Serba Serbi
Sakura Iftar, Berbuka Puasa Nuansa Jepang di Aki no Koen Bogor
KlikBogor – Bulan suci Ramadan 1447 H terasa semakin istimewa dengan hadirnya pengalaman berbuka puasa di Aki no Koen Resort, Villa, Resto & Cafe, Jalan Kawung Luwuk, Cijeruk, Bogor.
Menghadirkan program spesial bertajuk Sakura Iftar kepanjangan dari Saatnya Kuliner Ramadhan, Aki no Koen mengajak pengunjung tidak hanya menikmati menu buka puasa yang lezat, tetapi juga berkelas, berkesan, dan berbeda dari konsep iftar pada umumnya.
Mengusung konsep perpaduan kuliner Nusantara dan sentuhan Jepang, Sakura Iftar menghadirkan ragam menu buffet pilihan, mulai dari hidangan utama, takjil khas Ramadan, live cooking, aneka gorengan, hingga dessert tradisional dan modern yang disajikan dalam atmosfer resor bernuansa Jepang yang tenang dan elegan.
“Seluruh pengalaman berbuka puasa dikemas dalam suasana alam pegunungan yang sejuk dan asri, menjadikan momen iftar lebih khusyuk, hangat, dan berkesan bagi keluarga, komunitas, maupun korporasi,” ujar General Manager Aki No Koen, Imam Hanafi dikutip, Selasa, 10 Februari 2026.
Baca juga: Bogor Menanam untuk Indonesia, Kolaborasi Jaga Hulu Sungai Ciliwung
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Imam menambahkan, Aki no Koen juga menghadirkan program Early Bird dengan harga spesial Rp99.000 per pax (harga normal Rp150.000), berlaku hingga 20 Februari 2026.
Promo ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pengalaman berbuka puasa eksklusif di kawasan resor Aki no Koen.
“Kami ingin Ramadan di Aki no Koen menjadi lebih dari sekadar berbuka puasa. Ini adalah pengalaman menyatu antara kuliner, suasana, budaya, dan nilai kebersamaan. Sakura Iftar kami hadirkan sebagai simbol kehangatan, keindahan, dan keberkahan Ramadhan,” katanya.
Dengan peluncuran Sakura Iftar, Aki no Koen menegaskan posisinya sebagai destinasi hospitality yang tidak hanya menawarkan fasilitas penginapan dan kuliner, tetapi juga pengalaman tematik yang kuat, berkarakter, dan berkelas.
(ckl/hrs)
Serba Serbi
Museum Pajajaran Diaktivasi, Tampilkan Koleksi Pusaka hingga Buku Langka
KlikBogor – Museum Pajajaran mulai diaktivasi bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Aktivasi Museum Pajajaran secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin; Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi; pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Forkopimda, serta para mitra strategis, Rabu (3/6/2026).
Wali Kota menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan, Disparbud Provinsi Jawa Barat, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang telah mendukung aktivasi Museum Pajajaran.
“Terima kasih kepada seluruh pendukung, terutama yang sudah menghibahkan, meminjamkan, dan memberikan koleksi artefak maupun benda-benda yang berkaitan dengan Kerajaan Pajajaran,” kata Dedie Rachim.
Baca juga: SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen Bekali Guru SLB Keterampilan Pertanian Perkotaan
Dalam proses aktivasi ini, Museum Pajajaran yang berada di Jalan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan ini memiliki sejumlah koleksi yang berasal dari sumbangan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.
Tercatat, 33 benda koleksi milik Fadli Zon diberikan untuk Museum Pajajaran. Selain itu, terdapat 37 benda pusaka lainnya yang diberikan oleh berbagai pihak, serta storyline kesejarahan hasil kerja sama dengan Universitas Padjadjaran.
“Total sekitar 80an koleksi, ditambah materi display perjalanan sejarah dan storyline yang dikerjasamakan dengan Universitas Padjadjaran. Ada pusaka, alat musik, juga buku History of Pasundan, buku langka dari Pak Fadli Zon yang terbit pada tahun 1811,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus mengatakan, setelah proses aktivasi ini, koleksi Museum Pajajaran akan terus ditambah.
Baca juga: Museum Sejarah IPB University dari Masa ke Masa
Sambil proses tersebut berjalan, museum akan dibuka untuk umum satu kali dalam sepekan. Hal ini juga dilakukan sembari melanjutkan penambahan koleksi, melihat animo masyarakat, serta melengkapi berbagai kebutuhan museum.
“Jadi setelah aktivasi ini, sambil melihat animo masyarakat, kami juga terus melakukan tata kelola museum untuk memperbanyak koleksi serta menjaga dan meningkatkan keamanan sebagai bagian dari upaya pelestarian. Sehingga museum ini akan semakin kaya akan nilai sejarah,” ujarnya.
Penataan dan pengembangan Museum Pajajaran diawali dengan pelestarian Prasasti Batutulis melalui revitalisasi cungkup yang dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan.
Selanjutnya, ruang pamer, tata pamer, dan interior mulai tersedia bersamaan dengan pameran yang beberapa waktu lalu digelar oleh Kementerian Kebudayaan.
Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga melakukan berbagai perbaikan aksesibilitas, baik di luar maupun di area halaman museum.
(rls/hrs)
Berita
Semarak HJB 544, Belanja Lengkap di Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya
KlikBogor – Riuh aktivitas perdagangan berpadu dengan semangat perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dalam gelaran Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Lantai 1.
Kegiatan yang berlangsung dari 2 – 9 Juni 2026 ini menjadi ruang pertemuan antara semangat kebersamaan, geliat ekonomi rakyat, serta upaya memperkuat eksistensi pasar rakyat sebagai denyut nadi perekonomian daerah.
Sejak pagi hari, kawasan bazar dipadati pengunjung yang antusias menikmati beragam komoditas yang ditawarkan para pelaku usaha dan pedagang. Mulai dari Kebutuhan Pokok UB Mart, Produk UMKM, Kuliner, Fashion, Jasa, Perbankan dan Layanan Publik hingga berbagai produk unggulan lainnya tersaji dalam suasana yang meriah dan penuh kehangatan.
Deretan stan yang berwarna-warni menghadirkan wajah pasar yang hidup, dinamis, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Kegiatan bazar ini turut dihadiri oleh Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta jajarannya, yang berkesempatan meninjau langsung jalannya acara sekaligus menyapa para pedagang dan pengunjung.
Baca juga: 25 Puskesmas Gelar Khitan Gratis untuk 544 Anak Kota Bogor
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang terus tumbuh di lingkungan pasar rakyat Kota Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin menyampaikan bahwa bazar ini bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, melainkan juga momentum untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta memperkuat peran pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi yang inklusif.
“Melalui kegiatan bazar ini, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi para pedagang dan pelaku usaha untuk memasarkan produknya sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menarik bagi masyarakat. Semangat Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi pengingat bahwa kemajuan kota harus tumbuh bersama kemajuan ekonomi rakyat. Pasar rakyat harus terus menjadi rumah bagi aktivitas ekonomi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Perumda Pasar Pakuan Jaya akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan daya saing pasar rakyat, serta menjadikan pasar sebagai ruang ekonomi yang modern tanpa kehilangan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.
Baca juga: PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan
Di tengah gemuruh transaksi dan ramainya interaksi antara pedagang serta pengunjung, bazar ini menjadi gambaran nyata bahwa pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli.
Lebih dari itu, pasar adalah ruang yang merawat harapan, menggerakkan ekonomi keluarga, dan menghidupkan denyut pembangunan dari akar rumput.
Semarak HJB ke-544 yang terpancar dari setiap sudut Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kolaborasi mampu menghadirkan optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari pasar rakyat, semangat membangun Kota Bogor yang maju, berdaya saing, dan sejahtera terus bergema, mengiringi langkah kota hujan menuju masa depan yang lebih gemilang.
(ckl/hrs)
Serba Serbi
PPJ-BSI Hadirkan Layanan Perbankan di Pasar Kebon Kembang
KlikBogor – Semangat penguatan ekosistem perdagangan rakyat kembali ditunjukkan melalui peresmian Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia (BSI) di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor.
Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam mendekatkan layanan keuangan syariah kepada para pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di salah satu pusat perdagangan terbesar di Kota Bogor.
Kehadiran Sales Outlet Lapak BSI di lingkungan pasar diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan perbankan syariah, mulai dari pembukaan rekening, layanan pembiayaan, hingga edukasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta Direksi dan jajaran, perwakilan Bank Syariah Indonesia, serta para pedagang dan pengunjung Pasar Kebon Kembang yang menyambut baik hadirnya layanan tersebut.
Dalam suasana yang penuh optimisme, peresmian Sales Outlet Lapak BSI menjadi simbol kolaborasi antara sektor perbankan dan pengelola pasar rakyat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih modern, aman, dan berlandaskan prinsip-prinsip syariah.
Kehadiran layanan perbankan di tengah aktivitas pasar diharapkan mampu menjawab kebutuhan transaksi yang semakin dinamis sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi para pelaku usaha.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama yang baik antara Perumda Pasar Pakuan Jaya dan Bank Syariah Indonesia.
“Kami menyambut baik hadirnya Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia di Pasar Kebon Kembang. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan kepada para pedagang dan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat mendukung pengembangan usaha para pedagang, meningkatkan transaksi non-tunai, serta mendorong terciptanya ekosistem perdagangan yang lebih modern, tertib, dan inklusif,” ujar Jenal, Selasa, 2 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pasar rakyat saat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas jual beli, tetapi juga sebagai ruang pertumbuhan ekonomi yang harus didukung oleh berbagai layanan penunjang, termasuk sektor perbankan dan keuangan.
Peresmian Sales Outlet Lapak BSI di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing pasar rakyat sekaligus mendukung transformasi digital dan keuangan yang tengah berkembang di berbagai sektor perdagangan.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, Pasar Kebon Kembang semakin menegaskan perannya sebagai pusat perdagangan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan pelayanan yang menjadi denyut utama kehidupan pasar rakyat.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata

Pingback: Rafita's Cake-Rasakoe Resmikan Outlet Kolaborasi UMKM "One Stop Shopping"