakan langkah positif untuk menjaga kebugaran para pemburu berita sekaligus memperluas dampak sosial ke masyarakat luas.

​”Kami sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Sehat bersama ASKI Kota Bogor ini. Melalui olahraga dan senam bersama, tidak hanya kebugaran wartawan yang terjaga, tetapi ini juga menjadi pintu masuk untuk program-program kolaborasi yang lebih besar ke depan,” ujarnya.

Baca juga: Berani Tampil di Depan Menteri, Syafa dapat Dukungan Pendidikan

Ketua ASKI Kota Bogor, Ratu Lita Hani mengungkapkan bahwa sinergi antara ASKI dan PWI memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan program kebugaran hingga ke tingkat akar rumput.

Wanita yang akrab disapa Buyang Lita ini berharap PWI dapat membantu membuka jaringan kerja sama yang lebih luas, baik di tingkat kecamatan maupun dengan pihak ketiga.

​”Kami berharap PWI dapat memfasilitasi kemitraan strategis, tidak hanya dengan instansi pemerintahan, tetapi juga pihak swasta seperti supermarket dan pusat perbelanjaan (mal) untuk mengadakan event senam bersama,” katanya.

“Kami ingin mengoptimalkan titik-titik kegiatan ASKI yang saat ini sudah berjalan di tingkat kecamatan,” imbuh Buyang Lita, yang juga tercatat sebagai Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor periode kepengurusan 2025–2028.

​Untuk mendukung rencana kolaborasi ini, ASKI Kota Bogor telah menyiapkan modal sumber daya manusia yang mumpuni.

Saat ini, organisasi tersebut memiliki 30 instruktur atau coach aktif yang tersebar di enam kecamatan dan siap diterjunkan kapan saja untuk mengisi berbagai acara.

Secara total, ASKI sebenarnya telah melatih 65 instruktur melalui berbagai pelatihan resmi, namun 30 nama saat ini menjadi personel garda terdepan di wilayah.

Baca juga: PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan 

Buyang Lita menambahkan, ASKI memiliki serangkaian program kerja nyata dan road show yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Di sektor pendidikan, ASKI berencana masuk ke sekolah-sekolah untuk mengenalkan Senam Kebugaran Indonesia dan Senam Sehat Bugar dua nomor senam yang berhasil membawa ASKI berprestasi dua kali berturut-turut dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).

​Selain sekolah, kata dia, ASKI juga membidik sektor lansia dan pemberdayaan perempuan melalui jejaring PKK dan Posyandu dengan program khusus Senam Lansia.

Sedangkan bagi masyarakat umum, ASKI berkomitmen menempatkan instruktur resmi di lapangan-lapangan terbuka tingkat kecamatan hingga kelurahan.

​Ke depan, pihaknya menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam agenda protokoler PWI Kota Bogor, termasuk jika ada kunjungan tamu undangan dari luar kota maupun tingkat nasional.

Sinergi ini dirasa sangat tepat karena bertepatan dengan momentum hari jadi ASKI ke-4 tahun di Kota Bogor, sekaligus menandai kematangan organisasi yang telah berkiprah selama 28 tahun di tingkat nasional.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Klarifikasi Disperumkim Kota Bogor Terkait Pajak Mobil Dinas

Published

on

By

Klarifikasi Disperumkim Kota Bogor Terkait Pajak Mobil Dinas
Kendaraan dinas milik Disperumkim Kota Bogor. Foto/Istimewa

KlikBogor – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan kendaraan dinas diduga menunggak pajak.

Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan bahwa Disperumkim Kota Bogor telah melaksanakan kewajiban pembayaran pajak kendaraan dinas sesuai ketentuan yang berlaku dan pembayaran telah dilakukan tepat waktu sesuai jatuh tempo pada 18 November 2025.

Saat ini, pelat nomor baru juga telah terpasang pada kendaraan tersebut. Dijelaskan bahwa setiap kendaraan dinas yang dikelola organisasi perangkat daerah (OPD) telah memliki perencanaan dan anggaran.

“Perlu diketahui bahwa setiap kendaraan dinas yang dikelola OPD telah memiliki perencanaan dan pos anggaran yang tersedia,” ujarnya dikutip Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menambahkan, kendaraan dinas juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan contoh kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan kepada masyarakat.

Sebelumnya, sebuah unggahan di media sosial menampilkan kendaraan operasional pelat merah yang memiliki masa berlaku hingga Desember 2021.

Baca juga: Viral Mobil Dinas di Kota Bogor Diduga Menunggak Pajak

(hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer