Berita
Diguyur Hujan Deras, 2 Tanah Longsor Terjadi di Bogor Selatan
KlikBogor – Tanah longsor terjadi di Kampung Cipaku Skip Baru, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu, 2 Maret 2025, sekira pukul 18.15 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat longsor ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dan kondisi tanah yang labil.
“Kejadian ini menyebabkan tanah longsor dengan tinggi 3 meter, lebar 1 meter, panjang 5 meter di belakang rumah milik warga sehingga material longsoran menutup akses jalan setapak warga sekitar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Hidayatulloh melalui Komandan Regu (Danru) Bambang Sarawidyanto, Minggu, 2 Maret 2025 malam.
Rumah tersebut milik Asep yang dihuni empat jiwa. Tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian ini.
Bambang mengatakan, pihaknya telah melakukan asesmen dengan menerjunkan empat personel BPBD.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparatur dan pengurus wilayah setempat serta Tagana Kota Bogor.
“Assessment dan penyerahan bantuan terpal sudah selesai dilakukan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian,” jelasnya.
Adapun rumah yang terdampak longsor ini memiliki surat SHM. Kebutuhan mendesak yakni perbaikan pondasi.

Tanah longsor di belakang rumah warga di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan. Dok. BPBD Kota Bogor.
Sebelumnya, BPBD Kota Bogor mencatat tanah longsor terjadi di Kampung Lebak Sari, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, sekira pukul 11.00 WIB.
Kejadian ini menyebabkan tanah longsor dengan tinggi 6 meter lebar 4 meter di belakang bangunan rumah istirahat santri milik Aat Sukatma, sehingga material longsoran jatuh di aliran Kali Ciungun.
“Penyebab kejadian dikarenakan hujan dengan intensitas deras di wilayah tersebut dan kondisi tanah yang labil,” jelas Bambang.
Pihaknya telah melakukan asesmen dan menyerahkan dan memasangkan bantuan terpal di lokasi kejadian.
Tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian ini. Adapun kebutuhan mendesak yakni pembangunan tembok penahan tanah (TPT) oleh dinas terkait.
(ckl/hrs)
Berita
HUT ke 18 Gerindra, Dedie Rachim Beri Ruang Kader Terbaik Tampil
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakilnya, Jenal Mutaqin menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di kantor DPC Gerindra Kota Bogor, Jumat sore, 6 Februari 2026 sore.
Acara ini juga dihadiri para pimpinan partai politik se-Kota Bogor dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor.
Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopian, menyampaikan rasa syukur bahwa sekarang tanggal 6 Februari 2026 Partai Gerindra berumur 18 tahun.
“Ini suatu anugerah bahwa Partai Gerindra di umur yang ke-18 tahun ini, masih tetap diberikan semangat. Dan mudah-mudahan kami punya Ketua Umum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto selaku Presiden RI tetap diberikan kekuatan untuk memimpin bangsa ini,” ungkap Sopian.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus berjuang untuk pembangunan di Kota Bogor, sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang hadir.
“Alhamdulillah ternyata bahwa kami masih berjuang di Kota Bogor disampaikan Pak Wali maupun Pak Wakil bahwa bagaimana bicara permasalahan Kota Bogor sedang diperbaiki,” ujarnya.
Sopian menegaskan bahwa tujuan berpartai politik bagaimana mensejahterakan masyarakat, apalagi kemarin bicara bagaimana memberantas kemiskinan, kelancaran dan segala macam.
“Ini mungkin salah satu yang akan terus diperjuangkanlah. Kami juga selalu mengingatkan hal yang wajarlah,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kepemimpinannya didampingi oleh salah satu kader terbaik Partai Gerindra yaitu Jenal Mutaqin.
“Saya memberikan seluas-luasnya kesempatan kepada Kang Jenal Mutaqin untuk memanfaatkan semua kesempatan yang ada. Karena saya paham dulu beliau itu anggota DPRD hanya di dapil, sekarang menjadi Wakil Wali Kota Bogor dan harus lebih dikenal luas,” terangnya.
“Kenapa itu dilakukan, biar bagaimanapun juga Kang Jenal Mutaqin ini adalah calon pemimpin masa depan Kota Bogor. Popularitas, elektabilitasnya itu juga harus dibangun dari sekarang,” tambah Dedie Rachim.
Ia memberikan kesempatan kepada kader terbaik Gerindra untuk tampil bersama-sama memperbaiki Kota Bogor dan buktikan kepada masyarakat bahwa perpaduan antara Gerindra dengan partai lain, dalam hal ini PAN akan mampu untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan.
“Masih banyak urusan yang harus kami selesaikan, karena baru 11 bulan. Tapi tadi saya sudah laporkan 68 Koperasi Merah Putih sudah dibentuk. Apa tujuan Koperasi Merah Putih dibentuk? untuk menyejahterakan rakyat. Siapa offtaker-nya Koperasi Merah Putih? Makan Bergizi Gratis (MBG),” tandasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Terserempet KRL, Relawan Perlintasan Kereta di Kebon Pedes Terluka
KlikBogor – Seorang relawan penjaga palang pintu perlintasan kereta api terserempet kereta rel listrik (KRL) commuter line di Kota Bogor.
Peristiwa nahas ini terjadi di perlintasan sebidang di kawasan Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, pada Jumat sore, 6 Februari 2026.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan korban berinisial A (60) terserempet kereta api dari arah Bogor menuju Jakarta. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala.
“Telah terjadi orang terserempet kereta api di jalur Bogor-Jakarta dan didapati korban dalam keadaan luka di kepala sebelah kiri,” kata Doddy kepada awak media.
Setelah dievakuasi petugas, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saat ini sudah dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit PMI, untuk mendapatkan pertolongan pertama, karena korban masih bernafas,” jelasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Karoseri Delima Jaya di Kota Bogor Kebakaran, Kerugian Capai Miliaran
KlikBogor – Kebakaran melanda karoseri Delima Jaya di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat, 6 Februari 2026.
Peristiwa tersebut menghanguskan ruang meeting lantai dua dan mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 08.34 WIB.
Ade menuturkan berdasarkan keterangan saksi, api tiba-tiba sudah membesar dan menyebar di area ruang meeting lantai dua gedung karoseri tersebut.
Para karyawan diketahui sempat berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil mengendalikan kobaran api.
“Awal mula terjadinya kebakaran, sumber api tidak diketahui, tiba-tiba api sudah membesar, karyawan mencoba memadamkan dengan APAR tapi tidak tertangani, dan api semakin membesar,” katanya.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang menerima laporan tersebut, langsung bergerak ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Api berhasil dipadamkan setelah satu jam lebih penanganan dengan mengerahkan 6 unit mobil Damkar Kota Bogor dan 1 unit mobil Fire Rescue Damkar Kota Bogor serta 2 unit mobil Damkar Kabupaten Bogor.
Ade mengatakan dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik.
“Dugaan sementara arus pendek listrik menurut saksi,” tutur Ade.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi1 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan1 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria1 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi3 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi1 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita7 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini11 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
