Berita
Jalan R3 Kota Bogor Ditargetkan Tembus Wangun pada 2028
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melanjutkan pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3). Saat ini, pembangunan jalan tersebut telah mencapai kawasan Katulampa Buled dan akan terus dilanjutkan hingga batas Sungai Ciliwung, Kecamatan Bogor Timur.
Setelah rampung, tahapan berikutnya adalah pembangunan jembatan. Namun, Pemkot Bogor masih menunggu rekomendasi teknis (rekomtek) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai syarat pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.
“Pembangunan Jalan R3 saat ini baru sampai di Katulampa Buled. Nanti akan dilanjutkan sampai batas Sungai Ciliwung. Setelah itu, kita menunggu rekomtek dari Kementerian PU untuk pembangunan jembatan,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, baru-baru ini.
Usai pembangunan jembatan, Pemkot Bogor melanjutkan dengan tahapan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk Jalan R3 dari kawasan Kuntum hingga Wangun, Jalan Raya Tajur.
Pemkot Bogor menargetkan seluruh ruas Jalan R3 dapat tersambung secara menyeluruh pada 2028 mendatang.
“Insyaallah tahun 2028, (Jalan R3) kalau bisa sudah nyambung semuanya (sampai Wangun),” ujar Dedie Rachim.
(ckl/hrs)
Berita
DPD KNPI Kota Bogor Susun Agenda Kepemudaan 2026
KlikBogor – DPD KNPI Kota Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Agria Hotel Tajur, Kecamatan Bogor Selatan pada Kamis, 23 April 2026 sore.
Rakerda yang dibuka oleh Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi ini sebagai ajang evaluasi refleksi dan momen untuk menyusun agenda kepemudaan tahun ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengapresiasi DPD KNPI Kota Bogor sebagai wadah berbagai organisasi kepemudaan yang berperan penting dalam menghimpun dan memberdayakan potensi pemuda.
Ia menambahkan bahwa kontribusi pemuda selama ini terbukti nyata dalam pembangunan Kota Bogor, sehingga KNPI menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah.
“Pemuda memiliki peran strategis sebagai agent of change, kontrol sosial, sekaligus kekuatan moral bangsa. Ditengah berbagai tantangan zaman seperti disrupsi digital, pengangguran, dan krisis nilai, pemuda dituntut adaptif, inovatif, berintegritas, serta menjadi pelaku utama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” ungkap Denny.
Baca juga: Bogor Siapkan PSEL 2.500 Ton, Kayumanis Masuk Proyek Tahap Kedua
Denny berharap Rakerda ini tidak sekadar menjadi forum formalitas, tetapi menghasilkan program kerja yang konkret, terukur dan sesuai kebutuhan pemuda.
KNPI juga perlu menyelaraskan program kerjanya dengan visi pembangunan Kota Bogor agar sinergi yang terbangun berdampak luas juga berkelanjutan.
“Beberapa isu prioritas yang perlu menjadi perhatian bersama antara lain peningkatan kapasitas dan keterampilan pemuda, guna menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, penguatan kewirausahaan pemuda, serta peran aktif pemuda dalam menjaga ketertiban sosial dan memperkuat nilai-nilai toleransi. Selain itu, pemuda juga perlu berkontribusi dalam pembangunan serta pengawasan kebijakan publik secara konstruktif,” katanya.
Denny menerangkan bahwa keberhasilan pembangunan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, KNPI, dunia usaha dan masyarakat.
Pemkot Bogor, kata Denny, terbuka untuk kerja sama dalam program kepemudaan. “Mari bersama membangun ekosistem pemuda yang sehat, produktif dan berdaya saing.”
Ia juga berharap Rakerda DPD KNPI Kota Bogor berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan pemuda Kota Bogor.
“Saya mengajak kepada seluruh pemuda untuk terus berkarya, berinovasi serta berkontribusi bagi daerah yang kita cintai. Terkait sekretariat KNPI Kota Bogor, kami akan mengakomodir,” ujarnya.
Baca juga: Tangkal Tawuran, Kebon Kalapa Perkuat Koordinasi Keamanan Warga
Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Rivaldo Surya Dharmawan, mengatakan tema Rakerda ‘rekonstruksi arah gerak pemuda melaju untuk membangun’ ini agenda penting dan momentum evaluasi refleksi serta menyusun agenda kepemudaan.
“Ini untuk rekontruksi, flashback agar mereset serta membangun ulang pondasi yang lebih kuat. Karena pemuda tidak boleh stagnan tapi harus melaju kencang dan memberikan solutif. Tapi sinergitas dan kolaborasi harus dipertahankan,” ujar Rivaldo didampingi Ketua Pelaksana Rakerda KNPI Kota Bogor, Gery Widiana Lutpi.
Apresiasi juga diungkapkan Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Ikrar Sajati Akbar bagi DPD KNPI Kota Bogor yang mampu menjaga keutuhan organisasi di tengah dinamika yang dihadapi para DPD di daerah lain.
Rakerda dihadiri pula oleh anggota DPRD Kota Bogor, Benninu Argoebie, Banu Lesmana Bagaskara, dan Fajar Muhammad Nur. Selain itu, Ketua MPI KNPI Kota Bogor, Bagus Maulana Muhammad dan perwakilan KNPI Kabupaten Bogor.
Sebelum Rakerda digelar dialog Kepemudaan yang menghadirkan Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan dan Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi.
(rls/hrs)
Berita
UU Hak Cipta Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Lindungi Karya Jurnalistik di Era Digital
KlikBogor – Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menegaskan pentingnya perlindungan karya jurnalistik di tengah pesatnya disrupsi teknologi digital.
Pemerintah pun menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta dapat dirampungkan pada tahun ini.
Hal itu disampaikan Supratman usai mengikuti diskusi bersama insan pers terkait perlindungan karya jurnalistik di kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.
Menurut Supratman, perkembangan teknologi digital memang tidak dapat dihindari karena membawa kemudahan dalam penyebaran informasi.
Namun, ia menekankan bahwa kemajuan tersebut tidak boleh mengancam keberlangsungan industri media.
“Kita berhadapan dengan disrupsi teknologi yang luar biasa. Di satu sisi mempercepat arus informasi, tetapi di sisi lain kita berharap kehadirannya memberi manfaat ekonomi bagi industri media, bukan justru mematikannya,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah berkomitmen menciptakan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan keberlanjutan industri media.
Untuk itu, regulasi yang kuat diperlukan agar karya jurnalistik memiliki perlindungan hukum sekaligus nilai ekonomi yang jelas.
Dalam pertemuan tersebut, Supratman mengaku telah menerima berbagai masukan dari perwakilan insan pers terkait perlindungan karya jurnalistik dalam RUU Hak Cipta.
Ia menyebut, dialog dengan para pemangku kepentingan akan terus dilakukan guna merumuskan norma yang tepat.
“Kami akan mengundang secara formal untuk berdialog dan merumuskan norma agar karya jurnalistik bisa masuk dalam Undang-Undang Hak Cipta,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pembahasan hak cipta tidak hanya menyangkut industri pers, tetapi juga sektor lain seperti musik dan karya kreatif lainnya.
Meski demikian, Supratman memastikan perhatian terhadap perlindungan karya jurnalistik menjadi bagian penting dalam penyusunan regulasi tersebut.
Menurutnya, keberlangsungan industri media berkaitan erat dengan perlindungan terhadap karya jurnalistik.
Supratman mengingatkan bahwa banyak pihak yang bergantung pada sektor ini, sehingga perlu ada upaya menjaga keberlanjutannya.
“Bukan hanya soal karya jurnalistik, tetapi juga banyak orang yang bekerja di industri ini. Kalau industri ini mati, itu akan menjadi persoalan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu upaya menjaga keberlanjutan industri media adalah dengan memastikan karya jurnalistik memiliki nilai komersial yang optimal.
Dengan demikian, media dapat terus bertahan di tengah persaingan dengan platform digital.
“Karya jurnalistik harus punya nilai komersialisasi yang bisa dimaksimalkan. Itu yang ingin kita dorong melalui regulasi,” kata Supratman.
Pemerintah berharap RUU Hak Cipta yang tengah disusun dapat menjadi payung hukum yang mampu melindungi karya jurnalistik sekaligus mendukung ekosistem industri media yang sehat di era digital.
(rls/hrs)
Berita
Bogor Siapkan PSEL 2.500 Ton, Kayumanis Masuk Proyek Tahap Kedua
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mensosialisasikan rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kepada perwakilan warga Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis, 23 April 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan saat ini pemerintah telah memulai tahapan awal pembangunan PSEL yang merupakan amanat dari Perpres 109/2025 tentang pengelolaan sampah perkotaan melalui energi listrik.
“Hari ini kita sudah mulai tahapan-tahapan terkait rencana pembangunan pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Alhamdulillah, warga Kayumanis sudah kami undang karena lokasi proyek berada di wilayah tersebut. Mudah-mudahan proses ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Dijelaskan Denny, Kota Bogor mendapatkan dua lokasi pembangunan PSEL. Untuk tahap pertama berada di area TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor yang masuk wilayah aglomerasi Kabupaten dan Kota Bogor, dengan kapasitas 1.500 ton sampah per hari.
“Rencananya, peletakan batu pertama akan dilakukan pada Juni mendatang,” imbuhnya.
Baca juga: Kantor Pemerintahan di Katulampa Bakal Mulai Dibangun 2026
Sementara tahap kedua akan dibangun di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal dengan kapasitas 1.000 ton per hari, yang merupakan kerja sama antara Kota Bogor dan Kota Depok.
“Dari jumlah tersebut, Kota Bogor akan menyuplai 300 ton sampah per hari dan Kota Depok sebesar 700 ton,” jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan secara bertahap, termasuk melalui mekanisme Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan public hearing setelah proses lelang selesai.
“Ini hanya menyampaikan saja terkait dengan bisnis proses terkait dengan pengelolaan sampah yang menjadi energi listrik,” ucapnya.
Baca juga: Raker Komisi I dan Camat: Dari Flyover hingga Banjir jadi Sorotan
Anggota DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa proyek PSEL ini dapat menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Bogor, dengan catatan masyarakat harus dilibatkan secara aktif.
“Yang penting sosialisasi maksimal dan masyarakat dilibatkan. Kalau itu dilakukan, saya yakin masyarakat akan mendukung,” katanya.
Tim Stakeholder Management Danantara, Galih Nurhidayat, menyebut bahwa diskusi yang berlangsung berjalan lancar dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, seluruh stakeholder, baik pemerintah maupun masyarakat, siap mendukung pembangunan PSEL di Kayumanis. Kami menargetkan bulan Mei sudah masuk proses tender, dan Oktober diharapkan sudah ada pemenang atau penyedia teknologi,” katanya.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi6 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita10 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini1 tahun agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
