Connect with us

Berita

Puluhan Pelukis Bakal Ramaikan Pameran Seni Rupa Hybrid Identity di Kota Bogor 

Published

on

Panitia penyelenggara tengah melakukan berbagai persiapan pameran seni rupa Hybrid Identity di Sekretariat Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B). 

KlikBogor – Puluhan pelukis dari berbagai daerah di Indonesia bakal meramaikan pameran seni rupa di Bogor Creative Center (BCC), Kota Bogor, pada 5 Oktober 2024 mendatang.

Pameran yang mengangkat tema “Hybrid Identity” ini digelar bertepatan dengan hari jadi wadah kreativitas seniman Bogor Dipokersen yang ke-37 tahun.

Ketua Panitia Penyelenggara Pameran, Bob Buchari mengatakan, tema Hybrid Identity diangkat sebagai upaya memahami kompleksitas kota mulai dari desain arsitektural hingga dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan yang membentuk kehidupan perkotaan mencoba diserap dalam perspektif kesenirupaan.

Baca juga: Jumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta di 2024

Di pameran ini, sambung Bob Buchari, para seniman mencoba mendalami proses bagaimana kota berkembang, penduduk berinteraksi, dan melihat berbagai faktor yang saling berhubungan untuk membentuk identitas sebuah kota.

“Fenomena yang ingin dibaca oleh seniman adalah melihat kota sebagai pusat peradaban manusia. Kota menjadi tempat bertemunya sejarah, budaya, teknologi, dan pembaruan zaman yang bertemu dan berkembang dalam kehidupan sosial,” ujar Bob Buchari, Sabtu, 28 September 2024.

Ia menambahkan, di mata seniman diharapkan kualitas hidup warga kota harus terus dibangun. Pun kota harus tetap lebih baik hidup menyediakan ruang yang efisien dan ramah bagi interaksi sosial, mobilitas, serta aktivitas sehari-hari yang tumbuh dan tetap bergerak.  

“Di tengah kenyataan itu, berbagai kelompok sosial bertemu dan berinteraksi,  menciptakan mosaik yang berasal dari akar budaya yang berbeda, pengalaman dan nilai struktur sosial yang beragam  warga kota juga menghadapi tantangan lingkungan, termasuk polusi, pengelolaan limbah, dan pengurangan ruang hijau,” tambahnya. 

Baca juga: Polisi Selidiki Pencurian Truk Warga di Bogor Barat

Bob Buchari mengatakan, sedikitnya ada 35 pelukis dari Jabodetabek dan Bandung yang ambil bagian dalam pameran seni rupa. Tak hanya itu, dalam acara nanti akan ada diskusi seni rupa tema Hybrid Identity. 

“Ada 100 lukisan, patung digital visual, instalasi art bazar, workshop setiap hari serta diskusi seni rupa tema Hybrid Identity. Dan masih banyak lagi hal yang menggelituk para seniman terkait Urbanology,” tandasnya. 

(ckl/hrs)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Semangat Baru, Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor Pawai Drumband 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

NEST 2026 x COMBOOST by FMSC Wujudkan Aksi Lingkungan di Barengkok

Published

on

By

NEST 2026 x COMBOOST by FMSC Wujudkan Aksi Lingkungan di Barengkok
Penanaman bibit durian. Dok. Tim NEST 2026 

KlikBogor – Forest Management Students’ Club (FMSC) melaksanakan kegiatan Aksi Lingkungan NEST 2026 x COMBOOST by FMSC melalui penanaman pohon di Desa Barengkok, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen anak-anak, masyarakat, mahasiswa, akademisi, Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Mekar Sari, serta perangkat RT dan RW setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari rangkaian National Environomic and Social Talk (NEST) 2026, sebuah program yang diselenggarakan oleh Forest Management Students’ Club sebagai wadah kolaboratif yang mengintegrasikan aksi lingkungan, kompetisi ilmiah, dan seminar nasional dalam satu rangkaian kegiatan.

Baca juga: Kabupaten Bogor Lewat Sastra dan Data dalam Buku Bogor Belum Selesai Ditulis 

Melalui program tersebut, FMSC berupaya menghadirkan ruang edukasi, diskusi, dan partisipasi aktif generasi muda dalam meningkatkan kesadaran, wawasan, serta kontribusi nyata terhadap pengelolaan hutan dan lingkungan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan aksi penanaman di Desa Barengkok menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari semangat NEST 2026 dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini.

Selain bertujuan meningkatkan tutupan vegetasi dan kualitas lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis partisipasi.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Kios dan Angkot di Kedunghalang, Lalin Sempat Macet

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat ekologis, sosial, serta ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Dewi Sartika, 15 Gerobak Diamankan

Published

on

By

Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Dewi Sartika, 15 Gerobak Diamankan
Petugas Satpol PP Kota Bogor tengah melakukan penertiban gerobak pedagang kaki lima di kawasan Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah. Foto/Istimewa

KlikBogor – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar sebagai tempat menyimpan barang dagangan di kawasan Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa, 23 Juni 2026.

Kepala Seksi Deteksi Dini, Pencegahan, Pengaman dan Pengawalan Satpol PP Kota Bogor, Muhammad Ruslan mengatakan, penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya keluhan masyarakat yang masuk, termasuk melalui aplikasi SiBadra.

“Kami berharap semua itu tidak ada lagi, karena ini menutup akses hak pejalan kaki. Fungsi dari bangunan ini untuk trotoar, masa pejalan kaki harus turun ke bahu jalan. Itu tidak mungkin,” tambah Ruslan.

Baca juga: Kabupaten Bogor Lewat Sastra dan Data dalam Buku Bogor Belum Selesai Ditulis 

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sekitar 15 gerobak. Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah sepeda motor yang diduga dititipkan di lokasi hingga berkarat dan tertutup gerobak.

Barang-barang yang diamankan dibawa ke Mako Satpol PP untuk pendataan dan pemiliknya akan dikenakan sanksi denda sesuai Peraturan Daerah (Perda).

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Kios dan Angkot di Kedunghalang, Lalin Sempat Macet

Ia menegaskan, penertiban akan terus dilakukan bersama dengan pihak kecamatan dan kelurahan setempat guna menjaga kawasan Jalan Dewi Sartika.

“Kami akan terus fokus, benar-benar harus clear. Kami di sini juga ada dari wilayah, Kecamatan Bogor Tengah, Kelurahan Pabaton, dan juga Kelurahan Cibogor,” katanya.

Selain di kawasan Jalan Dewi Sartika, Satpol PP Kota Bogor juga melakukan penertiban di beberapa titik lain. Salah satunya kawasan Alun-Alun Empang, Kecamatan Bogor Selatan.

Satpol PP juga mengimbau para pedagang yang membutuhkan lokasi usaha agar berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin), karena pemerintah telah menyiapkan lokasi berjualan yang sesuai peruntukannya.

(hrs)

Continue Reading

Berita

Pohon Tumbang Timpa Kios dan Angkot di Kedunghalang, Lalin Sempat Macet

Published

on

By

Pohon Tumbang Timpa Kios dan Angkot di Kedunghalang, Lalin Sempat Macet
Personel BPBD tengah melakukan pemotongan pohon yang tumbang di Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Selasa, 23 Juni 2026. Dok. BPBD Kota Bogor

KlikBogor – Sebuah pohon kicopong tumbang dan menimpa satu unit kios serta angkot di Jalan H. Iyah Salam, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa, 23 Juni 2026 pagi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 06.30 WIB. Pohon tersebut tumbang diduga akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut.

Baca juga: Kunang-Kunang Kian Langka, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya

Akibat kejadian itu, satu unit bangunan kios dan angkot trayek 32 mengalami kerusakan kategori sedang. Tumbangnya pohon kicopong setinggi sekitar 8 meter dan diameter sekitar 50 sentimen ini juga sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut terjadi kemacetan.

BPBD Kota Bogor menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon yang tumbang. Sebanyak lima personel diterjunkan ke lokasi kejadian.

Baca juga: BPBD Kota Bogor Evakuasi Pohon Tumbang Setinggi 15 Meter 

Proses evakuasi melibatkan unsur lain antara lain Damkar Kota Bogor, Dishub Kota Bogor, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kedunghalang, serta aparat wilayah setempat.

“Kondisi saat ini assessment dan pemotongan pohon tumbang sudah selesai. Selesai penanganan pukul 08.15 WIB,” tambahnya.

Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer