Berita
Dedie-Jenal Dilantik, FPK Kota Bogor Siap Berperan dalam Membangun Harmoni Sosial dalam Keberagaman
KlikBogor – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin sebagai Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2025-2030.
Dukungan itu bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman budaya, suku, ras, dan agama di Kota Bogor.
Ketua FPK Kota Bogor, Agus Rustandi menegaskan bahwa pembauran kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor melalui Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Sosial Budaya, Ketahanan Ekonomi, dan Agama, Ronny Kunaefi.
Agus menekankan bahwa FPK akan terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai program, seperti dialog antarbudaya, seminar, dan lokakarya.
Selain itu, FPK juga akan bekerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Kami berkomitmen untuk menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai kelompok masyarakat di Kota Bogor agar tercipta harmoni sosial yang kuat,” ujarnya dikutip, Jumat, 21 Februari 2025.
Ia juga berharap adanya kolaborasi antara FPK dan Pemerintah Kota Bogor dalam menciptakan kebijakan yang inklusif serta memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman.
Dalam pertemuan dengan anggota FPK, Agus menyatakan harapannya agar kepemimpinan Dedie-Jenal dapat mendukung penuh program-program pembauran kebangsaan.
“Kami yakin bahwa di bawah kepemimpinan mereka, Kota Bogor akan menjadi kota yang lebih inklusif, toleran, dan harmonis. Kami siap mendukung mereka dalam mewujudkan visi dan misi untuk Kota Bogor yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugasnya bersama wakilnya, Jenal Mutaqin dengan penuh tanggung jawab.
“Insyaallah kami siap bertugas untuk masyarakat Kota Bogor,” ujar Dedie di Monas.
Dedie juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan pesan khusus agar Kota Bogor menjaga kebersihan karena akan banyak tamu negara yang berkunjung.
Selain itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dan pemerintah pusat dalam upaya menata kota lebih baik.
“Pak Seskab menyampaikan bahwa harus ada kolaborasi dan bagaimana menata Kota Bogor lebih baik karena tamu negara akan hadir berkunjung,” jelas Dedie.
Dalam pidato pelantikannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kepala daerah harus membela kepentingan rakyat dan berjuang untuk kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingin mengingatkan bahwa saudara dipilih sebagai abdi rakyat. Saudara harus membela kepentingan rakyat, menjaga kepentingan rakyat, dan berjuang untuk perbaikan hidup mereka,” tegasnya.
Sebagai penutup, Agus Rustandi mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Bogor untuk bersama-sama mendukung program pembauran kebangsaan.
“Mari kita bekerja sama untuk menciptakan Kota Bogor yang lebih baik, di mana semua orang merasa dihargai dan diterima. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan impian ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembaruan Kebangsaan di Daerah Bab II tentang Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan Pasal 5 menyatakan;
(1) Tugas dan kewajiban bupati/walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) meliputi:
a. membina dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat terhadap kemungkinan
timbulnya ancaman keutuhan bangsa di daerah;
b. menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati dan saling
percaya diantara anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, dan etnis:
c. mengoordinasikan camat dalam penyelenggaraan pembauran kebangsaan; dan
d. mengoordinasikan fungsi dan kegiatan instansi vertikal di kabupaten/kota dalam pembauran
kebangsaan
(2) Pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan huruf d, didelegasikan
kepada wakil bupati/wakil walikota.
Dengan begitu secara otomatis Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menjadi Pembina di FPK Kota Bogor.
(red)
Berita
HJB ke 544 di Citalahab Malasari, Bupati Rudy Susmanto Ajak Semangat Membangun Bogor
KlikBogor – Untuk pertama kalinya, upacara peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 digelar di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 3 Juni 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Pemilihan lokasi tersebut menjadi simbol kuat penghormatan terhadap akar sejarah Kabupaten Bogor, karena Malasari merupakan titik awal berdirinya pemerintahan Kabupaten Bogor dan tempat Bupati pertama Bogor, Raden Ipik Gandamana, pernah berkedudukan.
Bupati Bogor menegaskan bahwa dipilihnya Malasari sebagai lokasi peringatan HJB ke-544 bukan sekadar seremoni, melainkan upaya mengingat kembali perjalanan panjang sejarah Kabupaten Bogor sekaligus memperkuat semangat membangun daerah dari seluruh wilayah, termasuk kawasan Bogor Barat.
Baca juga: SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen Bekali Guru SLB Keterampilan Pertanian Perkotaan
Menurutnya, Kabupaten Bogor tidak boleh melupakan akar sejarah yang menjadi fondasi berdirinya daerah. Dengan kembali memperingati Hari Jadi Bogor di lokasi bersejarah, masyarakat diajak untuk memahami perjalanan para pendahulu yang telah meletakkan dasar pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bogor.
“Kalau ingin Bogor berubah, kalau ingin Bogor maju, maka hari ini gunakan tangan kita, gunakan kaki kita, gerakkan badan kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Rudy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi Bogor ke-544 sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Baca juga: Museum Pajajaran Diaktivasi, Tampilkan Koleksi Pusaka hingga Buku Langka
Upacara HJB ke-544 turut dihadiri sejumlah mantan pimpinan daerah Kabupaten Bogor, di antaranya mantan Bupati Bogor Ade Yasin, mantan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu dan Bachril Bakri, mantan Wakil Bupati Bogor Albert Pribadi dan Karyawan Faturachman, serta para mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor.
Peringatan HJB ke-544 di Citalahab Malasari menjadi penanda bahwa sejarah dan masa depan Kabupaten Bogor harus berjalan beriringan. Dari titik awal berdirinya pemerintahan Bogor, semangat untuk membangun Kabupaten Bogor yang maju, istimewa, dan gemilang kembali diteguhkan bersama.
Hadir mendampingi Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
(rls/hrs)
Berita
SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen Bekali Guru SLB Keterampilan Pertanian Perkotaan
KlikBogor – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran keterampilan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (PMPK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan SEAMEO BIOTROP menggelar program Peningkatan Kompetensi Guru (PKG) Sekolah Luar Biasa (SLB) Bidang Keterampilan Pertanian pada 2–5 Juni 2026 di Bogor.
Program ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi profesional guru SLB agar mampu menyelenggarakan pembelajaran keterampilan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik, perkembangan teknologi, serta tuntutan dunia kerja.
Kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru SLB sebanyak 30 sekolah terpilih dari seluruh Indonesia yang telah melalui proses seleksi dari 697 pendaftar.
Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Arif Jamali Muis menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru merupakan salah satu prioritas Direktorat Guru PMPK dalam mendukung transformasi pendidikan yang inklusif dan bermutu.
“Guru memiliki peran strategis dalam membekali peserta didik dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk hidup mandiri dan berpartisipasi aktif di masyarakat. Melalui Program PKG ini, kami terus mendorong penguatan kompetensi guru SLB agar mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja,” ujar Arif, Rabu, 2 Juni 2026.
Baca juga: Peran Biodiversitas Serangga pada Kemajuan Sains dan Pertanian
Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Guru PMPK untuk memperluas akses pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru pendidikan khusus di seluruh Indonesia.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan kompetensi melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik pada berbagai materi pertanian perkotaan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah, meliputi budidaya hidroponik, akuaponik, tanaman buah dalam pot (tabulampot), serta budidaya hortikultura terpadu.
Direktur SEAMEO BIOTROP, Prof Edi Santosa menegaskan bahwa pertanian perkotaan memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aspek keterampilan, kewirausahaan, dan ketahanan pangan.
“Pertanian perkotaan merupakan pendekatan pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan yang penting bagi kehidupan mereka di masa depan,” kata Prof Edi.
Sementara itu, Deputi Direktur Bidang Program, SEAMEO BIOTROP, Doni Yusri menekankan pentingnya penguasaan teknologi pertanian sederhana yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah luar biasa.
“Pengembangan urban farming di lingkungan sekolah tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kecakapan hidup peserta didik. Melalui pelatihan ini, guru memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai kondisi sekolah masing-masing sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta didik dan komunitas sekolah,” ujarnya.
Baca juga: 25 Puskesmas Gelar Khitan Gratis untuk 544 Anak Kota Bogor
Selain menghadirkan pimpinan dari Kemendikdasmen dan SEAMEO BIOTROP, kegiatan ini juga melibatkan para narasumber yang memiliki pengalaman di bidang pendidikan, pertanian, dan pengembangan kapasitas masyarakat, yaitu Dewi Suryani, Risa Rosita, Supriyanto serta Ahmad Budidarma.
Seluruh peserta mengikuti praktik lapangan secara langsung di fasilitas pembelajaran dan demplot SEAMEO BIOTROP. Melalui pengalaman belajar berbasis praktik tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan model pembelajaran keterampilan pertanian yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.
Program PKG SLB Bidang Keterampilan Pertanian bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertanian perkotaan bagi komunitas pendidikan SLB guna mendukung ketahanan pangan lokal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian serta kecakapan hidup peserta didik melalui pembelajaran berbasis praktik yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara Kemendikdasmen dan SEAMEO BIOTROP ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap pendidikan keterampilan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada masa depan, sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem pendidikan yang memberdayakan seluruh peserta didik tanpa terkecuali.
(rls/hrs)
Berita
HJB 544, Pelajar, Tokoh hingga Mitra Strategis Terima Penghargaan
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyerahkan penghargaan kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan di Kota Bogor.
Penghargaan diserahkan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi pada akhir Upacara Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu, 3 Juni 2026.
Wali Kota mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Terima kasih atas sinergi, dedikasi, dan komitmen dalam memberikan karya terbaik bagi kemajuan Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pelajar, tokoh masyarakat, pengurus wilayah, mitra kolaborasi strategis pemerintah daerah dalam percepatan pengentasan kemiskinan, mitra kolaborasi strategis pemerintah daerah dalam percepatan penurunan stunting, tokoh inspiratif Kota Bogor, serta penerima penghargaan Akreditasi Gugus Depan Pramuka Tingkat Nasional.
Pada momen ini juga dilaksanakan pemberian kacamata gratis bagi lansia dengan target penerima manfaat sebanyak 350 hingga 500 orang per kecamatan di Kota Bogor oleh Lansia Aktif Peduli Indonesia (LANTIP) Kota Bogor. Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis lima unit CCTV outdoor.
Apresiasi juga diberikan kepada para mitra yang bersinergi dalam mengawal program pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah, yakni Ketua DPRD Kota Bogor, Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bogor, dan Komandan Detasemen Polisi Militer III/1 Bogor.
Dedie Rachim mengatakan bahwa Hari Jadi Bogor harus dimaknai sebagai momentum untuk terus memperkuat komitmen dalam memajukan Kota Bogor.
“Dan saya yakin semua, Forkopimda, seluruh ASN, tidak sedang bertopang dagu, tidak sedang berpangku tangan, tetapi betul-betul kami semua sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan mimpi-mimpi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, dalam proses pembangunan masih diperlukan berbagai penyempurnaan terhadap program dan kebijakan Pemkot Bogor, terutama yang berkaitan dengan ketersediaan anggaran dan sumber daya.
Menurut Dedie Rachim, pembangunan memiliki dua prioritas utama, yakni pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia.
“Sumber daya manusia Bogor harus memiliki daya saing. Masyarakat Bogor harus mampu melakukan langkah-langkah yang inovatif dan kreatif, sehingga tidak semua kegiatan dan pergerakan ekonomi ditopang oleh APBD semata,” ujarnya.
Dedie Rachim berharap peringatan HJB ke-544 menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi, kolaborasi, dan kebersamaan dalam melahirkan inovasi serta ide-ide kreatif menuju Bogor Maju.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
