Serba Serbi
Ferternak, Jawab Kendala Peternak Desa Sentra Manggis di Bogor
KlikBogor – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, melaksanakan program kerja unggulan bertajuk Ferternak (Fermentasi Pakan dan Limbah Peternakan). Desa Karacak terkenal sebagai desa sentra penghasil manggis di Bogor.
Program ini dirancang sebagai upaya inovatif dalam pengelolaan pakan dan limbah peternakan dari hulu ke hilir. Ferternak berfokus pada penerapan teknologi sederhana namun aplikatif, yaitu pembuatan silase sebagai pakan ternak fermentasi serta pembuatan pupuk organik dari kotoran hewan (KoHe).
“Program ini dirancang untuk menjawab permasalahan yang dihadapi petani dan peternak, seperti ketersediaan pakan berkualitas terutama pada musim tertentu, serta pengelolaan limbah peternakan yang belum optimal,” kata Fauzan Bara Putra, perwakilan tim sekaligus penggagas Ferternak dikutip Jumat, 16 Januari 2026.
Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi pada 25 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026 di beberapa peternakan yang ada di Desa Karacak, ditutup kegiatan demonstrasi pada 13 Januari 2026.
Selama kegiatan sosialisasi, tim mendatangi peternakan warga untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat fermentasi pakan dan pengolahan limbah peternakan.
Adapun nateri meliputi prinsip dasar fermentasi, bahan dan alat yang dibutuhkan, tahapan pembuatan silase, hingga proses pengolahan kotoran hewan menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
Puncak kegiatan Ferternak dilaksanakan melalui demonstrasi pembuatan silase dan pupuk KoHe yang dihadiri oleh petani, peternak, serta perangkat desa.
Pada kegiatan ini, peserta tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pencacahan bahan, pencampuran, hingga tahap fermentasi. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan.
Kepala Desa Karacak, Hj. Onas Hestiani, SIP, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Ia berharap Ferternak dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat desa.
“Saya berharap melalui program Ferternak ini, pengetahuan dan pemahaman petani serta peternak di Desa Karacak dapat meningkat, khususnya dalam pengelolaan pakan ternak dan limbah peternakan. Inovasi sederhana seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.
Ferternak digagas oleh Fauzan Bara Putra dan Muhammad Ramadhan Yudha Prawira, mahasiswa Fakultas Peternakan IPB University. Program ini kemudian diimplementasikan secara kolaboratif bersama seluruh tim KKNT Inovasi, yakni Alima Zia Mufida, Farihah Malvalena, Kinanthi Amurwani Estu Respati, King Budi Satria Halim, Muhammad Raifan, dan Cyril Ghina Nandy Aula.
“Melalui program Ferternak, kami berupaya mendorong kemandirian petani dan peternak dalam menyediakan pakan ternak berkualitas serta mengelola limbah secara berkelanjutan. Semoga program ini dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Karacak sebagai langkah nyata menuju sistem peternakan yang lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan,” harap Fauzan.
(rls/hrs)
Serba Serbi
PPJ-BSI Hadirkan Layanan Perbankan di Pasar Kebon Kembang
KlikBogor – Semangat penguatan ekosistem perdagangan rakyat kembali ditunjukkan melalui peresmian Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia (BSI) di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor.
Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam mendekatkan layanan keuangan syariah kepada para pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di salah satu pusat perdagangan terbesar di Kota Bogor.
Kehadiran Sales Outlet Lapak BSI di lingkungan pasar diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan perbankan syariah, mulai dari pembukaan rekening, layanan pembiayaan, hingga edukasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta Direksi dan jajaran, perwakilan Bank Syariah Indonesia, serta para pedagang dan pengunjung Pasar Kebon Kembang yang menyambut baik hadirnya layanan tersebut.
Dalam suasana yang penuh optimisme, peresmian Sales Outlet Lapak BSI menjadi simbol kolaborasi antara sektor perbankan dan pengelola pasar rakyat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih modern, aman, dan berlandaskan prinsip-prinsip syariah.
Kehadiran layanan perbankan di tengah aktivitas pasar diharapkan mampu menjawab kebutuhan transaksi yang semakin dinamis sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi para pelaku usaha.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama yang baik antara Perumda Pasar Pakuan Jaya dan Bank Syariah Indonesia.
“Kami menyambut baik hadirnya Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia di Pasar Kebon Kembang. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan kepada para pedagang dan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat mendukung pengembangan usaha para pedagang, meningkatkan transaksi non-tunai, serta mendorong terciptanya ekosistem perdagangan yang lebih modern, tertib, dan inklusif,” ujar Jenal, Selasa, 2 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pasar rakyat saat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas jual beli, tetapi juga sebagai ruang pertumbuhan ekonomi yang harus didukung oleh berbagai layanan penunjang, termasuk sektor perbankan dan keuangan.
Peresmian Sales Outlet Lapak BSI di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing pasar rakyat sekaligus mendukung transformasi digital dan keuangan yang tengah berkembang di berbagai sektor perdagangan.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, Pasar Kebon Kembang semakin menegaskan perannya sebagai pusat perdagangan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan pelayanan yang menjadi denyut utama kehidupan pasar rakyat.
(ckl/hrs)
Serba Serbi
Kopi Nusantara Diperkenalkan IPB ke Mahasiswa Internasional
KlikBogor – Delegasi IPB University berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah mahasiswa Shanghai Jiao Tong University (SJTU), salah satu universitas terkemuka di dunia.
Dalam kesempatan itu, delegasi IPB University memperkenalkan program One Village One CEO (OVOC) Internasional beserta produk-produk unggulannya kepada mahasiswa SJTU dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Pakistan, Brasil, dan Ghana.
Keberagaman latar belakang peserta menjadikan sesi tersebut sebagai ruang dialog yang kaya perspektif mengenai potensi produk lokal Indonesia di pasar global.
Baca juga: Dari Balai Kota ke Tegar Beriman, HJB Run 2026 Perkuat Sinergi Bogor
Produk yang diperkenalkan adalah kopi unggulan Indonesia dari tiga daerah penghasil kopi ternama, yaitu Garut, Lampung, dan Flores yang masing-masing memiliki karakteristik cita rasa khas yang mencerminkan kekayaan agrikultur Indonesia.
Sesi pengenalan produk ini dilengkapi dengan kegiatan cupping kopi. Para mahasiswa internasional diajak untuk merasakan langsung dan memberikan pendapat mereka terhadap cita rasa kopi Indonesia.
Respons yang diberikan para mahasiswa menjadi masukan berharga bagi pengembangan strategi pemasaran produk kopi binaan OVOC Internasional di pasar global, sekaligus membuka peluang untuk membangun jaringan di kalangan komunitas akademik internasional.
“Mendengar langsung pendapat anak muda dari berbagai negara tentang kopi Indonesia memberikan perspektif yang tidak bisa kita dapatkan dari data semata. Ini adalah cara paling autentik untuk memahami pasar,” ujar Danang Aria Nugroho, Sekretaris Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University dikutip Minggu, 31 Mei 2026.
Baca juga: Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan
“Melihat antusias mahasiswa internasional saat mencoba kopi dari Garut, Lampung, dan Flores membuat saya semakin yakin bahwa produk kita punya tempat di pasar global. Tinggal bagaimana kita konsisten memperkenalkannya ke lebih banyak orang,” tambah Diki Renaldi Maulana, staf LPA2I yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Kunjungan ini mencerminkan semangat OVOC Internasional dalam membangun jembatan antara produk desa Indonesia dengan komunitas global, melalui pendekatan yang inklusif, berbasis pengalaman, dan berakar pada kekuatan lokal selaras dengan misi From Local Roots to Global Routes yang menjadi roh program OVOC Internasional IPB University.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Dari Balai Kota ke Tegar Beriman, HJB Run 2026 Perkuat Sinergi Bogor
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali memperkuat sinergi dan kolaborasi melalui pelaksanaan HJB Run 2026.
HJB Run 2026 ajang lari lintas wilayah dari Balai Kota Bogor hingga Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor dengan jarak tempuh 21 kilometer (half marathon).
HJB Run 2026 menjadi napak tilas sejarah yang menghubungkan gedung bersejarah di Kota Bogor dengan sejarah baru yang diukir di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta.
Baca juga: Festival Kecamatan Tangguh Bencana Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan Warga
Flag off dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi dan unsur Forkopimda di Plaza Balai Kota Bogor.
Di kawasan Tegar Beriman, warga telah berkumpul untuk menikmati berbagai pertunjukan hiburan dalam kegiatan Car Free Night sekaligus menyambut kedatangan para peserta di Skywalk Tegar Beriman yang baru selesai dibangun.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyambut langsung para pelari dan mengalungkan medali kepada peserta yang berhasil mencapai garis finis.
“Hari ini luar biasa. Terima kasih kepada Pak Bupati yang selalu peduli terhadap bagaimana Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dapat terus bersinergi. Ini juga merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Bogor ke-544,” ujar Dedie Rachim, Sabtu, 30 Mei 2026.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Sempur Diduga Akibat Korsleting Listrik
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa baik secara pribadi maupun kedinasan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor, masih banyak hal yang harus dituntaskan bersama.
Karena itu, kolaborasi antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor akan terus diperkuat dan dirawat untuk menyelesaikan berbagai tugas serta pekerjaan rumah dalam mewujudkan Bogor yang lebih baik bagi masyarakat.
“Masih banyak sarana dan prasarana di wilayah barat, timur, utara, dan selatan yang harus kita bangun bersama agar Bogor semakin maju, aman, amanah, dan sejahtera lahir batin. Sukses HJB ke-544,” katanya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
