Connect with us

Serba Serbi

UMKM Ramaikan Bazar di Pelatihan Karate: Dagangan Laris Manis

Published

on

UMKM Ramaikan Bazar di Pelatihan Karate: Dagangan Laris Manis
Para pelaku UMKM meramaikan bazar di acara pelatihan karate di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor.

KlikBogor – Pelatihan karate yang dihadiri oleh 100 atlet dan orang tua mereka bukan hanya menjadi ajang pembinaan bagi para peserta, tetapi juga membawa peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melihat potensi ini, Kang Eri Dentira selaku penanggung jawab bazar mengajak pelaku UMKM untuk turut serta dalam acara yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor.

Meski baru 10 UMKM yang bergabung, namun dampaknya sudah terasa. Para pelaku usaha mengaku dagangan mereka laris manis, berkat tingginya antusiasme para peserta dan orang tua yang hadir. Dari jajanan kuliner, minuman segar hingga produk kerajinan tangan, semuanya mendapat sambutan positif.

Hal itu seperti diungkapkan Yeni, salah satu pedagang makanan ringan. Dia pun mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, jualan saya habis dalam waktu singkat. Peserta dan orang tua banyak yang membeli, apalagi setelah sesi latihan selesai,” katanya dengan senyum lebar, Rabu, 29 Januari 2025.

Kang Eri Dentira menegaskan bahwa partisipasi UMKM di acara semacam ini akan terus didorong. Menurutnya, setiap event yang menghadirkan banyak peserta bisa menjadi peluang emas bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produknya.

“Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi UMKM. Saat ini baru 10 yang bergabung, tapi ke depan kami akan mengajak lebih banyak pelaku usaha untuk ikut serta. Semakin banyak UMKM yang terlibat, semakin besar manfaatnya bagi ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pelaku UMKM yang ikut dalam bazar ini akan mendapatkan fasilitas yang memadai, termasuk tempat strategis dan promosi agar dagangan mereka semakin dikenal.

Dengan kehadiran 100 atlet dan orang tua dalam pelatihan karate ini potensi pasar bagi UMKM sangat besar. Tak hanya itu, ajang ini juga bisa menjadi momentum untuk memperkenalkan produk-produk lokal ke komunitas yang lebih luas.

Kang Eri menambahkan bahwa banyak pelaku usaha yang mengharapkan agar inisiatif acara seperti ini bisa terus berlanjut dan dikembangkan.

“Dengan semakin banyak UMKM yang terlibat, event olahraga tidak hanya menjadi ajang prestasi bagi atlet, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tutupnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Istianah

    28 April 2026 at 11:57

    Saya juga kadang juga jualan di event karate di daerah saya, hasilnya juga lumayan banget

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Pakar IPB: Pirolisis Plastik Bisa jadi Alternatif Sumber Bahan Bakar, Tapi Perlu Pemurnian

Published

on

By

Pakar IPB: Pirolisis Plastik Bisa jadi Alternatif Sumber Bahan Bakar, Tapi Perlu Pemurnian
Ilustrasi sampah plastik. Dok. Pixabay

KlikBogor – Wacana legalisasi penjualan solar hasil olahan sampah plastik membuka peluang baru dalam pengelolaan limbah sekaligus penyediaan energi alternatif di Indonesia. Menurut Pakar IPB University, Leopold Oscar, secara ilmiah sampah plastik memang dapat diolah menjadi bahan bakar cair melalui teknologi pirolisis.

Pirolisis merupakan suatu proses penguraian termokimia material pada suhu tinggi dalam kondisi minim atau tanpa oksigen. Pada proses ini, plastik dipecah menjadi berbagai produk berupa gas, cairan, dan residu padat.

Produk cair yang dihasilkan berpotensi dikembangkan menjadi bahan bakar, meskipun masih memerlukan tahapan pengolahan lanjutan.

“Karakteristik minyak hasil pirolisis sangat dipengaruhi oleh jenis plastik yang digunakan sebagai bahan baku,” jelas Leopold dikutip Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa plastik seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP) cenderung menghasilkan senyawa hidrokarbon yang lebih sesuai untuk bahan bakar.

Sebaliknya, jenis plastik lain seperti polyethylene terephthalate (PET) dan polyvinyl chloride (PVC) menghasilkan senyawa lain yang bersifat korosif atau berpotensi menimbulkan masalah lingkungan sehingga menjadi kurang ideal untuk potensi bahan bakar.

Selain jenis plastik, kualitas produk juga ditentukan oleh berbagai faktor proses, seperti suhu operasi, pemanasan, penggunaan katalis, serta tahap pra-perlakuan bahan baku.

Oleh karena itu, Leopold menjelaskan, minyak pirolisis belum dapat langsung digunakan sebagai solar komersial. Produk tersebut masih harus melalui proses pemurnian, distilasi, maupun cracking agar memenuhi standar mutu bahan bakar diesel.

“Apabila nantinya dipasarkan kepada masyarakat, aspek kualitas dan keamanan harus menjadi prioritas utama. Mulai dari pemilahan bahan baku, pengendalian proses produksi, hingga pengujian mutu produk akhir perlu dilakukan secara konsisten. Di sisi lain, Indonesia juga memerlukan regulasi yang jelas terkait standar bahan baku, proses produksi, dan kualitas produk yang dihasilkan,” tambahnya.

Dari perspektif lingkungan, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan limbah yang sulit terurai.

Pendekatan ini juga sejalan dengan konsep ekonomi sirkular karena memberikan nilai tambah pada limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan.

Meski demikian, ia menekankan bahwa teknologi ini perlu dipandang secara komprehensif. Tantangan utama saat ini adalah meningkatkan efisiensi proses, memastikan kelayakan ekonomi, serta menjamin bahwa operasinya aman bagi lingkungan.

“Ke depan, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar cukup potensial untuk memecahkan solusi pengelolaan limbah, terutama selama kebutuhan energi masih bergantung pada sumber daya fosil. Akan tetapi karena produk pirolisis plastik dapat digunakan juga untuk keperluan nonbahan bakar, perannya perlu terus dievaluasi seiring berkembangnya pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Meriahkan HJB ke 544, ASTON Bogor Tawarkan Promo Bogorian

Published

on

By

Meriahkan HJB ke 544, ASTON Bogor Tawarkan Promo Bogorian
ASTON Bogor Hotel & Resort. Foto/Istimewa

KlikBogor – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, ASTON Bogor Hotel & Resort menghadirkan Promo Bogorian sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Bogor dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Hujan.

Promo dimulai 1 hingga 7 Juni 2026 menawarkan berbagai keuntungan menarik, mulai dari menu spesial seharga Rp54.400 nett hingga potongan harga kamar sebesar Rp544.000 untuk seluruh tipe kamar dari harga publish rate.

Sebagai hotel yang secara konsisten mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal, ASTON Bogor juga melibatkan tenant UMKM yang berada di area hotel untuk turut memeriahkan perayaan Hari Jadi Bogor.

Berbagai produk kerajinan tangan, dekorasi rumah, aksesoris, hingga produk kreatif dengan kualitas premium dan desain estetik akan mendapatkan promo khusus berupa diskon hingga 10 persen, hadiah menarik, dan penawaran eksklusif selama 6–7 Juni 2026.

“Melalui Promo Bogorian ini, kami ingin turut merayakan Hari Jadi Bogor bersama masyarakat dengan menghadirkan berbagai penawaran spesial yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu. Selain itu, kami juga ingin terus memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang dan mendapatkan eksposur yang  lebih luas. Dukungan terhadap UMKM merupakan komitmen yang secara konsisten kami jalankan sebagai bagian dari kontribusi ASTON Bogor terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bogor,” ujar General Manager ASTON Bogor Hotel & Resort, Intan Pujawati dikutip Jumat, 5 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa tidak hanya menghadirkan promo bagi tamu hotel, ASTON Bogor juga memberikan kesempatan bagi tenant UMKM lokal yang telah menjadi bagian dari ekosistem hotel untuk ikut merasakan momentum perayaan HJB.

Adapun promo kuliner spesial dengan harga Rp54.400 nett per menu untuk pilihan: nasi goreng, mie goreng, bogor hujan (Signature Beverage), dan green nirwana (Signature Beverage).

Selain promo kuliner, tamu juga dapat menikmati potongan harga kamar sebesar Rp544.000 untuk seluruh tipe kamar dari harga publish rate selama periode promo berlangsung.

“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi kesempatan istimewa untuk menikmati pengalaman menginap dan bersantap yang lebih berkesan bersama keluarga maupun orang terdekat. Jangan lewatkan berbagai promo menarik yang hanya tersedia selama periode 1–7 Juni 2026,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Benarkah Durian Pemicu Kolesterol? Ini Penjelasan Pakar IPB

Published

on

By

Benarkah Durian Pemicu Kolesterol? Ini Penjelasan Pakar IPB
Buah durian. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Ali Khomsan menegaskan bahwa durian bukan penyebab langsung kolesterol tinggi pada orang sehat.

Dalam tayangan IPB Pedia di kanal YouTube IPB TV, Prof Ali menjelaskan bahwa durian merupakan buah yang kaya zat gizi. Buah yang dikenal sebagai raja buah (king of fruits) ini mengandung karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, gula, serta lemak tak jenuh yang umumnya ditemukan pada bahan pangan nabati.

“Kalau Anda memiliki kolesterol tinggi, makan durian tetap harus berhati-hati. Tapi kalau kita ini orang sehat, maka durian itu tidak ujug-ujug akan memicu timbulnya kolesterol,” ujar Prof Ali dikutip Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut pakar community nutrition ini, kolesterol tinggi umumnya muncul akibat pola makan yang tidak seimbang dalam jangka panjang.

Baca juga: HJB ke 544, DPRD Kota Bogor Luncurkan Perda Versi Braille untuk Aksesibilitas Disabilitas

Kondisi tersebut dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap berbagai jenis makanan dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

“Kalau Anda orang sehat, menikmati durian itu nikmati saja. Tetapi ketika dokter sudah mengatakan Anda kolesterolnya tinggi, maka makan durian itu tetap harus diwaspadai dengan jumlah yang secukupnya,” imbuhnya.

Prof Ali juga menjelaskan bahwa sebagian orang mengeluhkan pusing atau sakit kepala setelah mengonsumsi durian.

Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kolesterol, melainkan karena kandungan gula, kalium, serat, dan lemak yang dapat memicu sensasi pusing pada beberapa individu.

Selain itu, durian termasuk buah yang bersifat hipertermik sehingga dapat menimbulkan sensasi panas pada tubuh setelah dikonsumsi.

Baca juga: Tempat Refleksi di Jalan Pajajaran Kota Bogor Hangus Terbakar

Untuk memperoleh manfaatnya tanpa menimbulkan risiko kesehatan, ia menyarankan konsumsi durian dalam jumlah wajar, sekitar 100 gram daging buah per hari.

Ia menambahkan bahwa durian juga merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik untuk tubuh.

“Kita selama ini mengenal buah yang sumber vitamin C itu hanya jeruk saja, tetapi sebenarnya buah di sekitar kita seperti jambu biji, pepaya, jeruk, dan durian itu termasuk buah-buahan yang kaya akan vitamin C dan itu pasti ada banyak manfaatnya untuk dikonsumsi,” tuturnya.

Dengan konsumsi yang seimbang, durian dapat menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa harus dikhawatirkan sebagai penyebab kolesterol tinggi.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer