Connect with us

Berita

ALAPADU WARA WIRI, Layanan Jemput Bola ASN di Kecamatan

Published

on

ALAPADU WARA WIRI, Layanan Jemput Bola ASN di Kecamatan
BKPSDM Kota Bogor meluncurkan program ALAPADU WARA WIRI di Kecamatan Bogor Utara, Selasa, 7 April 2026. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) meluncurkan program Anjungan Layanan Terpadu (ALAPADU WARA WIRI) yang menyasar aparatur sipil negara (ASN) di tingkat kecamatan.

Program berbasis layanan ‘jemput bola’ ini dimulai di Aula Kecamatan Bogor Utara, pada Selasa, 6 April 2026. Selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung secara bergilir di enam kecamatan sepanjang April 2026.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan ALAPADU menghadirkan pendekatan berbeda karena layanan kepegawaian dibawa langsung ke wilayah kerja ASN.

“Ini kesempatan yang sangat baik bagi ASN untuk memanfaatkan layanan yang tersedia. Mulai dari pengembangan SDM, mutasi, rotasi, evaluasi kinerja, hingga konseling psikologis,” ujarnya.

Melalui layanan langsung ini, Jenal berharap, potensi maupun permasalahan yang dihadapi ASN dapat teridentifikasi dan dicarikan solusi secara cepat dan tepat.

Menurutnya, keberhasilan visi dan misi kepala daerah sangat ditentukan oleh kualitas ASN yang profesional dan berintegritas. Untuk itu, BKPSDM diminta mampu memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Bogor.

Adapun jumlah ASN di Kota Bogor saat ini mencapai sekitar 11.000 orang yang terdiri dari PNS, PPPK, dan tenaga non-ASN.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahadian, menjelaskan bahwa program ALAPADU WARA WIRI juga melibatkan berbagai pihak melalui skema kolaborasi pentahelix.

Sejumlah mitra yang terlibat antara lain Bank BJB Cabang Bogor, PT Taspen Cabang Bogor, Sekolah Vokasi Universitas Pakuan, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor.

“Kegiatan ini bertujuan mempermudah akses layanan administrasi kepegawaian, mempercepat proses layanan, serta mendukung peningkatan indeks sistem merit di Kota Bogor,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dari total 11.383 ASN di Kota Bogor, 818 di antaranya bertugas di wilayah kecamatan yang menjadi fokus layanan program ini.

Dalam pelaksanaannya, layanan disediakan melalui sistem help desk terpadu yang mencakup berbagai kebutuhan ASN, seperti manajemen talenta, pengembangan karier, layanan cuti, kinerja, hingga pensiun.

Selain itu, tersedia pula layanan konseling melalui counseling corner, fasilitas pembiayaan pendidikan dari Bank BJB, layanan ketaspenan dari Taspen, serta pendaftaran Tes Potensi Akademik (TPA) untuk program pendidikan vokasi.

Pada kegiatan pembukaan, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara BKPSDM Kota Bogor dengan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualifikasi pendidikan ASN.

Jadwal pelaksanaan ALAPADU WARA WIRI dilakukan dengan pola satu hari satu kecamatan, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, yakni di Kecamatan Bogor Utara (7 April), Bogor Tengah (9 April), Bogor Timur (14 April), Bogor Selatan (16 April), Bogor Barat (21 April), dan Tanah Sareal (23 April 2026).

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkot Akan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir 

Published

on

By

Pemkot Akan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir 
Kawasan Jalan Dadali di Kecamatan Tanah Sareal menjadi salah satu titik prioritas penanganan saluran air. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan normalisasi drainase di sejumlah titik rawan banjir lintasan pascahujan deras yang melanda Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, penanganan drainase menjadi prioritas untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi.

“Antisipasi perubahan cuaca dan hujan dengan curah hujan ekstrem sudah menjadi keharusan. Saya meminta seluruh aparatur di wilayah untuk siap melakukan mitigasi, pemetaan, dan langkah antisipasi di titik-titik rawan,” ungkap Dedie Rachim, Minggu, 24 Mei 2026.

Baca juga: Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas penanganan adalah saluran air di Jalan Dadali. Kondisi saluran yang mengalami penyempitan dan sedimentasi membuat air limpasan tidak lagi mampu mengalir dengan optimal ke drainase di bawah trotoar.

Selain itu, keberadaan pedagang tanaman hias di atas trotoar turut menjadi kendala dalam proses normalisasi saluran di lokasi tersebut.

Camat Tanah Sareal, Rokib, telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan, karena lokasi tersebut akan digunakan untuk proses pembongkaran saluran lama.

Baca juga: Door to Door, DPRD dan Pemkot Bogor Antar Bantuan Pendidikan ke Warga

Kemudian, titik lain yang mendapat perhatian adalah Perumahan Yasmin Sektor 6. Saluran yang tersumbat sampah mengakibatkan debit air meningkat hingga menjebol dinding pembatas antara kawasan perumahan dan jalur protokol.

Pemkot Bogor juga memprioritaskan perbaikan drainase di Jalan Kapten Yusuf, Kelurahan Cikaret. Penanganan di lokasi tersebut membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, karena saluran drainase berasal dari wilayah hulu di Tamansari dan Ciapus.

Dedie Rachim menegaskan, penanganan drainase dan mitigasi banjir harus dilakukan secara kolaboratif agar dampak banjir lintasan dapat diminimalkan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3

Published

on

By

Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Debit air Sungai Ciliwung meningkat di Bendung Katulampa, Minggu, 24 Mei 2026. Dok. Petugas Bendung Katulampa.

KlikBogor – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya menyebabkan debit air Sungai Ciliwung meningkat pada Minggu, 24 Mei 2026.

Hingga pukul 18.00 WIB, tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mencapai 110 sentimeter atau status siaga tiga.

“Hari Minggu (24/5/2026) pukul 18:00 WIB, TMA 110 cm, status siaga tiga,” kata petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan dalam keterangannya tertulisnya.

Baca juga: Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal

Pada ketinggian tersebut, debit air yang mengalir tercatat sebesar 161.986 liter per detik. Sementara itu di intake saluran induk Katulampa, TMA mencapai 30 sentimeter dengan debit air 2.248 liter per detik.

Sebelumnya atau pada pukul 17.00 WIB kondisi Bendung Katulampa masih berada pada status normal dengan TMA 30 sentimeter.

Namun ketinggian air melonjak hingga menyentuh 110 sentimeter pada pukul 17.22 WIB.

Baca juga: Jangan Asal Sapu Kotoran Tikus, Pakar IPB Ingatkan Risiko Hantavirus

Alwan menyampaikan bahwa ketinggian air di Bendung Katulampa kembali turun. Pada pukul 18.30 WIB TMA mencapai 80 sentimeter atau status siaga empat.

(hrs)

Continue Reading

Berita

Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal

Published

on

By

Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal
Sejumlah warga mendatangi lokasi penemuan jasad korban yang tergeletak di bawah jembatan Kampung Karamat, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: tangkapan layar.

KlikBogor – Seorang pemuda diduga melompat dari Jembatan di Kampung Karamat, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu, 24 Mei 2026 sekira pukul 11.40 WIB.

Korban yang terjatuh ke trotoar di samping Sungai Cipakancilan sempat dievakuasi ke RS PMI Kota Bogor. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Iman Dwi menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat korban melompat dari jembatan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberitahu warga lainnya.

“Korban (saat ditemukan) masih hidup kemudian langsung membawa ke RS PMI dan dinyatakan meninggal di RS PMI sekira jam 13.23 WIB,” kata Iman saat dikonfirmasi.

Unit Identifikasi Polresta Bogor Kota dan Polsek Bogor Tengah telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban diketahui berinisial GR (22).

Berdasarkan keterangan keluarga, kata Iman, korban diduga sempat mengunggah pesan di media sosial sebelum kejadian.

Saat ini, jenazah korban akan dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.

(hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer