Berita
Pohon Tumbang Timpa Kios dan Angkot di Kedunghalang, Lalin Sempat Macet
KlikBogor – Sebuah pohon kicopong tumbang dan menimpa satu unit kios serta angkot di Jalan H. Iyah Salam, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa, 23 Juni 2026 pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 06.30 WIB. Pohon tersebut tumbang diduga akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut.
Baca juga: Kunang-Kunang Kian Langka, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Akibat kejadian itu, satu unit bangunan kios dan angkot trayek 32 mengalami kerusakan kategori sedang. Tumbangnya pohon kicopong setinggi sekitar 8 meter dan diameter sekitar 50 sentimen ini juga sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut terjadi kemacetan.
BPBD Kota Bogor menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon yang tumbang. Sebanyak lima personel diterjunkan ke lokasi kejadian.
Baca juga: BPBD Kota Bogor Evakuasi Pohon Tumbang Setinggi 15 Meter
Proses evakuasi melibatkan unsur lain antara lain Damkar Kota Bogor, Dishub Kota Bogor, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kedunghalang, serta aparat wilayah setempat.
“Kondisi saat ini assessment dan pemotongan pohon tumbang sudah selesai. Selesai penanganan pukul 08.15 WIB,” tambahnya.
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut.
(ckl/hrs)
Berita
Sekda Denny Minta Perangkat Daerah Tindaklanjuti Catatan Evaluasi SPBE
KlikBogor – Kick Off Persiapan Evaluasi Pemerintahan Digital Kota Bogor Tahun 2026 dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin, 22 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Sekda Kota Bogor mengungkapkan sejumlah catatan terkait penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang perlu ditindaklanjuti oleh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Salah satu catatan tersebut adalah penyempurnaan aplikasi yang telah dibangun dengan menjadikan data sebagai fondasi utama, seiring dinamika perkembangan teknologi dan informasi.
Denny Mulyadi menegaskan bahwa implementasi SPBE di Kota Bogor harus benar-benar terukur dengan manfaat yang dirasakan. “Peralihan dari sistem manual ke digital harus terukur efektivitasnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kota Bogor siap menjadi inisiator, terutama dalam penyempurnaan aplikasi Srikandi agar lebih sederhana dan mudah digunakan.
Baca juga: BPBD Kota Bogor Evakuasi Pohon Tumbang Setinggi 15 Meter
Menurutnya, banyaknya aplikasi yang dibangun, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah, perlu diarahkan pada integrasi sistem, sehingga penggunaan aplikasi menjadi lebih efektif dan efisien.
“Jika ada usulan penyempurnaan aplikasi yang dinilai baik dan relevan dengan kebutuhan saat ini, tentu harus mendapat respons yang cepat. Kondisi saat ini menuntut adanya penyempurnaan agar proses kerja semakin optimal,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah menginginkan adanya penyempurnaan aplikasi, lantaran di satu sisi terdapat kewajiban menggunakan aplikasi yang disediakan pemerintah pusat, sementara di sisi lain daerah juga membutuhkan percepatan proses bisnis melalui pengembangan fitur yang lebih adaptif.
“Perlu ada komunikasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan serta kebutuhan di lapangan dapat berjalan selaras dan sinkron,” katanya.
“Saya berharap kegiatan ini mampu menjadi pemicu dan pemacu bagi Kota Bogor untuk terus melakukan perbaikan,” kata Denny menambahkan.
Baca juga: Aki Alat Berat Dinas PUPR Raib saat Pekerjaan Trase di Kayumanis
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rudiyana, dalam laporannya menyampaikan, nilai SPBE Kota Bogor saat ini berada pada level yang cukup baik, yakni 4,08.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah indikator penilaian yang perlu ditingkatkan secara bersama-sama, terutama pada aspek yang nilainya masih rendah.
“Bahwa dalam pengembangan aplikasi, aspek keamanan, manfaat, dan dampaknya bagi masyarakat harus menjadi perhatian utama,” pungkasnya.
(rls/hrs)
Berita
BPBD Kota Bogor Evakuasi Pohon Tumbang Setinggi 15 Meter
KlikBogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melakukan evakuasi pohon tumbang di kawasan Jalan A. Yani Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin, 21 Juni 2026. Evakuasi pohon dengan menerjunkan sembilan personel BPBD.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko menjelaskan, pohon tersebut tumbang sekira pukul 01.00 WIB.
Baca juga: Kunang-Kunang Kian Langka, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Pihaknya menerima laporan dari warga tadi pagi dan langsung bergerak ke lokasi kejadian. Sebanyak sembilan personel diterjunkan untuk melakukan penanganan pohon tersebut.
“Personel yang assessment di lokasi kejadian sembilan orang,” kata Dimas Tiko.
Penanganan juga melibatkan unsur Kelurahan Tanah Sareal, Redkar, dan RT RW setempat. Proses penanganan pohon selesai sekira pukul 12.15 WIB.
Baca juga: Kota Hujan Rajai Popwilda Jabar 2026, Sabet Gelar Juara Umum
Dimas Tiko mengatakan bahwa pohon tersebut tumbang akibat kondisi akar yang sudah lapuk.
“Penyebab kejadian dikarenakan akar pohon sudah lapuk,” jelasnya.
Pohon jenis kelengkeng setinggi 15 meter dan diameter 30 sentimeter ini tumbang di halaman depan rumah warga setempat.
(ckl/hrs)
Berita
Peringati HJB ke 544, Bapperida dan Perumda Tirta Pakuan Bebersih Sungai Cisadane
KlikBogor – Memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor bersama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, bebersih Sungai Cisadane.
Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya air ini diawali dengan titik kumpul peserta di Intake Ciherang Pondok Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pada Jumat, 19 Juni 2026.
Seluruh peserta selanjutnya bersama-sama menuju Alamanda Rafting sebagai titik awal kegiatan untuk menerima arahan serta briefing keselamatan sebelum memulai perjalanan menyusuri Sungai Cisadane.
Perjalanan menyusuri Sungai Cisadane menempuh jarak kurang lebih 7 kilometer. Selama perjalanan, para peserta melakukan aksi pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan upaya menjaga kualitas sumber daya air.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi beserta jajaran. Turut hadir Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, Direktur Pelayanan dan Bisnis Muzakkir, Direktur Operasional Dani Rakhmawan beserta jajaran Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
Baca juga: Aki Alat Berat Dinas PUPR Raib saat Pekerjaan Trase di Kayumanis
Kepala Bapperida Kota Bogor menyampaikan harapan sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kolaborasi seperti ini perlu terus dijaga dan diperkuat. Dengan kebersamaan antara pemerintah daerah, BUMD, dan berbagai pemangku kepentingan, kita dapat menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan Kota Bogor,” kata Rudy Mashudi.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengatakan, kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, khususnya dalam membangun kesadaran akan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini bukan sekadar aksi membersihkan sungai, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga lingkungan, terutama dari permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan bersama. Sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan keberlanjutan sumber daya air di masa depan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan dan Bisnis Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Muzakkir menyampaikan bahwa kegiatan Bebersih Sungai Cisadane merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 yang mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi secara nyata dalam menjaga kebersihan Sungai Cisadane sebagai salah satu aset penting Kota Bogor,” ungkapnya.
Baca juga: Kunang-Kunang Kian Langka, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan Bapperida Kota Bogor dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, khususnya kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat dan keberlanjutan sumber air baku.
Setelah menempuh perjalanan menyusuri Sungai Cisadane, seluruh peserta kembali menuju Intake Ciherang Pondok Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sebagai titik akhir kegiatan.
Melalui momentum Hari Jadi Bogor ke-544, kegiatan Bebersih Sungai Cisadane diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan sungai sebagai aset berharga bagi Kota Bogor.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi8 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita12 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
