Berita
Usai Libur Lebaran, Ribuan Wajib Pajak Serbu Samsat Kota Bogor
KlikBogor – Sejumlah warga ‘menyerbu’ Kantor Samsat Kota Bogor. Mereka datang untuk mengikuti program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB).
Pantauan klikbogor.id pada Selasa, 8 April 2025, warga tampak berbondong-bondong sejak pagi hingga terjadi antrean di hari pertama pembukaan pelayanan setelah libur lebaran.
Antrean kendaraan yang didominasi sepeda motor ini bahkan mengular dari gerbang Kantor Samsat Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda hingga ke Jalan Arsitek F. Silaban, tepatnya depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor. Sejumlah petugas Samsat pun harus berjaga mengatur antrean.
Kepala UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kota Bogor Bapenda Provinsi Jawa Barat, Wawan Sudrajat mengatakan, antrean terjadi karena tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan program pemutihan PKB yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ia juga mengakui antrean para wajib pajak di hari pertama pembukaan pelayanan setelah libur lebaran ini lebih tinggi dibanding hari-hari sebelumnya bahkan terjadi lonjakan.
“Selama program kemarin biasanya 1.100 kendaraan per hari, saat ini diprediksi bisa 2.800 kendaraan. Untuk keseluruhan pelayanan meningkat 100 persen dan untuk yang menunggak pajak di kisaran 40 persen membayar hari ini,” ujar Wawan.
Pihaknya mencatat sejak program digulirkan pada 20 Maret hingga 7 April 2025 ada peningkatan penerimaan dari nilai rupiah sebesar 31 persen, sedangkan dari jumlah kendaraan mengalami peningkatan sebesar 67 persen dari hari biasanya.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak antre memanfaatkan program ini sampai 30 Juni 2025, jadi ketika di Samsat sudah penuh, bisa esok hari atau lusa,” ucap Wawan didampingi Kasubbag Tata Usaha P3D Wilayah Kota Bogor, Angga Parthagama.
Kasubbag Tata Usaha P3D Wilayah Kota Bogor, Angga Parthagama menambahkan, untuk mencegah antrean lebih panjang, pihaknya menyarankan warga yang ingin membayar PKB tahunan untuk memanfaatkan outlet dan loket pelayanan lain di luar Kantor Samsat Kota Bogor.
“Loket layanan dapat diakses di Mall BTM, Boxies 123 Mall Bogor, Yogya Jalan Baru, Plaza Jambu Dua, Pasar Blok F, Mal Pelayanan Publik (MPP) Lippo Keboen Raya, serta secara online lewat aplikasi Sapa Warga. Untuk program Pemutihan juga masih bisa dimanfaatkan masyarakat selama 2 bulan ke depan hingga 30 Juni 2025,” jelas Angga.
Sementara data yang dihimpun, hingga siang hari jumlah kendaraan yang membayar pajak tembus 1.000 lebih dan total penerimaan sebesar Rp8.199.544.300. Sementara masih ada ribuan kendaraan roda dua yang antre untuk pembayaran pajak lima tahunan.
Salah seorang warga, H. Muchlis mengaku puas dengan pelayanan Samsat Kota Bogor, dirinya sudah mengantre dari pagi hari agar pengurusan lebih cepat.
“Alhamdulillah, tadi pagi datang, kemudian dicek fisik kendaraan. Sebelum siang saya sudah selesai, waktu pengurusan cepat dan pelayanan ramah. Tinggal ngopi dan makan siang,” ungkap H. Muchlis sambil menenteng kaleng pelat nomor motornya.
(ckl/hrs)
Berita
Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, terlebih karena memakan korban jiwa.
Diketahui, kebakaran yang melanda tiga unit rumah kontrakan pada Kamis malam, 5 Maret 2026 ini mengakibatkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Dedie Rachim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ucap Dedie Rachim.
Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah.
Apabila tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.
Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.
Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(ckl/hrs)
Berita
Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
KlikBogor – Kebakaran melanda tiga unit rumah warga di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026 malam.
Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 1,4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.25 WIB.
Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku sekitar 20 menit melakukan penyemprotan air, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Ade mengungkapkan, berdasarkan data sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah tengah tertidur.
“Menurut pelapor kebakaran terjadi karena kebocoran tabung gas dan pemilik rumah sedang tertidur (laporan sementara),” katanya.
Pada saat itu, api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Akibatnya, tiga unit rumah terbakar.
Kebakaran juga mengakibatkan seorang balita berinisial Z (1 tahun 4 bulan) meninggal dunia dan dua warga lainnya berinisial RJ dan SM mengalami luka bakar.
Para korban setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk penanganan lebih lanjut.
Ade mengatakan, penanganan kebakaran ini melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran serta petugas dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos CIbuluh.
“Untuk kerugian materi (akibat kebakaran) diperkirakan Rp50 juta,” katanya.
(ckl/hrs)
Berita
Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, membahas proses akhir lelang pengembang program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Gedung Danantara, Jakarta.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus menyelesaikan persoalan persampahan secara berkelanjutan.
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, terang Dedie Rachim, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL.
“Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan, pada Kamis, 5 Maret 2026.
Berbagai persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan meminimalkan kendala di lapangan disebut turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
Baca juga: Pemkab-Pemkot Bogor Teken Kerja Sama Kelola TPAS Galuga Menuju PSEL
Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dan dukungan teknis sejak awal agar proyek strategis nasional ini dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah.
Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sangat produktif dan fokus pada aspek teknis lapangan. Salah satu yang dibahas adalah kesiapan lahan calon lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk proses land clearing serta pekerjaan cut and fill.
Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek PSEL Bogor Raya sebagai bagian dari investasi strategis di sektor energi bersih dan pengelolaan lingkungan.
Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi4 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita8 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini12 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
