Connect with us

Berita

Ratusan Sopir dan Pemilik Angkot Geruduk Balaikota Bogor

Published

on

Ratusan Sopir dan Pemilik Angkot Geruduk Balaikota Bogor
Ratusan sopir dan pemilik angkutan kota (angkot) menggelar aksi unjuk rasa di Balaikota Bogor, Kamis, 23 Oktober 2025.

KlikBogor – Ratusan sopir dan pemilik angkutan kota (angkot) menggelar aksi unjuk rasa di Balaikota Bogor, Kamis, 23 Oktober 2025.

Dalam aksinya, mereka menuntut penghentian “pengandangan” angkot serta menolak rencana penghapusan angkot tua sebagai bagian dari peremajaan transportasi.

Setelah sekian lama berorasi, perwakilan massa aksi akhirnya diterima oleh Asisten Pemerintahan (Aspem) Setda Kota Bogor, Eko Prabowo.

Koordinator Aksi, Rus Samudra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan seluruh aspirasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui pertemuan dengan Aspem. Namun, sambungnya, keputusan akhir tetap menunggu arahan dari Wali Kota Bogor.

“Kami diterima oleh Pak Eko. Beliau menampung semua aspirasi kami, tapi keputusan tetap menunggu Wali Kota sebagai pimpinan yang berwenang,” ujar Rus kepada wartawan.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan massa aksi meminta penghentian “pengandangan” angkot dan angkot yang sudah ditahan segera dikembalikan kepada pemiliknya.

“Mobil yang dikandangin itu kan sudah ada puluhan, ditangkap begitu saja, walaupun ada juga begitu ditangkap di kasih surat tilang di dinas, di kantor, itu kan menyalahi aturan dan kami protes di dalam. Kami meminta dengan tegas misalkan besok sampai Sabtu mobil tidak dikeluarkan, maka hari Senin kami akan geruduk dinas (Dinas Perhubungan),” tegasnya.

Rus juga menegaskan bahwa pihaknya menolak rencana penghapusan angkot. Mereka meminta agar peremajaan ini tidak mengharuskan penggunaan kendaraan baru karena keterbatasan finansial.

“Peremajaan ini kami meminta tidak dengan mobil baru, yang penting usianya di atas 20 tahun, seperti 2015 atau 2017. Karena dengan mobil baru kami tidak akan sanggup untuk beli,” ucapnya.

Terpisah, Aspem Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, mengungkapkan pihaknya telah menerima semua aspirasi yang disampaikan oleh para sopir dan pemilik angkot.

Ia juga mengatakan semua aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pimpinan daerah untuk menjadi bahan pertimbangan kebijakan transportasi ke depan.

“Salah satu yang dituntut jangka pendek teman-teman ini supaya angkot yang kemarin dikandangin, dikeluarkan dulu karena menurut mereka sudah beberapa hari tidak ada penghasilan,” ungkap Eko.

Terkait penghapusan angkot, kata Eko, program ini sebenarnya telah diatur dalam peraturan daerah (perda) yang mencakup reduksi, konversi, dan rerouting sejak 2016.

Namun, massa aksi berharap Pemkot Bogor mengambil kebijakan penundaan penghapus angkot usia di atas 20 tahun karena kondisi ekonomi mereka belum memungkinkan untuk peremajaan kendaraan.

“Keputusannya belum, nanti akan disampaikan ke Pak Wali, Pak Wakil, Pak Sekda dan dibahas untuk mengambil kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Eko memungkas.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Published

on

By

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian
Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi korban hanyut di Sungai Ciliwung, Rabu, 15 April 2026. Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

KlikBogor – Lansia laki-laki berinisial US (77), yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan.

Tim SAR gabungan menemukan korban pada Rabu, 15 April 2026 siang atau hari kelima pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Lansia 77 Tahun di Cilebut Timur Diduga Hanyut, SAR Lakukan Pencarian

Katim Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan korban ditemukan sejauh 21 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hanyut.

“Korban sudah ditemukan pukul 11.30 WIB dengan jarak 21 km dalam keadaan meninggal dunia,” kata Andi, Kamis, 16 April 2026.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Tegallega Diterjang Banjir Lintasan

Ia menambahkan, jasad korban saat ditemukan dalam posisi terlentang terlilit jala di pinggir Sungai Ciliwung dekat perumahan Taman Anyelir 3.

Setelah dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk dilakukan pemulasaraan.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Cuaca Ekstrem, 16 Bencana Terjadi dalam Sehari di Kota Bogor 

Published

on

By

Cuaca Ekstrem, 16 Bencana Terjadi dalam Sehari di Kota Bogor 
Sejumlah petugas tengah mengevakuasi pohon tumbang di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu, 15 April 2026 sore. Foto: tangkapan layar.

KlikBogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat 16 kejadian bencana yang terjadi pada Rabu, 15 April 2026.

Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Bogor sejak sekira pukul 15.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan terdapat lima titik kejadian pohon tumbang. Rinciannya, dua kejadian terjadi di Kelurahan Lawanggintung dan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan.

Selanjutnya, dua pohon tumbang terjadi di Kelurahan Sukasari dan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur serta satu kejadian di Kelurahan Pasirmulya, Kecamatan Bogor Barat.

Selain itu, angin kencang menyebabkan atap rumah terbawa. Tercatat, satu kejadian terjadi di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan serta dua kejadian di Kelurahan Pasirkuda dan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat.

“Untuk atap ambruk atau bangunan ambruk dilaporkan terjadi di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur,” imbuh Dimas Tiko, Kamis, 16 April 2026.

Untuk kejadian banjir, terdapat tiga titik yang seluruhnya terjadi di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.

Sementara itu, tanah longsor dilaporkan terjadi di empat titik yakni satu kejadian di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur dan tiga lainnya di Kecamatan Bogor Tengah tepatnya di Kelurahan Cibogor, Kebonpedes, dan Tegallega.

Dimas Tiko menambahkan, seluruh laporan bencana tersebut masuk ke BPBD hingga pukul 22.00 WIB.

Dari total kejadian, 13 bencana telah selesai ditangani oleh petugas. Sementara dua kejadian sedang proses penanganan dan satunya belum tertangani.

Ia memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam seluruh kejadian tersebut. Namun mengingat potensi cuaca ekstrem masih mengintai, Dimas Tiko mengimbau warga untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

“Jangan panik, namun pastikan Anda selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi seperti BMKG atau akun media sosial BPBD setempat,” ujarnya.

Warga juga diimbau untuk mengenali potensi bahaya. Jika melihat kenaikan debit air yang cepat atau kondisi lereng yang tidak stabil di sekitar tempat tinggal, segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman tanpa menunggu instruksi resmi.

Selain itu, warga memastikan bahwa dokumen berharga, obat-obatan, dan perlengkapan darurat (tas siaga bencana) sudah dikemas dalam satu tempat yang mudah dijangkau.

Ia juga mengimbau warga untuk hindari area berisiko. “Selama hujan lebat disertai angin kencang, hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau berada di dekat tebing yang rawan longsor,”

Terakhir, warga diimbau untuk gotong royong dan lapor cepat. “Segera laporkan jika ada kerusakan atau potensi bahaya baru di lingkungan Anda melalui call center kami atau kepada aparatur kelurahan setempat,” ujarnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Cimahpar Aktifkan Lagi Pos Kamling: Tangkal Tawuran-Curanmor

Published

on

By

Cimahpar Aktifkan Lagi Pos Kamling: Tangkal Tawuran-Curanmor
Lurah Cimahpar, Arief Hidayat. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, kembali mengaktifkan Pos Keamanan Lingkungan (Kamling) untuk menjaga keamanan di wilayahnya.

Lurah Cimahpar, Arief Hidayat, menyampaikan bahwa pihak kelurahan hingga pengurus wilayah telah berkomitmen untuk menggalakkan kembali kegiatan ronda malam.

“Kami sudah berkomitmen dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta RT dan RW untuk kembali mengaktifkan Pos Kamling, sesuai dengan arahan pimpinan, ayo digalakkan kembali kegiatan Pos Kamling-nya,” ujar Arief kepada awak media, Rabu, 15 April 2026.

Menurutnya, kejadian tawuran dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayahnya kerap terjadi pada dini hari, khususnya antara pukul 03.00 hingga 04.00 WIB.

“Kalau kita jaga, memang aman. Tapi mereka tau jam pulang kita. Biasanya kejadian terjadi di pukul 3 atau 4 subuh,” ungkap Arief.

Baca juga: Katulampa Punya Wahana Ngalun yang Kini Terus Dikembangkan

Untuk itu, pihaknya mengoptimalkan program yang telah ada dengan mengaktifkan kembali Pos Kamling serta meningkatkan koordinasi lintas elemen masyarakat.

Pada pagi sampai siang hari, aparat menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, sementara pada malam hari dilakukan patroli secara bergiliran.

“Alhamdulillah di Cimahpar Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, RW, dan LPM semua koordinasinya lancar. Mereka saling bergantian melakukan patroli, hari ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas, besoknya RT, RW, atau LPM. Jadi menyiasati mencegah terjadinya tawuran seperti itu,” bebernya.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Selain itu, pihaknya juga menyoroti aksi tawuran yang sering kali dipicu oleh pengaruh alkohol dan obat-obatan terlarang. Cimahpar sendiri telah membentuk Kelurahan Anti Narkoba.

“Jadi Cimahpar masuk salah satu kelurahan percontohan sebagai Kelurahan Anti Narkoba. Kami juga punya satgas yang juga berpatroli di malam hari , takutnya ada anak-anak yang pada nongkrong menggunakan narkoba atau alkohol, nah dari situ bisa dicegah,” ungkapnya.

Arief juga menjelaskan, kegiatan Kelurahan Anti Narkoba ini diwajibkan untuk dilaporkan secara berkala setiap enam bulan sekali.

“Di Desember kemarin kami sudah ekspos dengan BNN Kabupaten, yang nanti bulan Juni sekarang ekspos lagi terkait progres kegiatan Kelurahan Anti Narkoba. Karena salah satunya itu tadi untuk mencegah tawuran,” tandasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer