Serba Serbi
Rute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
KlikBogor – Kota Bogor menyimpan kebanggaan bersejarah yaitu Kebun Raya Bogor, taman botani seluas 87 hektar dan mempunyai 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan yang sudah berdiri sejak 1817.
Selain menjadi pusat penelitian tanaman tropis, Kebun Raya Bogor juga menjadi destinasi wisata alam paling ikonik di kota berjuluk Kota Hujan ini.
Tempat ini sangat mudah dijangkau, terutama bagi wisatawan yang tiba menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Bogor.
Jarak antara Stasiun Bogor dan Kebun Raya Bogor sekitar 1,3 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu singkat menggunakan berbagai pilihan transportasi.
Jalan Kaki dan Nikmati Suasana Kota
Berjalan kaki dari Stasiun Bogor menuju Kebun Raya memakan waktu sekitar 15–25 menit. Dari pintu keluar stasiun di Jalan Mayor Oking atau Jalan Dewi Sartika, dilanjutkan ke arah Jalan Ir. H. Juanda.
Sepanjang perjalanan, wisatawan bisa menikmati suasana Alun-Alun Kota Bogor, deretan bangunan kolonial, serta aroma kuliner yang menggugah selera.
Ojek Online Cepat dan Praktis
Bagi yang ingin langsung sampai tanpa banyak waktu, ojek online adalah pilihan paling efisien. Biayanya berkisar Rp7.000-Rp15.000, dan perjalanan hanya memakan waktu 5-7 menit menuju gerbang utama Kebun Raya Bogor, Jalan Ir. H. Juanda No.13.
Angkot dan Pengalaman Lokal
Jika ingin merasakan transportasi khas Kota Bogor, cobalah angkot trayek 02 dengan jurusan Bubulak–Sukasari dari depan Stasiun Bogor ke arah Kebun Raya. Tarifnya sekitar Rp5.000 per orang.
Kebun Raya Bogor buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB pada Senin hingga Jumat, dan mulai pukul 07.00-16.00 WIB pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
Harga tiket masuk Kebun Raya Bogor hari biasa Rp15.500 per orang. Sedangkan pada akhir pekan dan hari libur nasional, harga tiketnya mulai dari Rp25.500 per orang.
(kaf/hrs)
Serba Serbi
IKASI Kota Bogor Bidik 3 Emas di Malaysia dan 7 Emas di Porprov Jabar
KlikBogor – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor menggelar konsolidasi dan silaturahmi bersama orang tua atlet menjelang keberangkatan 18 atlet ke ajang NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia. Kejuaraan internasional tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ketua IKASI Kota Bogor, Subhan mengatakan, tujuan pertemuan ini untuk memberikan motivasi kepada atlet sekaligus meminta dukungan dan doa restu dari para orang tua.
“Hari ini kita melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan para orang tua atlet untuk memberikan motivasi, semangat, dan tentunya meminta izin serta doa restu. Karena doa orang tua adalah modal utama kesuksesan seorang atlet,” kata Subhan di ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kontingen Kota Bogor akan berangkat ke Malaysia pada 25 Juni 2026 dengan membawa 18 atlet dan tiga pelatih. Mereka akan mengikuti sejumlah nomor pertandingan dalam ajang yang diikuti peserta dari berbagai negara Asia Tenggara tersebut.
“Target kami dari kejuaraan di Malaysia ini bisa meraih tiga medali emas. Mudah-mudahan atlet-atlet Kota Bogor bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Baca juga: 18 Atlet Anggar Kota Bogor Siap Berlaga di NS Matrix Fencing Malaysia
Menurut Subhan, keikutsertaan dalam turnamen internasional tersebut bukan satu-satunya agenda uji coba yang akan dijalani atlet anggar Kota Bogor.
Setelah Malaysia, para atlet juga dijadwalkan mengikuti sejumlah kejuaraan di Mojokerto, Bandung, hingga ajang Popda yang rencananya digelar di Karawang dan Bekasi.
“Dalam persiapan menuju Porprov, hampir setiap bulan kami akan mengikuti kejuaraan. Tujuannya agar jam terbang atlet semakin tinggi dan mental bertanding semakin kuat,” imbuhnya.
Subhan optimistis target empat medali emas yang diberikan KONI Kota Bogor pada Porprov 2026 bisa terlampaui. Bahkan, pihaknya memasang target tujuh emas.
“Saya optimistis bisa lebih dari target KONI. Kalau atlet mampu meraih tujuh emas di Porprov nanti, saya siap memberikan hadiah dari dana pribadi berupa perjalanan ke Singapura selama tiga hari dua malam untuk atlet dan pelatih yang berprestasi,” ucapnya.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan keberangkatan atlet ke Malaysia merupakan bagian dari program try out yang disiapkan untuk memaksimalkan prestasi anggar Kota Bogor di Porprov 2026.
“Ini adalah rangkaian persiapan agar raihan prestasi IKASI Kota Bogor di Porprov bisa lebih maksimal. Target resmi memang empat medali emas, tetapi saya yakin dengan potensi yang dimiliki dan pembinaan yang dilakukan, target itu bisa terlampaui,” ujarnya.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Kota Bogor, 2 Orang Terluka
Dedy meminta seluruh atlet menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan mental selama mengikuti kejuaraan internasional tersebut. Menurutnya, persiapan kontingen Kota Bogor untuk Porprov 2026 secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 90 persen.
“Kesiapan atlet, pelatih, hingga sarana dan prasarana sudah sangat matang. Untuk venue Porprov juga sebagian besar sudah siap digunakan,” ujarnya.
Dedy menjelaskan, cabang olahraga anggar nantinya akan dipertandingkan di kawasan Green Forest, yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan Porprov 2026 di Kota Bogor.
Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari para orang tua atlet. Salah satunya Hendra Saputra, orang tua atlet anggar kategori epee, yang mengaku terus memberikan motivasi kepada anaknya agar mampu menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan.
“Kami selalu mengingatkan agar tetap semangat berlatih dan jangan melupakan pelajaran sekolah. Motivasi dari orang tua harus terus diberikan agar mereka bisa tampil maksimal di setiap kejuaraan,” kata Hendra.
Ia mengungkapkan anaknya telah menekuni olahraga anggar selama dua tahun dan baru-baru ini berhasil meraih juara pertama kategori epee putri usia 17 tahun pada ajang West Java.
“Alhamdulillah bisa juara. Itu hasil kerja keras atlet dan para pelatih yang terus membimbing mereka,” pungkasnya.
(hrs/ckl)
Serba Serbi
18 Atlet Anggar Kota Bogor Siap Berlaga di NS Matrix Fencing Malaysia
KlikBogor – Sebanyak 18 atlet anggar Kota Bogor siap bertanding pada NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia. Ajang ini menjadi bagian persiapan para atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Menjelang keberangkatan, jajaran Pengurus Cabang Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Balai Kota Bogor, Rabu, 24 Juni 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Jenal Mutaqin menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terhadap para atlet yang akan membawa nama daerah di ajang internasional tersebut.
“Pengcab IKASI pagi ini bersilaturahim dan berdiskusi. Kebetulan Pak Wali Kota sedang ada agenda sehingga saya mewakili beliau menerima rekan-rekan pengurus dan pelatih. Hari ini sebetulnya mulai mempersiapkan keberangkatan ke event NS Matrix Fencing di Malaysia,” ujarnya.
Menurut Jenal, keikutsertaan para atlet di kejuaraan internasional ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jawa Barat 2026. Ia berharap pengalaman bertanding di Malaysia dapat meningkatkan mental, fisik, dan kualitas permainan para atlet.
“Ini sebagai langkah persiapan menghadapi Porprov nanti agar mental mereka lebih kuat, lebih siap, fisik juga lebih teruji, dan lebih terlatih, dengan target empat medali emas di Porprov 2026,” katanya.
Baca juga: Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Dewi Sartika, 15 Gerobak Diamankan
Sebagai Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal mengaku bangga melihat atlet-atlet Kota Bogor mulai berani tampil di level internasional. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya memberikan kesempatan bertanding, tetapi juga menyiapkan apresiasi bagi atlet berprestasi.
“Tak hanya sekedar mengikutsertakan mereka sebagai atlet, prestasi yang nanti diraih akan menjadi sebuah rekomendasi dan prioritas, salah satunya untuk masuk ke sekolah negeri.
Selain itu, Pemkot Bogor juga menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi dan memberikan perhatian bagi atlet senior melalui peluang bekerja di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Sementara itu, Sekretaris Umum IKASI Kota Bogor, Syafri Adilah mengatakan, sebanyak 18 atlet yang diberangkatkan akan mengikuti seluruh nomor pertandingan, yakni kategori foil, epee, dan sabre.
“Total atlet yang akan main di kejuaraan NS Matrix Fencing di Malaysia ada sekitar 18 orang. Kategorinya semua kita ikuti, ada foil, epee, sama sabre. Semua kategori kita ikut main,” ujarnya.
Baca juga: NEST 2026 x COMBOOST by FMSC Wujudkan Aksi Lingkungan di Barengkok
Ia menjelaskan, turnamen tersebut bersifat terbuka dan diikuti peserta dari berbagai negara di Asia. Para atlet yang diberangkatkan juga berasal dari berbagai jenjang usia, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga mahasiswa.
Dari sisi persiapan, menurut Syafri, kondisi fisik dan kesehatan para atlet telah dipersiapkan secara matang sejak jauh hari.
“Mudah-mudahan dengan kesiapan ini kita bisa bikin bangga Kota Bogor. Dan ini semua juga tujuannya untuk Porprov 2026 bulan November, di mana Kota Bogor menjadi tuan rumah,” katanya.
Terkait target di Porprov 2026, Syafri mengaku optimistis. Jika Pemerintah Kota Bogor menargetkan empat medali emas, IKASI Kota Bogor justru memasang target lebih tinggi.
“Kalau Pak Wakil tadi menyampaikan empat emas, tapi kalau dari kami khusus IKASI Kota Bogor punya target tujuh emas. Optimistis,” tegasnya.
Rombongan atlet dan ofisial dijadwalkan berangkat ke Malaysia pada Kamis, 26 Juni 2026 esok dan akan mengikuti rangkaian pertandingan selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Juni 2026.
(hrs/ckl)
Serba Serbi
Kota Hujan Rajai Popwilda Jabar 2026, Sabet Gelar Juara Umum
KlikBogor – Kontingen pelajar Kota Bogor sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Wilayah I Jawa Barat 2026.
Skuad Kota Hujan berhasil memuncaki klasemen akhir setelah bersaing ketat dan membawa pulang total 22 medali, yang terdiri atas 7 medali emas, 6 perak, dan 9 perunggu.
Keberhasilan luar biasa ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana pada Senin, 22 Juni 2026.
Ia mengungkapkan, rasa bangga atas perjuangan para atlet pelajar yang tampil luar biasa sepanjang kompetisi yang berlangsung pada 15–19 Juni 2026 di GOR Arcamanik, Bandung.
”Kota Bogor berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam dua edisi berturut-turut, setelah sebelumnya juga meraih predikat yang sama pada 2024. Ini menjadi bukti nyata dari konsistensi pembinaan atlet pelajar yang berjalan berkesinambungan di Kota Bogor,” ujar Anas.
Persaingan di Popwilda Wilayah I Jabar 2026 kali ini terbilang sangat ketat. Di papan atas klasemen akhir, Kota Bogor terlibat aksi saling kejar perolehan medali yang dramatis dengan tetangganya, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ketiga daerah tersebut sebenarnya sama-sama mengemas total 7 medali emas.
Namun, Kota Bogor berhak menduduki takhta tertinggi dan menyegel gelar juara umum berkat keunggulan raihan medali perak.
Kota Bogor mengoleksi 6 perak, unggul tipis satu angka dari Kabupaten Bogor di peringkat kedua dengan 5 perak, dan KBB di peringkat ketiga dengan 4 perak.
Secara keseluruhan, ajang tahunan multi-event ini diikuti oleh 2.250 atlet pelajar, didampingi 396 pelatih, serta 164 ofisial yang mewakili 25 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Mereka berkompetisi di lima cabang olahraga (cabor) utama, yaitu bola basket, bola voli indoor, pencak silat, sepak takraw, dan sepak bola. Kota Bogor sendiri mengirimkan 100 atlet terbaiknya untuk bertarung di nomor perorangan maupun beregu.
Cabor pencak silat menjadi salah satu lumbung emas terbesar yang memuluskan langkah Kota Bogor menuju tangga juara umum.
Skuad pencak silat asuhan kepala pelatih (head coach) Solihin sukses menyabet predikat kontingen terbaik atau juara umum cabor setelah mengamankan 17 medali (5 emas, 6 perak, 6 perunggu).
Manajer Kontingen Pencak Silat Kota Bogor, Teddy Mulyana, menyatakan bahwa target juara umum cabor memang sudah dipatok sejak awal pembentukan tim.
“Kami mempertahankan tradisi. Kuncinya sudah kami capai di pencak silat, dan ini menjadi modal besar bagi Kota Bogor untuk mengunci gelar juara umum POPWILDA,” kata Teddy.
Dalam cabor ini, sejumlah atlet tampil dominan. Nazmi Orlin Mulyana sukses mempertahankan tradisi emas setelah naik ke kelas C putri dan kembali menyumbang emas sekaligus tiket ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2027.
Selain itu, penampilan Bulan Syariefani di kelas E putri juga mencuri perhatian. Atlet yang sempat dibina di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Kemenpora Cibubur ini menang tanpa tanding di babak final setelah lawannya dari KBB mengundurkan diri akibat cedera.
Selain mempertahankan takhta juara umum, kontingen Kota Bogor juga berhasil mengukir tinta emas sejarah baru.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan daerah, dua cabor beregu bergengsi, yakni bola basket dan sepak bola, berhasil lolos bersamaan ke ajang Popda XV Jawa Barat 2027.
Tim sepak bola pelajar Kota Bogor tampil perkasa sepanjang fase grup dengan mencatatkan kemenangan telak 5-0 atas KBB, serta menyapu bersih poin penuh saat meladeni perlawanan Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok.
Kepala Pelatih Sepak Bola Kontingen Kota Bogor, Kodrat, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari persiapan tim yang matang dan berjangka panjang.
“Persiapan kita menuju POPWILDA ini sangat panjang. Pemain-pemain kita memiliki jam terbang yang baik. Selain masuk di skuad elite U-17, beberapa di antaranya juga aktif membela klub-klub besar kelompok umur di Liga 1,” jelas Kodrat.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pelatih Basket Kontingen Kota Bogor, Ryan, menegaskan komitmen timnya yang langsung mengalihkan fokus untuk mematangkan taktik menyongsong kompetisi berikutnya.
”Lolosnya tim basket putra dan putri ke Popda adalah target awal kami. Evaluasi dari Popwilda ini akan langsung kami benahi dalam sisa waktu persiapan agar di Popda XV Jabar 2027 nanti kami bisa melangkah lebih jauh dan menyumbang medali bagi Kota Bogor,” tutur Ryan.
Menanggapi performa impresif secara makro, Kepala Pelatih Pencak Silat, Solihin, mengapresiasi tinggi kedisiplinan dan semangat juang anak-anak asuhnya bersama jajaran pelatih lain seperti Zaini, Suparman Mamparaya, Rahmat Cahaya Kancana, dan Ade Triwahyuni.
”Prestasi ini hasil dari proses latihan panjang. Semoga capaian ini menjadi motivasi besar bagi para atlet pelajar untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Kota Bogor di tingkat provinsi maupun nasional kelak,” pungkas Solihin.
Sebagai informasi tambahan bagi masyarakat, ajang pembinaan usia muda tingkat pelajar (Popwilda) ini memiliki jalur dan atmosfer kompetisi yang berbeda dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV 2026 mendatang.
Untuk ajang Porprov tingkat dewasa atau profesional, KONI bersama Pemkot Bogor diketahui tengah menyiapkan kekuatan penuh yang jauh lebih besar dengan rencana mengirimkan total 572 atlet terbaiknya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita12 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
-
Berita9 bulan ago128 Spesies Kupu-Kupu Ditemukan di Kampus IPB University
