Connect with us

Serba Serbi

Mahasiswa IPB University Ciptakan Masker Antiaging dari Limbah Pengolahan Susu

Published

on

Mahasiswa IPB University Ciptakan Masker Antiaging dari Limbah Pengolahan Susu
SunWhey, masker antiaging dari limbah pengolahan susu produk mahasiswa IPB University. Dok. IPB Universiy.

KlikBogor – Mahasiswa IPB University berhasil menciptakan masker wajah dari bahan tak biasa yakni limbah pengolahan susu.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mereka mengembangkan produk bernama SunWhey: Sheet Mask Berbasis Nata de Whey Tinggi Nano Kolagen dan Antioksidan sebagai Antiaging.

Tim ini digawangi oleh Riandri Pasccal Saputra (Teknologi Hasil Ternak) bersama Ahmad Andra Ramawan dan Arya Wijaya (Agribisnis), Yuni Rahmah Armeliyah (Fisika), serta Kadisha Azka Fajriani (Kimia), di bawah bimbingan Prof Irma Isnafia Arief.

Riandri Pasccal Saputra mengatakan ide SunWhey lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya limbah pangan bernilai tinggi yang belum termanfaatkan optimal.

“Kami melihat banyak limbah sampingan yang sebenarnya kaya manfaat, seperti whey dari pengolahan susu, ceker ayam yang kaya kolagen, dan ampas kopi yang tinggi antioksidan. Semua bahan ini kami kombinasikan menjadi masker alami antiaging,” ujar Riandri dalam keterangannya dikutip, Jumat, 10 Oktober 2025.

Produk SunWhey memadukan nata de whey hasil fermentasi whey oleh bakteri Acetobacter xylinum sebagai bahan dasar masker, nano kolagen dari ceker ayam broiler yang mudah diserap kulit, serta ekstrak ampas kopi robusta yang tinggi polifenol dan kafein.

Kombinasi tersebut berfungsi menjaga elastisitas kulit, mengurangi radikal bebas, dan mencegah penuaan dini.

“Nata de whey mengandung serat selulosa bakteri yang bersifat lembut, lentur, transparan, dan biodegradable. Selain sebagai gel alami, kandungan protein whey dan mineralnya juga memberi efek melembapkan serta membantu penyerapan kolagen ke kulit,” jelas Riandri.

Ia menambahkan bahwa uji mutu menunjukkan masker SunWhey memiliki aktivitas antioksidan tinggi, layak dikembangkan secara komersial, dan dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp30.000 per 72 gram.

Dari sisi bisnis, tim menilai bahwa produk ini potensial lantaran memanfaatkan limbah pangan dan bersifat ramah lingkungan.

Lebih dari sekadar kosmetik, imbuhnya, inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa IPB University menerapkan sains untuk menghasilkan solusi berkelanjutan yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi bisa lahir dari bahan yang sering dianggap limbah,” tandas Riandri.

(ary/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

PPJ-BSI Hadirkan Layanan Perbankan di Pasar Kebon Kembang

Published

on

By

PPJ-BSI Hadirkan Layanan Perbankan di Pasar Kebon Kembang
Peresmian Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia (BSI) di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Selasa, 2 Juni 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Semangat penguatan ekosistem perdagangan rakyat kembali ditunjukkan melalui peresmian Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia (BSI) di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor.

Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam mendekatkan layanan keuangan syariah kepada para pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di salah satu pusat perdagangan terbesar di Kota Bogor.

Kehadiran Sales Outlet Lapak BSI di lingkungan pasar diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan perbankan syariah, mulai dari pembukaan rekening, layanan pembiayaan, hingga edukasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta Direksi dan jajaran, perwakilan Bank Syariah Indonesia, serta para pedagang dan pengunjung Pasar Kebon Kembang yang menyambut baik hadirnya layanan tersebut.

Dalam suasana yang penuh optimisme, peresmian Sales Outlet Lapak BSI menjadi simbol kolaborasi antara sektor perbankan dan pengelola pasar rakyat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih modern, aman, dan berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

Kehadiran layanan perbankan di tengah aktivitas pasar diharapkan mampu menjawab kebutuhan transaksi yang semakin dinamis sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi para pelaku usaha.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama yang baik antara Perumda Pasar Pakuan Jaya dan Bank Syariah Indonesia.

“Kami menyambut baik hadirnya Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia di Pasar Kebon Kembang. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan kepada para pedagang dan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat mendukung pengembangan usaha para pedagang, meningkatkan transaksi non-tunai, serta mendorong terciptanya ekosistem perdagangan yang lebih modern, tertib, dan inklusif,” ujar Jenal, Selasa, 2 Juni 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pasar rakyat saat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas jual beli, tetapi juga sebagai ruang pertumbuhan ekonomi yang harus didukung oleh berbagai layanan penunjang, termasuk sektor perbankan dan keuangan.

Peresmian Sales Outlet Lapak BSI di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing pasar rakyat sekaligus mendukung transformasi digital dan keuangan yang tengah berkembang di berbagai sektor perdagangan.

Dengan hadirnya fasilitas tersebut, Pasar Kebon Kembang semakin menegaskan perannya sebagai pusat perdagangan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan pelayanan yang menjadi denyut utama kehidupan pasar rakyat.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Kopi Nusantara Diperkenalkan IPB ke Mahasiswa Internasional

Published

on

By

Kopi Nusantara Diperkenalkan IPB ke Mahasiswa Internasional
Delegasi IPB University memperkenalkan program One Village One CEO (OVOC) Internasional beserta produk-produk unggulannya kepada mahasiswa SJTU dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Pakistan, Brasil, dan Ghana. Dok. IPB University.

KlikBogor – Delegasi IPB University berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah mahasiswa Shanghai Jiao Tong University (SJTU), salah satu universitas terkemuka di dunia.

Dalam kesempatan itu, delegasi IPB University memperkenalkan program One Village One CEO (OVOC) Internasional beserta produk-produk unggulannya kepada mahasiswa SJTU dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Pakistan, Brasil, dan Ghana.

Keberagaman latar belakang peserta menjadikan sesi tersebut sebagai ruang dialog yang kaya perspektif mengenai potensi produk lokal Indonesia di pasar global.

Baca juga: Dari Balai Kota ke Tegar Beriman, HJB Run 2026 Perkuat Sinergi Bogor

Produk yang diperkenalkan adalah kopi unggulan Indonesia dari tiga daerah penghasil kopi ternama, yaitu Garut, Lampung, dan Flores yang masing-masing memiliki karakteristik cita rasa khas yang mencerminkan kekayaan agrikultur Indonesia.

Sesi pengenalan produk ini dilengkapi dengan kegiatan cupping kopi. Para mahasiswa internasional diajak untuk merasakan langsung dan memberikan pendapat mereka terhadap cita rasa kopi Indonesia.

Respons yang diberikan para mahasiswa menjadi masukan berharga bagi pengembangan strategi pemasaran produk kopi binaan OVOC Internasional di pasar global, sekaligus membuka peluang untuk membangun jaringan di kalangan komunitas akademik internasional.

“Mendengar langsung pendapat anak muda dari berbagai negara tentang kopi Indonesia memberikan perspektif yang tidak bisa kita dapatkan dari data semata. Ini adalah cara paling autentik untuk memahami pasar,” ujar Danang Aria Nugroho, Sekretaris Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University dikutip Minggu, 31 Mei 2026.

Baca juga: Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan

“Melihat antusias mahasiswa internasional saat mencoba kopi dari Garut, Lampung, dan Flores membuat saya semakin yakin bahwa produk kita punya tempat di pasar global. Tinggal bagaimana kita konsisten memperkenalkannya ke lebih banyak orang,” tambah Diki Renaldi Maulana, staf LPA2I yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

Kunjungan ini mencerminkan semangat OVOC Internasional dalam membangun jembatan antara produk desa Indonesia dengan komunitas global, melalui pendekatan yang inklusif, berbasis pengalaman, dan berakar pada kekuatan lokal selaras dengan misi From Local Roots to Global Routes yang menjadi roh program OVOC Internasional IPB University.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Dari Balai Kota ke Tegar Beriman, HJB Run 2026 Perkuat Sinergi Bogor

Published

on

By

Dari Balai Kota ke Tegar Beriman, HJB Run 2026 Perkuat Sinergi Bogor
Ratusan peserta HJB Run 2026 meninggalkan garis start di Balai Kota Bogor untuk menempuh rute lintas wilayah menuju Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Sabtu, 30 Mei 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali memperkuat sinergi dan kolaborasi melalui pelaksanaan HJB Run 2026.

HJB Run 2026 ajang lari lintas wilayah dari Balai Kota Bogor hingga Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor dengan jarak tempuh 21 kilometer (half marathon).

HJB Run 2026 menjadi napak tilas sejarah yang menghubungkan gedung bersejarah di Kota Bogor dengan sejarah baru yang diukir di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta.

Baca juga: Festival Kecamatan Tangguh Bencana Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan Warga

Flag off dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi dan unsur Forkopimda di Plaza Balai Kota Bogor.

Di kawasan Tegar Beriman, warga telah berkumpul untuk menikmati berbagai pertunjukan hiburan dalam kegiatan Car Free Night sekaligus menyambut kedatangan para peserta di Skywalk Tegar Beriman yang baru selesai dibangun.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyambut langsung para pelari dan mengalungkan medali kepada peserta yang berhasil mencapai garis finis.

“Hari ini luar biasa. Terima kasih kepada Pak Bupati yang selalu peduli terhadap bagaimana Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dapat terus bersinergi. Ini juga merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Bogor ke-544,” ujar Dedie Rachim, Sabtu, 30 Mei 2026.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Sempur Diduga Akibat Korsleting Listrik

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa baik secara pribadi maupun kedinasan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor, masih banyak hal yang harus dituntaskan bersama.

Karena itu, kolaborasi antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor akan terus diperkuat dan dirawat untuk menyelesaikan berbagai tugas serta pekerjaan rumah dalam mewujudkan Bogor yang lebih baik bagi masyarakat.

“Masih banyak sarana dan prasarana di wilayah barat, timur, utara, dan selatan yang harus kita bangun bersama agar Bogor semakin maju, aman, amanah, dan sejahtera lahir batin. Sukses HJB ke-544,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer