Serba Serbi
Forkopimcam Cup Bogor Selatan Diikuti 20 Tim, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi
KlikBogor – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor menggelar turnamen mini soccer Forkopimcam Cup.
Turnamen digelar di GOR Bogor Selatan selama tiga hari mulai dari 11 hingga 13 Agustus 2026, diikuti 20 tim dari berbagai unsur kelembagaan di wilayah Kecamatan Bogor Selatan.
Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi mengatakan, turnamen kali ini berbeda dengan pelaksanaan dua tahun sebelumnya yaitu Camat Cup dan hanya diikuti 16 tim. Tahun ini turnamen dibuat dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
“Kalau dua tahun ke belakang itu Camat Cup hanya diikuti 16 tim. Hari ini kita mencoba bergabung dengan Forkopimcam, jadi Forkopimcam Cup,” ujar Harry, Selasa, 11 Agustus 2026
Baca juga: Jalan Akses Kantor Pemerintahan di Katulampa Dibangun
Turnamen mini soccer Forkopimcam Cup tahun ini diikuti sebanyak 20 tim. Dari jumlah tersebut 16 tim di antaranya berasal dari masing-masing kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan.
“Kalau sekarang ada 20 tim, terdiri dari 16 tim kelurahan, satu tim Kecamatan Bogor Selatan, satu tim Polsek, satu tim Koramil, serta satu tim dari unsur LPM dan FK,” jelasnya.
Ia menyebut, untuk tim kelurahan, peserta terdiri dari aparatur kelurahan, pengurus RT dan RW, serta Karang Taruna. Sementara itu, Karang Taruna tingkat kecamatan dan KNPI tingkat kecamatan turut bergabung bersama jajaran klub Kecamatan Bogor Selatan.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Pertandingan diawali dengan babak penyisihan yang terbagi dalam empat grup.
“Forkopimcam Cup berjalan mulai hari ini sampai dengan Kamis, jadi hari ini ada empat grup, besok perdelapan final semifinal, hingga partai final pada Kamis,” ucap Harry.
Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di tingkat Kecamatan Bogor Selatan. Turnamen tersebut juga menjadi pelaksanaan untuk ketiga kalinya sebagai ajang olahraga sekaligus mempererat hubungan antarunsur kelembagaan.
Baca juga: Tangani Banjir di Tamansari Persada, Pemkot Bogor Kembali Bangun Drainase
Turnamen mini soccer digelar dengan tujuan untuk memperkuat silaturahmi dan persaudaraan antar kelembagaan serta instansi yang berada di wilayah Kecamatan Bogor Selatan.
“Jadi intinya untuk ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan kita dan memeriahkan HUT ke-81 RI,” bebernya.
Harry berharap dengan kekompakan antarunsur pemerintahan, TNI, Polri, serta berbagai organisasi dan kelembagaan di tingkat kecamatan dan kelurahan diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus menjaga keguyuban.
“Mudah-mudahan dengan keguyuban ini akan terimbas kepada masyarakat. Kita di tingkat kelembagaan, kecamatan dan kelurahan guyub, mudah-mudahan ke masyarakatnya berdampak guyub juga,” pungkasnya.
Selain memperebutkan gelar juara, turnamen ini juga menyediakan piala bergilir dan piagam penghargaan serta hadia menarik untuk para tim yang berhasil menjadi juara.
(hrs/ckl)
Serba Serbi
Warga RW 08 Kencana Tumpah Ruah Rayakan HUT ke-81 RI
KlikBogor – Ratusan warga tumpah ruah dalam kegembiraan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di RW 08 Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu, 23 Agustus 2026.
Beragam lomba diselenggarakan warga, mulai dari sepeda hias untuk anak-anak, kostum menarik, hingga jalan sehat warga.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyempatkan hadir dalam keceriaan warga tersebut. Ia mengatakan, kesiapannya untuk datang kembali ke wilayah tersebut.
“Semoga kedatangan saya ini bukan yang pertama dan terakhir. Warga RW 08 bisa mengundang saya lagi di kegiatan lainnya yang lebih meriah,” kata Jenal.
Baca juga: Meriahkan HUT RI, Politisi Demokrat Subhan Gelar Lomba Rakyat
Jenal memaparkan bahwa permasalahan di Kota Bogor sangat kompleks. Mulai dari permasalahan infrastruktur, kemacetan, dan penataan kota.
Untuk itu, ia meminta partisipasi masyarakat untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam upaya membenahi kota.
“Di sini apa, perbaikan jalan, saluran air, atau perbaikan taman. Sampaikan melalui RW lalu ke Pak Camat atau ke Pak dewan. Tentu kami sebagai pemimpin juga memohon doanya dari warga RW 08,” ujarnya.
Baca juga: HUT ke-81 RI, Ribuan Warga Ikuti Jamuan Rakyat di Istana Bogor
Sementara itu, Ketua RW 08 Kelurahan Kencana, Anang Handoyo mengatakan bahwa perayaan HUT kemerdekaan rutin diadakan warga. Tujuannya jelas untuk mempererat kekompakan dan silaturahmi antarwarga.
“Juga untuk mendorong masyarakat dalam membantu program Pemerintah Kota Bogor,” singkatnya menambahkan.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Ratusan Pesilat Muda Ikuti Kirab PPSI ke-69 di Kota Bogor
KlikBogor – Ratusan pesilat dari pelbagai perguruan silat yang didominasi anak-anak dan remaja mengikuti Kirab Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) ke-69.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Ketua Dewan Pembina PPSI Kota Bogor, Pepen melepas peserta kirab di Balai Kota Bogor, Minggu, 23 Agustus 2026.
Dedie Rachim mengungkapkan rasa bangganya atas semangat anak-anak yang sejak pagi sudah hadir dan bersemangat mengikuti kirab dalam rangka Hari Ulang Tahun PPSI ke-69.
“Mudah-mudahan anak-anak ini jadi anak-anak yang nantinya menjadi generasi emas Indonesia tahun 2045. Dari wajah-wajahnya, insyaallah kalian bakal jadi pemimpin bangsa, insyaallah,” ujar Dedie Rachim.
Baca juga: Meriahkan HUT RI, Politisi Demokrat Subhan Gelar Lomba Rakyat
Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang terus mendampingi dan mendukung anak-anaknya mengikuti kirab yang dilaksanakan dari Balai Kota Bogor menuju Alun-Alun Kota Bogor.
Ketua Dewan Pembina PPSI Kota Bogor, Pepen menyatakan rasa syukur atas terselenggaranya Kirab PPSI ke-69. “Mudah-mudahan PPSI ini selalu bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk Kota Bogor,” ujarnya.
Baca juga: Berkostum Batman, Wawalkot Jenal Mutaqin Ikut Lomba Ninja Warrior Bareng Warga Warban
Sementara itu, dari PPSI Kota Bogor, Wira, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajarannya.
Wira mengatakan, kegiatan yang diikuti sejumlah perguruan silat serta komunitas ini akan menjadi agenda tahunan PPSI.
“Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri oleh perguruan silat dan juga didukung oleh berbagai komunitas. Sehingga nanti insyaallah helaran ini akan berlanjut di tahun-tahun selanjutnya,” ucapnya.
Wira juga berharap dengan dilaksanakannya kirab ini, pencak silat akan semakin jaya di Kota Bogor.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Musim Kemarau, Mengapa Puncak Bogor Terasa Makin Dingin?
KlikBogor – Di tengah musim kemarau panjang saat ini, suhu udara di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, justru terasa semakin dingin menjelang sore hingga malam hari.
Menurut peneliti dan dosen IPB University di Departemen Geofisika dan Meteorologi, Dr Givo Alsepan, kondisi tersebut sangat mungkin berkaitan dengan aktivitas monsun Australia.
“Udara dingin yang dirasakan di Puncak pada sore menjelang malam saat musim kemarau memang dapat dipengaruhi masuknya massa udara dari Australia. Massa udara tersebut umumnya memiliki karakter relatif kering dan lebih dingin ketika bergerak melewati wilayah Indonesia dan Samudra Hindia,” ujar Givo dalam keterangannya dikutip Sabtu, 22 Agustus 2026.
Meski begitu, kondisi tersebut bukan berarti udara dingin dari Australia secara langsung masuk dan mendinginkan Bogor. Ia menjelaskan, ada sejumlah proses atmosfer yang berlangsung secara bersamaan.
“Monsun Australia berperan dalam pembentukan kondisi musim kemarau di Indonesia. Pada periode tersebut, tekanan udara di Australia relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah Asia. Perbedaan tekanan ini menghasilkan pola aliran angin timuran hingga tenggara yang bergerak dari Australia menuju Indonesia,” urainya.
Secara sederhana, Australia → angin tenggara/timur → Indonesia → Jawa → Bogor. Baca juga: Kopi Legendaris Berkumpul di Sempur, Ada yang Diproduksi Sejak 1925
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia berlangsung hingga September 2026, dengan puncaknya terjadi pada Agustus. Untuk 2026, monsun Australia tetap aktif hingga akhir tahun dengan intensitas sekitar normal.
Namun demikian, Givo menuturkan bahwa massa udara dari Australia bukan satu-satunya faktor yang membuat suhu Puncak Bogor terasa dingin. Kondisi udara yang relatif kering dan langit yang cenderung cerah juga berperan, terutama pada sore hingga malam hari.
“Udara yang lebih kering dan minim tutupan awan membuat permukaan bumi menerima lebih banyak radiasi matahari pada siang hari sehingga mengalami pemanasan cukup tinggi,” katanya.
“Setelah matahari terbenam, permukaan bumi kemudian melepaskan panas dalam bentuk radiasi gelombang panjang ke atmosfer dan angkasa,” imbuhnya.
Baca juga: Dibuka September, EIGER Nature Siapkan Petualangan yang Bermakna
Ketika langit relatif cerah, sedikit awan, dan kandungan uap air rendah, pelepasan panas berlangsung lebih efektif karena lebih sedikit faktor yang menghambat radiasi tersebut.
“Akibatnya, permukaan Bumi kehilangan panas dengan cepat. Proses ini disebut pendinginan radiatif,” jelas Sekretaris Program Studi Klimatologi Terapan IPB University ini.
Kondisi langit cerah dan kelembapan yang lebih rendah selama musim kemarau turut memperkuat proses tersebut sehingga suhu udara turun lebih cepat setelah matahari terbenam.
“Jadi, suhu dingin yang dirasakan warga maupun wisatawan di Puncak saat musim kemarau merupakan hasil interaksi antara pola angin monsun Australia, massa udara yang relatif kering, kondisi langit, serta proses pendinginan radiatif setelah matahari terbenam,” tandasnya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi10 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
