Connect with us

Berita

Sambut HPN, Kantor PWI Kota Bogor jadi Pusat Layanan Warga

Published

on

Sambut HPN, Kantor PWI Kota Bogor jadi Pusat Layanan Warga
Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi didampingi Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi saat meninjau pelayanan paspor imigrasi di Kantor PWI Kota Bogor, Sabtu, 7 Februari 2026.

KlikBogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan membuka tiga layanan publik sekaligus, yakni pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, pelayanan paspor imigrasi, serta perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PWI Kota Bogor ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kota Bogor, Eko Prabowo.

Turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor Hidayatilloh, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor Mugi Lastono, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor Stephanie Arimitri Hutapea, serta Kasubnit I Unit Regident Satlantas Polresta Bogor Kota Ipda Damela Putra.

Aspemkesra Kota Bogor, Eko Prabowo, menyampaikan apresiasi kepada PWI Kota Bogor atas pelaksanaan kegiatan HPN 2026 yang menghadirkan tiga layanan publik secara bersamaan.

“Kami mewakili Pemerintah Kota Bogor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PWI Kota Bogor. Pada peringatan HPN tahun ini, PWI tidak hanya menggelar kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Eko Prabowo saat membuka kegiatan di Markas PWI Kota Bogor, Sabtu, 7 Februari 2026.

Menurut Eko, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PWI Kota Bogor terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Disdukcapil Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, serta Kantor Imigrasi, guna mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

“Ditambah lagi adanya layanan tambahan dari Polresta Bogor Kota berupa paket beras bagi warga yang melakukan perpanjangan SIM. Ini luar biasa. Atas nama Pemerintah Kota Bogor, kami mengucapkan terima kasih sekaligus selamat Hari Pers Nasional kepada PWI Kota Bogor,” katanya.

Eko berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan diperluas ke depannya. Ia menilai layanan publik yang mudah dijangkau seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara PWI Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor, Kantor Imigrasi, dan Polresta Bogor Kota.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi yang akrab disapa Kang Aldo mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kota Bogor, Disdukcapil, Polresta Bogor Kota, serta Kantor Imigrasi yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan HPN 2026 sehingga tiga layanan publik dapat digelar di Markas PWI Kota Bogor.

Aldo menjelaskan, rangkaian peringatan HPN 2026 di Kota Bogor terdiri dari sembilan kegiatan yang akan berlangsung hingga Maret 2026, dan diawali dengan pembukaan tiga layanan publik secara bersamaan.

Ia menyebutkan, kegiatan layanan publik dalam rangka HPN ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia.

“Secara keseluruhan ada sembilan kegiatan, dengan puncak acara pada 9 Februari 2026. Besok juga akan digelar Festival Tari Jaipong yang melibatkan anak-anak di wilayah Jambu Dua. Kegiatan ini sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus mengurangi penggunaan gawai pada anak-anak,” ujar Aldo.

Di tempat yang sama, Sekretaris Disdukcapil Kota Bogor Mugi Lastono mengatakan bahwa Disdukcapil memiliki tagline Dasar Layanan yang diwujudkan melalui kolaborasi dalam kegiatan HPN 2026 ini. Ia memaparkan, seluruh layanan kependudukan dan pencatatan sipil dibuka dalam kegiatan tersebut, mulai dari pembuatan KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga akta kematian.

“Seluruh layanan kami buka di sini hingga pukul 12.00 WIB. Jadi, warga Kota Bogor yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan dapat dilayani langsung di PWI Kota Bogor,” jelasnya.

Mugi juga menyampaikan terima kasih kepada PWI Kota Bogor yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut sehingga Disdukcapil dapat turut memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor Stephanie Arimitri Hutapea. Ia mengapresiasi PWI Kota Bogor yang telah mengundang Kantor Imigrasi untuk membuka layanan keimigrasian, khususnya pembuatan paspor di akhir pekan.

“Bagi kami, kegiatan ini menjadi keuntungan karena dapat membuka layanan pembuatan paspor di akhir pekan atau hari libur. Kami mewakili Kepala Kantor Imigrasi mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan PWI. Semoga kolaborasi dan sinergi ini terus terjalin,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubnit I Unit Regident Satlantas Polresta Bogor Kota Ipda Damela Putra, yang mewakili Kapolresta Bogor Kota, juga menyampaikan apresiasi kepada PWI Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai kegiatan layanan publik seperti ini patut didukung karena menunjukkan kehadiran Polresta Bogor Kota dalam memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat melalui layanan perpanjangan SIM.

“Bagi warga yang masa berlaku SIM-nya tersisa satu hingga dua bulan, dapat datang langsung ke PWI Kota Bogor dan akan kami layani secara maksimal. Khusus hari ini, kami juga menyiapkan paket beras bagi masyarakat yang melakukan perpanjangan SIM,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas

Published

on

By

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, terlebih karena memakan korban jiwa.

Diketahui, kebakaran yang melanda tiga unit rumah kontrakan pada Kamis malam, 5 Maret 2026 ini mengakibatkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Dedie Rachim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ucap Dedie Rachim.

Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah.

Apabila tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.

Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Published

on

By

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
Petugas pemadam kebakaran tengah mengevakuasi korban kebakaran di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 5 Maret 2026 malam. Foto: tangkapan layar video Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda tiga unit rumah warga di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026 malam.

Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 1,4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.25 WIB.

Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran  langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku sekitar 20 menit melakukan penyemprotan air, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Ade mengungkapkan, berdasarkan data sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah tengah tertidur.

“Menurut pelapor kebakaran terjadi karena kebocoran tabung gas dan pemilik rumah sedang tertidur (laporan sementara),” katanya.

Pada saat itu, api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Akibatnya, tiga unit rumah terbakar.

Kebakaran juga mengakibatkan seorang balita berinisial Z (1 tahun 4 bulan) meninggal dunia dan dua warga lainnya berinisial RJ dan SM mengalami luka bakar.

Para korban setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk penanganan lebih lanjut.

Ade mengatakan, penanganan kebakaran ini melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran serta petugas dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos CIbuluh.

“Untuk kerugian materi (akibat kebakaran) diperkirakan Rp50 juta,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang

Published

on

By

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang
Pertemuan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dengan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir di Gedung Danantara, Jakarta. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, membahas proses akhir lelang pengembang program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Gedung Danantara, Jakarta.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus menyelesaikan persoalan persampahan secara berkelanjutan.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, terang Dedie Rachim, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL.

“Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Berbagai persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan meminimalkan kendala di lapangan disebut turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Pemkab-Pemkot Bogor Teken  Kerja Sama Kelola TPAS Galuga Menuju PSEL

Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dan dukungan teknis sejak awal agar proyek strategis nasional ini dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah.

Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sangat produktif dan fokus pada aspek teknis lapangan. Salah satu yang dibahas adalah kesiapan lahan calon lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk proses land clearing serta pekerjaan cut and fill.

Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek PSEL Bogor Raya sebagai bagian dari investasi strategis di sektor energi bersih dan pengelolaan lingkungan.

Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer