Connect with us

Berita

Bhakti Lintas Agama Kota Bogor, Wujud Komitmen Merawat Kebhinekaan

Published

on

Bhakti Lintas Agama Kota Bogor, Wujud Komitmen Merawat Kebhinekaan
Habib Luthfi bin Yahya saat mengisi ceramah kebangsaan dalam puncak Bakti Lintas Agama di MAN 1 Kota Bogor, Senin, 12 Januari 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Bhakti Lintas Agama Kota Bogor dengan tema ‘Merekatkan Bangsa dari Bogor untuk Indonesia’ digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bogor, Senin, 12 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-80 tingkat Kota Bogor. Rangkaian kegiatan ini wujud komitmen bersama untuk merawat kebhinekaan dan membangun solidaritas kemanusiaan, saling menolong, serta bekerja sama dan menjadi simbol persatuan dan kepedulian sebagai nilai universal.

Diawali dengan apel solidaritas lintas agama di Balai Kota Bogor yang dirangkaikan dengan Bogor Peduli yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Selanjutnya, dilaksanakan kegiatan bebersih rumah ibadah dari enam agama di Kota Bogor dan pada puncak kegiatan, acara diisi dengan ceramah kebangsaan oleh Habib Luthfi bin Yahya.

Dalam kegiatan ini para tokoh lintas agama memanjatkan doa sesuai dengan agamanya masing-masing, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi komitmen bersama dalam menjaga kerukunan beragama.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak generasi muda untuk ikut menjaga dan melanjutkan kebersamaan dalam keberagaman, melanjutkan persahabatan, kekerabatan serta kekeluargaan antarumat beragama.

“Karena inilah modalitas Kota Bogor. Selama masyarakatnya bersatu dan kompak, insyaallah semua permasalahan bisa kita atasi dan carikan solusinya,” ujarnya.

Ia pun berpesan agar generasi muda membiasakan diri untuk bertoleransi dalam kehidupan sehari-hari dan saling berdampingan.

“Jadi jangan ada keraguan, semua kita jadikan satu keluarga di Bogor, karena DNA kita adalah DNA Bogor Bersatu, Bogor yang damai, DNA yang saling menyayangi antara satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, mengatakan bahwa Kota Bogor menjadi tempat peradaban yang luar biasa.

“Dan kegiatan ini sangat membanggakan. Rangkaian kegiatan ini tentunya menjadi titik awal bagi kita untuk memperkuat program Kemenag bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, khususnya kementerian lainnya, dalam memperkuat kerukunan serta menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Badan Kesbangpol Jawa Barat, Wahyu Mijaya, turut mengapresiasi kegiatan Bhakti Lintas Agama yang diinisiasi oleh Kota Bogor.

Ketua Panitia Bhakti Lintas Agama, Dede Supriatna, mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman agama dan budaya.

Untuk itu, kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan serta meningkatkan semangat toleransi dalam ruang kolaborasi melalui berbagai kegiatan sosial lintas agama.

“Ini bentuk nyata kolaborasi antarumat beragama sebagai wujud toleransi, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah tokoh lintas agama di Kota Bogor bersama masyarakat untuk melakukan aksi sosial, dialog, dan pelayanan masyarakat,” ucapnya.

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, Forum Koordinasi Pimpinan Wilayah (Forkopimwil), Basolia, FKUB, tokoh lintas agama, organisasi lintas generasi, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Bhakti Lintas Agama juga menghadirkan berbagai keberagaman seni dan budaya yang ditampilkan oleh komunitas lintas generasi dari berbagai agama di Kota Bogor.

Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan bazar UMKM, kegiatan sosial donor darah, serta cek kesehatan gratis.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

HIPMI Kota Bogor Sinergikan Program dengan Pemkot Bogor, Fokus UMKM dan Pariwisata

Published

on

By

HIPMI Kota Bogor Sinergikan Program dengan Pemkot Bogor, Fokus UMKM dan Pariwisata
BPC HIPMI Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jumat, 1 Mei 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jumat, 1 Mei 2026.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bogor, Muhammad Al Farissy, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus menyelaraskan berbagai program kerja organisasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Alhamdulillah ini pertemuan perdana HIPMI Kota Bogor dengan Pak Wali Kota Bogor. Tujuan utamanya silaturahmi dan kami juga memaparkan program-program HIPMI yang bisa sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor,” ujarnya.

Adapun berbagai program HIPMI di bawah kepemimpinannya di antaranya adalah pelatihan, pembinaan, serta pendampingan, termasuk bazar bagi UMKM di Kota Bogor

Baca juga: Serunya Anak SD Belajar Tawar-menawar di Pasar Gembrong Sukasari

Disamping itu, HIPMI juga mendapatkan akses khusus untuk turut membantu meramaikan Pasar Jambu Dua. Bak gayung bersambut, Al Farissy akan segera turun lapangan guna mencari solusi agar pasar tersebut ramai dikunjungi masyarakat dan pedagang.

“Tadi kami sudah diberi akses ke Pasar Jambu Dua untuk bagaimana caranya mengupayakan baik masyarakat maupun pedagang mau datang ke pasar ini. Setelah ini kami akan survei lokasi,” kata Al Farissy.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Bogor juga memberikan masukan agar HIPMI lebih aktif terlibat dalam sektor ekonomi dan memeriahkan perayaan Hari Jadi Bogor (HJB).

Ke depan, HIPMI berencana meluncurkan program HIPMI Award sebagai bentuk apresiasi kepada instansi atau pengusaha lokal yang berkontribusi nyata bagi kemajuan kota.

“Kedepannya, kami juga memiliki program HIPMI Award, yaitu sebuah apresiasi yang diberikan kepada instansi atau pengusaha-pengusaha lokal yang memberikan dampak nyata terhadap kemajuan Kota Bogor,” imbuhnya.

Baca juga: Jembatan Kayu di Sukaresmi Putus Akibat Luapan Kali Pasangrahan

Tidak hanya di sektor perdagangan, HIPMI juga bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor berencana menggelar atraksi budaya khas yang mirip dengan Tari Kecak di Bali.

Langkah inovasi HIPMI di bidang pariwisata ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan lokal dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan asli daerah.

Di sisi lain, Al Farissy mengakui bahwa tantangan yang dihadapi pengusaha muda saat ini cukup berat, terutama terkait isu ketidakpastian ekonomi dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mempengaruhi biaya operasional.

“Tantangan terbesar bagi kami saat ini adalah ketidakpastian, Apalagi isu mengenai BBM saat ini sangat berdampak kepada kami para pengusaha. Namun, kami harus tetap berjuang mencari solusi dan menggali peluang-peluang baru untuk menghadapi situasi tersebut,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Jembatan Kayu di Sukaresmi Putus Akibat Luapan Kali Pasangrahan

Published

on

By

Jembatan Kayu di Sukaresmi Putus Akibat Luapan Kali Pasangrahan
Petugas BPBD Kota Bogor saat melakukan assessment di lokasi jembatan kayu di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal. Dok. BPBD Kota Bogor.

KlikBogor – Jembatan kayu penghubung akses warga di Gang Harapan, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terputus atau tidak dapat dilalui.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis, 30 April 2026 sore.

Baca juga: HEBAT, Kelurahan Gudang Benahi Lingkungan hingga UMKM

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan luapan air Kali Pasangrahan. Akibatnya, jembatan kayu yang menjadi akses warga setempat terputus lantaran tidak kuat menahan hempasan air.

“Penyebab kejadian hujan dengan intensitas tinggi dan air Kali Pasangrahan yang meluap. Dampaknya menyebabkan satu jembatan kayu akses warga terputus,” kata Dimas Tiko dalam keterangannya dikutip Jumat, 1 Mei 2026.

Pihaknya telah menerjunkan empat personel ke lokasi kejadian untuk melakukan assessment. Pihak BPBD juga melakukan koordinasi tanggap darurat kejadian bersama dengan pihak terkait.

Baca juga: Zestera: “Jalan Tengah” Menikmati Minuman Soda Tanpa Gula

Hingga laporan tersebut dibuat, kondisi air bah sudah mulai surut. Namun, kondisi jembatan kayu ringsek.

Assessment, dokumentasi dan koordinasi tanggap darurat kejadian bersama dengan pihak terkait telah selesai dilaksanakan,” pungkasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Potensi Usaha di Babakan Terus Berkembang, dari Hotel hingga Kafe

Published

on

By

Potensi Usaha di Babakan Terus Berkembang, dari Hotel hingga Kafe
Lurah Babakan, Andri Junizar. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Potensi usaha di wilayah Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor terus berkembang. Demikian hal tersebut Lurah Babakan, Andri Junizar.

Andri mengatakan bahwa wilayahnya memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, ditopang oleh beragam pelaku usaha yang terus berkembang.

“Disini banyak pelaku usaha, mulai dari perhotelan kemudian juga ada pelaku usaha rumahan, kita juga punya jasa usaha kafe dan resto,” ujar Andri kepada awak media, Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, keberadaan berbagai jenis usaha tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Mungkin ke depan bisa terkomunikasikan secara langsung, ketika kami di wilayah berharap dengan bantuan-bantuan dari mereka yang ada di wilayah kita, yang bisa kita berikan untuk masyarakat sekitar,” ucapnya.

Terkait perizinan, Andri memastikan bahwa sebagian besar pelaku usaha di wilayahnya telah mengantongi izin usaha. Hal ini berdasarkan data terbaru yang dihimpun pihak kelurahan.

“Alhamdulillah, berdasarkan data yang kami terima, rata-rata pelaku usaha di sini sudah memiliki izin. Memang ada beberapa kafe yang tergolong baru, namun secara umum mereka sudah terdata,” jelasnya.

Andri mengungkapkan bahwa pihak kelurahan sebelumnya telah melakukan pendataan terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), termasuk untuk usaha kafe dan restoran.

“Kemarin kami mobile itu rata-rata semua sudah memiliki izin,” pungkasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer