Connect with us

Berita

Bendung Katulampa Kota Bogor Naik, Siang Ini Siaga 4

Published

on

Bendung Katulampa Kota Bogor Naik, Siang Ini Siaga 4
Bendung Katulampa Kota Bogor. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, kembali naik pada Kamis, 29 Januari 2025.

Hingga pukul 10.00 WIB, ketinggian air menyentuh 80 sentimeter, yang berarti status siaga empat. Peningkatan debit air Sungai Ciliwung dikarenakan hujan mengguyur wilayah hulu atau Puncak, Kabupaten Bogor.

“Pagi sudah mulai menurun di 60 sentimeter, dikarenakan hujan di hulu jam 10.00 ada kenaikan di 80 sentimeter di level siaga empat,” kata Petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan kepada awak media.

Alwan menambahkan, ketinggian air di Bendung Katulampa mengalami penurunan sejak diri hari. Namun dikarenakan hujan turun, debit air kembali naik.

Alwan pun mengingatkan agar warga yang berada di bantaran Sungai Ciliwung untuk selalu waspada.

“Kami imbau warga bantaran Sungai Ciliwung untuk tetap waspada di musim penghujan ini,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Hari Perdana WFH ASN Kota Bogor, Wamendagri Turun Langsung

Published

on

By

Hari Perdana WFH ASN Kota Bogor, Wamendagri Turun Langsung
Wamendagri, Bima Arya didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi saat meninjau langsung rumah ASN Pemerintah Kota Bogor yang melaksanakan work from home (WFH), Jumat, 10 April 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, meninjau langsung pelaksanaan work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jumat, 10 April 2026.

Didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Bima Arya melakukan monitoring pelaksanaan sistem kepegawaian dari Balai Kota Bogor melalui Simpeg e-Kinerja Kota Bogor.

Selanjutnya melakukan pengecekan langsung perangkat daerah di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor. Kemudian dengan menggunakan kendaraan listrik meninjau Kelurahan Paledang serta rumah ASN yang melaksanakan WFH.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Bima Arya mengatakan, pelaksanaan WFH di Kota Bogor sangat baik. Ia juga mengapresiasi pengaturan mekanisme kerja di rumah yang dilakukan oleh Pemkot Bogor.

“Pertama, mekanisme pengawasan yang sangat baik. Karena sudah ada aplikasi e-Kinerja di tingkat Kota Bogor yang telah menyesuaikan pengaturan mekanisme kerja di rumah. Jadi, yang kami lihat tadi sangat kami apresiasi, ASN di rumah bisa melakukan absensi dan koordinatnya disesuaikan dengan lokasi rumah. Jadi, kalau bergeser dianggap tidak absen,” kata Bima Arya.

Jika ada ASN yang melanggar ketentuan WFH, lanjut Bima Arya, maka akan dikenakan sanksi berupa pengurangan tunjangan kinerja.

Setelah pelaksanaan WFH berjalan satu bulan, kepala daerah akan melakukan evaluasi sejauh mana kinerja tetap terpenuhi.

“Dan kami melihat bahwa WFH ini harus didampingi dan diimbangi dengan perangkat teknologi sistem pemantauan yang mumpuni,” ucapnya.

Sementara bagi ASN yang masih melakukan work from office (WFO), pihaknya meminta untuk memaksimalkan penggunaan transportasi publik sebagai bentuk efisiensi, atau menggunakan sepeda dan kendaraan listrik.

Baca juga: Warga di Bogor Diduga jadi Korban Tukar Kartu ATM, Polisi Selidiki

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan WFH di Kota Bogor dilaksanakan untuk level eselon III ke bawah, dengan persentase 9 persen atau 1.054 dari total keseluruhan ASN.

Ia menambahkan, WFH di Kota Bogor dilaksanakan berbasis teknologi dengan pengawasan yang ketat.

Pemantauan dilakukan melalui koordinat ASN yang sedang melaksanakan WFH, absensi tiga kali dalam satu hari, serta kewajiban setiap ASN untuk memberikan laporan.

“Dan ini harus dipastikan pelaksanaan pelaporannya dilaksanakan sesuai dengan koordinat kediaman masing-masing,” jelasnya.

Dari penerapan sistem WFH, jika dikaitkan dengan efisiensi, secara keseluruhan mengalami penghematan air, listrik, dan BBM, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi.

“Secara akumulatif, efisiensi bisa mencapai hampir Rp900 juta per bulan. Itu dari akumulasi hanya eselon III ke bawah,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Yang Muda yang Berprestasi di Musrenbang Kota Bogor

Published

on

By

Yang Muda yang Berprestasi di Musrenbang Kota Bogor
Musrenbang RKPD Kota Bogor 2027 menghadirkan sesi afirmasi atas raihan prestasi yakni “Yang Muda yang Berprestasi” sebagai bagian dari representasi generasi muda. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) telah menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Acara yang digelar di IPB International Convention Center (IPB ICC) pada Rabu, 8 April 2026 ini dihadiri Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajaran pimpinan daerah tetangga seperti Kabupaten Bogor dan Gubernur Jawa Barat secara online.

Pada Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul, Infrastruktur Berkualitas, dan Inovasi untuk Bogor yang Maju dan Sejahtera”.

Musrenbang tahun ini tidak hanya membahas perencanaan pembangunan, tetapi juga menghadirkan sesi khusus bagi generasi muda dengan untuk berpartisipasi dalam musyawarah pembangunan dengan menghadirkan sesi afirmasi atas raihan prestasi yakni “Yang Muda yang Berprestasi” sebagai bagian dari representasi generasi muda.

Sesi ini memberikan ruang aspirasi, dan kontribusi serta penghargaan kepada generasi muda Kota Bogor yang telah menorehkan prestasi tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan sumber daya manusia daerah yang inovatif, partisipatif dan berbasiskan digital.

Salah satu penerima penghargaan generasi berprestasi, yang mendapat sorotan adalah siswa bernama Yuana Mutiara Zahra dari MAN IC Serpong dan Adli Firlian Ilmi dari SMAN 3 Kota Bogor.

Yuana berhasil diterima oleh lebih 11 perguruan negeri terbaik di seluruh dunia, khususnya di Rusia hingga Hongkong. Sedangkan Adli berhasil meraih 3 prestasi internasional dalam bidang esai untuk perdamaian di Tokyo Jepang, diplomasi internasional di Thailand, serta aksi perubahan iklim di Filipina yang membanggakan.

Prestasi ini menjadikan bukti konkret hadirnya generasi muda Bogor dalam bidang inovasi dan prestasi global.

Apresiasi datang dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa Musrenbang merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mendengar dan mengakui kontribusi seluruh golongan masyarakat, khususnya generasi muda berprestasi untuk memberikan usulan terhadap penyusunan RKPD 2027 dan RAPBD mendatang.

Berdasarkan usulan generasi muda bahwa peningkatan kualitas pendidikan, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, pengembangan transportasi publik, peningkatan fasilitas kesehatan menjadi usulan yang disampaikan.

Selain itu, pemerintah juga akan mendorong inovasi melalui Bogor Innovation Award sebagai salah satu program unggulan bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam prestasi dan inovasi terkemuka.

Guru Besar Pengembangan Perencanaan Wilayah dari IPB University Prof. Ernan Rustiadi menyampaikan “Kami akademisi dan birokrat ingin memastikan bahwa suara dan aksi generasi muda benar-benar terakomodasi dalam penyusunan RKPD. Sesi muda berprestasi ini adalah bukti konkret komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam memberi ruang dan apresiasi bagi pemuda berprestasi seperti Yuana Zahra dan Adli Firlian Ilmi.”

“Prestasi internasional yang diraih menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar Bogor untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam transformasi Indonesia,” imbuh Prof Ernan dikutip Jumat, 10 April 2026.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut baik hal ini dengan mendukung penuh Musrenbang Kota Bogor yang menghadirkan unsur dan elemen partisipasi generasi muda.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dalam berbagai tingkatan, institusi pendidikan, dan generasi muda, Kota Bogor menjalankan visi-misi pemerintah Prabowo dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada transformasi digital di tahun 2027.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Permudah Akses Warga, TNI Bangun Jembatan di Harjasari

Published

on

By

Permudah Akses Warga, TNI Bangun Jembatan di Harjasari
Peletakan batu pertama jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis, 9 April 2026. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Komando Resor Militer (Korem) 061/Suryakancana dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor kembali membangun akses jembatan untuk warga sebagai tindak lanjut atas program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pembangunan jembatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mempercepat infrastruktur dasar, terutama di wilayah yang membutuhkan akses yang lebih baik. Selain itu, pembangunan ini juga untuk mempercepat konektivitas di wilayah pedesaan dan daerah yang sulit dijangkau.

Kali ini, jembatan yang dinamai Perintis Garuda tersebut dibangun di atas aliran Sungai Mekarsari, Kampung Mekarsari RT02 RW04, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan.

Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat sekitar, tidak hanya untuk menunjang kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai akses menuju fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih baik. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan tersebut, pada Kamis, 9 April 2026.

“Jembatan ini cukup penting dan strategis bagi warga, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas menuju tempat ibadah dan fasilitas pendidikan. Kami Pemerintah Kota Bogor menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri yang terus bersinergi hadir di tengah masyarakat,” kata Jenal Mutaqin.

Ia menambahkan, jembatan tersebut memang perlu segera dibangun, karena kondisi sebelumnya hanya berupa sasak bambu dengan lantai yang sudah rapuh.

“Sehingga, mudah-mudahan jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, menjelaskan bahwa jembatan di Harjasari merupakan jembatan kedua yang dibangun melalui program Perintis Garuda, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kelurahan Mulyaharja.

“Di Kota Bogor, Insyaallah setiap bulan kami menargetkan pembangunan satu jembatan. Kami bekerja sama dengan Pemkot Bogor untuk menjangkau titik-titik yang belum tersentuh,” jelasnya.

Pengerjaan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dengan melibatkan masyarakat dan dengan anggaran sekitar Rp187 juta.

“Kami berharap masyarakat dapat turut merawat jembatan ini,” tutup Gan Gan.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer