Berita
Pemkot Bogor Terbitkan Aturan Selama Ramadan 1447 H
KlikBogor – Menyikapi hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) yang menetapkan awal Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota sebagai dasar pengaturan berbagai aspek selama Ramadan 1447, mulai dari ketertiban umum, pengaturan jam kerja aparatur, hingga pengamanan aktivitas masyarakat.
“Ada beberapa hal terkait ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Ketertiban umum ini meliputi pergerakan masyarakat selama melaksanakan rangkaian kegiatan harian di bulan puasa,” kata Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
Dedie Rachim mengatakan hal tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi terkait Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat terhadap Gangguan Selama Bulan Ramadan 1447 H yang berlangsung di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dijelaskan, terkait pengaturan jam kerja di lingkungan Pemkot Bogor pada hari Senin hingga Kamis dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00–12.30 WIB.
Sementara pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB dengan waktu istirahat pukul 11.30–12.30 WIB.
Selain itu, Pemkot Bogor juga menyiapkan pelaksanaan tarawih keliling (tarling) yang pada tahun ini dibagi menjadi 14 tim, meningkat dari sebelumnya yang hanya tiga tim.
“Tahun ini tarling kita bagi menjadi 14 tim, artinya satu tim kebagian sekitar tiga kali tarling. Ini menjadi pertimbangan agar aparatur juga memiliki waktu yang lebih leluasa untuk keluarga masing-masing,” jelasnya.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa Ramadan tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM) yang direncanakan berlangsung pada 1 hingga 3 Maret 2026.
Oleh karena itu, ia menekankan perlunya langkah-langkah taktis, termasuk rekayasa lalu lintas dan pengamanan kegiatan.
“Pelaksanaan Cap Go Meh akan menutup jalan dari sore hingga malam, karena ada festival kuliner yang berkaitan dengan Ramadan dan juga arak-arakan budaya. Ini tentu harus kita siapkan dengan baik,” jelasnya.
Wali Kota juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan pokok selama Ramadan.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap sembako, seperti beras dan minyak goreng, harus terpenuhi tanpa terjadi lonjakan harga yang signifikan.
“Kita akan lakukan sidak dan operasi pasar di setiap kecamatan, sehingga kita pastikan logistik untuk operasi pasar ini berjalan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti potensi peningkatan aktivitas masyarakat di sejumlah titik, seperti kawasan Alun-Alun Kota Bogor yang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume pedagang.
Hal tersebut, sambung Dedie Rachim, perlu diantisipasi agar tetap tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Ia juga menyinggung peningkatan pergerakan masyarakat dari wilayah sekitar Kota Bogor, seperti Ciomas, Dramaga, Ciawi, Parung, dan sekitarnya, yang diperkirakan akan masuk ke Kota Bogor selama Ramadan.
Titik-titik pertemuan masyarakat seperti BTM, Botani Square, dan Jambu Dua menjadi perhatian khusus dalam pengamanan kegiatan.
“Peningkatan volume masyarakat ini harus kita perhatikan dan kita antisipasi. Apalagi ada penjual takjil yang mungkin akan berjualan di badan jalan, itu juga harus dikoordinasikan agar tidak mengganggu lalu lintas,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Dedie Rachim juga menyetujui penerbitan SK Wali Kota terkait tempat-tempat usaha yang dilarang atau wajib ditutup selama Ramadan, di antaranya klub malam, diskotek, mandi uap (spa), rumah pijat, arena permainan ketangkasan manual maupun elektronik, bar, karaoke, serta usaha penunjang di area hiburan.
Selain itu, ditegaskan pula larangan petasan, sahur on the road (SOTR), serta kewajiban penyelenggaraan bazar Ramadan secara tertib.
Terakhir, ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Idulfitri tingkat Kota Bogor 1447 H direncanakan akan dilaksanakan di Kebun Raya Bogor.
“Kita persiapkan semuanya sampai H+7 pascalebaran. Mudah-mudahan sinergi dan kolaborasi ini ditujukan agar masyarakat bisa menikmati rangkaian ibadah puasa Ramadan sampai pascalebaran dengan aman dan nyaman,” tandasnya.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil yang hadir dalam acara tersebut, berharap kebijakan yang dituangkan dalam SK Wali Kota dapat menciptakan suasana Ramadan yang kondusif.
“Semoga dengan diterbitkannya SK Wali Kota ini, kondusivitas pelaksanaan ibadah Ramadan di Kota Bogor secara umum dapat terlaksana dengan baik. Tentu ini membutuhkan dukungan semua pihak agar tujuan dan maksudnya dapat tercapai,” katanya.
(rls/hrs)
Berita
Bersih-bersih Ciliwung, 1,2 Ton Sampah Diangkat dalam 2 Jam
KlikBogor – Memperingati Hari Bumi, aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung digelar PT Mitra Natura Raya (MNR) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada Sabtu, 25 April 2026. Turut hadir, unsur gabungan TNI-Polri serta para relawan.
Pembersihan sampah di aliran sungai dilakukan dari titik Taman Soedjana Kassan hingga ke arah Jembatan Otista.
Saat melakukan susur sungai, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyaksikan langsung keindahan alam yang menjadi anugerah Tuhan bagi kehidupan manusia.
Namun di sisi lain, ia mengaku miris melihat masih banyaknya perilaku membuang sampah sembarangan, bahkan ke sungai.
“Tetapi sikap dan perilaku kita ternyata masih banyak yang zalim. Kita belum mampu menunjukkan rasa terima kasih kepada alam yang sudah begitu banyak memberi kepada kita. Buktinya apa? Hari ini, dalam kurun waktu dua jam, kita berhasil mengangkat 1,2 ton sampah,” ujarnya.
Bersama peserta aksi bersih-bersih, Dedie Rachim turut mengangkat sampah yang terbawa arus air, tersangkut di bebatuan, hingga menumpuk di bantaran sungai.
Ia mengatakan, jenis sampah yang ditemukan bukan hanya plastik, tetapi juga popok, pakaian bekas, hingga kasur.
Melihat kondisi tersebut, ia meminta masyarakat untuk berhenti menzalimi alam dengan membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai.
Pemkot Bogor terus mendorong penanganan sampah dari sumbernya melalui pemilahan serta pengolahan sampah yang masih memiliki nilai manfaat.
“TPS3R akan kita kuatkan, bank-bank sampah akan kita perkuat, dan kelompok-kelompok pecinta lingkungan akan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bogor,” tegasnya.
Selain itu, residu hasil pemilahan sampah di wilayah nantinya akan diolah lebih lanjut menjadi energi listrik, sehingga jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat terus ditekan.
“Pada 2028, Bogor memiliki peluang untuk mengolah sampah paling tidak 1.000 ton per hari,” imbuh Dedie Rachim.
Sementara itu, perwakilan PT Mitra Natura Raya, Abi Irawan, mengatakan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya juga melibatkan generasi muda agar semakin peduli dan sadar terhadap lingkungan sekitarnya.
“Terutama terhadap kondisi di lingkungan sekitar. Kami mengajak mereka untuk memulai dari hal sederhana, yaitu tidak membuang sampah sembarangan. Generasi muda harus dilibatkan, karena ke depan merekalah yang akan meneruskan perjuangan ini,” katanya.
(ckl/hrs)
Berita
PAN Kota Bogor Pasang Target jadi Pemenang Pemilu 2029
KlikBogor – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor memasang target untuk menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029 mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PAN, Eddy Soeparno usai kegiatan konsolidasi dan penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan DPD PAN Kota Bogor di Hotel Grand Pangrango, Minggu, 26 April 2026.
Eddy menyatakan bangga dengan kepengurusan baru yang dipimpin oleh Ketua DPD PAN Kota Bogor yang juga Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
Komposisi kepengurusan baru yang lengkap dan diisi oleh berbagai latar belakang ini dinilai menjadi cikal bakal perjalanan partai menuju kemenangan.
“Mudah-mudahan di tahun 2029 PAN betul-betul bisa semakin kuat di Kota Bogor dengan targetnya kita sebagai pemenang Pemilu. Ini adalah cikal bakal dari perjalanan kita untuk menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Baca juga: Parkir di Jalan Suryakencana Beralih ke Sisi Kanan Diuji Coba
Untuk jangka pendek, PAN menitikberatkan pada penguatan jaringan partai mulai dari tingkat DPD, turun ke DPC dan DPRt. Jaringan partai juga diperkuat hingga akar rumput.
“Jadi penguatan jaringan mulai dari kecamatan, kelurahan, sampai ke RT/RW. Saya kira sangat penting dan itu merupakan PR kita saat ini yang menjadi prioritas,” jelas Eddy.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan kesiapannya dalam mengemban mandat yang diberikan oleh partai.
“Insyaallah saya siap melaksanakan pengemban amanah yang diberikan, terutama sesuai dengan tagline-nya ‘Bantu Rakyat, Cerdaskan Bangsa’,” ucapnya.
Baca juga: RW 10 Situgede Terapkan Pilah Sampah dari Rumah
Dedie juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah di tengah berbagai tantangan.
“Dari Bogor tentu hal yang paling penting adalah bagaimana mengnyinergikan antara kebijakan pemerintah pusat dengan daerah dalam situasi yang cukup memprihatinkan, dinamika perkembangan politik dunia dan juga tentu permasalahan anggaran yang terbatas,” tambahnya.
Terkait Pemilu 2029, Dedie menegaskan, PAN Kota Bogor tidak hanya ingin mempertahankan kursi di parlemen, tetapi juga menjadi pemenang.
“Tadi sudah disampaikan dari DPP, kita mempertahankan dan bahkan menambah jumlah kursi DPRD Kota Bogor. Hari ini 5 (kursi), dan ke depan insyaallah jadi pemenang dari Pileg 2029,” katanya.
Ia juga menyebut, PAN siap menghadapi sistem pemilu apa pun yang akan diterapkan.
“Kita belum tahu ya, tertutup atau terbuka. Apa pun yang nanti harus dilaksanakan, tentu nomor satu adalah targetnya Partai Amanat Nasional memenangkan Pemilu 2029,” pungkasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Nutrisius dan Baitulmal Tazkia Bantu Gizi Puluhan Anak Stunting di Bubulak
KlikBogor – PT Nutrisius Sari Persada bersama Baitulmal Tazkia memberikan bantuan kepada 38 anak stunting di wilayah Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Pemberian bantuan paket pangan gizi ini akan berlangsung selama enam bulan dan untuk pertama kali diserahkan di Aula kantor Kelurahan Bubulak, Jumat, 24 April 2026.
Perwakilan PT Nutrisius Sari Persada, Malik Gunawan, memaparkan pihaknya mendukung untuk kegiatan di Kelurahan Bubulak, karena di wilayah ini masih banyak jumlah anak stunting.
“Ini juga merupakan keprihatinan kami, karena kami berdomisili di Bubulak, tentu harus memiliki dampak. Ini mungkin langkah kecil yang kami lakukan kepada masyarakat Bubulak,” ungkap Malik kepada wartawan.
Baca juga: Warteg Fancy, Kreativitas Pelaku Usaha Respons Perilaku Konsumen
Malik berharap angka stunting di wilayah Bubulak terus menurun setelah program dari PT Nutrisius Sari Persada, bahkan sampai nol.
“Ya, tidak ada lagi anak stunting di Kelurahan Bubulak dan harapannya ini juga bisa menjadi percontohan program di tempat lain. Sehingga tentu dampaknya bukan hanya untuk Bubulak, tapi mungkin tingkat Kota Bogor bahkan nasional,” ujarnya.

PT Nutrisius Sari Persada bersama Baitulmal Tazkia memberikan bantuan paket pangan gizi untuk anak stunting di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Jumat, 24 April 2026.
Direktur Baitulmal Tazkia, Iwan, mengatakan bahwa pihaknya selalu berkolaborasi dengan PT Nutrisius Sari Persada dalam penyaluran dana zakat.
Hal itu agar memastikan semua dana yang disalurkan tepat sasaran terutama juga untuk penerima manfaat yang kali ini anak-anak stunting.
“Selain itu, insyaallah kami akan melakukan program pendampingan lainnya dari mulai sebelum dan sesudahnya. Akan kami coba ukur dari sisi apa, kaji dampak dari program yang sudah berjalan. Kami serahkan 38 paket pengen gizi,” terangnya.
Baca juga: Bogor Siapkan PSEL 2.500 Ton, Kayumanis Masuk Proyek Tahap Kedua
Sementara itu, Lurah Bubulak, Anjar Apriyana, memaparkan secara keseluruhan hasil penimbangan balita di Februari 2026 terdapat 38 orang yang masuk kategori stunting.
Untuk mengatasi dan mencegah stunting, Kelurahan Bubulak membuat yang namanya program inovasi, yaitu Asanti kepanjangan Atasi Stunting dengan Makan Telur dan Ikan.
“Ada tiga poin penting yang akan dilaksanakan di Asanti. Pemberian makanan tambahan berupa telur, ikan, serta susu, sayuran dan vitamin. Ini di-support oleh PT Nutrisius Sari Persada dan Baitulmal Tazkia,” ujarnya.
Pihaknya akan melakukan edukasi dan sosialisasi serta pendampingan. Pendampingan oleh kader per RW yang mungkin menjadi suatu hal yang nanti bisa mendampingi tepat sasaran selama enam bulan ke depan.
“Penyaluran bantuan ini dilaksanakan satu bulan, satu kali di hari Jumat Minggu ketiga. Sehingga nantinya bisa terlihat di akhir bulan September 2026 apakah terjadi penurunan atau tidak setelah kita melaksanakan intervensi bantuan pangan bergizi,” katanya.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi6 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita10 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini1 tahun agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam

Pingback: 5 Atap Rumah Warga Ciparigi Bogor Rusak Tersapu Angin