Connect with us

Berita

Remaja di Bogor Ditodong Orang Tak Dikenal, Ponsel Raib

Published

on

Remaja di Bogor Ditodong Orang Tak Dikenal, Ponsel Raib
Keluarga korban saat melaporkan kasus penodongan ke Polresta Bogor Kota. Dok. Istimewa.

KlikBogor – Seorang remaja bernama Eril Arya Saputra (21) diduga menjadi korban penodongan oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Air Mancur, Kota Bogor. Akibat kejadian itu, ponsel milik korban raib dibawa kabur pelaku.

Menurut kakak korban, Adi Wirman (33), peristiwa itu terjadi saat Eril pulang kerja menggunakan sepeda motor. Saat hujan turun, dia menepi dan berteduh di salah satu ruko sekitar Air Mancur.

“Dia baru pulang kerja pake motor pas nyampe di Air Mancur dia neduh di salah satu ruko. Nah di ruko itu ada yang deketin sembari meluk dari belakang, jumlahnya 6 orang, ada 2 motor, 1 motornya (boncengan) 3 orang,” ujar Adi, Sabtu, 27 April 2025.

Tak tinggal diam, Eril sempat melawan. Dia juga berusaha menendang motornya sendiri agar tidak direbut karena kunci motornya sempat diambil pelaku.

Namun saat berusaha menyelamatkan motornya, ponsel Eril justru terjatuh dan langsung diambil oleh salah satu pelaku. Dalam aksi tersebut, pelaku juga mengancam korban dengan senjata tajam.

“Iya diancam, sambil nempelin kayak benda tajam di pinggang dia (Eril). Adik saya ngelawan, pisaunya kena si pelaku sendiri bagian perutnya, tapi cuma goresan kecil,” ungkap Adi.

Akibat perlawanan itu, Eril mengalami pemukulan di bagian wajah dan perut sebelum akhirnya para pelaku melarikan diri.

“Kejadian ini terjadi setelah Ashar, sekitar (pukul) setengah 4 kemarin,” imbuhnya.

Setelah kejadian itu, Eril memilih langsung pulang ke rumah. Kasus ini telah dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke Polresta Bogor Kota.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pembunuh Wanita di Jalan Sholeh Iskandar Bogor Terancam 20 Tahun Penjara

Published

on

By

Pembunuh Wanita di Jalan Sholeh Iskandar Bogor Terancam 20 Tahun Penjara
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro (kedua kiri) saat menunjukkan barang bukti pengungkapan kasus pembunuhan wanita di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Tak kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap MF (26), pelaku pembunuhan wanita berinisial AA (25). Pria tersebut ditangkap setelah membuang jasad korban dari Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) ke bawah Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan terkait penemuan seorang wanita yang tewas di Jalan Sholeh Iskandar pukul 03.00 WIB.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi kejadian perkara (TKP) dan ditemukan seorang wanita yang tergeletak di jalan raya dengan keadaan tidak bernyawa,” ujar Rio, Senin, 25 Mei 2026.

Mendapat laporan tersebut, polisi kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil identifikasi, polisi mengantongi terduga pelaku pembuang jasad korban AA.

“Kami dapati terduga pelaku berinisial MF,” jelas Rio.

Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat untuk membantu pengejaran terhadap pelaku.

“Alhamdulillah, pada pukul 07.00 WIB terduga pelaku berhasil ditemukan di jalan Tol Cisumdawu saat hendak menuju wilayah Garut,” katanya.

Baca juga: Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku dengan korban diketahui merupakan teman sekolah di salah satu SMK di Kabupaten Bogor.

Sebelum insiden berdarah itu, pelaku berusaha mencari hingga menghubungi korban melalui pesan di media sosial. Setelah sekian lama tidak bertemu dan berkomunikasi, mereka janjian untuk bertemu.

“Pada tanggal 2 Mei 2026 keduanya bertemu di Air Mancur,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu, korban sempat menanyakan keberadaan orang tua pelaku. Menurut pengakuan tersangka, terdapat ucapan korban yang membuat dirinya sakit hati.

Diduga karena sakit hati, pelaku kembali mengajak korban bertemu pada Jumat, 22 Mei 2026. Dalam pertemuan kedua itu, pelaku telah menyiapkan sejumlah peralatan.

“Terduga pelaku memperlihatkan golok lalu mengancam akan melakukan pembunuhan. Kemudian pelaku menyampaikan kalau mau aman korban harus memberikan uang. Tapi korban tidak mau,” katanya.

Pelaku kemudian mengeksekusi korban saat di kawasan Stadion Pakansari. “Korban dijerat menggunakan dasi yang sudah dibawa oleh tersangka,” bebernya.

Baca juga: Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3

Setelah itu, korban dibawa berkeliling menggunakan mobil dalam keadaan tidak sadar. Saat di jalan Tol BORR di kawasan Yasmin, korban disebut masih bergerak.

“Ketika masuk di wilayah Yasmin atau Sholeh Iskandar, menurut pengakuan tersangka bahwa korban gerak-gerak. Kemudian terjadilah seperti yang di video dari jalan tol ke bawah yang merupakan tindakan keji,” katanya.

Setelah melakukan aksinya, pelaku kemudian membawa mobil milik korban menuju arah Garut. Setelah polisi melakukan pelacakan melalui rekaman CCTV di sejumlah ruas jalan tol akhirnya berhasil mengetahui keberadaan pelaku.

“Pada saat akan melakukan penangkapan, mobil korban yang dibawa pelaku tidak mau berhenti. Dan dapat membahayakan pengendara lain. Aparat kepolisian melakukan tindakan tegas terukur dan melakukan penembakan terhadap mobil korban yang dibawa oleh tersangka,” tegasnya.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa golok, dasi, mobil, uang tunai sekitar Rp4 juta, pakaian, dompet, dan sejumlah kartu identitas milik korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MF dijerat Pasal 459, Pasal 458 ayat (1), Pasal 49 ayat (3), dan atau Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, junto Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Tahun 1951.

“Ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun dan paling lama 20 tahun,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Pemkot Akan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir 

Published

on

By

Pemkot Akan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir 
Kawasan Jalan Dadali di Kecamatan Tanah Sareal menjadi salah satu titik prioritas penanganan saluran air. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan normalisasi drainase di sejumlah titik rawan banjir lintasan pascahujan deras yang melanda Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, penanganan drainase menjadi prioritas untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi.

“Antisipasi perubahan cuaca dan hujan dengan curah hujan ekstrem sudah menjadi keharusan. Saya meminta seluruh aparatur di wilayah untuk siap melakukan mitigasi, pemetaan, dan langkah antisipasi di titik-titik rawan,” ungkap Dedie Rachim, Minggu, 24 Mei 2026.

Baca juga: Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas penanganan adalah saluran air di Jalan Dadali. Kondisi saluran yang mengalami penyempitan dan sedimentasi membuat air limpasan tidak lagi mampu mengalir dengan optimal ke drainase di bawah trotoar.

Selain itu, keberadaan pedagang tanaman hias di atas trotoar turut menjadi kendala dalam proses normalisasi saluran di lokasi tersebut.

Camat Tanah Sareal, Rokib, telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan, karena lokasi tersebut akan digunakan untuk proses pembongkaran saluran lama.

Baca juga: Door to Door, DPRD dan Pemkot Bogor Antar Bantuan Pendidikan ke Warga

Kemudian, titik lain yang mendapat perhatian adalah Perumahan Yasmin Sektor 6. Saluran yang tersumbat sampah mengakibatkan debit air meningkat hingga menjebol dinding pembatas antara kawasan perumahan dan jalur protokol.

Pemkot Bogor juga memprioritaskan perbaikan drainase di Jalan Kapten Yusuf, Kelurahan Cikaret. Penanganan di lokasi tersebut membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, karena saluran drainase berasal dari wilayah hulu di Tamansari dan Ciapus.

Dedie Rachim menegaskan, penanganan drainase dan mitigasi banjir harus dilakukan secara kolaboratif agar dampak banjir lintasan dapat diminimalkan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3

Published

on

By

Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Debit air Sungai Ciliwung meningkat di Bendung Katulampa, Minggu, 24 Mei 2026. Dok. Petugas Bendung Katulampa.

KlikBogor – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya menyebabkan debit air Sungai Ciliwung meningkat pada Minggu, 24 Mei 2026.

Hingga pukul 18.00 WIB, tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mencapai 110 sentimeter atau status siaga tiga.

“Hari Minggu (24/5/2026) pukul 18:00 WIB, TMA 110 cm, status siaga tiga,” kata petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal

Pada ketinggian tersebut, debit air yang mengalir tercatat sebesar 161.986 liter per detik. Sementara itu di intake saluran induk Katulampa, TMA mencapai 30 sentimeter dengan debit air 2.248 liter per detik.

Sebelumnya atau pada pukul 17.00 WIB kondisi Bendung Katulampa masih berada pada status normal dengan TMA 30 sentimeter.

Namun ketinggian air melonjak hingga menyentuh 110 sentimeter pada pukul 17.22 WIB.

Baca juga: Jangan Asal Sapu Kotoran Tikus, Pakar IPB Ingatkan Risiko Hantavirus

Alwan menyampaikan bahwa ketinggian air di Bendung Katulampa kembali turun. Pada pukul 18.30 WIB TMA mencapai 80 sentimeter atau status siaga empat.

(hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer