Berita
Sungai Ciparigi di Tegallega Diduga Tercemar Limbah dari Hotel dan Mal
KlikBogor – Sungai Ciparigi di Kampung Babakan Fakultas, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, diduga tercemar limbah yang dibuang oleh salah satu hotel dan pusat perbelanjaan.
Warga setempat mengeluhkan kondisi bau tidak sedap setiap limbah tersebut dialirkan ke sungai meski tidak terjadi setiap hari.
Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman, mengatakan adanya dua unit usaha yang membuang limbah mereka ke Sungai Ciparigi yang melintasi wilayahnya.
Pihak kelurahan juga telah melayangkan teguran, hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak pengelola.
“Kita sudah pernah kasih teguran, baik tertulis maupun lisan. Cuma sampai hari ini memang belum ada tindakan apapun. Mereka masih tetap membuang limbahnya (ke Sungai Ciparigi),” ujar Hardi Suhardiman dikutip Kamis, 30 April 2026.
Hardi juga mengaku telah meminta hasil uji laboratorium untuk memastikan limbah yang dibuang aman bagi lingkungan dan tidak berdampak buruk bagi masyarakat.
Permintaan tersebut didasari atas keluhan warga mengenai aroma tidak sedap yang muncul dari aliran pipa pembuangan tersebut.
“Sampai hari ini kita belum dikasih hasil laboratorium dari Hotel Santika maupun dari Botani Square. Dampaknya bau dan juga otomatis air jadi meningkat, karena ada dua pipa,” tambahnya.
Dikonfirmasi, pihak Manajemen Hotel Santika Bogor menyatakan bahwa air limbah yang dihasilkan telah melalui proses pengolahan khusus sebelum dibuang.
“Air limbah dari Hotel Santika Bogor selalu melalui pengolahan secara khusus,” katanya dalam keterangan tertulisnya.
Selain itu, limbah yang dihasilkan selalu memenuhi baku mutu yang ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Dan juga pengecekan dilakukan secara rutin tiap bulan dan hasil tes lab-nya ada,” tambah pihak Manajemen Hotel Santika.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi pihak Botani Square terkait dugaan pembuangan limbah ke Sungai Ciparigi.
(hrs)
Berita
Fun Day Meriahkan Milad ke 65 UIKA Bogor, Program Orang Tua Asuh Diluncurkan
KlikBogor – Ribuan alumni, sivitas akademika, hingga masyarakat umum tumpah ruah mengikuti kegiatan Fun Day dalam rangka memperingati Milad ke-65 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Mengambil titik start dari Balai Kota Bogor dan berakhir di Taman Ekspresi, Lapangan Sempur, acara yang diprakarsai oleh Ikatan Alumni UIKA (IKA UIKA) berkolaborasi dengan pihak kampus ini berlangsung penuh kemeriahan.
Suasana semakin semarak saat pembagian doorprize mulai dari puluhan hadiah menarik, motor listrik, hingga 5 tiket umrah gratis. Namun di balik perayaan 65 tahun UIKA Bogor ini membawa misi mulia menegaskan komitmen bahwa pendidikan tinggi adalah hak semua anak bangsa, tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Momentum bersejarah ini ditandai dengan peluncuran Program Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi, sebuah gerakan sosial berbasis gotong royong yang digagas oleh UIKA Bogor dan IKA UIKA.
Program ini hadir sebagai solusi nyata bagi warga Kota Bogor kurang mampu agar tetap bisa mengecap nikmatnya pendidikan di perguruan tinggi.

Pelepasan burung menandai peluncuran program Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi UIKA Bogor di Taman Ekspresi, Sabtu, 1 Agustus 2026. Foto/Istimewa
Ketua IKA UIKA Bogor, Safrudin Bima menegaskan, pentingnya konsolidasi alumni dan kampus untuk memutus rantai ketimpangan akses pendidikan.
”Kami mendukung penuh visi besar UIKA agar pemerataan pendidikan benar-benar terwujud. Bangku kuliah tidak boleh hanya milik orang kaya, anak siapa pun, dari latar belakang apa pun, berhak untuk sekolah,” tegas Safrudin.
Ia menambahkan bahwa peran alumni bersama kampus harus saling menguatkan agar gerakan sosial ini dapat berjalan berkelanjutan. Safrudin juga berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat bergandengan tangan untuk memperluas jangkauan program ini.
Sementara itu, Rektor UIKA Bogor, Prof. Mujahidin mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 116 warga Kota Bogor yang mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan pendidikan melalui program ini.
Menurutnya, gerakan ini lahir dari kesadaran bahwa tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa tidak bisa digantungkan sepenuhnya kepada pemerintah.
”Kita tidak bisa bergantung sepenuhnya kepada APBD atau anggaran pemerintah. Kita harus menggerakkan potensi masyarakat untuk saling merangkul dan membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu,” ujar Prof. Mujahidin.
Ia menjelaskan, bantuan pendidikan ini dibagi menjadi dua jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi warga yang memenuhi kriteria pemerintah.
Skema Orang Tua Asuh untuk membebaskan biaya kuliah bagi warga tidak mampu yang tidak terakomodasi oleh KIP.
”Kapasitas dana saat ini memang masih fokus membebaskan biaya kuliah, belum mencakup biaya hidup (living cost). Yang terpenting, pintu bagi mereka untuk bisa berkuliah terbuka lebar terlebih dahulu,” tambahnya.
Selain aksi sosial, penutupan rangkaian Milad ke-65 UIKA Bogor juga ditandai dengan peluncuran UIKA Travel.
Unit usaha baru ini dirancang tidak hanya untuk menyelenggarakan layanan ibadah umrah dan haji bagi umum, tetapi juga memfasilitasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional secara intensif bagi mahasiswa UIKA di Mekkah dan Madinah.
Sinergi kuat antara alumni, kampus, dan masyarakat pada usia ke-65 tahun ini diharapkan menjadi pijakan kokoh bagi UIKA Bogor untuk terus melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap sesama.
(rls/hrs)
Berita
FMP 2026 Resmi Dibuka, 17 Agenda Siap Semarakkan Bulan Kemerdekaan
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Opening Ceremony Festival Merah Putih (FMP) 2026 di Makorem 061/Suryakancana, Jumat, 31 Juli 2026 malam. Dedie Rachim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan perayaan untuk merajut rasa persaudaraan.
“Ini perayaan kita sebagai warga Kota Bogor yang sangat guyub. Untuk itu, apresiasi, rasa bangga kami, karena saya meyakini betul bahwa pembangunan itu bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi bagaimana membangun manusia Bogor dilandasi dengan rasa persahabatan, rasa kekeluargaan, dan tentu saja adanya rasa saling mencintai dan memiliki,” ujarnya.
Ia berharap, dalam kondisi apa pun Kota Bogor dapat terus menjaga rasa aman, tertib, lancar, serta tidak ada gangguan apa pun.
Baca juga: Kirab Merah Putih hingga Wakaf Alpukat Warnai Agenda Festival Merah Putih 2026
Pada FMP 2026 ini, Dedie Rachim menjelaskan akan ada 5.000 bendera merah putih dan umbul-umbul yang dipasang di seputaran wilayah Kota Bogor.
“Bukan hanya yang disiapkan panitia, tetapi kami juga mengimbau agar masyarakat juga merespons dengan positif. Kalau masyarakat ingin memasang umbul-umbul, bendera, mangga silakan,” ucapnya.
Selanjutnya, akan dilaksanakan pengibaran dan penurunan bendera merah putih di Tugu Kujang pada pukul 07.00 dan 17.00 setiap harinya.
Opening Ceremony FMP 2026 dibuka langsung oleh Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio. Danrem berharap pelaksanaan FMP dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Dan semoga ini bisa memberikan maslahat bagi masyarakat Kota Bogor khususnya dan umumnya bagi masyarakat Indonesia,” kata Brigjen Thomas.
Baca juga: Bendera Merah Putih Sepanjang 500 Meter Diarak Ribuan Orang di Kota Bogor
Sementara itu, Ketua Panitia FMP, Syahril M. Said mengatakan, FMP merupakan impian bersama untuk terus mengukuhkan rasa nasionalisme, patriotisme, dan cinta damai di tengah masyarakat Kota Bogor.
“Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah warisan perjuangan para pendahulu. Karena itu menjadi tanggung jawab kita untuk mengisi kemerdekaan dengan karya-karya, menjaga persatuan di tengah perbedaan dan terus berjuang bersama untuk Kota Bogor yang lebih baik,” ujarnya.
Tahun ini, FMP menghadirkan 17 rangkaian kegiatan sepanjang Bulan Agustus. Beberapa agenda utama di antaranya adalah penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih di kawasan Tugu Kujang serta Kirab Merah Putih yang melibatkan ribuan masyarakat.
“FMP juga harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, melalui Festival Kopi Legendaris, pembuatan UMKM, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta kegiatan kebangsaan dan kegiatan edukasi untuk menggerakkan ekonomi lokal dan menguatkan potensi wisata Kota Bogor akan dilaksanakan,” ujarnya.
Tentunya, ia berharap FMP 2026 dapat berjalan dengan lancar.
(rls/hrs)
Berita
Terpilih Secara Aklamasi, Rusli Prihatevy Kembali Pimpin Golkar Kota Bogor
KlikBogor – Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Kota Bogor kembali menetapkan Rusli Prihatevy sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor secara aklamasi.
Usai penetapan, DPD Partai Golkar Jawa Barat menginstruksikan pengurus baru untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif sekaligus merebut kursi eksekutif pada Pemilu mendatang.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menilai penetapan aklamasi ini menjadi modal penting untuk memperkuat kesolidan internal dalam menghadapi agenda politik yang kian berat.
“Mudah-mudahan dengan terpilihnya beliau secara aklamasi ini menyempurnakan kesolidan dan kebersamaan yang sudah terjaga,” ujar Daniel di Kota Bogor pada Jumat, 31 Juli 2026 malam.
Baca juga: Sirih Merah Berpotensi jadi Bahan Kosmetik Lokal Pencerah Kulit
Daniel menyoroti, tren perolehan suara Partai Golkar di Kota Bogor yang kini berada di posisi kedua dengan raihan 7 kursi. Ia menargetkan kenaikan menjadi 10 hingga 11 kursi pada pemilu berikutnya, di samping merebut posisi eksekutif.
Terkait pelaksanaan Musda Kota Bogor yang menjadi ajang DPD II pertama di Jawa Barat, Daniel menyebut keputusan itu mempertimbangkan kesiapan daerah serta nilai historis Bogor sebagai pusat pemerintahan masa Tatar Sunda.
DPD Jawa Barat sendiri menargetkan seluruh konsolidasi daerah rampung pada 31 Agustus.
Baca juga: Rusli Prihatevy jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Kota Bogor di Musda XI
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor terpilih, Rusli Prihatevy, menyatakan langkah awalnya adalah merumuskan dan mengevaluasi susunan kepengurusan periode 2025–2030 bersama pimpinan kecamatan dan organisasi sayap.
Mengenai target di tingkat eksekutif, Rusli menegaskan partai tengah melakukan kalkulasi secara terukur.
“Ini masih berproses. Dengan hitungan kalkulatif yang matang, apa yang menjadi instruksi Ketua DPD Jawa Barat tentu menjadi perhatian penting kami,” tutur Rusli.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi9 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata

Pingback: Klarifikasi Mal Botani Square dan Hotel Santika Bogor Terkait Dugaan Pembuangan Limbah