Connect with us

Berita

Jadi Wamendagri, FPK Kota Bogor Yakin Bima Arya Mampu Mendukung Tugas Presiden Prabowo

Published

on

Presiden Prabowo Subianto tengah menyalami Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Dok. Istimewa.

KlikBogor – Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bogor, Agus Rustandi menyampaikan apresiasi dan harapannya atas pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia dan Bima Arya Sugiarto sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri.

Menurut Agus, pelantikan para tokoh nasional tersebut merupakan momentum penting bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, terutama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Kami, dari FPK Kota Bogor menyambut baik pelantikan Pak Prabowo sebagai Presiden. Beliau adalah sosok yang tegas dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan bangsa. Kami berharap, di bawah kepemimpinan beliau, Indonesia semakin maju dan mampu menghadapi tantangan global dengan lebih baik,” ungkap Agus Rustandi, dalam keterangannya kepada awak media, Selasa, 22 Oktober 2024.

Selain itu, Agus juga memberikan apresiasi khusus atas penunjukan Bima Arya, mantan Wali Kota Bogor 2 periode yang kini dipercaya sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri).

Ia menilai Bima Arya sebagai figur yang sangat tepat untuk mengemban tugas tersebut, mengingat pengalamannya dalam memimpin Kota Bogor yang penuh tantangan, terutama dalam menghadapi dinamika perkotaan dan mengelola keberagaman.

“Kami bangga atas penunjukan Pak Bima Arya sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri. Beliau telah membuktikan kapasitasnya selama memimpin Bogor. Dengan penunjukan ini, saya yakin Pak Bima Arya akan mampu mendukung tugas Presiden Prabowo dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan menjaga harmonisasi di berbagai daerah di Indonesia,” tambah Agus.

Agus menegaskan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan Kota Bogor selalu berkomitmen untuk mendukung setiap upaya pemerintah dalam memperkuat persatuan dan keberagaman di Indonesia.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas nasional, terutama dalam menghadapi tantangan kebhinekaan di berbagai wilayah.

“Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pembauran dan kebangsaan, kami mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Presiden dan Wakil Menteri Dalam Negeri yang baru. Harapan kami, di bawah kepemimpinan Pak Prabowo dan dukungan Pak Bima Arya, Indonesia semakin kokoh dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya perubahan kepemimpinan ini, FPK Kota Bogor siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program-program yang memperkuat persatuan, terutama dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan masyarakat.

Pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Bima Arya sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri diharapkan membawa angin segar bagi peningkatan koordinasi antara pusat dan daerah, serta mampu menjawab berbagai tantangan nasional yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa.

(red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bukber Korsa PAN, Safrudin Bima Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Published

on

By

Bukber Korsa PAN, Safrudin Bima Tekankan Pentingnya Kebersamaan
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima saat menyantuni anak yatim dalam bukber Korsa PAN, Minggu sore, 15 Maret 2026.

KlikBogor – Komite Relawan Safrudin (Korsa) Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar buka puasa bersama (bukber) DPC PAN dan DPRT PAN se-Kecamatan Tanah Sareal.

Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, pada Minggu, 15 Maret 2026.

Safrudin Bima mengatakan bahwa Korsa PAN adalah orang-orang yang berjuang bersamanya untuk kepentingan masyarakat.

“Menjelang lebaran tentu saya kumpulkan konstituen untuk berdoa bersama. Paling tidak saling mendorong untuk membangun senyuman,” ujarnya.

Baca juga: Balap Lari Malam Akan Diusulkan di Setiap Kecamatan Kota Bogor 

Menurutnya, kebersamaan dan solidaritas antarwarga harus terus dijaga, tidak hanya dalam momentum agenda politik saja.

“Politik kan lima tahun sekali, tapi kebaikan harus selamanya. Kebersamaan ini yang harus terus dijaga, saling menguatkan, saling menopang dan saling mendukung,” katanya.

Selain buka puasa bersama juga digelar santunan serta paket bingkisan yang berisi perlengkapan ibadah dan kebutuhan lainnya kepada masyarakat yang hadir.

“Ini ada santunan juga. Bukan paket yang terlalu besar, tapi ini uang kadeduh. Ada paket berisi sarung, mukena dan lainnya menyesuaikan kebutuhan,” kata Safrudin.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan Tanah Sareal, di antaranya dari Kebon Pedes dan Sukaresmi.

“Ini ada yang dari Kebon Pedes, ada dari Sukaresmi, dan hampir satu kecamatan Tanah Sareal yang berkumpul di sini,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

6 Poin Seruan Forum Akademisi IPB University untuk Kedaulatan Bangsa, Salah Satunya BoP Perlu Dikaji

Published

on

By

6 Poin Seruan Forum Akademisi IPB University untuk Kedaulatan Bangsa, Salah Satunya BoP Perlu Dikaji
Forum Akademisi IPB University saat menyampaikan seruan dari Bogor di IPB International Convention Center, Minggu, 15 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Forum Akademisi IPB University menyampaikan enam poin seruan kepada pemerintah dan seluruh elemen bangsa dalam menyikapi situasi nasional dan global saat ini.

Juru Bicara Forum Akademisi IPB University, Prof Herry Purnomo, mengatakan bangsa dan negara Indonesia saat ini sedang menghadapi dinamika geopolitik global, tantangan kedaulatan ekonomi, serta perkembangan kebijakan nasional dan global.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu disikapi dengan wawasan luas, kehati-hatian, kebijaksanaan, kedaulatan data, dan dasar keilmuan yang kuat dalam pengambilan keputusan.

Ia menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, untuk menjaga komitmen terhadap nilai-nilai konstitusi hingga kepentingan nasional.

“Seluruh elemen bangsa dari pemerintah hingga rakyat kecil, penting untuk “bersatu” dalam menjaga komitmen terhadap konstitusi, permusyawaratan, demokrasi, dan kepentingan nasional jangka panjang,” ungkapnya di IPB International Convention Center, Minggu, 15 Maret 2026.

Forum Akademisi IPB University juga menegaskan bahwa dalam pandangannya mereka menjunjung tinggi prinsip kejujuran, etika-moral, objektivitas ilmiah, serta keberpihakan pada kepentingan bangsa.

Selain itu, orientasi forum pada masa depan bangsa dan dunia yang damai, lebih sejahtera, dan berkeadilan.

“Forum Akademisi IPB University memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menyampaikan pandangan berbasis ilmu pengetahuan demi menjaga arah pembangunan bangsa dan peran Indonesia dalam pergaulan dunia yang beradab,” imbuhnya.

Memperhatikan perkembangan situasi nasional dan global saat ini serta komitmen para akademisi IPB University dalam menjaga kepentingan bangsa dan negara, Forum Akademisi IPB University menyampaikan enam poin seruan dari Bogor.

Pertama, meneguhkan komitmen pada konstitusi dan kedaulatan bangsa.

Forum Akademisi IPB University menilai kebijakan luar negeri Indonesia terombang-ambing oleh dinamika geopolitik global jika tidak konsisten berlandaskan pada amanat Pancasila yang ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945.

Hal ini melemahkan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta perlindungan terhadap kedaulatan dan kepentingan nasional.

Karena itu, setiap hubungan bilateral, keputusan multilateral, dan komitmen internasional perlu diuji kesesuaiannya dengan amanat konstitusi sebagai “cahaya penuntun” arah diplomasi Indonesia yang disegani dunia.

Dua, mendorong tata kelola negara yang transparan, akuntabel, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Forum Akademisi IPB University mendorong agar setiap keputusan strategis negara harus diambil secara permusyawaratan terbuka, berlandaskan hukum dan bukti ilmiah, serta didukung oleh kajian akademik yang dapat diakses publik.

Menurutnya, proses perumusan kebijakan perlu melibatkan secara nyata perguruan tinggi, komunitas ilmiah, dan masyarakat madani melalui konsultasi publik dan mekanisme partisipatif secara permusyawaratan yang demokratis.

Kebijakan strategis, terkait perjanjian perdagangan internasional atau kebijakan impor yang berdampak luas, terutama hajat hidup rakyat banyak, tidak diputuskan secara tertutup tanpa kajian ilmiah dan permusyawaratan dengan partisipasi publik yang memadai.

Tiga, menyatakan keprihatinan terhadap keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).

Forum Akademisi IPB University menilai keterlibatan Indonesia dalam BoP perlu dikaji secara kritis, konstruktif, terbuka, dan akuntabel untuk memastikan partisipasi tersebut tidak melemahkan kedaulatan bangsa dan negara, sejalan dengan amanat konstitusi, serta tidak bertentangan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia.

Forum juga menegaskan bahwa Indonesia perlu tetap konsisten dengan politik luar negeri bebas aktif dengan mengutuk segala bentuk genosida di Palestina dan di seluruh dunia serta mendorong penyelesaian konflik secara adil melalui solusi dua negara (two-state solution) yang menjamin hak rakyat Palestina atas tanah dan kedaulatannya.

Empat, menyatakan keprihatinan terhadap penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Forum Akademisi IPB University menilai kesepakatan ART perlu dikaji secara kritis dan konstruktif karena sangat merugikan kepentingan ekonomi nasional, membatasi ruang kebijakan negara, serta berdampak pada perlindungan industri dan konsumen termasuk jaminan produk halal dan kedaulatan data (perlindungan data pribadi serta tata kelola transfer data lintas batas), serta merugikan kepentingan politik dan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, setiap komitmen perdagangan internasional harus dipastikan tetap memprioritaskan untuk melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Lima, mendorong DPR RI untuk menjalankan kewenangan konstitusionalnya dalam meninjau kembali kebijakan ART yang berpotensi besar merugikan kepentingan nasional.

Forum Akademisi IPB University mendorong DPR perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keterlibatan Indonesia dalam ART serta, apabila terbukti bertentangan dengan konstitusi dan kepentingan rakyat, mengambil langkah konstitusional untuk membatalkan atau menegosiasikan kembali kebijakan tersebut.

Enam, menegaskan peran perguruan tinggi dan masyarakat sipil madani dalam menjaga masa depan bangsa.

Akademisi dan masyarakat madani dinilai memiliki bertanggung jawab secara moral untuk menyuarakan pandangan kritis dan konstruktif berbasis ilmu pengetahuan serta menjaga kebebasan berpendapat sebagai pilar demokrasi yang dijamin oleh pemerintah dan konstitusi.

Sementara perguruan tinggi menjadi ruang yang aman, bebas, tapi tertib bagi diskusi ilmiah dan kritik kebijakan publik agar arah pembangunan Indonesia tetap berpihak pada kedaulatan bangsa, kesejahteraan rakyat, pembangunan berkelanjutan, dan perdamaian dunia, sesuai dengan cita-cita Pancasila.

“Seruan ini disampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan bangsa sebagai wujud tanggung jawab moral dan intelektual kami. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi,” pungkas Prof Herry.

(hrs)

Continue Reading

Berita

Balap Lari Malam Akan Diusulkan di Setiap Kecamatan Kota Bogor 

Published

on

By

Balap Lari Malam Akan Diusulkan di Setiap Kecamatan Kota Bogor 
Peserta tengah adu balap lari malam di kawasan Alun-Alun Kota Bogor tepatnya Jalan Dewi Sartika, Sabtu, 14 Maret 2026. Foto/KlikBogor.

KlikBogor – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Muttaqin, mengatakan akan mengusulkan kegiatan balap lari malam yang mendapat antusias dari masyarakat dapat digelar di setiap kecamatan di Kota Bogor.

Hal itu dikatakan Jenal usai menghadiri kegiatan tersebut di kawasan Alun-Alun Kota Bogor tepatnya di Jalan Dewi Sartika, Sabtu malam, 14 Maret 2026.

“Kalau ini (balap lari malam) sebagai alternatif dan evaluasi ke depan ternyata respons pemuda pemudi cukup positif dan tidak disalahgunakan dan disalahartikan, insyaallah saya akan sampaikan ke Pak Wali Kota di setiap kecamatan ada,” ujarnya.

Baca juga: Polresta Bogor Kota Gelar Balap Lari Malam di Alun-Alun, Warga Diajak Ikut

Jenal mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini di luar perkiraan. Awalnya ia memperkirakan peserta yang hadir hanya puluhan orang, namun kenyataannya jumlah warga yang datang jauh lebih banyak.

“Pikir saya yang hadir puluhan, tapi faktanya antusias warga para pemuda-pemudi Kota Bogor dengan kegiatan positif ini mereka datang secara sukarela dan menyaksikan bahkan peserta terus bertambah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data awal jumlah peserta yang mendaftar sekitar 100 orang. Namun saat pelaksanaan di lapangan, jumlah tersebut bertambah secara spontan.

“Dari hasil diskusi, yang daftar awalnya 100 orang, tapi secara on the spot di lapangan bertambah 50 orang dan bahkan terus bertambah,” katanya.

Meski begitu, durasi kegiatan tetap dibatasi mengingat pelaksanaan masih dalam suasana bulan Ramadan.

“Cuman durasi tetap dibatasi karena ini masih bulan Ramadan untuk persiapan sahur,” jelas Jenal.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap dapat menjadi alternatif aktivitas positif bagi para pemuda di Kota Bogor sehingga terhindar dari kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.

Baca juga: Balap Lari Malam Perdana di Kota Bogor Disambut Antusias Warga

Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai memberikan banyak manfaat, mulai dari mempererat persaudaraan antarwarga hingga menghadirkan aktivitas olahraga yang menyehatkan.

“Manfaatnya tentu mempererat tali persaudaraan, ada aktivitas olahraga juga, dan ini menjadi momen yang cukup membanggakan,” katanya.

Jenal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Balap lari malam ini diinisiasi oleh Polresta Bogor Kota bekerjasama dengan Pemkot Bogor, Kormi Kota Bogor, dan KNPI Kota Bogor.

“Saya mewakili Pemkot Bogor, juga Pak Wali Kota, mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Dengan anggaran yang minim tapi hasilnya luar biasa, masyarakat ikut senang, pedagang juga banyak yang jajan,” ujarnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer