Connect with us

Berita

Sinergi FMP dan Media Gaungkan Semangat Nasionalisme

Published

on

Sinergi FMP dan Media Gaungkan Semangat Nasionalisme
Panitia Festival Merah Putih (FMP) 2025 saat melakukan silaturahmi dengan wartawan di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Selasa, 29 Juli 2025.

KlikBogor – Panitia Festival Merah Putih (FMP) 2025 melakukan silaturahmi dengan wartawan di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Jalan Rd. Tirto Adhi Suryo, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa, 29 Juli 2025.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan media dalam menyebarluaskan informasi dan semangat nasionalisme yang diusung FMP.

Ketua Panitia FMP 2025, Ben Mbo’oh, mengatakan bahwa media merupakan mitra strategis dalam perjalanan FMP sejak pertama kali digelar sepuluh tahun lalu.

Hubungan baik yang telah terjalin selama ini pun ingin terus dijaga. “Silaturahmi ini adalah momentum untuk meningkatkan yang sudah ada,” kata Ben.

Hingga saat ini, persiapan FMP 2025 telah dilakukan penuh semangat dan berjalan lancar. Di beberapa titik utama kota mulai dihias merah putih sejak 29 Juli, termasuk Lawang Salapan yang setiap tahunnya menjadi simbol visual perayaan kemerdekaan.

Adapun opening ceremony FMP akan digelar pada 31 Juli di Batalyon 14 Grup 1 Kopassus. Rangkaian kegiatan lainnya, seperti donor darah dan Napak Tilas Semangat Jenderal Sudirman pada 3 Agustus.

Ia juga mengungkapkan kirab merah putih mengarak bendera sepanjang 500 meter, terdiri dari lima rangkaian bendera masing-masing berukuran 100 x 6 meter.

“Setiap bendera akan mewakili satu sila Pancasila, dengan formasi pembawa defile yang mencerminkan nilai dari masing-masing sila,” jelasnya.

Kirab menempuh rute Tugu Kujang, Otista, Juanda, Sudirman, dan Pusdikzi akan digelar pada 10 Agustus. Kegiatan ini melibatkan sekitar 3.000 personel, termasuk pasukan pembawa bendera, marching band, pelajar, ormas, hingga tokoh lintas agama.

“Setiap bendera akan diarak oleh 208 orang. Total lima bendera akan membentuk formasi sepanjang satu kilometer. Ini belum pernah terjadi sebelumnya di Bogor, dan kita ingin menjadikan ini sebagai pesan kuat dari Bogor untuk Indonesia,” tegas Ben.

Selain kirab, FMP 2025 menghadirkan berbagai acara kreatif dan inklusif seperti Festival Kopi Legendaris pada 23–24 Agustus di Lapangan Sempur, Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris, serta Fashion Show Busana Nusantara yang melibatkan hingga 500 peserta di Botani Square.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyambut baik kolaborasi ini dan menegaskan media memiliki peran penting dalam menyuarakan semangat kebangsaan.

“Kami merasa terhormat bisa mendukung Festival Merah Putih, apalagi di momentum satu dekade. Ini bentuk cinta Tanah Air dari media untuk kota dan bangsa,” ujar Aldho sapaan akrabnya.

Aldho juga menekankan kegiatan FMP yang sarat nilai-nilai nasionalisme merupakan ruang refleksi bagi masyarakat untuk memperkuat rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Silaturahmi ini juga turut dihadiri oleh organisasi wartawan lainnya, seperti Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor Raya.

Kehadiran mereka menjadi simbol kekompakan dan semangat kolaborasi untuk mendukung suksesnya FMP ke-10 di Kota Bogor.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Published

on

By

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Lurah Baranangsiang, Palahudin (kanan) saat pemaparan potensi wilayah di kantor Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Kelurahan Baranangsiang merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Bogor Timur, yang memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk Kota Bogor.

Letak geografis ini menjadikannya simpul penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sekaligus mobilitas masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Kelurahan ini dikenal memiliki sejumlah potensi unggulan, khususnya di sektor ekonomi dan transportasi. Keberadaan Terminal Penumpang Tipe A Baranangsiang yang terintegrasi dengan akses Tol Jagorawi menjadikan wilayah ini sebagai pusat pergerakan orang dan barang yang sangat strategis.

Sementara denyut ekonomi Baranangsiang terasa dari kawasan ini yang dipenuhi restoran dan kafe menjadikan magnet yang menarik bagi wisatawan dari luar kota.

Baca juga: Katulampa Punya Wahana Ngalun yang Kini Terus Dikembangkan

Lurah Baranangsiang, Palahudin, menyampaikan bahwa wilayahnya bukan sekadar jalur perlintasan, melainkan telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Bogor.

“Baranangsiang bukan hanya sekadar perlintasan, tapi pusat pertumbuhan. Kami memiliki perpaduan antara kawasan hunian yang teratur, pusat komersial, dan sektor pendidikan yang kuat. Semua ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar Palahudin, Jumat, 17 April 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan kawasan hunian elite seperti Baranangsiang Indah yang berdampingan dengan area komersial serta pusat pendidikan seperti Universitas Pakuan, menciptakan ekosistem wilayah yang lengkap dan dinamis.

Palahudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Salah satu buktinya adalah prestasi RW05 Baranangsiang Indah yang berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam kategori Pemukiman Teratur pada ajang Bogorku Bersih 2024.

Tak hanya itu, kontribusi aktif masyarakat juga turut mendukung keberhasilan Kota Bogor dalam meraih Piala Adipura, melalui sinergi kebersihan yang terjaga di setiap lingkungan RW.

Di sisi lain, pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama melalui program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

Bahkan, RW09 terpilih mewakili Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan berbagai inovasi seperti pelatihan hidroponik dan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Ruko Mess Karyawan Katering di Kota Bogor Terbakar

Published

on

By

Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan kebakaran ruko di Jalan Durian Raya, Kota Bogor. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Sebuah ruko di Jalan Durian Raya, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terbakar pada Jumat, 17 April 2026.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.08 WIB dan dilaporkan seorang karyawan katering.

Saat kejadian, imbuh Ade, ruko yang digunakan gudang atau mess karyawan katering tersebut dalam kondisi kosong. Ia menduga sumber api berasal dari lantai dua bangunan tersebut.

“Sumber api berasal dari lantai dua ruko, ruko dalam keadaan kosong karena hanya digunakan sebagai gudang atau mess karyawan catering,” katanya.

Baca juga: Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung berjibaku memadamkan api. Pemadaman api melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

“Situasi akhir berhasil dipadamkan. Lama pemadaman 20 menit,” ujarnya.

Ade memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juga hingga Rp50juta.

Sementara ini untuk penyebab kebakaran belum diketahui, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Published

on

By

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian
Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi korban hanyut di Sungai Ciliwung, Rabu, 15 April 2026. Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

KlikBogor – Lansia laki-laki berinisial US (77), yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan.

Tim SAR gabungan menemukan korban pada Rabu, 15 April 2026 siang atau hari kelima pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Lansia 77 Tahun di Cilebut Timur Diduga Hanyut, SAR Lakukan Pencarian

Katim Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan korban ditemukan sejauh 21 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hanyut.

“Korban sudah ditemukan pukul 11.30 WIB dengan jarak 21 km dalam keadaan meninggal dunia,” kata Andi, Kamis, 16 April 2026.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Tegallega Diterjang Banjir Lintasan

Ia menambahkan, jasad korban saat ditemukan dalam posisi terlentang terlilit jala di pinggir Sungai Ciliwung dekat perumahan Taman Anyelir 3.

Setelah dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk dilakukan pemulasaraan.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer