Berita
Sekolah Saudagar Perkuat Kewirausahaan hingga Keterampilan Industri Kreatif
KlikBogor – Sekolah Saudagar Syarikat Islam di Kota Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak wirausahawan muda yang tangguh dan berkarakter.
Program ini kini semakin berkembang dengan menambahkan pelatihan keterampilan berbasis industri kreatif, seperti perhotelan, barista, dan pastry, di samping fokus utama pada kewirausahaan dan kepemimpinan.
Melalui program ini, para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik langsung dari para mentor yang merupakan profesional di bidangnya.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Trilogi Cokroaminoto Indonesia, yang menaungi program ini Rino Indira Gusniawan menegaskan bahwa Sekolah Saudagar hadir sebagai solusi bagi generasi muda yang ingin mengembangkan keterampilan bisnis serta memiliki daya saing di dunia usaha dan industri.
“Kami ingin mencetak generasi saudagar yang tidak hanya memiliki jiwa wirausaha, tetapi juga terampil dalam bidang-bidang strategis yang saat ini sedang berkembang. Keterampilan di industri perhotelan, barista, dan pastry sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini,” ujar Wakil Ketua Dewan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor itu, Sabtu, 22 Februari 2025.
Sementara itu, Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor, Subhan Murtadla mengatakan, program Sekolah Saudagar merupakan bagian dari program Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Kota Bogor.
“Sekolah Saudagar hadir sebagai wujud nyata Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Kota Bogor dalam mencetak generasi saudagar yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, program ini menggabungkan pelatihan kewirausahaan, keterampilan, dan kepemimpinan dengan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.
Melalui bimbingan mentor profesional dan akademisi, lanjutnya, Sekolah Saudagar mendorong lahirnya pelaku usaha yang berkontribusi bagi umat dan bangsa.
“Inilah langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis syariah, sejalan dengan visi Syarikat Islam dalam memperkuat perekonomian kaum muslimin,” katanya.
Menurutnya, agar lebih aplikatif, Sekolah Saudagar berkolaborasi dengan menggandeng berbagai mitra industri, termasuk hotel, kafe, dan bakery ternama, untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta.
“Para peserta Sekolah Saudagar juga diberikan kesempatan magang agar lebih siap menghadapi dunia kerja atau bahkan membuka usaha sendiri setelah menyelesaikan program,” imbuh Subhan.
Dalam kesempatan ini, Direktur Lembaga Pelatihan Sekolah Saudagar, Dr Sukarna, MA menyampaikan bahwa kurikulum Sekolah Saudagar menggabungkan konsep kewirausahaan berbasis syariah dengan praktik keterampilan industri.

Adapun beberapa kegiatan unggulan dalam program ini meliputi kelas kewirausahaan, yakni membekali peserta dengan pemahaman dasar bisnis, perencanaan usaha, dan strategi pemasaran.
Kemudian, pelatihan kepemimpinan guna membangun karakter kepemimpinan yang kuat, disiplin, dan mampu mengambil keputusan strategis dalam dunia bisnis.
Praktik perhotelan meliputi simulasi layanan tamu, manajemen hotel, dan etika pelayanan profesional. Selanjutnya, pelatihan barista berupa teknik meracik kopi, pemahaman tentang biji kopi, serta seni latte art.
“Dan kelas pastry dengan pembuatan roti, kue, dan pastry berkualitas tinggi dengan standar industri,” urainya.
Sekolah Saudagar melaksanakan program pelatihan intensif selama 6 bulan yang dirancang untuk mencetak wirausahawan mandiri dan berdaya saing.
“Program ini terbagi menjadi 3 bulan pembelajaran teori tentang kewirausahaan, pemasaran, dan manajemen bisnis, serta 3 bulan praktek dan magang di dunia usaha,” tandasnya.
Melalui bimbingan mentor profesional dan pengalaman langsung di lapangan, diharapkan peserta akan dibekali keterampilan bisnis, jaringan usaha, dan mindset saudagar sukses.
“Dengan konsep “Belajar – Praktek – Wirausaha”, Sekolah Saudagar siap mencetak generasi pengusaha yang inovatif dan berkarakter!,” katanya.
Manajer Pelatihan, Asep Suryana menambahkan bahwa Sekolah Saudagar terbuka untuk umum dengan pendaftaran dibuka setiap bulan.
“Sekolah Saudagar terus membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung dan belajar di lingkungan yang kondusif bagi perkembangan bisnis dan keterampilan. Pendaftaran program ini dapat dilakukan melalui Yayasan Trilogi Cokroaminoto Indonesia atau Syarikat Islam Kota Bogor,” jelasnya.
Sekolah Saudagar tidak hanya melahirkan wirausahawan, tetapi juga menciptakan generasi pemimpin yang siap bersaing dan berkontribusi bagi masyarakat.
(red)
Berita
Desa Gunung Putri Bogor Dijadikan Desa Percontohan
KlikBogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadikan Desa Gunung Putri sebagai prototipe desa percontohan yang dibangun secara menyeluruh pada 2026.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga semangat Kepala Desa dan masyarakat Gunung Putri serta pembangunan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Hal tersebut dikatakan Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat memimpin rapat bersama jajaran perangkat daerah dan Pemerintah Desa Gunung Putri di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor, Senin, 9 Februari 2026.
Bupati Bogor mengatakan bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan pemberian apresiasi simbolik, melainkan harus diwujudkan melalui perubahan nyata di lapangan.
Desa Gunung Putri yang sebelumnya meraih juara ketiga dalam ajang Gapura Seribu Padjadjaran tingkat Provinsi Jawa Barat, ujar Rudy, layak mendapatkan perhatian lebih lantaran mewakili 416 desa dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor.
“Bukan soal juara satu, dua, atau tiga, tapi Desa Gunung Putri sudah membawa nama baik Kabupaten Bogor, maka wajah desanya harus benar-benar berubah,” kata Rudy dikutip dari Bogorkab.go.id, Selasa, 10 Februari 2026.
Bupati Rudy pun meminta seluruh perangkat daerah untuk melakukan intervensi pembangunan secara terpadu di wilayah Gunung Putri.
Dinas PUPR diminta memperbaiki dan menata infrastruktur jalan serta menginventarisasi kewenangan penanganan jalan lingkungan dan saluran irigasi.
Sementara pengelolaan sumber daya air, khususnya Setu Gunung Putri, juga diminta untuk segera ditangani agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Selain infrastruktur, ia juga meminta percepatan legalitas lahan melalui program redistribusi tanah agar masyarakat memiliki kepastian hukum atas kepemilikan lahan harus diprioritaskan.
“Agar tidak ada lagi jawaban “masih dalam proses” tanpa kepastian waktu,” ujar Rudy menambahkan.
Sementara itu, di bidang perhubungan, Rudy menginstruksikan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) agar wilayah Gunung Putri tidak lagi gelap pada malam hari.
BPBD bersama Disparbud turut diminta mengkaji pengadaan kapal wisata di Setu Gunung Putri yang dapat berfungsi ganda, baik untuk penanganan bencana maupun untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Sedangkan DLH diminta untuk melakukan penghijauan kawasan Gunung Putri yang selama ini identik dengan kawasan industri.
Salah satu program yang didorong adalah pembagian bibit buah ke rumah-rumah warga, agar dalam satu hingga dua tahun ke depan Gunung Putri dapat berkembang menjadi sentra buah.
Tak kalah penting, Diskominfo diminta untuk mendorong transformasi kantor desa menjadi kantor desa digital.
Selain itu, penguatan identitas wilayah, khususnya di exit Tol Gunung Putri sebagai salah satu gerbang masuk Kabupaten Bogor.
“Ketika orang keluar dari exit Tol Gunung Putri, harus langsung tahu bahwa mereka masuk Kabupaten Bogor, bahkan ke Desa Wisata Gunung Putri,” jelasnya.
Rudy menargetkan setelah Idulfitri, seluruh perangkat daerah bersama pemerintah desa dapat bergerak bersama membangun Gunung Putri.
“Desa ini akan dijadikan prototipe yang nantinya dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor,” katanya.
Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Bapperida beserta jajaran kepala dinas lainnya, Camat dan Kepala Desa Gunung Putri.
(hrs)
Berita
Dede Juhendi jadi Plt Ketua KPU Kota Bogor Usai Habibi Dipecat
KlikBogor – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menunjuk Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Bogor, Dede Juhendi sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU Kota Bogor.
Penunjukan ini merupakan tindak lanjut atas keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan tetap Muhammad Habibi Zaenal Arifin dari jabatannya sebagai Ketua sekaligus Anggota KPU Kota Bogor.
Plt Ketua KPU Kota Bogor, Dede Juhendi, mengatakan pihaknya menghormati keputusan DKPP dan saat ini telah menunggu salinan surat keputusan pemberhentian tetap Habibi.
Untuk menjaga roda organisasi tetap berjalan, pihaknya telah menunjuk Plt Ketua KPU Kota Bogor melalui mekanisme rapat internal sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) 5/2022.
”Sesuai PKPU, kalau ketua tidak ada, maka harus dibentuk atau ditunjuk Plt. Sejak jam 3 sore kemarin, sudah ada Plt, yaitu saya (Dede Juhendi),” ujar Dede kepada awak media, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menambahkan, jabatan Plt ini akan diemban hingga adanya ketua definitif yang terpilih dan disahkan langsung oleh Ketua KPU RI.
Begitu pula berkenaan dengan keanggotaan KPU Kota Bogor yang saat ini berkurang satu orang itu menjadi kewenangan KPU RI.
“Ini kewenangan KPU RI apakah akan sesegera mungkin menentukan PAW (penggantian antarwaktu) atau seperti apa, kami menunggu arahan saja,” jelasnya.
Baca juga: Terbukti Langgar Kode Etik, Ketua KPU Kota Bogor Dipecat
Terkait aset KPU Kota Bogor, Dede mengatakan, mobil dinas dan barang lain yang melekat sebagai fasilitas kerja Ketua KPU Kota Bogor Habibi telah ditarik.
Namun mengenai honor, Dede mengaku perlu mengkonfirmasi lebih lanjut kepada sekretaris KPU Kota Bogor sebagai pengguna anggaran.
Ia menegaskan bahwa momentum ini akan dijadikan sebagai turning point atau titik balik untuk melakukan perbaikan kinerja KPU Kota Bogor secara menyeluruh.
”Kami komitmen secara bersama-sama ini dijadikan sebagai turning point untuk mengevaluasi dan perbaikan kinerja KPU Kota Bogor secara keseluruhan,” katanya.
Pihaknya juga meminta dukungan dan doa dari semua pihak agar KPU Kota Bogor bisa menjalankan tugasnya dengan lebih baik lagi ke depan.
“Kami berikhtiar semaksimal untuk menjadikan KPU Kota Bogor lebih profesional, berintegritas, akuntabel, dan mandiri,” kata Dede.
Sebelumnya, DKPP menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Muhammad Habibi Zaenal Arifin karena teradu terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu terkait dugaan penerimaan gratifikasi.
(hrs)
Berita
Terbukti Langgar Kode Etik, Ketua KPU Kota Bogor Dipecat
KlikBogor – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Muhammad Habibi Zaenal Abidin dari jabatannya sebagai Ketua sekaligus Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor.
Putusan ini dibacakan dalam sidang kode etik terbuka yang digelar DKPP pada Senin, 9 Februari 2026.
Dalam sidang tersebut, Habibi selaku teradu disimpulkan terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu.
“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Muhamad Habibi selaku Ketua merangkap anggota KPU Kota Bogor terhitung sejak putusan ini dibacakan,” kata ketua majelis dikutip dari channel YouTube DKPP RI, Selasa, 10 Februari 2026.
Selain itu, DKPP memutuskan memerintahkan KPU untuk melaksanakan putusan ini paling lama tujuh hari sejak putusan ini dibacakan.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) juga diminta untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan ini.
“Memerintahkan Badan Pengawas Pemilihan Umum untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini,” kata ketua majelis.
(hrs)
-
Serba Serbi1 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan1 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria1 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi3 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi1 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita7 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini11 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
