Berita
PLN UPT Bogor Jaga Keandalan Pasokan Listrik Selama Imlek
KlikBogor – PT. PLN (Persero) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan di sisi kelistrikan dengan menyediakan energi listrik yang andal dan aman.
Selama libur panjang perayaan Isra Miraj dan Imlek, PLN UPT Bogor melalui ULTG Sukabumi tetap produktif melakukan langkah siaga untuk menjaga kesiapan dan kehandalan instalasi GI serta transmisi di dua lokasi GIS Pelabuhan Ratu dan GI Lembursitu bay Trafo #3.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Abdul Salam Nganro mengatakan, PLN mengupayakan keandalan listrik di setiap momen penting melalui berbagai langkah preventif yang kuat dan korektif yang cepat apabila terjadi gangguan.
“Kami telah menyiapkan langkah-langkah strategis, baik itu preventif maupun korektif, untuk melakukan optimalisasi jaringan listrik di seluruh wilayah kami, yakni Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY, termasuk juga pemantauan 24 jam dengan menerjunkan tim terbaik yang siaga merespon berbagai kondisi,” terang Abdul dalam keterangannya, Jumat, 13 Februari 2025.
Upaya tersebut dengan melakukan beberapa pekerjaan korektif dan preventif, di antaranya Shutdown Inspection Incoming Trafo #3 GI 150kV Lembursitu, perbaikan anomali peralatan metering bay Trafo #3 GI 150kV Lembursitu, perbaikan Air Breather Trafo #3 GI 150kV Lembursitu, dan juga penambahan gas SF6 DS Pengapit Line Bay Bayah 2 di GIS 150kV Pelabuhan Ratu.
Dalam kegiatan itu, PLN UPT Bogor menerjunkan personel gabungan yang terdiri dari tim pemeliharaan ULTG Sukabumi, Junior Technician GI, serta pengawas K3.
Sebelum memulai pekerjaan, tim PLN melakukan safety briefing dan pemasangan safety line agar pekerjaan dilakukan sesuai dengan prosedur, sehingga seluruh tahapannya dapat diselesaikan secara aman, selamat, dan terhindar dari kecelakaan kerja.
Seluruh personel yang terlibat di dua lokasi GI tersebut berjumlah 10 orang dengan dua pengawas K3. Pekerjaan dilaksanakan dalam waktu enam jam.
Dijelaskan bahwa tujuan pekerjaan ini adalah sebagai langkah korektif dan preventif untuk memperbaiki peralatan yang mengalami kerusakan atau kegagalan agar dapat berfungsi kembali seperti semula.
Selain itu mengembalikan fungsi peralatan secepat mungkin untuk meminimalkan gangguan pada sistem tenaga listrik, serta mencegah kerusakan lebih lanjut pada peralatan atau komponen lainnya, serta mengurangi risiko terjadinya gangguan atau pemadaman listrik guna meningkatkan keandalan dan ketersediaan sistem tenaga listrik.
“PLN akan terus berkomitmen untuk menjaga keandalan penyaluran kelistrikan salah satunya dengan pemeliharaan korektif yang kami lakukan hari ini. Terimakasih juga atas segala komitmen dari pihak yang terlibat yaitu dari Tim Pemeliharaan ULTG Sukabumi, Tim JarGI Lembursitu dan GIS Pelabuhan Ratu dan semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini, semoga kami tetap dapat berkomitmen dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan,” ucap Manager UPT Bogor, Harry Gumilang.
(red)
Berita
Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, terlebih karena memakan korban jiwa.
Diketahui, kebakaran yang melanda tiga unit rumah kontrakan pada Kamis malam, 5 Maret 2026 ini mengakibatkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Dedie Rachim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ucap Dedie Rachim.
Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah.
Apabila tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.
Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.
Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(ckl/hrs)
Berita
Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
KlikBogor – Kebakaran melanda tiga unit rumah warga di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026 malam.
Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 1,4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.25 WIB.
Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku sekitar 20 menit melakukan penyemprotan air, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Ade mengungkapkan, berdasarkan data sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah tengah tertidur.
“Menurut pelapor kebakaran terjadi karena kebocoran tabung gas dan pemilik rumah sedang tertidur (laporan sementara),” katanya.
Pada saat itu, api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Akibatnya, tiga unit rumah terbakar.
Kebakaran juga mengakibatkan seorang balita berinisial Z (1 tahun 4 bulan) meninggal dunia dan dua warga lainnya berinisial RJ dan SM mengalami luka bakar.
Para korban setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk penanganan lebih lanjut.
Ade mengatakan, penanganan kebakaran ini melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran serta petugas dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos CIbuluh.
“Untuk kerugian materi (akibat kebakaran) diperkirakan Rp50 juta,” katanya.
(ckl/hrs)
Berita
Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang
KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, membahas proses akhir lelang pengembang program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Gedung Danantara, Jakarta.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus menyelesaikan persoalan persampahan secara berkelanjutan.
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, terang Dedie Rachim, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL.
“Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan, pada Kamis, 5 Maret 2026.
Berbagai persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan meminimalkan kendala di lapangan disebut turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
Baca juga: Pemkab-Pemkot Bogor Teken Kerja Sama Kelola TPAS Galuga Menuju PSEL
Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dan dukungan teknis sejak awal agar proyek strategis nasional ini dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah.
Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sangat produktif dan fokus pada aspek teknis lapangan. Salah satu yang dibahas adalah kesiapan lahan calon lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk proses land clearing serta pekerjaan cut and fill.
Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek PSEL Bogor Raya sebagai bagian dari investasi strategis di sektor energi bersih dan pengelolaan lingkungan.
Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi4 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita8 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini12 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
