Berita
Diskominfo Perkuat Peran KIM di Bogor jadi Mitra Strategis Penyebar Informasi
KlikBogor – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dengan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Rakor yang digelar di aula Diskominfo Kabupaten Bogor ini untuk mendorong KIM untuk lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai kanal penyampaian informasi.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh anggota KIM yang aktif mendukung penyebaran informasi di masyarakat.
“Kehadiran dan partisipasi aktif KIM sangat berarti, karena KIM merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam penyebarluasan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bambang, Rabu, 20 Oktober 2025.
Menurutnya, kegiatan rakor ini juga menjadi momentum untuk melakukan pendataan seluruh KIM di Kabupaten Bogor.
Pendataan dilakukan melalui platform Komdigi di website KIM.ID, agar setiap kegiatan dan kontribusi KIM tercatat secara resmi dan informasi yang disampaikan menjadi lebih terstruktur serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menambahkan langkah ini menegaskan posisi KIM sebagai bagian penting dari ekosistem informasi publik yang profesional dan terpercaya.
Selain itu, Bambang juga mendorong seluruh KIM untuk lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai kanal penyampaian informasi.
Bambang mengharapkan keaktifan KIM di media sosial dapat mempercepat penyebaran informasi mengenai potensi daerah, kemajuan pembangunan, program-program pemerintah, serta kegiatan masyarakat secara luas dan tepat sasaran.
“Kolaborasi informasi dengan akun resmi pemerintah maupun pimpinan daerah juga sangat penting. Dengan begitu, informasi yang diterima masyarakat menjadi konsisten, akurat, dan bermanfaat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bambang mengajak KIM untuk terus meningkatkan peran edukatifnya di masyarakat. KIM tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memfasilitasi komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, serta membantu masyarakat memahami potensi dan kemajuan pembangunan di wilayahnya masing-masing.
Rakor ini diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengalaman, pembelajaran praktik terbaik, dan inovasi dalam penyampaian informasi.
“Semoga hasil pertemuan ini dapat memperkuat kapasitas KIM, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid IKP Ilham, menyampaikan rakor ini bertujuan untuk melakukan pendataan dan pemetaan seluruh KIM di Kabupaten Bogor.
Sehingga keberadaan dan aktivitasnya dapat terpantau, terorganisir, dan memiliki arah yang jelas dalam mendukung program pemerintah daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten dengan KIM dalam menyampaikan informasi publik yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun kesamaan persepsi, semangat kolaborasi, dan peningkatan kapasitas KIM dalam menjalankan peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam ekosistem komunikasi publik Kabupaten Bogor,” imbuhnya.
Salah satu peserta, Taufik, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan untuk berbagi informasi, memperluas jaringan.
“Tentu saya merasa senang bisa ikut serta. Kegiatan ini memberikan wawasan baru dan motivasi bagi kami,” ujar Taufik.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, ia berharap seluruh peserta dapat terus berkontribusi dan mengaplikasikan ilmu atau pengalaman yang diperoleh demi kemajuan bersama.
(rls/hrs)
Berita
Leuweung Batutulis Mulai Dibangun, Akses Sementara Motor Ditutup
KlikBogor – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor menutup akses Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Penutupan akses jalan sementara untuk kendaraan roda dua ini dilakukan seiring dimulainya pembangunan kawasan Leuweung Batutulis.
Baca juga: Museum Pajajaran Diaktivasi, Tampilkan Koleksi Pusaka hingga Buku Langka
Kepala DPUPR Kota Bogor, Rr. Juniarti Estiningsih mengatakan, pembangunan diawali dengan pembongkaran badan jalan dan pedestrian.
“Selanjutnya area tersebut akan ditata ulang menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ramah bagi pejalan kaki,” imbuh Esti kepada awak media dikutip Jumat, 5 Juni 2026.
Baca juga: Tempat Refleksi di Jalan Pajajaran Kota Bogor Hangus Terbakar
Ia menambahkan, Leuweung Batutulis ke depan akan diintegrasikan menjadi satu kesatuan fasilitas publik yang estetik, lengkap dengan trotoar dan taman.
Pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada Oktober 2026 bersamaan dengan trase baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita.
(hrs)
Berita
Tempat Refleksi di Jalan Pajajaran Kota Bogor Hangus Terbakar
KlikBogor – Kebakaran melanda sebuah gedung tempat refleksi di Jalan Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis, 4 Juni 2026. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 06:30 WIB.
“Objek terbakar gedung refleksi,” kata Ade saat dikonfirmasi.
Baca juga: HJB ke 544, DPRD Kota Bogor Luncurkan Perda Versi Braille untuk Aksesibilitas Disabilitas
Ade menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan sebuah dealer di sekitar lokasi yang kemudian menginformasikannya kepada karyawan setempat.
“Awal mula terjadinya kebakaran, karyawan tidur di seberang lokasi kebakaran, saat terjadi saksi tidak mengetahui adanya api, api diketahui keamanan dealer dan langsung memberitahu karyawan setempat,” ujar Ade.
Ia menambahkan, api diketahui muncul dari lantai dua, tepatnya di ruang VVIP, dan terlihat berasal dari bagian atas plafon bangunan.
“Api terlihat di lantai dua room VVIP dari atas plafon,” katanya.
Ade menduga sumber api berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku memadamkan kobaran api.
Baca juga: HJB ke 544 di Citalahab Malasari, Bupati Rudy Susmanto Ajak Semangat Membangun Bogor
Dalam penanganan kejadian tersebut juga melibatkan mobil pemadam kebakaran dari sektor Cibuluh, Yasmin, dan Sukasari.
Ade mengatakan, api berhasil dipadamkan setelah satu jam 30 menit penanganan petugas.
“Waktu awal pemadaman pukul 06.39 dan waktu selesai pemadaman pukul 08.09. Lama Pemadaman 1 jam 30 menit dan lama pendinginan 40 jam,” imbuhnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran yang menghanguskan gedung tersebut mengalami kerugian materi ditaksir mencapai Rp500 juta.
(hrs)
Berita
HJB ke 544 di Citalahab Malasari, Bupati Rudy Susmanto Ajak Semangat Membangun Bogor
KlikBogor – Untuk pertama kalinya, upacara peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 digelar di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 3 Juni 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Pemilihan lokasi tersebut menjadi simbol kuat penghormatan terhadap akar sejarah Kabupaten Bogor, karena Malasari merupakan titik awal berdirinya pemerintahan Kabupaten Bogor dan tempat Bupati pertama Bogor, Raden Ipik Gandamana, pernah berkedudukan.
Bupati Bogor menegaskan bahwa dipilihnya Malasari sebagai lokasi peringatan HJB ke-544 bukan sekadar seremoni, melainkan upaya mengingat kembali perjalanan panjang sejarah Kabupaten Bogor sekaligus memperkuat semangat membangun daerah dari seluruh wilayah, termasuk kawasan Bogor Barat.
Baca juga: SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen Bekali Guru SLB Keterampilan Pertanian Perkotaan
Menurutnya, Kabupaten Bogor tidak boleh melupakan akar sejarah yang menjadi fondasi berdirinya daerah. Dengan kembali memperingati Hari Jadi Bogor di lokasi bersejarah, masyarakat diajak untuk memahami perjalanan para pendahulu yang telah meletakkan dasar pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bogor.
“Kalau ingin Bogor berubah, kalau ingin Bogor maju, maka hari ini gunakan tangan kita, gunakan kaki kita, gerakkan badan kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Rudy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi Bogor ke-544 sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Baca juga: Museum Pajajaran Diaktivasi, Tampilkan Koleksi Pusaka hingga Buku Langka
Upacara HJB ke-544 turut dihadiri sejumlah mantan pimpinan daerah Kabupaten Bogor, di antaranya mantan Bupati Bogor Ade Yasin, mantan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu dan Bachril Bakri, mantan Wakil Bupati Bogor Albert Pribadi dan Karyawan Faturachman, serta para mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor.
Peringatan HJB ke-544 di Citalahab Malasari menjadi penanda bahwa sejarah dan masa depan Kabupaten Bogor harus berjalan beriringan. Dari titik awal berdirinya pemerintahan Bogor, semangat untuk membangun Kabupaten Bogor yang maju, istimewa, dan gemilang kembali diteguhkan bersama.
Hadir mendampingi Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
