Connect with us

Berita

Pakar IPB Soroti Keterkaitan Dinamika Penduduk dan Konsumsi Pangan Nasional

Published

on

Pakar IPB Soroti Keterkaitan Dinamika Penduduk dan Konsumsi Pangan Nasional
Profil Guru Besar Bidang Demografi dan Ilmu Kependudukan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Prof. Ekawati Sri Wahyuni. Dok. IPB University.

KlikBogor – Pakar Demografi dan Ilmu Kependudukan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Prof. Ekawati Sri Wahyuni, menyoroti hubungan erat dan saling pengaruh antara dinamika penduduk di Indonesia dengan perubahan yang terjadi dalam permintaan dan konsumsi pangan.

Dinamika penduduk dimaknai sebagai perubahan antar waktu dalam ukuran, komposisi atau struktur umur dan jenis kelamin, serta distribusi penduduk sebagai akibat kelahiran, kematian, dan migrasi.

“Saat ini, jumlah penduduk Indonesia mencapai 284,4 juta jiwa, artinya perlu pangan dalam jumlah besar. Dengan sekitar 60 persen penduduk menetap di perkotaan, perlu pula cermatan atas ragam dan perubahan pola konsumsi pangan desa kota,” papar Prof Ekawati saat konferensi pers pra orasi ilmiah yang digelar secara virtual pada Kamis, 12 Februari 2026.

Sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, lanjut Prof Ekawati, pemenuhan atas pangan yang cukup, bergizi dan aman merupakan hak asasi setiap warga negara. Dengan artinya urusan pangan adalah kuantitas sekaligus kualitas, jumlah sekaligus ragam konsumsi.

Menurut Guru Besar Tetap Fakultas Ekologi Manusia yang lahir di Solo 27 Agustus 1960 ini, dinamika penduduk Indonesia yang memengaruhi transformasi pangan setidaknya berkait dengan tiga hal, perubahan struktur umur, urbanisasi, dan penurunan ukuran rumahtangga.

Pertama, perubahan struktur umur akibat penurunan angka kelahiran dan angka kematian secara signifikan meningkatkan jumlah penduduk usia muda dan produktif atau dikenal dengan “bonus demografi” yang berpuncak pada sekitar 2030 hingga 2040 dan ke depan akan pula meningkatkan proporsi penduduk usia tua.

Dalam pilihan pangan, perbedaan selera muda dan tua yang secara umum juga terpengaruh peningkatan kesejahteraan, tampak pada terjadinya pergeseran pola makan. Per kategori produk terjadi ”transisi gizi” di mana konsumsi beras dan serealia bergeser menuju pangan bernilai tinggi seperti protein hewani dan buah-sayuran selain juga peningkatan konsumsi pangan padat kalori seperti gula.

Kedua, urbanisasi atau peningkatan proporsi penduduk yang tinggal di daerah perkotaan mendorong pola konsumsi yang makin beragam, termasuk jenis pangan yang bahan bakunya yang tidak diproduksi di Indonesia.

Meningkatnya ketergantungan pada sumber eksternal ini menyiratkan peningkatan kerentanan terhadap gangguan rantai pasokan global dan fluktuasi harga, yang dapat berdampak langsung pada ketahanan dan keterjangkauan pangan terutama bagi penduduk perkotaan.

Pada saat yang sama, ketidakmerataan antardaerah dalam pembangunan dan hasilnya dapat memunculkan dampak yang disebut “beban ganda malnutrisi”, yaitu terdapatnya kekurangan gizi (seperti pertumbuhan terhambat) dan kelebihan gizi (seperti obesitas) dalam populasi yang sama.

Ketiga, penurunan ukuran rumahtangga bersamaan dengan masuknya perempuan ke sektor publik mengubah dinamika ekonomi dan reproduksi dalam rumahtangga. Ini semisal pergeseran pola penyediaan makanan ke pangan cepat saji.

Melalui orasi ilmiahnya yang akan digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026, Prof Ekawati yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Program Studi S2 dan S3 Sosiologi Pedesaan menegaskan pentingnya memiliki wawasan berbasis data mengenai perubahan struktur (atau dinamika) penduduk Indonesia untuk memahami transformasi permintaan dan konsumsi pangan.

”Hal ini perlu agar peluang yang berkembang dapat dimanfaatkan, sekaligus mengatasi tantangan gizi pangan dan beradaptasi dengan distribusi dan pergeseran perilaku konsumen,” jelas Prof Ekawati.

Merespons transisi demografi dan perubahan fundamental pola konsumsi pangan, pemerintah perlu untuk mereformasi kebijakan swasembada pangan menuju pendekatan keseimbangan pragmatis antara optimalisasi produksi domestik dan impor terukur untuk komoditas bernilai tinggi, sembari memperketat regulasi kesehatan masyarakat guna menanggulangi beban ganda malnutrisi dan memodernisasi infrastruktur logistik pertanian.

Selain itu, modernisasi sektor pertanian melalui dukungan terhadap petani muda dan adopsi teknologi harus menjadi prioritas, yang didukung oleh investasi masif pada infrastruktur logistik modern, demi menjamin efisiensi distribusi dan kualitas pangan bagi populasi yang menua dan terkonsentrasi di wilayah urban.

Sejalan dengan itu, sektor swasta dituntut untuk melakukan diversifikasi produk yang berorientasi pada kesehatan dan kepraktisan, serta memanfaatkan ekosistem digital secara masif untuk menjangkau konsumen urban.

“Di ranah akademis, IPB University berkomitmen memperkuat posisinya sebagai lembaga berbasis riset dengan terus mengembangkan inovasi produksi dan pengolahan pangan yang tidak hanya bernilai tambah ekonomi, tetapi juga memiliki kualitas gizi unggul yang relevan dengan preferensi konsumen masa depan,” tandasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Usai Uji Coba, Trase Batutulis Kini Bisa Dilintasi 24 Jam

Published

on

By

Usai Uji Coba, Trase Batutulis Kini Bisa Dilintasi 24 Jam
Suasana Jalan Saleh Danasasmita atau trase baru Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi membuka akses Jalan Saleh Danasasmita atau trase baru Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, selama 24 jam untuk umum.

Pembukaan penuh tersebut dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan uji coba guna memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan trase baru tersebut.

Ia berharap pembukaan akses selama 24 jam dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas perekonomian di kawasan sekitar.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses pembangunan dan uji coba yang ketat, hari ini Jalan Trase Batutulis resmi dibuka penuh 24 jam untuk masyarakat. Kami mempersembahkan infrastruktur ini untuk kelancaran mobilitas warga Kota Bogor,” kata Dedie Rachim dalam keterangannya, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Baca juga: Malam Puncak Pentas Seni Meriahkan Peringatan Sumpah Pemuda di Cilendek Barat

Dedie Rachim pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta merawat Jalan Saleh Danasasmita.

“Namun, mari kita jaga dan rawat bersama fasilitas publik ini. Jangan sampai ada aksi vandalisme seperti corat-coret dinding atau merusak fasilitas jalan yang sudah dibangun dengan kerja keras bersama,” katnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih menjelaskan bahwa aspek teknis dan keamanan konstruksi jalan telah diperhitungkan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat melintasi jalur tersebut.

“Dari sisi teknis, kami telah memaksimalkan kualitas konstruksi dan sistem drainase agar lebih kokoh dan aman. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat, agar tetap berhati-hati saat melintas, selalu waspada terhadap kondisi jalan, serta bijak dalam mengatur kecepatan kendaraan. Jangan memacu kendaraan terlalu tinggi demi keselamatan bersama,” ungkapnya.

Baca juga: Ratusan Petarung Nasional hingga Mancanegara Adu Kekuatan di B2 Unleashed

Dengan dibukanya trase baru tersebut selama 24 jam, Pemkot Bogor berharap masyarakat dapat memanfaatkan kemudahan akses transportasi sekaligus ikut bertanggung jawab menjaga fasilitas publik dan lingkungan di sekitarnya.

Pengendara juga diimbau untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, sementara masyarakat sekitar diajak menjaga kebersihan dan keindahan kawasan agar terhindar dari tindakan vandalisme.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Malam Puncak Pentas Seni Meriahkan Peringatan Sumpah Pemuda di Cilendek Barat

Published

on

By

Malam Puncak Pentas Seni Meriahkan Peringatan Sumpah Pemuda di Cilendek Barat
Panggung malam puncak pentas seni di Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu, 31 Oktober 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Karang Taruna di Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menggelar peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang dilanjutkan dengan malam puncak pentas seni. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kreativitas generasi muda di lingkungan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut sejumlah acara digelar, salah satunya lomba menggambar yang diikuti anak-anak usia pendidikan taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).

Ketua Karang Taruna Persada Unit RW 05 Kelurahan Cilendek Barat, Eldi Febriyandi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan semangat persatuan, serta memberikan ruang bagi para pemuda untuk berkreasi dan berkontribusi positif bagi lingkungan.

“Alhamdulillah, pada hari ini Karang Taruna Persada Unit RW 05 telah melaksanakan kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang dilanjutkan dengan malam puncak,” ujar Eldi dalam keterangannya, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Baca juga: Ratusan Petarung Nasional hingga Mancanegara Adu Kekuatan di B2 Unleashed

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Secara khusus, ucapan terima kasih disampaikan kepada para tokoh masyarakat, warga, dan seluruh anggota Karang Taruna.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, semangat Sumpah Pemuda tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Baca juga: Gercep, Jalan Rusak di Bojongkerta Diperbaiki 

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cilendek Barat, Cecep Saepulloh, mengajak generasi muda untuk menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai motivasi dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Ia berpesan agar para pemuda terus mengambil langkah-langkah kecil yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Dengan semangat Sumpah Pemuda, jadikan langkah-langkah kecil untuk berkontribusi demi kemajuan bangsa. Jadilah pemuda yang memiliki solusi dan ambisi untuk perubahan bangsa dan negara, terutama untuk kemajuan Kota Bogor yang tercinta,” kata Cecep.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Gercep, Jalan Rusak di Bojongkerta Diperbaiki 

Published

on

By

Gercep, Jalan Rusak di Bojongkerta Diperbaiki 
Petugas Dinas PUPR Kota Bogor tengah memperbaiki Jalan Bakom Desa, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Lubang besar dan cukup dalam di Jalan Bakom Desa, RT 03 dan RT 04, RW 06, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, yang sebelumnya dikeluhkan kini sudah diperbaiki. Perbaikan jalan tersebut dilakukan pada 29-30 Oktober 2026.

Sebelumnya, kerusakan jalan tersebut sempat mendapat perhatian dikarenakan membahayakan pengguna jalan. Bahkan, warga memasang tanda peringatan menggunakan karung dan batang pohon untuk mengingatkan pengendara yang melintas agar lebih berhati-hati.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Bojongkerta, Tedy Hidayat mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan yang disampaikan pihak kelurahan melalui surat permohonan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor. Permohonan tersebut langsung mendapat respons sehingga perbaikan dapat segera dilaksanakan.

“Alhamdulillah, pengajuan lurah melalui surat permohonan perbaikan Jalan Bakom Desa kepada PUPR Kota Bogor, dalam hal ini Bidang atau Seksi Pemeliharaan Jalan, langsung direspons dengan cepat dan segera dilakukan perbaikan,” kata Tedy kepada awak media, Jumat, 30 Oktober 2026.

Baca juga: Pelihara Ikan Hias Bisa Jadi Sarana Relaksasi Juga Peluang Usaha

Ia berharap perbaikan tersebut dapat meningkatkan keselamatan sekaligus kelancaran aktivitas para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan Bakom Desa.

“Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan serta kelancaran para pengguna kendaraan roda dua dan empat di kawasan Bakom Desa,” tegasnya.

Pemerhati wilayah yang juga Ketua Ranting PDI Perjuangan Kota Bogor, Arma Kurniawan mengaku puas dan berterima kasih kepada jajaran Kelurahan Bojongkerta serta LPM yang telah mendengarkan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Arma mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut sebelumnya tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan pengendara. Bahkan, dirinya mengaku pernah terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

“Saya merasa puas dan berterima kasih kepada jajaran kelurahan dan LPM Bojongkerta yang sudah mendengar keluhan warga terkait lubang besar di Jalan Bakom Desa. Sebelumnya, saya pribadi juga pernah jatuh di jalan tersebut,” ujar Arma.

Baca juga: Kota Bogor Jadi Tuan Rumah 28 Cabor Porprov Jabar 2026

Sementara itu, Rojak, warga RT 03 RW 06 menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bogor, camat, lurah, LPM, serta pengurus RW yang telah memperbaiki jalan tersebut.

Menurut Rojak, kondisi jalan yang sebelumnya berlubang kerap menyebabkan pengendara terjatuh. Tidak sedikit pula kendaraan roda empat yang mengalami kendala akibat ban mobil masuk ke lubang jalan.

Kini, setelah dilakukan perbaikan, kondisi jalan tersebut sudah kembali baik sehingga warga dan pengguna jalan dapat melintas dengan lebih nyaman.

“Sekarang sudah tinggal cerita karena jalan sudah bagus diperbaiki. Nuhun pisan (terima kasih banyak) kepada Pemerintah Kota Bogor,” ujar Rojak.

(yud/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer