Connect with us

Berita

Dukungan Milenial dan Gen-Z untuk Atang-Annida Terus Mengalir, Kini dari KJN

Published

on

Dukungan Milenial dan Gen-Z untuk Atang-Annida Terus Mengalir, Kini dari KJN
Ratusan milenial dan generasi Z atau Gen-Z Bogor yang tergabung dalam Komunitas Jadi Nyaman (KJN) deklarasi dukungan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Atang Trisnanto dan Annida Allivia. 

KlikBogor – Ratusan milenial dan generasi Z atau Gen-Z Bogor yang tergabung dalam Komunitas Jadi Nyaman (KJN) menyatakan dukungan penuh dan siap memenangkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Atang Trisnanto dan Annida Allivia.

Deklarasi dukungan yang berlangsung di posko pemenangan di Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Selasa, 8 Oktober 2024 malam, diwarnai dengan keseruan interaksi antara pasangan calon dengan Gen-Z yang hadir.

Calon Wakil Wali Kota Bogor, Annida Allivia menyambut baik dukungan dari KJN. Menurutnya, dukungan dari komunitas pemuda, seperti KJN tidak hanya memberikan kekuatan tambahan dalam kampanye, tetapi juga menjadi simbol bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam membentuk masa depan Kota Bogor.

“Kami sangat berterima kasih kepada Komunitas Jadi Nyaman. Dukungan ini mengingatkan kami bahwa perjuangan ini bukan hanya tentang kami, tetapi juga tentang kita, generasi muda Bogor. Kami percaya, pemuda Bogor memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan dan kemajuan kota ini,” ujar Annida, representasi dari generasi muda yang energik dan progresif.

Annida melanjutkan bahwa dirinya memahami aspirasi dan keinginan milenial dan Gen-Z karena berasal dari generasi yang sama. 

“Kami juga mengerti tantangan yang teman-teman hadapi, bagaimana kita ingin didengar, diakui, dan dilibatkan dalam pembangunan kota. Itulah sebabnya saya berkomitmen untuk memastikan program-program kami bisa memberikan wadah yang nyata untuk kreativitas, inovasi, dan kontribusi pemuda,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Jadi Nyaman, Muhammad Fathan Rizqullah menjelaskan alasan di balik dukungan KJN kepada pasangan Atang dan Annida. 

Menurutnya, setelah berdiskusi dengan para pemuda di Kota Bogor, KJN yakin bahwa pasangan ini memiliki visi yang selaras dengan upaya mengoptimalkan potensi anak muda.

“Komunitas Jadi Nyaman dibentuk untuk mengakomodasi aspirasi dan mengembangkan potensi pemuda Bogor. Kami percaya bahwa Atang dan Annida memiliki visi yang kuat dalam pembangunan potensi pemuda, dan kami siap berkolaborasi dengan mereka,” ungkap Fathan.

Fathan juga menekankan bahwa usia Annida yang masih muda menjadi salah satu alasan kuat KJN mendukung pasangan ini. 

“Annida juga usianya masih 25 tahun, sangat muda, dan tentu memiliki kacamata yang sama dengan kita yang masih muda. Kami yakin beliau bisa mengerti keinginan dan bagaimana pemuda itu sendiri,” katanya.

Lebih jauh, Fathan memastikan bahwa KJN akan berada di garis terdepan dalam mendukung dan memenangkan Atang dan Annida pada Pilwalkot Kota Bogor. 

“KJN akan menjadi garda terdepan untuk memenangkan Atang dan Annida pada Pilwalkot ini, karena kami percaya mereka adalah pemimpin yang bisa membawa perubahan positif bagi pemuda Bogor,” tandasnya.

Dengan dukungan KJN, pasangan Atang dan Annida semakin optimis dapat meraih hati pemilih muda di Kota Bogor, yang diharapkan akan menjadi motor utama dalam menghadirkan perubahan dan inovasi di kota tercinta ini. 

(red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pelajar Kota Bogor Tampilkan Kreativitas dan Serbuaktif di Hardiknas 2026 

Published

on

By

Pelajar Kota Bogor Tampilkan Kreativitas dan Serbuaktif di Hardiknas 2026 
Peringatan Hardiknas tingkat Kota Bogor Tahun 2026 diwarnai peluncuran Senam Seribu Kata Positif (Serbuaktif) oleh pelajar Kota Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kota Bogor Tahun 2026 digelar di Lapangan Sempur, Sabtu, 2 Mei 2026. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bertindak sebagai pembina upacara.

Sebelum upacara dimulai, 1.000 pelajar Kota Bogor meluncurkan Senam Seribu Kata Positif (Serbuaktif) yang digagas oleh Istri Wali Kota Bogor, Yantie Rachim, sebagai bagian dari kampanye pembiasaan nilai-nilai positif di lingkungan pendidikan.

Serbuaktif digagas oleh Yantie Rachim, karena kepeduliannya akan dunia anak-anak dan pendidikan.

Sementara dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang menyampaikan bahwa Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan komitmen, serta menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional.

“Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan,” ucap Dedie Rachim saat membacakan sambutan Mendikdasmen.

Untuk mewujudkan pembelajaran mendalam, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan lima kebijakan strategis, yakni Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta Digitalisasi Pembelajaran, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran, peningkatan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan, serta perluasan akses layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel.

“Dalam 18 bulan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua’ melalui berbagai regulasi dan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media,” paparnya.

Pada peringatan Hardiknas tingkat Kota Bogor ini juga ditampilkan beragam seni kreasi dari para pelajar se-Kota Bogor di Taman Ekspresi.

Penampilan tersebut mendapat antusiasme masyarakat, baik yang sengaja datang untuk menyaksikan maupun warga yang tengah berolahraga di kawasan Sempur.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya para guru dan pelajar, yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia berharap semangat positif dari peringatan Hardiknas ini dapat terus dihadirkan dalam proses pendidikan sehari-hari.

“Sebagaimana arahan Menteri Pendidikan, ke depan para guru tidak hanya memberikan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga semakin sejahtera. Sementara itu, anak-anak diharapkan semakin kreatif dan menjadi teladan yang baik. Kegiatan ini penuh keceriaan, berbalut kebahagiaan, dan menjadi cerminan bahwa pelajar Kota Bogor memiliki kreativitas yang tinggi,” ucapnya.

Pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, Kepala Sekolah SDN Cemplang, Irwan Suratain, bertindak sebagai komandan upacara.

Peserta upacara terdiri dari para pelajar, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, TNI-Polri, Forkopimda, Forkopimwil Kota Bogor, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi wanita, para penggiat pendidikan, serta masyarakat umum yang semuanya dibalut dengan pakaian adat.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

444 Calon Haji Kloter 10 Asal Kota Bogor Berangkat ke Tanah Suci

Published

on

By

444 Calon Haji Kloter 10 Asal Kota Bogor Berangkat ke Tanah Suci
Keberangkatan jemaah calon haji asal Kota Bogor kloter 10 di Masjid Raya Bogor, Sabtu, 2 Mei 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Sebanyak 444 jemaah calon haji asal Kota Bogor yang tergabung dalam kloter 10 berangkat untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Sabtu, 2 Mei 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama jajaran Forkopimda Kota Bogor serta Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor melepas keberangkatan para jemaah di Masjid Raya Bogor.

Rombongan jemaah calon haji diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi sebelum mereka bertolak ke Makkah esok pagi.

Wali Kota mengatakan, tahun ini tercatat 787 jemaah calon haji yang diberangkatkan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 10 dan kloter 27.

Ia berpesan kepada para jemaah agar menjalankan ibadah haji dengan baik serta menjaga sikap selama di Tanah Suci.

“Saya mendoakan mudah-mudahan lancar, sukses, dan ikuti semua rangkaian proses ibadah. Tidak perlu mengeluh, semua sudah disiapkan oleh panitia dan insyaallah bisa tertangani dengan baik,” tuturnya.

Dedie Rachim juga mengimbau agar setiap kendala yang dihadapi jemaah disampaikan melalui mekanisme yang tepat.

“Kalau ada komplain tidak perlu dilakukan secara terbuka, insyaallah kita cari solusi,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Dedie Rachim juga menyoroti panjangnya daftar tunggu calon haji di Kota Bogor.

Saat ini tercatat 24.479 orang masih menunggu giliran berangkat, termasuk 1.929 jemaah di antaranya lanjut usia (lansia).

“Yang jadi catatan ada 24.479 calon haji Kota Bogor dan masa tunggunya 29 tahun. Mudah-mudahan kebijakan baik pemerintah Saudi ke depan dan pemerintah Indonesia barangkali bisa mempercepat,” katanya.

Menurutnya, lamanya masa tunggu tersebut membuat banyak calon jemaah, khususnya lansia, berisiko tidak sempat menunaikan ibadah haji.

“Kalau masa tunggu 29 tahun, 1.929 itu lansia, kita tentu prihatin, kita merasa sedih juga. Karena kita umur kan tidak tahu. Makanya kalau ada kebijakan bisa lebih mempercepat proses, menambah jumlah, tentu ini bisa tidak terlalu lama masa tunggunya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor, Indra Karmawan, menjelaskan kloter 10 ini terdiri dari 444 jemaah calon haji yang didampingi enam petugas.

“Kloter 10 JKS dari Kota Bogor ini sebanyak 444 jemaah dengan petugas sebanyak enam orang. Harusnya seluruhnya 445, tapi karena ada yang wafat satu, jadi tidak jadi berangkat,” jelasnya.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah calon haji asal Kota Bogor tahun ini mencapai 774 orang yang terbagi dalam dua kloter. Sisanya, jemaah akan diberangkatkan melalui kloter 27 pada 19 Mei mendatang.

Dari sisi usia, terang Indra, jemaah calon haji yang berangkat cukup beragam. Jemaah termuda tercatat berusia 22 tahun, sedangkan yang tertua mencapai 84 tahun.

Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan, khususnya bagi jemaah lansia dan berisiko tinggi (risti), pihak panitia memberikan penanganan khusus.

Mereka akan diberi tanda berupa gelang berwarna pink agar mudah dikenali dan mendapatkan pendampingan lebih intensif.

“Yang lansia dan risti itu diberi gelang khusus berwarna pink. Artinya jemaah tersebut perlu pendampingan dan pengawasan khusus dari petugas kesehatan. Kita ada satu orang dokter dan satu orang perawat,” jelasnya.

Setelah pemberangkatan dari Kota Bogor, para jemaah akan menuju embarkasi sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Soekarno-Hatta esok pagi.

Disinggung terkait antrean haji, ia menyebutkan bahwa saat ini masa tunggu telah disamaratakan secara nasional, yakni sekitar 26 tahun.

“Antrean sekarang itu sama se-Indonesia, 26 tahun. Dulu dihitung berdasarkan jumlah penduduk muslim, sekarang disamakan dengan jumlah pendaftar  berdasarkan nomor urut porsi,” pungkasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

HIPMI Kota Bogor Sinergikan Program dengan Pemkot Bogor, Fokus UMKM dan Pariwisata

Published

on

By

HIPMI Kota Bogor Sinergikan Program dengan Pemkot Bogor, Fokus UMKM dan Pariwisata
BPC HIPMI Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jumat, 1 Mei 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jumat, 1 Mei 2026.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bogor, Muhammad Al Farissy, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus menyelaraskan berbagai program kerja organisasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Alhamdulillah ini pertemuan perdana HIPMI Kota Bogor dengan Pak Wali Kota Bogor. Tujuan utamanya silaturahmi dan kami juga memaparkan program-program HIPMI yang bisa sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor,” ujarnya.

Adapun berbagai program HIPMI di bawah kepemimpinannya di antaranya adalah pelatihan, pembinaan, serta pendampingan, termasuk bazar bagi UMKM di Kota Bogor

Baca juga: Serunya Anak SD Belajar Tawar-menawar di Pasar Gembrong Sukasari

Disamping itu, HIPMI juga mendapatkan akses khusus untuk turut membantu meramaikan Pasar Jambu Dua. Bak gayung bersambut, Al Farissy akan segera turun lapangan guna mencari solusi agar pasar tersebut ramai dikunjungi masyarakat dan pedagang.

“Tadi kami sudah diberi akses ke Pasar Jambu Dua untuk bagaimana caranya mengupayakan baik masyarakat maupun pedagang mau datang ke pasar ini. Setelah ini kami akan survei lokasi,” kata Al Farissy.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Bogor juga memberikan masukan agar HIPMI lebih aktif terlibat dalam sektor ekonomi dan memeriahkan perayaan Hari Jadi Bogor (HJB).

Ke depan, HIPMI berencana meluncurkan program HIPMI Award sebagai bentuk apresiasi kepada instansi atau pengusaha lokal yang berkontribusi nyata bagi kemajuan kota.

“Kedepannya, kami juga memiliki program HIPMI Award, yaitu sebuah apresiasi yang diberikan kepada instansi atau pengusaha-pengusaha lokal yang memberikan dampak nyata terhadap kemajuan Kota Bogor,” imbuhnya.

Baca juga: Jembatan Kayu di Sukaresmi Putus Akibat Luapan Kali Pasangrahan

Tidak hanya di sektor perdagangan, HIPMI juga bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor berencana menggelar atraksi budaya khas yang mirip dengan Tari Kecak di Bali.

Langkah inovasi HIPMI di bidang pariwisata ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan lokal dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan asli daerah.

Di sisi lain, Al Farissy mengakui bahwa tantangan yang dihadapi pengusaha muda saat ini cukup berat, terutama terkait isu ketidakpastian ekonomi dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mempengaruhi biaya operasional.

“Tantangan terbesar bagi kami saat ini adalah ketidakpastian, Apalagi isu mengenai BBM saat ini sangat berdampak kepada kami para pengusaha. Namun, kami harus tetap berjuang mencari solusi dan menggali peluang-peluang baru untuk menghadapi situasi tersebut,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer