Berita
9 Agenda PWI Kota Bogor di Hari Pers Nasional 2026
KlikBogor – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menyiapkan serangkaian agenda besar.
Tidak tanggung-tanggung, organisasi profesi jurnalis tertua di Indonesia ini akan menghelat sembilan rangkaian kegiatan yang memadukan aksi sosial, olahraga, budaya, hingga pelayanan publik.
Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, mengatakan bahwa perayaan HPN tahun ini didesain lebih inklusif agar manfaat kehadiran pers benar-benar dirasakan oleh warga Bogor.
Sembilan acara yang akan dilaksanakan, kata dia, sejalan dengan HPN yang berlangsung pada tanggal 9 Februari.
Ia menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni bagi wartawan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
“Tahun ini kami ingin menghadirkan kemudahan bagi warga sekaligus merawat budaya dan olahraga. Sebanyak sembilan agenda besar telah kami susun secara matang untuk menyemarakkan HPN 2026,” ujar Kang Aldho, sapaan karibnya, Senin, 19 Januari 2026.
Melalui sembilan agenda tersebut, PWI Kota Bogor berharap peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dapat terus berjalan beriringan dengan aspirasi dan kebutuhan nyata masyarakat di Kota Hujan.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2026 PWI Kota Bogor, Ryan Muttaqien, memaparkan detail jadwal yang akan dimulai sejak awal Februari hingga akhir Maret mendatang.
Ryan menjelaskan bahwa rangkaian acara akan dibuka dengan pelayanan publik kolaboratif, yakni Pelayanan Imigrasi dan Disdukcapil Kota Bogor pada Sabtu, 7 Februari 2026.
“Kami memulai rangkaian dengan hal yang sangat dibutuhkan warga, yaitu administrasi kependudukan dan paspor,” ujarnya.
Setelah itu, esoknya atau Minggu, 8 Februari 2026 digelar Lomba Jaipong tingkat sanggar sebagai upaya melestarikan seni budaya Sunda.
Puncak perayaan yang jatuh pada Senin, 9 Februari 2026, akan ditandai dengan momen istimewa berupa peluncuran unit ambulans PWI Kota Bogor serta syukuran HPN.
Ryan menyebutkan, kehadiran ambulans ini merupakan komitmen PWI dalam memberikan pelayanan kesehatan darurat bagi anggota dan masyarakat umum yang membutuhkan.
Selain kegiatan sosial, aspek kebugaran dan hobi juga menjadi sorotan. PWI Kota Bogor telah menjadwalkan Lomba Tenis Meja pada Jumat, 13 Februari, Lomba Mancing pada Minggu, 15 Februari, serta Tracking Jelajah Kota Bogor dengan rute Jungle BNR menuju Taruma Resort Pamoyanan (Saung Eling) pada Sabtu, 14 Februari.
Menariknya, terdapat pula kolaborasi lintas organisasi dengan ICMI Kota Bogor yang dijadwalkan pada Jumat, 20 Februari 2026.
Meski mayoritas kegiatan dilakukan pada bulan Februari, semarak HPN 2026 akan ditutup dengan agenda religius dan olahraga prestasi di bulan berikutnya.
“Untuk menutup rangkaian, kami akan mengadakan buka puasa bersama serta santunan yatim dan dhuafa pada 7 Maret 2026. Sementara untuk pecinta olahraga bola sodok, Lomba Biliar akan menjadi penutup rangkaian pada Selasa, 31 Maret 2026,” pungkasnya.
(rls/hrs)
Berita
Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, terlebih karena memakan korban jiwa.
Diketahui, kebakaran yang melanda tiga unit rumah kontrakan pada Kamis malam, 5 Maret 2026 ini mengakibatkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Dedie Rachim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ucap Dedie Rachim.
Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah.
Apabila tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.
Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.
Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(ckl/hrs)
Berita
Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
KlikBogor – Kebakaran melanda tiga unit rumah warga di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026 malam.
Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 1,4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.25 WIB.
Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku sekitar 20 menit melakukan penyemprotan air, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Ade mengungkapkan, berdasarkan data sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah tengah tertidur.
“Menurut pelapor kebakaran terjadi karena kebocoran tabung gas dan pemilik rumah sedang tertidur (laporan sementara),” katanya.
Pada saat itu, api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Akibatnya, tiga unit rumah terbakar.
Kebakaran juga mengakibatkan seorang balita berinisial Z (1 tahun 4 bulan) meninggal dunia dan dua warga lainnya berinisial RJ dan SM mengalami luka bakar.
Para korban setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk penanganan lebih lanjut.
Ade mengatakan, penanganan kebakaran ini melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran serta petugas dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos CIbuluh.
“Untuk kerugian materi (akibat kebakaran) diperkirakan Rp50 juta,” katanya.
(ckl/hrs)
Berita
Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, membahas proses akhir lelang pengembang program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Gedung Danantara, Jakarta.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus menyelesaikan persoalan persampahan secara berkelanjutan.
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, terang Dedie Rachim, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL.
“Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan, pada Kamis, 5 Maret 2026.
Berbagai persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan meminimalkan kendala di lapangan disebut turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
Baca juga: Pemkab-Pemkot Bogor Teken Kerja Sama Kelola TPAS Galuga Menuju PSEL
Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dan dukungan teknis sejak awal agar proyek strategis nasional ini dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah.
Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sangat produktif dan fokus pada aspek teknis lapangan. Salah satu yang dibahas adalah kesiapan lahan calon lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk proses land clearing serta pekerjaan cut and fill.
Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek PSEL Bogor Raya sebagai bagian dari investasi strategis di sektor energi bersih dan pengelolaan lingkungan.
Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi4 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita8 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini12 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
