Berita
Jumat Sehat, Wartawan PWI Kota Bogor Ramai-ramai Olahraga
KlikBogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor mengimplementasikan program Jumat Sehat. Kegiatan ini diikuti sejumlah wartawan yang terpumpun dalam PWI Kota Bogor.
Program Jumat Sehat yang dimulai pada pukul 07.00 WIB diawali dengan aktivitas olahraga berupa senam di halaman Sekretariat PWI Kota Bogor.
Selanjutnya, para wartawan melakukan lari dan ada juga yang jalan santai mengelilingi Stadion GOR Pajajaran. Selesai berolahraga, seluruh wartawan berkumpul sambil diskusi sambil sarapan bersama.
Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi mengatakan, Jumat Sehat merupakan bagian dari program rutin yang nanti dilaksanakan setiap hari Jumat pagi.
“Kegiatan ini memang pertama yang dilakukan PWI Kota Bogor. Dan menurut informasi kegiatan ini juga pertama di Indonesia di lingkungan PWI,” ucap Aldho sapaan akrabnya, Jumat, 16 Agustus 2024.
Selain untuk mempererat silaturahmi antar wartawan, kata Aldho, kegiatan ini utamanya ditujukan untuk meningkatkan kesehatan agar tubuh menjadi bugar.
“Karena kita ketahui selama ini aktivitas (wartawan) padat, sementara waktu untuk olahraga kurang. Ini salah satu upaya agar teman-teman sehat dan terjaga kebugarannya saat aktivitas,” imbuhnya.
Dia mengatakan bahwa program ini juga untuk mendukung wartawan yang memiliki Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Mereka nanti yang menyediakan menu makanan untuk sarapan seusai Jumat Sehat.
“Jadi kami berusaha untuk meningkatkan pemberdayaan potensi UMKM dari anggota PWI Kota Bogor, salah satunya untuk sarapan usai berolahraga dan itu setiap Jumat Sehat menunya berbeda-beda,” tandasnya. (*)
Berita
Pesantren Pertanian Darul Fallah Siapkan Milad ke 66 dan Temu Nasional Alumni
KlikBogor – Pengurus Yayasan Pesantren Pertanian Darul Fallah bersama Pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Darul Fallah (IAD) menggelar rapat konsolidasi persiapan kepanitiaan Milad ke-66 Pesantren Pertanian Darul Fallah dan Temu Nasional Alumni Darul Fallah.
Rapat yang berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026 dihadiri oleh Ketua Yayasan Pesantren Pertanian Darul Fallah, Naufal Mahfudz, Ketua Umum Ikatan Alumni Darul Fallah (IAD) Jainudin beserta jajaran Pengurus Yayasan dan Pengurus Pimpinan Pusat IAD.
Kegiatan konsolidasi ini membahas kesiapan pelaksanaan agenda besar keluarga besar Darul Fallah, termasuk kepanitiaan, rangkaian acara, serta penguatan sinergi antara pesantren dan alumni.
Sekjen Ikatan Alumni Darul Fallah, Subhan Murtadla menyampaikan bahwa Milad ke-66 Pesantren Pertanian Darul Fallah dan Temu Nasional Alumni Darul Fallah akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 September 2026, di Pesantren Pertanian Darul Fallah, Ciampea, Kabupaten Bogor.
Baca juga: JPO Paledang Bakal Diganti Pelican Crossing untuk Menyeberang Jalan
Dalam agenda tersebut, panitia akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, termasuk Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, serta tokoh-tokoh lainnya.
Kegiatan kali ini mengusung tema ‘Dari Pesantren untuk Negeri: Berkolaborasi Membangun Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern Menuju Indonesia Berdaulat Pangan’.
Subhan lanjut menjelaskan, tema tersebut menggambarkan semangat besar Darul Fallah dalam memperkuat kontribusi pesantren terhadap pembangunan pertanian nasional.
“Ada empat nilai utama yang terkandung dalam tema kegiatan ini. Pertama, pesantren sebagai sumber nilai, pendidikan, pembentukan karakter, dan kaderisasi generasi penerus bangsa,” kata Subhan dalam keterangannya dikutip Sabtu, 27 Juni 2026.
Baca juga: Benarkah Tawon Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ini Kata Pakar IPB
Kedua, Alumni sebagai kekuatan jejaring dan kontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan. Ketiga, kolaborasi sebagai wujud sinergi antara pemerintah, pesantren, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Terakhir atau keempat, pertanian maju, mandiri, dan modern, selaras dengan agenda pembangunan pangan nasional menuju Indonesia yang berdaulat pangan.
Melalui momentum Milad ke-66 dan Temu Nasional Alumni ini, keluarga besar Pesantren Pertanian Darul Fallah berharap dapat memperkuat ukhuwah, memperluas jejaring pengabdian, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian dan kemandirian pangan Indonesia.
(rls/hrs)
Berita
JPO Paledang Bakal Diganti Pelican Crossing untuk Menyeberang Jalan
Klikbogor – Pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) Paledang yang berlokasi di simpang Jalan Kapten Muslihat–Jalan Paledang–Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mulai dikerjakan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung proses pembongkaran tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026 malam.
Dedie Rachim turut didampingi jajaran dari Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor.
Baca juga: JPO Paledang Dibongkar, Ini Pengalihan Lalu Lintasnya
JPO Paledang secara konstruksi telah mengalami kerusakan serius dan dinilai membahayakan, sehingga pembongkaran harus segera dilakukan.
“Kondisinya sudah korosi, harus dibongkar. Selain itu juga selama ini mungkin kita tidak sadari masyarakat yang nyeberang ke sini ternyata membutuhkan usaha. Ibu-ibu, orang tua, anak-anak kesulitan karena sangat tinggi,” ujar Dedie Rachim di lokasi peninjauan.
Ia mengatakan, pembongkaran JPO ini menjadi momentum penting bagi Kota Bogor untuk terus berbenah menjadi kota yang ramah terhadap pejalan kaki.
Ke depan, fasilitas penyeberangan di Jalan Kapten Muslihat akan dialihkan ke permukaan jalan, sehingga para pengguna kendaraan wajib memberikan prioritas kepada masyarakat yang menyeberang.
“Jadi, ini bagian dari upaya kita menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang ramah terhadap pejalan kaki. Nanti sudah tidak ada lagi JPO, akan ada pelican crossing atau zebra cross yang menjadi fasilitas utama bagi masyarakat untuk menyeberang,” katanya.
Baca juga: Tim “Pangeran Biru” PWI Kota Bogor Sabet Juara Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026
Melalui skema baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga ingin membangun budaya berkendara yang lebih menghormati hak pejalan kaki.
“Kita membiasakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengerem ketika ada orang yang menyeberang. Jadi, di situ ada nilai solidaritas kemanusiaan,” ucap Dedie Rachim.
Target pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh PT Prisma Mitra dengan nilai kontrak Rp329 juta ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Namun, pembongkaran struktur utama ditargetkan rampung lebih cepat.
“Ini akan kita coba percepat. Yang penting konstruksi utamanya malam ini sudah kita mulai digarap. Sling penopangnya itu mungkin bisa kita putus dulu supaya girder-nya yang di tengah ini bisa diturunkan dulu,” katanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan, Pemkot Bogor akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas secara situasional dan kondisional.
Baca juga: Benarkah Gula Buah Bisa Picu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB University
Pengaturan lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung setiap tengah malam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB, guna meminimalisasi dampak terhadap mobilitas masyarakat.
(rls/hrs)
Berita
JPO Paledang Dibongkar, Ini Pengalihan Lalu Lintasnya
KlikBogor – Jembatan penyeberangan orang (JPO) Paledang di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, segera dibongkar.
Pembongkaran JPO Paledang yang melintang di atas Jalan Kapten Muslihat tersebut mulai dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026 esok.
“Pembongkaran dilaksanakan mulai esok (26/6/2026) jam 12 malam sampai jam 4 pagi,” kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Dody Wahyudin, Kamis, 25 Juni 2026.
Dody menambahkan, saat pekerjaan pembongkaran akan dilakukan penutupan jalan sementara pada Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking, dan Jalan Kapten Muslihat atau Jalan Raya Dramaga.
Baca juga: Gebyar PKBM Kota Bogor, Ribuan Siswa Terima Ijazah Paket A hingga C
Sesuai jadwal, waktu pelaksanaan penutupan jalan selama tujuh hari dari 26 sampai 2 Juli 2026. Namun, pihaknya akan memaksimalkan pekerjaan pembongkaran itu rampung dalam waktu tiga malam.
“Penutupan jalan maksimal empat malam, tapi dimaksimalkan kalau bisa tiga malam saja. Makanya peralatan dan tenaga kerja dimaksimalkan, untuk meminimalisir dampak lalu linta,” katanya.

Adapun selama penutupan jalan berlangsung akan dilakukan pengalihan lalu lintas kendaraan. Lalu lintas dari Jalan Kapten Muslihat arah Jalan Veteran ke Jalan Jenderal Sudirman, Jalan RE. Martadinata, Jalan Merdeka atau melalui Jalan Sarif Bustaman (Empang).
Baca juga: JPO di MA Salmun dan Underpass Kebon Pedes Diajukan
Lalu lintas dari Jalan Otto Iskandardinata (Otista) atau Jalan Ir. H. Juanda ke arah Jalan Paledang dan Jalan Kapten Muslihat dialihkan ke Jalan Raden Saleh Sarif Bustaman (Empang).
Sementara lalu lintas dari arah Jalan Veteran ke arah Jalan Kapten Muslihat dialihkan ke Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Mawar, Jalan Merdeka.
JPO Paledang resmi ditutup pada Rabu, 20 Agustus 2025. Penutupan dilakukan setelah hasil penelitian kelayakan konstruksi oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan Nomor: BM 0503-DO/689 menyatakan bahwa kondisi JPO tersebut sudah tidak layak digunakan.
Berdasarkan laman LPSE Kota Bogor, pembongkaran JPO Paledang dibiayai APBD 2026 dengan nilai pagu Rp342 juta.
(hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi8 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita12 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
