Connect with us

Serba Serbi

Kunafa, Makanan Khas Timur Tengah di Ka Nung Jadi Favorit saat Ramadan

Published

on

Kunafa, Makanan Khas Timur Tengah di Ka Nung Jadi Favorit saat Ramadan
Cholid Askar menunjukkan kunafa yang diproduksinya dan menjadi menu baru di Ka Nung. Dok. Istimewa.

KlikBogor – Kunafa adalah makanan khas Timur Tengah yang menjadi favorit di bulan Ramadan. Akhir-akhir ini, kunafa menjadi topik hangat di kalangan pecinta kuliner. Camilan ini menarik perhatian tidak hanya karena cita rasanya yang unik tetapi juga tampilannya yang menggugah selera.

Pemilik usaha bakery dengan brand Ka Nung, Cholid Askar mengatakan, kunafa adalah hidangan yang banyak disajikan dan dikonsumsi masyarakat Timur Tengah selama bulan Ramadan, karena dinilai mampu menggantikan gula dan lemak yang hilang karena puasa sehari penuh.

Di Ka Nung sendiri, kunafa merupakan menu baru, dari sebelumnya ada roti cane atau roti konde. Kunafa mulai diproduksi sejak Desember 2024 lalu.

“Makanan ini viral setahun yang lalu lewat coklat dubai yang ternyata menggunakan kunafa. Orang-orang pada beli kita mah bikin. Kita hanya bikin bahan kunafanya saja. Jadi, pembeli tinggal diolah jadi bermacam santapan,” ujarnya dikutip Minggu, 23 Maret 2025.

Menurutnya, keunikan kunafa terletak pada bahan-bahannya yang sederhana, namun kaya rasa dan memiliki tekstur lembut. Kunafa yang diproduksinya mempunyai tekstur halus dengan diameter 1 milimeter. Kalau bihun 1,5 sampai 2 milimeter.

“Kunafa ini saya produksi sendiri. Awalnya manual pakai tangan. Karena basik saya insinyur tehnik, di bulan November 2024 saya mulai memproduksi memakai mesin yang saya bikin sendiri,” imbuhnya.

Ia mengibaratkan mesin yang dirancangnya masih pentium 1 jika dalam komputer. Dan baru satu mesin yang dapat memproduksi sampai 100 kilogram (Kg).

“Alhamdulillah sejak memproduksi kunafa ini sudah banyak orderan permintaan konsumen yang masuk dan meningkat di bulan Ramadan ini dari 20 – 100 Kg. Yang memesan rata-rata untuk rumah makan, kafe, dan hotel di wilayah kota dan kabupaten. Untuk harga kita masih di bawah pasaran yakni Rp95 ribu per 500 gram,” paparnya.

Ke depan, ia sedang mempersiapkan bentuk kemasan dan mendaftarkannya agar bisa dipesan secara daring. Sehingga, selain bisa dibeli langsung di offlicial store, kunafa Ka Nung bisa dipesan secara online.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Pakar IPB: Pirolisis Plastik Bisa jadi Alternatif Sumber Bahan Bakar, Tapi Perlu Pemurnian

Published

on

By

Pakar IPB: Pirolisis Plastik Bisa jadi Alternatif Sumber Bahan Bakar, Tapi Perlu Pemurnian
Ilustrasi sampah plastik. Dok. Pixabay

KlikBogor – Wacana legalisasi penjualan solar hasil olahan sampah plastik membuka peluang baru dalam pengelolaan limbah sekaligus penyediaan energi alternatif di Indonesia. Menurut Pakar IPB University, Leopold Oscar, secara ilmiah sampah plastik memang dapat diolah menjadi bahan bakar cair melalui teknologi pirolisis.

Pirolisis merupakan suatu proses penguraian termokimia material pada suhu tinggi dalam kondisi minim atau tanpa oksigen. Pada proses ini, plastik dipecah menjadi berbagai produk berupa gas, cairan, dan residu padat.

Produk cair yang dihasilkan berpotensi dikembangkan menjadi bahan bakar, meskipun masih memerlukan tahapan pengolahan lanjutan.

“Karakteristik minyak hasil pirolisis sangat dipengaruhi oleh jenis plastik yang digunakan sebagai bahan baku,” jelas Leopold dikutip Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa plastik seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP) cenderung menghasilkan senyawa hidrokarbon yang lebih sesuai untuk bahan bakar.

Sebaliknya, jenis plastik lain seperti polyethylene terephthalate (PET) dan polyvinyl chloride (PVC) menghasilkan senyawa lain yang bersifat korosif atau berpotensi menimbulkan masalah lingkungan sehingga menjadi kurang ideal untuk potensi bahan bakar.

Selain jenis plastik, kualitas produk juga ditentukan oleh berbagai faktor proses, seperti suhu operasi, pemanasan, penggunaan katalis, serta tahap pra-perlakuan bahan baku.

Oleh karena itu, Leopold menjelaskan, minyak pirolisis belum dapat langsung digunakan sebagai solar komersial. Produk tersebut masih harus melalui proses pemurnian, distilasi, maupun cracking agar memenuhi standar mutu bahan bakar diesel.

“Apabila nantinya dipasarkan kepada masyarakat, aspek kualitas dan keamanan harus menjadi prioritas utama. Mulai dari pemilahan bahan baku, pengendalian proses produksi, hingga pengujian mutu produk akhir perlu dilakukan secara konsisten. Di sisi lain, Indonesia juga memerlukan regulasi yang jelas terkait standar bahan baku, proses produksi, dan kualitas produk yang dihasilkan,” tambahnya.

Dari perspektif lingkungan, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan limbah yang sulit terurai.

Pendekatan ini juga sejalan dengan konsep ekonomi sirkular karena memberikan nilai tambah pada limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan.

Meski demikian, ia menekankan bahwa teknologi ini perlu dipandang secara komprehensif. Tantangan utama saat ini adalah meningkatkan efisiensi proses, memastikan kelayakan ekonomi, serta menjamin bahwa operasinya aman bagi lingkungan.

“Ke depan, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar cukup potensial untuk memecahkan solusi pengelolaan limbah, terutama selama kebutuhan energi masih bergantung pada sumber daya fosil. Akan tetapi karena produk pirolisis plastik dapat digunakan juga untuk keperluan nonbahan bakar, perannya perlu terus dievaluasi seiring berkembangnya pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Meriahkan HJB ke 544, ASTON Bogor Tawarkan Promo Bogorian

Published

on

By

Meriahkan HJB ke 544, ASTON Bogor Tawarkan Promo Bogorian
ASTON Bogor Hotel & Resort. Foto/Istimewa

KlikBogor – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, ASTON Bogor Hotel & Resort menghadirkan Promo Bogorian sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Bogor dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Hujan.

Promo dimulai 1 hingga 7 Juni 2026 menawarkan berbagai keuntungan menarik, mulai dari menu spesial seharga Rp54.400 nett hingga potongan harga kamar sebesar Rp544.000 untuk seluruh tipe kamar dari harga publish rate.

Sebagai hotel yang secara konsisten mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal, ASTON Bogor juga melibatkan tenant UMKM yang berada di area hotel untuk turut memeriahkan perayaan Hari Jadi Bogor.

Berbagai produk kerajinan tangan, dekorasi rumah, aksesoris, hingga produk kreatif dengan kualitas premium dan desain estetik akan mendapatkan promo khusus berupa diskon hingga 10 persen, hadiah menarik, dan penawaran eksklusif selama 6–7 Juni 2026.

“Melalui Promo Bogorian ini, kami ingin turut merayakan Hari Jadi Bogor bersama masyarakat dengan menghadirkan berbagai penawaran spesial yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu. Selain itu, kami juga ingin terus memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang dan mendapatkan eksposur yang  lebih luas. Dukungan terhadap UMKM merupakan komitmen yang secara konsisten kami jalankan sebagai bagian dari kontribusi ASTON Bogor terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bogor,” ujar General Manager ASTON Bogor Hotel & Resort, Intan Pujawati dikutip Jumat, 5 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa tidak hanya menghadirkan promo bagi tamu hotel, ASTON Bogor juga memberikan kesempatan bagi tenant UMKM lokal yang telah menjadi bagian dari ekosistem hotel untuk ikut merasakan momentum perayaan HJB.

Adapun promo kuliner spesial dengan harga Rp54.400 nett per menu untuk pilihan: nasi goreng, mie goreng, bogor hujan (Signature Beverage), dan green nirwana (Signature Beverage).

Selain promo kuliner, tamu juga dapat menikmati potongan harga kamar sebesar Rp544.000 untuk seluruh tipe kamar dari harga publish rate selama periode promo berlangsung.

“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi kesempatan istimewa untuk menikmati pengalaman menginap dan bersantap yang lebih berkesan bersama keluarga maupun orang terdekat. Jangan lewatkan berbagai promo menarik yang hanya tersedia selama periode 1–7 Juni 2026,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Benarkah Durian Pemicu Kolesterol? Ini Penjelasan Pakar IPB

Published

on

By

Benarkah Durian Pemicu Kolesterol? Ini Penjelasan Pakar IPB
Buah durian. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Ali Khomsan menegaskan bahwa durian bukan penyebab langsung kolesterol tinggi pada orang sehat.

Dalam tayangan IPB Pedia di kanal YouTube IPB TV, Prof Ali menjelaskan bahwa durian merupakan buah yang kaya zat gizi. Buah yang dikenal sebagai raja buah (king of fruits) ini mengandung karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, gula, serta lemak tak jenuh yang umumnya ditemukan pada bahan pangan nabati.

“Kalau Anda memiliki kolesterol tinggi, makan durian tetap harus berhati-hati. Tapi kalau kita ini orang sehat, maka durian itu tidak ujug-ujug akan memicu timbulnya kolesterol,” ujar Prof Ali dikutip Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut pakar community nutrition ini, kolesterol tinggi umumnya muncul akibat pola makan yang tidak seimbang dalam jangka panjang.

Baca juga: HJB ke 544, DPRD Kota Bogor Luncurkan Perda Versi Braille untuk Aksesibilitas Disabilitas

Kondisi tersebut dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap berbagai jenis makanan dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

“Kalau Anda orang sehat, menikmati durian itu nikmati saja. Tetapi ketika dokter sudah mengatakan Anda kolesterolnya tinggi, maka makan durian itu tetap harus diwaspadai dengan jumlah yang secukupnya,” imbuhnya.

Prof Ali juga menjelaskan bahwa sebagian orang mengeluhkan pusing atau sakit kepala setelah mengonsumsi durian.

Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kolesterol, melainkan karena kandungan gula, kalium, serat, dan lemak yang dapat memicu sensasi pusing pada beberapa individu.

Selain itu, durian termasuk buah yang bersifat hipertermik sehingga dapat menimbulkan sensasi panas pada tubuh setelah dikonsumsi.

Baca juga: Tempat Refleksi di Jalan Pajajaran Kota Bogor Hangus Terbakar

Untuk memperoleh manfaatnya tanpa menimbulkan risiko kesehatan, ia menyarankan konsumsi durian dalam jumlah wajar, sekitar 100 gram daging buah per hari.

Ia menambahkan bahwa durian juga merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik untuk tubuh.

“Kita selama ini mengenal buah yang sumber vitamin C itu hanya jeruk saja, tetapi sebenarnya buah di sekitar kita seperti jambu biji, pepaya, jeruk, dan durian itu termasuk buah-buahan yang kaya akan vitamin C dan itu pasti ada banyak manfaatnya untuk dikonsumsi,” tuturnya.

Dengan konsumsi yang seimbang, durian dapat menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa harus dikhawatirkan sebagai penyebab kolesterol tinggi.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer